Glukosa dalam Karbohidrat

Glukosa dalam Karbohidrat

Tubuh manusia ibarat mobil nan memerlukan berbagai perawatan dan asupan bahan bakar. Bahan bakar bagi tubuh manusia tentu tak sama dengan bahan bakar mesin kendaraan. Manusia membutuhkan bensin hanya buat kendaraannya. Untuk menjaga asupan gizi dalam tubuhnya, manusia membutuhkan makanan berkarbohidrat dengan kandungan gizi seimbang.

Makanan nan masuk ke dalam tubuh manusia tentu saja harus "bersyarat". Jika tidak, hanya akan berakibat jelek bagi tubuh manusia itu sendiri. Syarat-syarat nan harus dipenuhi berbagai makanan agar bisa masuk dalam tubuh manusia, antara lain makanan berkarbohidrat, berprotein, berlemak, bermineral, dan bervitamin.



Makanan Pokok

Tiap-tiap kandungan tersebut memegang peran berbeda dalam tubuh. Spesifik buat karbohidrat, ia merupakan pemasok primer tenaga buat tubuh manusia. Makanan berkarbohidrat dapat kita dapatkan dengan mudah. Tentu saja sebab makanan nan mengandung karbohidrat merupakan makanan pokok bagi seluruh manusia.

Karbohidrat pada dasarnya ialah homogen senyawa organik nan paling banyak terdapat di bumi. Sinkron "kodratnya", karbohidrat memang diciptakan sebagai bahan bakar bagi tubuh manusia, disebut glukosa. Selain manusia, tumbuhan dan hewan merasakan kegunaan karbohidrat.

Tumbuhan menyimpan karbohidrat dalam bentuk pati sebagai bahan cadangan makanan mereka, sedangkan hewan menyimpannya dalam bentuk glikogen. Tuhan menciptakan manusia berdasarkan pemikiran nan matang. Dia menciptakan beras, kentang, dan sistem tubuh manusia nan seperti ini, ternyata menyimpan misteri tersendiri. Tubuh manusia memerlukan glukosa sebagai nutrien primer nan dibutuhkan sel-sel manusia.



Glukosa dalam Karbohidrat

Glukosa hanya bisa dihasilkan dari berbagai makanan nan mengandung karbohidrat. Itulah sebabnya mengapa Tuhan menjadikan karbohidrat sebagai sarat primer bagi setiap asupan makanan pada tubuh manusia.

Glukosa bersifat menghasilkan tenaga dan bisa menggerakkan seluruh sel nan ada di tubuh manusia. Sebagai nutrisi primer nan dibutuhkan tubuh, glukosa nan masuk ke dalam tubuh manusia diserap oleh darah dan diubah menjadi tenaga.

Selain sebagai satu-satunya sumber tenaga nan dibutuhkan manusia, makanan berkarbohidrat berguna menjaga ekuilibrium metabolisme tubuh dan sebagai sel pengikat asupan protein dan lemak. Masyarakat Indonesia dapat mendapatkan asupan karbohidrat dari berbagai bahan makanan, seperti nasi, singkong, dan kentang. Berbeda dengan keadaan di luar negeri nan sebagian besar masyarakatnya mengonsumsi roti.

Meskipun berbeda jenis kudapan, kandungan karbohidrat dari makanan-makanan tersebut tetaplah sama. Kesamaan masyarakat Indonesia mengonsumsi makanan berkarbohidrat dalam jumlah banyak dan tak diimbangi dengan asupan zat lain.

Misalnya, vitamin, mineral, protein, dan lemak, tak baik buat kesehatan. Jumlah glukosa berlebih dapat berakibat pada naiknya kandungan gula dalam darah sehingga dapat mengakibatkan penyakit diabetes.

Tubuh menyerap makanan karbohidrat dalam bentuk glukosa. Begitu karbohidrat masuk ke dalam tubuh, enzim-enzim tubuh akan mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Glukosa sering disebut juga dengan zat gula. Istilah gula darah menunjukkan jumlah glukosa nan ada di dalam darah kita. Darah akan mengangkut glukosa ke sel, jaringan, atau organ tubuh nan memerlukan glukosa.

Memperhatikan jumlah asupan nutrisi dalam tubuh manusia melalui berbagai makanan, tampaknya masih menjadi salah satu cara bergaya hayati sehat. Jumlah asupan nutrisi tak harus dengan harga mahal, kita dapat memenuhinya dengan cara nan sederhana.

Karbohidrat secara generik dibagi menjadi karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana mempunyai struktur kimia nan sederhana sehingga cepat diserap oleh tubuh. Karbohidrat kompleks memiliki struktur kimia nan panjang dan rumit sehingga cukup lama diserap oleh organ tubuh.



1. Karbohidrat Sederhana

Sesuai dengan namanya, karbohidrat sederhana mempunyai struktur kimia nan sederhana. Karbohidrat sederhana terbagi menjadi dua bagian, yaitu monosakarida dan oligosakarid.

  1. Monosakarida sendiri dikelompokkan menjadi glukosa, fruktosa, dan laktosa. Glukosa bisa kita temukan pada beberapa jenis buah-buahan, jagung manis, serta madu. Fruktosa merupakan jenis gula nan paling manis sehingga sering disebut sari manis. Sedangkan laktosa bisa kita temukan pada susu.

