Bidan - Perannya dalam Membantu Kelahiran
Bidan - Kawan bagi Ibu Hamil
Seorang bidan ialah tenaga profesional nan bertanggung jawab dan mampu nan menjadi kawan bagi para ibu dalam menghadapi proses kehamilan hingga persalinan. Memberi dukungan dan nasihat selama kehamilan ialah salah satu tugas mereka. Juga menjelang persalinan dan memimpin prosesnya serta menghadapi masa nifas. Hal itu sebab proses tersebut merupakan masa-masa nan cukup berat bagi banyak perempuan. Terutama buat mereka nan belum pernah punya pengalaman sama sekali, tentu persalinan dapat menjadi pengalaman “horor” nan membuat nyali ciut.
Tidak punya pengalaman sama sekali membuat seorang perempuan diliputi kecemasan akan apa nan sedang dan akan dihadapinya. Itu ialah suatu perasaan nan normal dan banyak dialami oleh kaum wanita.
Kapankah kehamilan dimulai? Kehamilan dimulai saat sel telur wanita dibuahi oleh sel sperma lelaki. Proses pembuahan sendiri sebagian besar terjadi di dalam rahim ketika interaksi seks berlangsung. Hanya sel sperma dan sel telur nan sudah matang saja nan dapat saling membuahi dan dibuahi.
Saat terjadi interaksi intim itu, sperma terdorong masuk ke sebuah tabung dan bercampur dengan cairan khusus. Kemudian, terbentuklah mani nan kemudian dikeluarkan melalui uretra dan masuk ke dalam vagina. Sel sperma ini kemudian berenang masuk ke dalam vagina, menembus rahim dan membuahi sel telur nan berada du tuba falopi.
Sekadar informasi, semua sel telur disimpan di ovarum nan berada di daerah panggul. Loka setiap sel telur tersimpan itu bernama folikel, bentuknya berupa kantong kecil. Saat perempuan mengalami menstruasi, itu berarti ada satu sel telur nan dilepaskan. Nah, ketika sel telur dibuahi ada perubahan di dinding rahim, yaitu terjadi penebalan nan berarti siap buat kehamilan. Telur nan sudah dibuahi pun berkembang menjadi embrio. Jika tak dibuahi, maka sel telur tersebut luruh dalam bentuk genre darah menstruasi.
Ketika mulai hamil biasanya perempuan merasakan ada perubahan pada dirinya. Perubahan nan terbesar ialah perubahan hormon nan dapat memicu pergeseren emosi dan menguapnya selera makan. Ketika inilah donasi dari dokter atau bidan dibutuhkan. Mereka biasanya mampu memberi klarifikasi nan dapat sedikit menenangkan, ditambah dengan obat eksklusif jika memang dibutuhkan.
Morning sickness itu sangat menyiksa dan menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga tak sporadis di trimester pertama berat badan ibu hamil malah turun. Hal itu sebab menurunnya selera makan dan sulitnya menelan makanan sebab terlanjur dipenuhi rasa mual nan hebat. Tidak sporadis ibu hamil menginginkan suatu jenis makanan tertentu, sehingga kemudian dikenal istilah “ngidam” nan diikuti aneka mitos.
Saat menghadapi kehamilan pertama, perempuan cenderung panik, sehingga butuh bimbingan dari orang nan lebih mengerti. Pertolongan pertama nan terpikirkan tentu saja orang tua atau anggota keluarga terdekat, selanjutnya teman-teman nan sudah memiliki pengalaman serupa. Lalu, dokter kandungan atau bidan.
Kehadiran bidan mungkin lebih istimewa. Sebagai sesama perempuan, bidan mungkin jauh lebih dapat mengerti curahan hati seorang perempuan nan sedang hamil. Hal nan berbeda jika harus berhadapan dengan dokter laki-laki. Angka statistik menunjukkan bahwa kebanyakan dokter kandungan ialah laki-laki. Itulah sebabnya lebih mudah meminta nasihat kepada bidan. Pengetahuan medis mereka akan sangat berguna bagi para calon ibu. Hal itu sebab masyarakat kita masih memercayai aneka mitos nan sebenarnya sangat tak masuk akal.
