Sarapan

Sarapan

Anda sedang diet? Kalau begitu jangan sampai salah mengkonsumsi makanan. Kadang, diet disalah artikan sebagai kegiatan melangsingkan tubuh dengan cara mengurangi aktivitas makan atau malah berpuasa. Ini ialah persepsi nan salah.

Diet bukan berarti harus berpuasa. Anda tetap harus makan agar tubuh dapat terus segar dan mendapat asupan gizi nan cukup.

Saat diet, nan perlu diubah ialah menu makanan sehari-hari nan kita konsumsi, bukan mengurangi waktu makan nan semula tiga kali sehari menjadi sekali atau malah tak makan sama sekali.



Makanan Sehat buat Diet

Makanan nan baik ialah makanan nan mencakup berbagai gizi nan sangat dibutuhkan oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral lain nan berfungsi meningkatkan kinerja tubuh.

Makanan Sehat buat diet ialah makanan nan rendah karbohidrat dan lemak, tapi tinggi vitamin dan serat.

Berikut ini ialah beberapa tips makanan sehat bagi Anda nan sedang melakukan diet.

  1. Kurangi konsumsi karbohidrat. Saat makan dengan nasi, makanlah dengan porsi nasi nan sedikit.

  2. Kurangi konsumsi daging. Daging diklaim memiliki kalori tinggi nan tak baik buat Anda nan sedang diet. Tapi bila Anda ingin mencukupi kebutuhan protein hewani, sebaiknya Anda memilih ikan buat dikonsumsi.

  3. Perbanyak minum air putih. Air putih tentu banyak manfaat bagi tubuh, seperti sirkulasi maupun pencernaan dalam tubuh. Air putih dapat mengenyangkan perut, sehingga Anda tak tergoda buat makan lebih banyak ataupun makan cemilan.

  4. Perbanyak minum susu. Banyak nan mengira susu tak baik buat diet sebab mengandung banyak lemak. Persepsi ini sedikit salah, susu memang mengandung lemak tapi lemak ini tak menyebabkan kegemukan. Kita pun harus pintar memilih susu bila ingin diet, misalnya tak memilih susu kental manis sebab susu ini mengandung banyak gula. Susu rendah lemak sangat dianjurkan bagi Anda nan ingin diet.

  5. Perbanyak makan sayur dan buah. Kedua makanan sehat ini sangat baik buat diet. Sayur dan buah ialah makanan nan tinggi serat, mengandung banyak vitamin dan berbagai mineral nan sangat krusial bagi tubuh.

  6. Hindari makan gorengan dan berminyak. Makanan seperti ini hanya akan menambah kegemukan sebab tinggi kalori dan tak baik bagi tubuh.

Berikut ini ialah contoh menu makanan sehat nan dapat Anda konsumsi tiap harinya bila ingin diet.



Sarapan

Mulailah makan pagi Anda dengan makanan berkarbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandum maupun oatmeal. Anda juga dapat menambah sayuran pada menu Anda sebagai pelengkap.

Ingat, porsi makan harus diperhatikan. Tidak boleh terlalu banyak. Setelah itu Anda dapat minum air putih secukupnya atau susu.

Contoh menu:

  1. sandwich (dua lembar roti, selembar daun selada, tomat, keju dan mentimun)
  2. air putih/susu


Makan Siang

Anda dapat makan nasi putih secukupnya, sayur dan lauk pauk seperti ikan. Nasi tak boleh terlalu banyak, lauk pauk hanya satu buah dan sayuran secukupnya.

Bagi Anda nan tak terbiasa memakan makanan sehat dengan porsi kecil ini, niscaya akan merasa lapar lagi saat sore hari. Bila ini terjadi, makanlah buah seperti apel atau semangka.

Contoh menu:

  1. 6 sendok nasi putih
  2. Satu ikan
  3. Dua gelas sayur nan dimasak tak terlalu matang
  4. Dua gelas air putih


Makan Malam

Makan malam nan baik ialah makan nan dilakukan di bawah jam delapan. Hindari makanan berat seperti nasi buat makan malam. Anda cukup memakan buah atau sayuran buat mengeyangkan perut. Pilih buah nan baik buat diet seperti apel, melon, semangka, atau buah pir.