  2. Oligosakarida terbagi lagi menjadi sukrosa, maltosa, trisakarida, dan tetrasakarida. Sari tebu merupakan contoh bahan makanan nan mengandung sukrosa. Maltosa bisa diperoleh dari gula biji-bijian, trisakarida ada pada beetroot atau madu, sedangkan tetrasakarida juga terdapat pada beetroot serta kacang polong.

Bahan makanan nan mengandung karbohidrat sederhana biasanya telah higienis dari serat dampak pengolahannya atau secara alami mempunyai kadar serat nan rendah. Berbagai makanan ringan dan cemilan, seperti biskuit, cokelat, permen, kue, mengandung karbohidrat sederhana.

Tubuh menyerap karbohidrat sederhana dengan cepat, sehingga cepat terasa lapar meskipun sudah mengonsumsi makanan nan berkarbohidrat sederhana dalam jumlah besar.



2. Karbohidrat Kompleks

Struktur kimia karbohidrat kompleks lebih panjang dan rumit. Beberapa jenis karbohidrat sederhana dapar manunggal membentuk karbohidrat kompleks. Dampak kerumitan strukturnya, tubuh tak bisa mencerna beberapa bahan makanan nan berkarbohidrat kompleks. Biasanya berupa makanan dengan serat tinggi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Bahan makanan karbohidrat kompleks akan dikeluarkan lagi melalui feses.

Bahan makanan karbohidrat kompleks nan masih bisa dicerna dan diserap oleh tubuh berasal dari biji-bijian dan padi-padian, seperti gandum, beras, umbi-umbian dan umbi akar (kentang, singkong, dan ubi jalar). Buah-buahan nan masih muda, seperti tomat, mangga, pepaya, dan pisang juga mengandung karbohidrat kompleks.

Tubuh kita lebih lama memproses bahan makanan karbohidrat kompleks, sehingga imbas kenyang akan bertahan lebih lama. Oleh sebab itu, makanan karbohidrat kompleks sangat dianjurkan buat program diet dan proporsinya harus lebih banyak daripada makanan karbohidrat sederhana.

Karbohidrat sendiri mempunyai fungsi nan sangat krusial buat tubuh kita. Fungsi dari karbohidrat itu dibagi menjadi beberapa fungsi. Fungsi makanan berkarbohidrat bagi tubuh manusia ialah sebagai berikut.



1. Berperan dalam Biosfer

Proses fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di muka bumi ini, baik secara langsung ataupun tak langsung. Organisme autotrof (yang dapat mengubah bahan anorganik menjadi organik), seperti tumbuhan hijau, bakteri, dan alga memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung.

Sementara itu, mayoritas organisme heterotrof (yang membutuhkan senyawa organik), termasuk manusia, benar-benar sangat bergantung pada organisme autotrof buat mendapatkan makanannya.



2. Sebagai Bahan Bakar dan Nutrisi

Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar nan dibutuhkan tubuh makhluk hidup. Misalnya, glukosa (senyawa dari karbohidrat) nan merupakan nutrien primer sel. Sel-sel tubuh akan menyerap glukosa dan mengambil tenaga nan tersimpan buat menjalankan sel-sel tubuh. Untuk manusia, karbohidrat merupakan salah satu sumber nutrisi. Dalam satu gram karbohidrat, terdapat nilai energi sebesaar 4 kalori.



3. Sebagai Cadangan Energi

Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai energi cadangan. Nantinya energi cadangan akan di hidrolisis buat menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid, termasuk kloroplas.

Dengan mensintesis pati, tumbuhan bisa menimbun kelebihan glukosa. Glukosa merupakan bahan bakar sel nan utama, sehingga pati merupakan energi cadangan.



4. Sebagai Materi Pembangun

Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Misalnya, selulosa merupakan komponen primer sel dinding sel tumbuhan . Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tak larut dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. Kayu terutama terbuat dari selulosa polisakarida lain. Misalnya, hemiselulosa dan pektin. Sementara itu, kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa.



5. Sebagai Pengatur Metabolisme Lemak

Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak nan tak sempurna. Jika energi tak cukup tersedia, akan mengakibatkan terjadinya peningkatan katabolisme lemak. Akibanya, terjadi penumpukan badan-badan keton dan terjadi keasaman pada darah.



6. Sebagai Penghemat Protein

Energi merupakan kebutuhan primer tubuh. Oleh sebab itu, jika karbohidrat nan berasal dari makan nan tak mencukupi, protein akan diubah buat menghasilkan sejumlah energi. Padahal protein memiliki fungsi nan primer sebagai zat pembangun dari memperbaiki jaringan. Agar bisa dipakai sinkron fungsinya, karbohidrat harus dipenuhi dalam menu sehari-hari.

Karbohidrat juga sangat krusial khususnya para atlet nan memerlukan tenaga nan ekstra, seperti sepakbola, basket, futsal, dll. Sebagai seorang atlet harus menjaga dan memilih nutrisi nan tepat.

Nutrisi nan tepat merupakan dasar primer bagi penampilan prima sebagi seorang atlet pada saat bertanding. Atlet Indonesia, khususnya sepakbola, mereka terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat nan ada di dalam nasi, sehingga tak heran para pemain timnas sudah merasa kelelahan pada babak kedua. Padahal waktu masih panjang.

Demikian informasi mengenai makanan berkarbohidrat nan mempunyai peranan krusial bagi pertumbuhan tubuh manusia. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda.