Detikbola Perserikatan Spanyol

Detikbola Perserikatan Spanyol

Anda nan menggemari sepak bola niscaya selalu meluangkan waktu melihat detikbola . Kanal warta nan beralamat di sport.detik.com/sepak bola ini memang menjadi andalan semua pencari warta sepak bola. Kecepatan dan keakuratan warta nan disampaikan detikbola membuatnya menjadi salah satu situs terdepan di Indonesia.

Tidak butuh waktu lama, hanya beberapa belas menit setelah sebuah hasil pertandingan berlangsung, detikbola sudah langsung menyuguhkan informasinya kepada Anda. Detikbola sendiri menampilkan berbagai warta dari bermacam-macam perserikatan dan negara. Ada kolom Inggris buat warta Perserikatan Inggris ( Premier League ), ada kolom Italia buat Perserikatan Italia ( Serie-A ), kolom Jerman buat Perserikatan Jerman ( Bundesliga ), dan seterusnya sehingga penggila bola nan masuk ke detikbola benar-benar dapat menikmati penjelajahannya di situs ini.



Detikbola Perserikatan Inggris

Liga Inggris di detikbola, terdapat dalam kolom Inggris. Di sinilah fans-fans klub sepak bola Inggris bisa melihat hasil pertandingan klub kesayangan mereka, atau melihat gosip-gosip terhangat baik dari dalam maupun luar lapangan hijau. Terdapat ulasan buat Manchester United, tim nan sejak Premier League digelar pada 1992 selalu menghuni papan atas klasemen dan belum pernah berada di bawah posisi tiga.

Ada pula Arsenal, tim nan dahulu begitu ditakuti versus dengan pemain-pemain bintangnya. Namun kini, Arsenal berubah menjadi klub penghasil pemain bintang nan menjual para pemainnya dengan harga selangit. Ada pula Chelsea, klub kaya nan sejak dibeli oleh Roman Abramovich selalu konsisten memburu gelar kampiun dan belum pernah tampil di luar Perserikatan Champions di taraf Eropa. Ada juga Liverpool, klub dengan sejarah masa lalu nan begitu kuat, namun belum menemukan ritme apik buat menguasai satu gelar pun di Premier League.

Ada juga Manchester City, klub nan dengan kekayaan Syeikh Mansour dapat membeli semua pemain top dunia. Berbeda dengan Chelsea nan kadang menerapkan prinsip asal menang, Manchester City justru menampilkan gaya sepak bola latif buat mencapai kemenangan. Terakhir, nan masuk persaingan ialah Tottenham Hotspurs nan pada awal dasa warsa 2010-an mampu menerobos The Big Five , julukan buat klub-klub nan lebih dahulu disebutkan.

Pendukung Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Liverpool, atau Tottenham Hotspurs juga dapat memberikan kontribusi komentar dalam setiap warta detikbola Inggris di setiap warta nan disuguhkan.



Detikbola Perserikatan Italia

Liga Italia di detikbola, terdapat dalam kolom Italia. Seperti di detikbola Inggris, di sini fans Serie-A dapat memuaskan dahaganya. Ada ulasan buat Juventus, "Si Nyonya Tua" pemegang gelar terbanyak Serie-A sekaligus nan paling sering mendapatkan donasi wasit. Ada pula AC Milan, klub nan pada awal 1990-an begitu mengharumkan sepak bola Italia dengan trio belanda: Ruud Gullit-Marco Van Basten-Frank Rijkaard.

Terdapat pula Internazionale, klub nan berdiri sebab AC Milan dahulu tak mengizinkan pemain luar bergabung dengan klub sepak bola Kota Milan. Inter pernah mengalami nasib sial dengan kutukan angka 13. Setelah menjuarai perserikatan italia nan ke-13 kalinya pada 1989, mereka tak dapat memenangi Serie-A . Namun, kesialan itu terbayar sudah sebab Inter pada pertengahan dasa warsa 2000-an mampu memenangi lima gelar Serie-A secara beruntun, salah satunya hadiah sebab kasus Calciopoli.

Persaingan Serie-A di media, termasuk detikbola Perserikatan Italia, kurang lengkap jika menyebutkan duo kota Roma.Ya, dari ibu kota Italia, ada Lazio dan Roma nan melambangkan kekuatan sepak bola Italia Selatan. Mereka dapat dikatakan sebagai penyeimbang klub-klub Italia Utara (Juventus dan duo Milan) nan merajai Serie-A dari musim ke musim. Lazio, klub nan berdiri pada tahun 1900, memiliki masa emas pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Kala itu presiden klub, Sergio Cragnotti, membeli sekian pemain bintang nan membuat Lazio meraih beberapa gelar elite di Italia dan Eropa.

