Pendidikan Menstruasi Sejak Dini

Pendidikan Menstruasi Sejak Dini

Remaja harus diberikan pengertian tentang menstruasi atau haid sejak dini. Pengertian menstruasi ialah salah satu pendidikan seksual nan harus diberikan kepada remaja agar tak terjadi kesalahpahaman. Hal ini memang sangat dimungkinkan buat dilakukan terutama bagi remaja putri. Karena merekalah nan akan mengalami apa nan dinamakan dengan menstruasi ini.



Menstruasi Yang Pertama Kali ( Menarche )

Saat ini menstruasi nan pertama kali ( menarche ) pada-beberapa gadis remaja semakin hari rata-rata datangnya di usia nan semakin dini. Telah ditemukan anak-anak dengan usia 9 tahun nan telah mengalami menarche. Keadaan gizi nan semakin baik mempercepat kesiapan tubuh buat mulai mendapatkan menstruasi.

Ini ialah keadaan generik nan banyak terjadi di mana memang banyak ditemukan gadis remaja nan mengalami menstruasi pertama mereka ketika menginjak usia sembilan tahun. Namun hal ini sangat majemuk buat terjadi dan juga dipengaruhi oleh banyak hal.

Ada beberapa gadis remaja nan mendapatkan menstruasi pertama pada umur sepuluh, sebelas atau bahkan dua belas tahun. Dan ini memang disebabkan oleh keadaan dari si gadis itu sendiri.

Jika ditemukan rremaja putri nan telah berusia 17 tahun dan belum haid, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Mungkin ada gangguan pada fungsi reproduksinya nan dapat jadi mempengaruhi kemampuannya buat memiliki keturunan kelak.

Info-info seputar seksualitas nan makin mudah di bisa saat ini dibandingkan dengan masa lalu memicu otak buat segera mengaktifkan hormon seksual. Sehingga tak ada alasan lagi buat menunda memberikan pengertian mengenai menstruasi sejak dini pada anak-anak.



Pendidikan Menstruasi Sejak Dini

Gadis remaja harus segera dipersiapkan buat dapat menerima kedatangan menstruasi. Jika tak peristiwa menarche bisa menjadi pengalaman nan mengecewakan baginya. Mereka nan tak diberi pengertian mengenai menstruasi sejak dini dapat memiliki pemahaman bahwa menstruasi merupakan bukti adanya penyakit atau bahkan sanksi akan tingkah laku nan buruk.

Anak-anak perempuan nan tak diberi pengertian mengenai menstruasi sejak awal sebagai fungsi tubuh normal dapat mengalami rasa malu nan amat sangat juga merasa diri mereka kotor, pada saat mengalami menarche, bahkan perasaan itu dapat menetap hingga mereka dewasa.

Pendidikan anatomi dan fisiologi nan ada saat ini nan lebih baik dibanding beberapa tahun tang lalu, telah menjadikan penerimaan akan pengertian menstruasi pada gadis remaja dengan lebih mudah dan jelas.

Pengertian mengenai menstruasi nan diberikan dengan baik dapat membuat seorang gadis remaja tak perlu merasa sedih atau terepotkan dengan hadirnya menstruasi, mereka dapat justru menjadi bangga sebab mereka telah mengalami kesempurnaan proses kedewasaan biologis nan terjadi pada wanita.

Adat di beberapa daerah menunjukkan bahkan menunjukkan adanya seremoni spesifik buat menghormati kedewasaan seorang wanita muda, seperti halnya seremoni khitan buat seorang laki-laki.

Namun, ada beberapa hal nan patut buat dipertimbangkan dalam memberikan pendidikan seksual kepada gadis remaja. Karena hal ini ditakutkan justru akan memicu rasa penasaran dalam diri remaja tersebut mengenai bagaimana sejatinya akan hal ini.

Maka dari tiu, haruslah diberikan batasan nan cukup jelas mengenai hal ini. ketika memang ingin membahas atau menjelaskan persoalan mengenai menstruasi kepada remaja putri maka memang harus diberikan pemahaman mengenai menstruasi itu sendiri.

Bagaimana prosesnya dapat terjadi, apa dan bagaimana mengenai seluk beluknya dan juga hubungannya dengan proses reproduksi. Juga diberikan benteng bahwa hal ini ialah sebuah kesiapan dalam diri si gadis remaja buat memperlihatkan bahwa diri mereka telah memiliki kesiapan buat menjadi sosok ibu.

Maka dari itu jika memang masih belum siap secara psikologis haruslah selalu dijaga keadaan diri dari hal nan bisa memungkinkan diri buat menjadi hamil. Karena sekali lagi, sejatinya dengan dialaminya menstruasi pertama maka memberikan petunjuk bahwa diri gadis tersebut telah siap buat mengalami kehamilan.



Pentingnya Pendidikan Menstruasi pada Remaja

Pada masa pubertas, hormon-hormon seksual seorang manusia baik laki-laki maupun wanita mulai aktif mengatur fungsi reproduksi. Pada remaja putri perlu diberikan pengertian mengenai menstruasi, misalnya apa saja nan ikut berperan serta dalam terjadinya menstruasi. Peran indung telur, sel telur dan dinding rahim telur harus dijelaskan dengan luwes dan bahasa nan sederhana agar mudah dipahami.

