Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

Pernahkan Anda memeriksa tekanan darah? Berapa kali sehari biasanya Anda memeriksanya? Saat Anda memeriksakan diri ke dokter, sebelum inspeksi niscaya selalu dilakukan inspeksi tekanan darah. Adapun buat mengukurnya biasanya menggunakan sphigmomanometer atau tensimeter.

Apa nan dimaksud dengan tekanan darah? Tekanan darah ialah tekanan nan dialami oleh darah pada pembuluh arteri darah ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh manusia. Tekanan pada darah ini biasanya diukur dengan mengambil dua, misalnya 120/80 mmHg.

Artinya angka pertama (120) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri disebut dengan tekanan sistolik, sedangkan angka kedua (80) menunjukkan tekanan darah ketika jantung beristirahat di antara pemompaan. Tekanan darah pada setiap orang bhineka dan bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya aktivitas fisik nan dilakukannya, faktor usia, dan dipengaruhi juga oleh berat badan.

Salah satu aktivitas fisik nan baik buat tubuh agar tetap bugar ialah olahraga. Dengan berolahraga maka otot jantung kita akan menjadi kuat. Bagi mereka nan telah berusia, maka olahraga secara rutin sebaiknya dilakukan agar tak mengalami tekanan darah tinggi sebab orang nan telah berusia ini memiliki risiko lebih tinggi buat menderita tekanan darah tinggi.

Selain itu, berat badan juga berpengaruh pada tekanan darah. Orang nan mengalami berat badan lebih akan berpotensi terserang tekanan darah tinggi. Jika seseorang mengalami tekanan darah lebih tinggi dari biasanya secara berkelanjutan maka ia dalam masalah darah tinggi. Sedangkan jika seseorang mengalami tekanan darah lebih rendah atau turun di bawah angka normal maka ia telah mengalami darah rendah.



Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Tekanan darah tinggi ialah kondisi medis ketika tekanan darah seseorang mengalami peningkatan dalam jangka waktu nan lama walaupun tak sedang melakukan aktivitas apa pun. Darah tinggi ini jangan diabaikan sebab dapat memicu terjadinya stroke, agresi jantung, dan penyakit berbahaya lainnya.

Orang nan memiliki darah tinggi mengalami gejala-gejala, di antaranya sakit kepala, keringat dingin, pusing, mual, muntah, sesak napas, gelisah, mudah lelah, bahkan pandangan akan menjadi kabur. Namun pada sebagian orang, gejala-gejala ini tak dirasakan dan ada pula nan mengalami gejala tersebut secara bersamaan. Ada beberapa penyebab seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

Penyebab darah tinggi tersebut ada nan dapat kita kendalikan sehingga Anda dapat mengatasinya dan ada pula nan tak dapat dikendalikan. Faktor-faktor tersebut di antaranya faktor keturunan, faktor usia, terlalu banyak mengonsumsi garam, terlalu banyak kolesterol, mengalami obesitas atau kegemukan, sedang mengalami stres nan berkepanjangan, perokok berat, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, terlalu banyak minum-minuman nan berkafein, kurang berolah raga dan kurang aktivitas sehingga tekanan darah dalam tubuh meningkat.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Oleh sebab itu, buat mencegah agar darah tinggi tak terjadi pada kita ada beberapa hal nan bisa dilakukan, di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Memakan makanan nan mengandung kalium, kalsium, dan magnesium.
  2. Sering memakan makanan sayur dan buah nan berserat.
  3. Olahraga secara teratur namun harus juga diperhatikan jenis olahraga nan dipilih.
  4. Kurangi garam dalam makanan.
  5. Hindari buat meminum minuman keras.
  6. Kurangi stres Anda.
  7. Hindari obat-obatan nan bisa meningkatkan tekanan darah.
  8. Kurangi memakan makanan nan mengandung banyak kolestrol.
  9. Istirahat nan cukup dan hindari begadang.
  10. Berhentilah merokok.