Roma juga meraih gelar kampiun pada tahun 2000. Sejak saat itu, mereka boleh dibilang sebagai klub Italia Selatan nan paling berhasil. Sayangnya, Roma lebih sering menjadi runner-up daripada menjadi kampiun perserikatan pada dasa warsa 2000-an. Selain kelima klub ini, sebenarnya ada dua klub lain nan pada tahun 1990-an tergolong dalam The Seven Magnificent, yaitu Parma dan Fiorentina.

Namun, puncak keberhasilan Parma terjadi hingga awal 2000-an. Setelah itu, mereka mengalami penurunan prestasi. Fiorentina sempat bangkrut, berganti nama, dan memulai perserikatan dari divisi terbawah. Maka, sejak masuk ke jajaran elite Serie-A di akhir 2000-an, penampilan mereka belum sejaya pada tahun 1990-an.

Selain itu, ada pula Napoli, sang singa nan bangkit dari tidur. Napoli pernah begitu ditakuti di awal 1990-an. Kala itu ada sosok Diego Maradona nan membuat San Paolo, kandang Napoli, begitu angker. Setelah belasan tahun berkubang di Serie-B dan kehilangan momentum sejak Maradona tidak memperkuat klub, Napoli bangkit pada awal dasa warsa 2010-an. Delapan klub inilah nan menjadi bahan perbincangan media manapun, tidak terkecuali detikbola.



Detikbola Perserikatan Spanyol

Detikbola Perserikatan Spanyol dapat dikatakan sebagai kolom nan paling seru dibandingkan kolom detikbola lainnya. Maklum, saat ini Perserikatan Spanyol dianggap sebagai perserikatan terbaik di dunia. Di sana, ada dua raksasa Eropa, Real Madrid dan Barcelona. Keduanya selalu membuat 18 peserta lain sangat inferior sehingga Perserikatan Spanyol dianggap cuma dimiliki Madrid dan Barcelona.

Pada akhir dasa warsa 2000-an, Barcelona menjadi kekuatan sepak bola global dengan julukan permainan sepak bola dari planet lain. Hebatnya, kesuksesan Barcelona ini dihasilkan dari akademi mereka sendiri, La Masia nan memproduksi pemain-pemain berbakat. Mulai dari Xavi Hernandez dan Carles Puyol (masuk ke tim primer sejak 1999), Andres Iniesta (masuk sejak 2003), Lionel Messi, Cesc Fabregas (generasi 1987), hingga Isaac Cuenca nan kelahiran 1992. Hingga dasa warsa 2010-an, kekuatan Barcelona masih dibangun dari pemain lokal binaan mereka sendiri.

Lain Barcelona, lain pula Real Madrid. Mereka memiliki keuangan nan tanpa batas, mengalahkan siapa pun di dunia. Wajar kalau gosip transfer di situs manapun, termasuk detikbola, selalu membahas salah satu bintang besar global nan tengah diincar oleh Real Madrid. Kesukaan Real Madrid membeli pemain nan sudah jadi sudah berlangsung sejak 1990-an hingga dasa warsa 2010-an. Banyak pemain bintang nan keluar-masuk klub terkaya global ini. Bahkan, pada awal dasa warsa 2000-an, sempat ada istilah Los Galacticos bagi Real Madrid sebab dihuni pemain global seperti Roberto Carlos, Iker Casillas, Raul Gonzalez, David Beckham, Zinedine Zidane, Luis Figo, dan Ronaldo.

Perseteruan Barcelona dan Real Madrid membuat klub-klub lain tidak mendapatkan porsi warta nan cukup daripada keduanya, termasuk di detikbola. Klub seperti Valencia nan sudah memenangi dua gelar La Perserikatan pada dasa warsa 2000-an, atau Real Sociedad, raksasa nan begitu dominan di dasa warsa 1980-an, tak terdengar beritanya di detikbola.

Selain detikbola Inggris, detikbola Italia, dan detikbola Spanyol, ada beberapa kolom warta lagi. Di antaranya, detik bola Indonesia buat Perserikatan indonesia dan detikbola Jerman buat Bundesliga . Kalau detikbola Indonesia, wajar jika detikbola berani menampilkannya. Yang unik, ialah detikbola Jerman. Meskipun kalah pamor dari Serie-A, Premier League, dan Perserikatan BBVA/ Primera Division , penggemar Bundesliga ternyata tidak kalah banyak sehingga detikbola berani memberikan kolom tersendiri buat perserikatan nan hampir selalu dikuasai oleh Bayern Muenchen.