Memberikan pengertian tentang terjadinya pembuahan, bahwa sejak pertama kalinya wanita mengalami menstruasi, maka ia dapat berpeluang buat hamil. Perlu diberikan pengertian bahwa hanya wanita nan memiliki sel telur dan jika sel telur dibuahi/ berjumpa dengan sel sperma atau sel kelamin nan ada pada pria, maka ia akan berkembang menjadi bayi.

Pemberian pendidikan moral juga krusial selain pemberian pengertian mengenai menstruasi pada remaja dalam menghindari kehamilan nan tak diinginkan (KTD) di luar pernikahan. Dapat diberikan pengertian mengenai menstruasi / haid menandakan tubuh wanita sudah mampu buat bereproduksi atau melahirkan.

Memberikan pengertian mengenai menstruasi ini dapat digunakan buat menguji apakah mental si remaja putri sudah siap atau belum buat memiliki anak. Niscaya jawaban remaja putri usia belasan tahun ialah ‘belum siap’, sehingga sebagai orang dewasa anda dapat memasukkan nilai-nilai moral dengan lebih mudah. Dengan pemahaman nan benar, mereka lebih dapat menjaga diri sendiri, mengatur perilaku, terutama konduite seksnya.

Lebih dalam lagi, pembahasan mengenai apa dan bagaimana menstruasi itu juga bisa diarahkan buat memberikan pendidikan nan baik dan tepat kepada gadis remaja mengenai bagaimana sejatinya manusia bisa melestarikan jenisnya sehingga tidak mudah.

Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan kehidupan kepada setiap manusia. Dan dalam fase penciptaan ini, Tuhan juga telah menyertakan kepada setiap manusia kemampuan atau potensi kehidupan. Salah satunya ialah bagaimana manusia bisa buat meneruskan kehidupannya dan tidak akan mengalami kepunahan. Dan hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan sistem reproduksi manusia.

Sistem reproduksi manusia memungkinkan manusia buat dapat mendapatkan keturunan. Namun nan paling harus mendapatkan perhatian buat ditanamkan di jiwa-jiwa generasi muda termasuk gadis remaja ialah bagaimana melewati fase ini.

Mendapatkan keturunan hanya bisa dilakukan dengan media nan tepat dan sinkron dengan ajaran nan telah disertakan Tuhan melalui penciptaan manusia. Dan di dalam ajaran tersebut mengatakan bahwa pernikahanlah jalan satu-satunya nan tepat dan diperbolehkan buat memperoleh keturunan.

Sehingga hal ini bermakna bahwa hanya dengan atau melalui pernikahanlah interaksi seksual suami istri bisa diperbolehkan. Karena interaksi inilah nan kemudian akan menghantarkan pada sebuah kehamilan nan memungkinkan buat diperolehnya keturunan dari pasangan suami istri tersebut.

Dan sangatlah perlu buat diberikan pemahaman dan kesungguhan bahwa memang pernikahan ialah jalan satu-satunya nan ada buat mendapatkan keturunan ini. hal ini seharusnya bisa menjadi sebuah benteng bagi para remaja kita di mana pada jaman kemajuan teknologi ada begitu banyak godaan dan rangsangan nan bisa datang dari manapun buat menggoda mereka agar melakukan segala hal nan tidak diperbolehkan buat dilakukan.

Inilah inti nan harus menyertai pendidikan seksual nan diberikan kepada kalangan remaja. Pendidikan mengenai bagaimana menstruasi bisa terjadi diberikan dengan disertai pendidikan akan tanggung jawab nan akan dimiliki oleh si gadis ketika memang sudah mengalami masa menstruasi.

Bahwa memang ketika sudah mengalami menstruasi ini akan memberikan konsekuensi pada diri bahwa ia akan mendapatkan tanggung jawab akan apa nan dilakukan. Sosok anak-anak nan ada sudah berubah menjadi gadis remaja nan lebih matang dengan perubahan diri nan terjadi.

Menstruasi bisa diartikan dengan adanya tanggung jawab diri terhadap apa nan dilakukan. Menstruasi juga bisa dijadikan sebagai tanda bahwa ia sudah harus mulai buat menjaga diri dari versus jenis agar tidak sampai melakukan hal nan tidak sinkron dengan ajaran Tuhan nan telah disertakan pada proses penciptaan manusia.

Dengan memberikan pemahaman akan hal ini, memang sangat diharapkan bahwa sosok gadis remaja ini akan memiliki pemahaman nan menyeluruh dan tepat akan apa nan ada di dalam dirinya terutama nan memiliki kaitan dengan sistem reproduksi nan ada di dalam dirinya.

Sehingga akan menjadikan sebuah benteng nan sangat kuat buat menjaga diri dari hal nan tidak diinginkan atau dari hal nan tidak sinkron dengan ajaran Tuhan. Inilah makna nan terdalam dari para orang tua nan ingin buat menjelaskan bagaimana dan apa pengertian menstruasi kepada remaja kita.