Untuk mengobati tekanan darah tinggi, Anda bisa menggunakan obat tradisional. Beberapa obat tradisional nan bisa digunakan buat mengatasi tekanan darah tinggi ini di antaranya mentimun, daun cincau, bawang putih, rosela, kumis kucing, seledri, dan mengkudu.

Untuk membuat minuman dari daun seledri Anda bisa menumbuk seledri sampai halus kemudian dicampurkan dengan air hangat dan disaring. Sebelum diminum, diamkanlah terlebih dahulu selama satu jam. Minuman daun seledri ini bisa diminum 2 kali dalam sehari pagi dan sore hari.

Untuk mengkudu, ambillah 3 buah mengkudu kemudian diparut dan diperas. Air perasaan daun mengkudu itu kemudian diminum. Sedangkan buat mentimun, ambillah dua buah mentimun kemudian diparut dan diperas.

Air perasannya diminum atau mentimun bisa direbus lalu diperas dan air perasannya diminum. Mengobati tekanan darah tinggi juga bisa menggunakan daun salam. Ambillah 7 sampai 10 lembar daun salam lalu rebus dengan tiga gelas air sampai mendapatkan 1 gelas air kemudian disaring sebelum diminum. Segelas air daun salam ini bisa diminum 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore.



Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

Tekanan darah rendah merupakan suatu keadaan ketika seseorang mengalami tekanan darah lebih rendah sehingga menyebabkan beberapa keluhan. Ciri-ciri seseorang mengalami darah rendah, di antaranya pusing dan mata berkunang-kunang ketika bangun, cepat lelah, penglihatan kabur, paras terlihat pucat, keringat dingin, mual-mual dan perasaan tak nyaman di perut, bernapas dengan cepat, dan mungkin darah rendah ini akan membuat seseorang jatuh pingsan.

Bagi orang nan memiliki tekanan darah rendah ini harus memerhatikan kondisi diri dan jangan disepelekan sebab darah rendah ini mudah kambuh sampai seseorang dapat pingsan. Tekanan darah rendah dapat terjadi sebab beberapa hal, di antaranya kinerja otot jantung tak berfungsi dengan baik sehingga volume darah nan dipompakan sedikit dan akibatnya tekanan darah akan menurun dan adanya ketegangan kekakuan pembuluh darah.

Seseorang nan mengalami diare dan seseorang nan berdiri terlalu lama juga dapat menyebabkan darah rendah. Seseorang nan mengalami diare akut akan menyebabkan kekurangan cairan dan membuat otot jantung melemah dalam memompakan darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Demikian juga jika terlalu lama berdiri dan ia belum sarapan pagi atau kurang tidur malam sehingga bisa membuat tekanan darah menjadi rendah. Untuk mencegah agar tak mengalami gangguan darah rendah di antaranya Anda harus memerhatikan hal-hal berikut.

  1. Menjaga asupan makanan ke dalam tubuh. Makanlah makanan nan bergizi sehingga tubuh akan segar dan bugar.
  2. Cukup istirahat dan hindari begadang.
  3. Minum air putih nan banyak.
  4. Jangan minum-minuman keras.
  5. Lakukan olahraga secara teratur sehingga daya tahan fisik kita menjadi kuat.
  6. Jika perlu minum vitamin secara rutin.

Untuk mengobati tekanan darah rendah ini tak perlu memakai obat-obatan kecuali jika sudah sangat mengganggu aktivitas Anda. Namun jika masih dapat dikendalikan sebaiknya disembuhkan secara alami dengan obat-obat tradisional. Salah satu cara buat menyembuhkan penyakit darah rendah ini ialah dengan menggunakan kunyit dan telur ayam kampung.

Cara membuatnya ialah kunyit nan telah diparut kemudian ditambahkan air dan diperas buat diambil airnya. Setelah itu, masukkan kuning telur ayam dan mixer dengan sendok. Setelah tercampur antara air kunyit dengan kuning telur ayam kampung baru diminum.

Untuk perasan Anda dapat menambahkan madu orisinil ke dalamnya. Minumlah dua kali sehari selama satu minggu. Selain itu, buat mengobati darah rendah, Anda juga dapat memakan hati ayam atau bayam merah.