Manfaat Lain Belimbing

Manfaat Lain Belimbing

Buah belimbing , buah nan mempunyai nama latin Averhoa Blimbi L atau Averhoa Caramboa L, termasuk kedalam kelompok buah dikotil. Pada umumnya buah ini ditanam dipekarangan sebagai tanaman nan bisa membuat pekarangan rumah menjadi teduh, sebab kerindangan dari pohonnya.

Pohon belimbing ini paling banyak ditanam di Negara Malaysia. Di Indonesia sendiri terdapat 19 jenis belimbing dan nan paling banyak disukai ialah jenis belimbing bangkok dan belimbing madu. Jenis belimbing ini selain rasanya manis juga memiliki kandungan air nan lebih banyak dibandingkan jenis belimbing lokal lainnya.

Selain dikonsumsi langsung, buah nan menjadi ikon kota depok ini pun dapat dijadikan olahan sayur, penghilang bau amis pada ikan yaitu jenis belimbing wuluh nan mempunyai rasa asam, biasanya belimbing ini juga disebut belimbing sayur.

Selain buahnya sangat nikmat buat dimakan langsung. Belimbing ialah buah nan sangat baik buat kesehatan. Seperti halnya buah-buahan lain, buah nan dikenal dieropa dengan sebutan starfruit (karena pada saat dipotong melintang, irisannya membentuk bintang/star) ini memiliki kandungan nutrisi dan vitamin.

Dalam penelitian pada 100 gram belimbing, hasilnya terdapat 35mg Vitamin C, 36 kkal energi, 8.8 gr karbohidrat, 0.4 gr protein dan lemak. Selain terdapat kandungan Vitamin A, B1, Fosfor, Kalsium, dan zat besi.

Buah tropis ini pun memiliki kandungan asam pantotenat atau B5 sebanyak 0.39 gr nan berfungsi buat melepaskan dan memproses energi agar terbebas dari lemak, juga memberikan rangsangan buat memproduksi hormone adrenalin nan berguna menghilangkan perasaan cemas.



Cara Memilih Buah Belimbing

Belimbing merupakan buah lokal Indonesia nan mudah di bisa dan mudah ditanam di pekarangan rumah kita sendiri. Namun, buat menanam sepertinya butuh ketelatenan.

Oleh karena, itu terkadang jika kita ingin menikmati buah ini kita harus pintar memilih kualitas nan baik. Adapun cara memilih belimbing nan baik adalah:

  1. Pilihlah buah nan taraf kematangannya cukup. Pada jenis belimbing manis, buah nan matang akan terlihat kuning kemerah-merahan. Jangan memilih belimbing dengan kulit berbintik-bintik kecoklatan sebab itu tandanya sudah terkena hama dan akan cepat busuk nantinya.
  2. Pilihlah belimbing dengan kulit nan masih segar tak keriput.
  3. Pilihlah belimbing nan memiliki daging buah nan besar dan panjang.
  4. Untuk belimbing jenis belimbing wuluh, pilihlah belimbing nan matangnya tak terlalu tua dan tak terlalu muda.

Selain sebagai hidangan pencuci mulut, jika dikonsumsi dengan jumlah nan cukup belimbing bisa memelihara kesehatan dan mengobati beberapa macam jenis penyakit, misalnya:



1. Darah Tinggi

Karena kandungan kalium nan tinggi serta natrium nan rendah, buah ini sangat baik buat hipertensi atau darah tinggi. Jenis belimbing nan cocok dipakai buat obat herbal ini ialah jenis belimbing wuluh. Sebelumnya cuci buah dengan baik dibawah air nan mengalir agar higienis dari segala kotoran nan menempel dikulitnya.

Lalu ambil 3 belimbing wuluh kemudian dipotong-potong dan direbus dengan 3 gelas air. Rebus buah dan air sampai tersisa kira-kira 1 gelas air saja, kemudian dinginkan. Air hasil rebusan ini bisa diminum pada pagi hari. Sedangkan buat belimbing jenis lain nan mempunyai rasa manis bisa juga dijadikan sebagai jus nan bisa diminum pada siang hari.



2. Terapi Diabetes

Selain melakukan olahraga secara teratur, menghindari makanan dengan gula tinggi, terapi buat diabetes juga bisa dilakukan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan nan mempunyai serat tinggi dan gula nan rendah. Buah-buahan nan dianjurkan oleh penderita kencing manis diantaranya ialah belimbing.

Caranya dengan mengolah 3 belimbing wuluh diiris tipis-tipis dan dapat ditambahkan 1 buah mentimun nan diparut. Rebus belimbing wuluh dan parutan mentimun nan ditambah dengan 7 gram daun sambiloto serta 5 gelas air. Rebus bahan-bahan tersebut sampai tersisa 4 gelas saja. Dinginkan dan bisa disajikan 3 sampai 4 kali sehari.