Contoh menu:

  1. Dua buah apel
  2. Sayur nan dimasak capcay (sawi hijau, sawi putih, brokoli, buncis, wortel)
  3. Air putih

Makanan sehat ialah makanan nan mengandung unsur empat sehat lima sempurna. Tapi bila Anda sedang diet, makanan seperti ini tak dapat Anda konsumsi setiap kali Anda makan. Seperti nan sudah dijelaskan di atas, mulai dari sarapan sampai makan malam, semuanya memiliki menu nan berbeda. Karena itu Anda harus hati-hati memilih menu makanan nan tepat buat waktu makan Anda.



Makanan Sehat, Tubuh Sehat

Kalau diperhatikan, generasi tua dahulu sporadis mengidap penyakit-penyakit berat. Kalaupun sekarang generasi sepuh ini mulai sakit-sakitan, hal tersebut lebih sebab faktor usia nan kian senja.

Sebaliknya dengan generasi nan lebih muda. Mereka sudah dihinggapi berbagai penyakit berat sejak usia produktif, bahkan sejak masih kanak-kanak dan remaja. Miris sekali rasanya setiap mendengar warta tentang anak-anak, remaja, dan para dewasa muda nan mengidap penyakit-penyakit seperti maag, gangguan saluran cerna, obesitas, diabetes, lever, gagal ginjal, bahkan kanker.

Munculnya penyakit-penyakit ini bukan sebab faktor tunggal. Beberapa faktor nan kerap dituding menjadi penyebabnya ialah faktor genetik, lingkungan, gaya hidup, dan konsumsi Makanan Sehat . Anda memang tidak bisa mengendalikan faktor genetik, namun bisa mengendalikan makanan nan dikonsumsi.

Makanan sehat jelas bukan hanya buat mengenyangkan perut apalagi sekadar memuaskan nafsu makan dan gengsi. Makanan sehat haruslah mampu mencukupi kebutuhan tubuh akan zat-zat krusial seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, mineral, dan vitamin.Repotnya, banyak makanan nan beredar di sekeliling Anda -bahkan mungkin sering Anda konsumsi- tak termasuk dalam kelompok makanan sehat.



Makanan Tidak Sehat

Makanan-makanan nan tak termasuk dalam kategori makanan sehat ini adalah:Makanan dengan zat pewarna.Tak sedikit produsen nakal nan menggunakan zat pewarna tekstil buat memberi rona pada makanan dan minuman. Zat ini tak bisa diuraikan oleh tubuh dan akan menumpuk menjadi penyakit kanker.Makanan berbahan pengawet.

Semua makanan dan minuman kemasan niscaya menggunakan bahan pengawet. Pastikan kandungannya tak melebihi batas nan diizinkan oleh pemerintah atau forum kesehatan dunia. Mengonsumsi makanan dan minuman berpengawet pun jangan terlalu sering sebab makanan dan minuman ini bersifat karsinogen (memicu kanker).Makanan dengan bahan pengawet berbahaya.

Bahan pengawet nan diizinkan saja masih harus diwaspadai, apalagi bahan pengawet berbahaya seperti formalin dan boraks nan bukan buat mengawetkan makanan. Formalin ialah bahan nan digunakan buat mengawetkan mayat.Makanan berkadar gula tinggiBiasanya terdapat pada kue-kue, biskuit, dan minuman ringan (softdrink). Kelebihan konsumsi gula bisa memicu penyakit seperti obesitas dan diabetes.



Makanan Berkadar Garam Tinggi

Kue-kue, keripik, kerupuk, makanan instan (seperti mi instan dan bubur instan), dan junk food umumnya memiliki kadar garam nan tinggi. Hiperbola mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi ini bisa memicu timbulnya penyakit hipertensi dan kerusakan fungsi ginjal.



Makanan mentah (tidak matang)

Beberapa jenis makanan memang baik dikonsumsi dalam keadaan mentah, seperti buah-buahan dan beberapa jenis sayuran. Namun makanan seperti telur dan daging-dagingan sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan matang. Telur mentah selain mengandung bakteri Salmonela enteriditis (menyebabkan keracunan, diare, mual, muntah, pusing, dehidrasi) juga mengandung zat Lysozyne (menyebabkan alergi) dan Avidin (menyebabkan keracunan).



Makanan nan dibakar

Meskipun lezat dan lebih rendah kolesterol dibandingkan makanan nan digoreng, makanan-makanan nan dibakar ini bersifat karsinogen. Sebaiknya batasi konsumsi makanan seperti ini atau siasati agar bahan makanan tidak langsung bersentuhan dengan barah pembakaran.Untuk hayati sehat dan berkualitas, mari usahakan buat mengonsumsi makanan sehat sejak sekarang.