Adanya masukan dari orang nan berpengetahuan tentu saja akan melegakan. Apalagi biasanya bidan memberi kesan “mudah diajak berdialog” dan ini suatu hal nan cukup penting. Pada saat hamil, perempuan akan mulai mendengar banyak nasihat dan larangan. Dari nan masuk akal sampai nan irasional. Misalnya saja Norma ibu hamil meminum air es akan membuat bayi nan dikandung menjadi besar. Faktanya, tak ada interaksi antara berat bayi dengan air es nan dikonsumsi seorang ibu hamil.
Hal nan tak diperkenankan ialah makanan atau minuman nan mengandung gula sebab tinggi kalori. Jika kondisinya seperti ini, tak mustahil akan membuat bayi nan lahir terlalu besar. Kalau hal ini nan terjadi, tentu akan ada kesulitan buat melahirkan secara normal.
Pernah mendengar kalau bentuk perut akan menunjukkan jenis kelamin anak nan sedang dikandung? Perut nan melebar ke samping syahdan mengandung anak lelaki dan sebaliknya. Atau ketika puting payudara berwarna lebih gelap, dianggap menjadi pertanda akan kehadiran seorang anak lelaki. Apakah memang sahih begitu? Kedua pendapat di atas ialah mitos nan memang sudah berakar di masyarakat kita. Tidak ada interaksi sama sekali antara bentuk perut dan rona puting dengan jenis kelamin. Puting perempuan hamil memang cenderung lebih hitam sebab pengaruh hormon kehamilan.
Apakah Anda pernah merasa konfiden kalau mengonsumsi kacang hijau akan membuat rambut anak menjadi lebat? Kalau iya, sebaiknya tanyakan pada bidan atau dokter kandungan Anda mengenai hubungan keduanya. Berbagai penelitian nan dilakukan membuat para pakar mengambil kesimpulan. Kacang hijau memang bagus dikonsumsi sebab kandungan gizinya. Akan tetapi, gizi nan tercukupi menjadi hal nan lebih krusial buat pertumbuhan bayi, termasuk rambutnya.
Lalu, masih ada faktor keturunan nan juga memegang pengaruh penting. Kepada siapa kita menanyakan hal-hal seperti itu jika merasa ragu? Tentu saja sebaiknya kepada seseorang nan memiliki pengetahuan medis nan cukup. Dokter atau bidan ialah jawabannya.
Bidan - Perannya dalam Membantu Kelahiran
Seorang bayi akan lahir ke global setelah melalui masa kehamilan antara 38 hingga 42 minggu. Tanggal persalinan dapat diperkirakan dengan menghitung tanggal berapa Anda terakhir kali haid. Namun, tanggalnya tentu saja tak mutlak, dapat maju atau mundur. Beberapa minggu atau beberapa hari menjelang persalinan, bayi akan memutar tubuhnya di dalam rahim sehingga kepala mengarah ke saluran kelahiran. Jika sebaliknya, itu disebut dengan sungsang dan biasanya dipilih tindakan operasi buat persalinan.
Saat persalinan, seorang perempuan akan melewati beberapa termin nan cukup berat. Pertama, otot rahim menekan dan memecahkan kantong cairan nan menaungi bayi. Inilah nan disebut dengan pecahnya air ketuban. Termin kedua, bayi akan “didorong” keluar menuju saluran kelahiran. Pada saat itu, tali pusar pun akan dipotong sehingga bayi dapat bernapas mandiri. Yang terakhir, plasenta dikeluarkan melalui saluran nan sama.
Kehamilan ialah proses nan berat, kelahiran apalagi. Seorang bidan biasanya harus berkerja ekstra keras buat membantu ibu tetap tenang selama proses kelahiran. Jika tak ditangani seorang dokter, tentu ada bidan nan membantu. Bahkan, tak sporadis mereka bekerja sama saat menangani persalinan.
Setelah bayi lahir, biasanya calon ibu membutuhkan pihak eksklusif nan dapat membantunya mengurus penghuni baru global ini. Bidan ialah salah satu pilihan jitu. Di daerah-daerah tertentu, peran tenaga medis ini cukup signifikan.
Setelah bayi lahir, biasanya butuh perawatan khusus. Ada banyak bidan nan bersedia membantu merawat bayi dengan mengunjungi rumah pasien. Mereka akan memandikan dan merawat tali pusarnya, sekaligus memeriksa kondisi fisik sang ibu. Jadi, ibu dapat tetap mendapat pelayanan kesehatan tanpa harus keluar dari rumah dan tentu saja dengan biaya nan nisbi murah. Jadi, dapat dilihat kalau sebenarnya peran seorang bidan cukup krusial bagi calon ibu.