3. Sariawan

Jika anda terkena sariawan, panas dalam, tenggorokan sakit dan bibir pecah-pecah dan sudah meminum obat pereda tapi tak kunjung sembuh, anda dapat mencoba mengkonsumsi belimbing manis dengan cara dibuat jus dengan jumlah nan cukup.

Selain buahnya, buat jenis belimbing wuluh ini bunganya bisa dipakai buat menyembuhkan panas dalam. Rebus 3 gelas air ditambah 10 kembang belimbing wuluh, gula aren dan asam jawa sampai tersisa 3/4 gelas, saring lalu bisa diminum 2 kali sehari.



4. Obat Batuk

Untuk mengobati batuk, belimbing wuluh nan diremas dan diberi air garam bisa diminum 2 sampai 3 kali sehari, sedangkan buat jenis belimbing manis bisa menggunakan kembang nan mengandung antipiretik dan ekspektoran.



5. Kolesterol

Karena kandungan asam pantotenat pada belimbing dan kandungan akan seratnya nan mampu mencegah penyerapan lemak didalam tubuh, buah ini bisa dijadikan obat buat menurunkan kadar kolesterol dursila dalam darah. Dengan mengkonsumsi belimbing manis sebanyak 1 sampai 2 buah.



Manfaat Lain Belimbing

Manfaat belimbing tak terbatas pada buah dan bunganya saja, tapi daun dan akarnya pun dapat mengobati sakit kepala, rematik, bisul, obat jerawat dan melancarkan BAB.

Tapi hati-hati terhadap penderita ginjal, dengan mengkonsumsi buah ini bisa membahayakan fungsi ginjalnya sebab kandungan asam oxalic.

Jika anda memiliki persediaan belimbung wuluh nan banyak dan takut busuk, jangan khawatir. Buah ini pun dapat diolah menjadi manisan, jadi belimbing wuluh nan anda miliki menjadi awet dan dapat dijadikan camilan sehat. Adapun resepnya sebagai berikut:

Bahan Primer :
- Belimbing wuluh nan sudah dicuci bersih
- Kapur sirih (dapat dibeli pasar tradisional)
- 3 liter Air
- 1 kg Gula pasir
- Natrium metabisulfit

Cara membuat :

  1. Larutkan kapur sirih kedalam air, lalu biarkan sampai mengendap. Buang endapan airnya, lalu campurkan natrium metabisulfit dengan dosis 2grm per 1 liter air.
  2. Ujung-ujung belimbing wuluh diiris, dan masukan kedalam campuran air kapur sirih dan natrium metabisulfit tadi. Lalu diamkan kurang lebih selama 2 jam kemudian cuci kembali
  3. Rebus belimbing kurang lebih 3 sampai 5 menit saja, lalu cepat ditiriskan
  4. Rebus 500 gr gula dengan 1 ltr air masak sampai gula benar-benar larut. Selagi masih panas masukan belimbing lalu diamkan selama 12 jam lalu tiriskan kembali.
  5. Air gula tadi kemudian dipanaskan kembali dan tambahkan 500 gr gula kembali sampai gula larut lalu angkat.
  6. Kemudian masukkan kembali ke air gula, diamkan kembali selama 12 jam.
  7. Manisan belimbing wuluh bisa disajikan dengan memasukan kedalam lemari es terlebih dahulu.

Selain sebagai obat herbal, dikonsumsi langsung dan dijadikan olahan cemilan. Tanaman Belimbing pun berguna bagi lingkungan yaitu sebagai penyerap racun kendaraan bermotor, menyaring debu, meredam suara dan menjadi penyejuk dipekarangan rumah.

Untuk budidaya tanaman ini, dapat dimulai dengan menanam dengan cara vegetatif yaitu cangkok dan stek asalkan masih membawa pohon induknya.

Cara penanaman dengan benih biji bisa juga dilakukan, namun risi pohon dan buah nan dihasilkan tak akan sama dengan pohon induknya.

Tanaman belimbing ini bisa tumbuh di wilayah tropis, dan seperti tanaman strawberi, belimbing akan tumbuh secara optimal pada kondisi 7.5 bulan dalam cuaca hujan atau basah dan 4.5 bulan dalam keadaan kering.

Untuk kondisi tanah nan baik buat tanaman ini adalah, mempunyai kegemburan nan baik, sistem respiran dan memiliki kandungan organik.

Tidak banyak nan menjual buah ini sebab taraf ketahanannya, buat belimbing jenis madu lokal saja, dalam keadaan matang pada umumnya hanya bertahan selama 2 hari saja.