Lagu Lawas
Sekalipun tangga lagu menjadi ukuran popularitas sebuah lagu, seiring dengan berkembangnya industri musik dan pikiran-pikiran pragmatis dari para pelaku industri, dapat saja tangga lagu itu dibeli dengan asa lagu baru nan mereka produksi akan masuk ke dalam tiga besar dalam tangga lagu tersebut. Kasus seperti ini memang kerapkali terjadi. Sehingga ada kesan produser musik nan memiliki kapital sajalah nan dapat menembus sepuluh besar tangga lagu baik itu di televisi maupun di radio. Namun sekalipun upaya-upaya curang seperti ini kerap dilakukan, tapi tak akan menjadi ukuran niscaya lagu tersebut akan tetap popular. Popularitas sebuah lagu tetap saja ukurannya ialah masyarakat penikmat lagu itu sendiri. Boleh jadi dapat diakali menjadi lagu populer buat kurun waktu tertentu, tapi kalau sebenarnya lagu itu tak disukai masyarakat pada akhirnya akan tenggelam juga. Demikian pula sebaliknya sekalipun tak menempuh cara-cara curang, kalau lagu itu disukai masyarakat, pada akhirnya akan tetap menjadi lagu populer juga.
Kepopuleran Sebuah Lagu
Musikalitas penyanyi atau grup band memang menjadi kunci primer suksesnya lagu tersebut hingga menjadi lagu populer. Namun ada pula lagu populer nan tak disebabkan oleh sisi musikalitasnya. Terlebih lagu-lagu nan muncul dan katakanlah cukup populer saat ini, lebih banyak disebabkan oleh aksi anjung atau penampilan penyanyi, bukan dari segi musikalitasnya; entah itu musikalitas penyanyi ataupun melodi.
Penampilan dan aksi anjung penyanyi solo maupun grup memang memiliki hubungan dengan kepopuleran lagu nan dibawakan. Namun jika hanya sisi itu nan ditampilkan tanpa menyentuh sisi musikalitas nan menjadi inti dari bermusik, pastilah kepopuleran lagu atau penyanyinya tidak akan lama. Kasus seperti ini sama dan sebangun dengan upaya-upaya curang dalam hal mempopulerkan lagu itu sendiri. Sejatinya, buat menjadi lagu populer, disamping melodinya bagus, dinyanyikan dengan bagus, liriknya juga gampang dicerna, ada upaya-upaya terstruktur buat mempopulerkan lagu tersebut.
Jika lagu populer banyak diidentikkan dengan penyanyinya, lantas di manakah posisi pencipta lagu? Pencipta lagu terkadang dikesampingkan dari kepopuleran lagu, padahal lagu tersebut ialah karyanya. Dalam hal ini, terjadi mata rantai nan tidak dapat dipisahkan antara pencipta dan penyanyi.
Sebuah lagu nan bagus akan menjadi benar-benar bagus jika dinyanyikan oleh penyanyi nan memiliki sisi musikalitas nan baik. Penyanyi tersebut dapat dengan sangat baik menerjemahkan lagu nan diciptakan sehingga menghasilkan sebuah karya nan bagus dan diminati banyak orang.
Ada pula lagu nan biasa saja, namun dapat dinyanyikan dengan sangat baik sehingga menjadi lagu nan enak didengar dan berkualitas tinggi. Ada pula lagu nan bagus namun tak bisa diterjemahkan dengan baik oleh penyanyi sehingga lagu tersebut menjadi biasa saja dan tak meledak di pasar industri musik.
Lagu Lawas
Jika kita simak lagu-lagu nan saat ini masuk dalam kategori lagu populer, banyak di antaranya nan merupakan lagu lawas atau tembang lama nan begitu populer puluhan tahun nan lalu. Lagu-lagu di tahun 80, 70, atau bahkan 60-an banyak diproduksi ulang oleh penyanyi muda dan menjadi populer lagi. Sebutlah lagu-lagu nan dinyanyikan oleh Koes Plus bersaudara, Dewi Yull, Broery Marantika, Ruth Sahanaya, Diana Nasution, Titiek Puspa, Chrisye, Harvey Malaiholo, Vina Panduwinata, Lilis Suryani, Melky Goeslow, Ermi Kulit, dan penyanyi senior lainnya. Banyak lagu-lagu mereka nan dinyanyikan ulang oleh penyanyi solo maupun grup band tanah air dan lagu-lagu tersebut kembali menduduki peringkat atas pada tangga lagu radio.
Lagu-lagu lawas nan telah beberapa dasa warsa dipopulerkan, ternyata saat ini menjadi populer kembali dan masih enak didengar. Terlebih bagi mereka nan mengalami masa-masa jayanya lagu tersebut. Seakan-akan memberikan kenangan dan dapat bernostalgia dengan populernya kembali lagu-lagu tersebut. Ini juga menjadi bukti bahwa sebuah lagu populer dibangun atas beberapa elemen dasar nan sama kuatnya, sehingga kalaupun diproduksi ulang tetap saja dengan mudah menjadi populer.
Lagu lawas nan kembali populer disebabkan taraf musikalitas dari musisinya memang tak diragukan lagi, baik dari segi penyanyi terlebih dari segi penciptanya. Liriknya cenderung sederhana, namun tak asal. Itu sebabnya lagu-lagu tersebut tetap mendapat loka di hati pencinta musik di tanah air.
Lantas, apakah lagu-lagu populer saat ini nan dipopulerkan oleh penyanyi solo atau grup band akan menjadi populer pada beberapa tahun ke depan sebagaimana layaknya lagu-lagu lawas nan kembali populer saat ini? Kembali kepada seberapa kuat elemen-elemen dasar nan membangun lagu tersebut.