Tempat Wisata dan Gajah
Pariwisata Thailand
Di dunia, negara-negara dikelompokan dalam lima benua besar. Eropa, Asia, Afrika, Amerika, dan Australia. Tiap-tiap negara tersebut memiliki kebudayaan nan berbeda. Disparitas ini sekaligus dapat dikaitkan dengan letak geografis dan iklim nan identik dengan benua-benua tersebut. Misalnya, Thailand. Dengan keanggunan gaya komunikasi dan taktik berhubungan dengan orang-orang dari negara lain, raja Thailand mampu membuat negaranya tak pernah dijajah oleh negara manapun.
Negara nan dikenal dengan nama gajah putih ini sangat terkenal dengan pemandangan alam, industri pariwisata, dan makanan nan membuat banyak orang datang ke Thailand. Tidak sedikit nan memilih mengunjungi Thailand sebab negara ini menyediakan begitu banyak pilihan buat berdarmawisata. Thailand sangat sadar bahwa tanpa memberikan pelayanan nan baik, maka negara ini tak akan mendapatkan banyak kunjungan dari banyak orang dari seluruh dunia.
Tanpa kunjungan dari banyak orang, pendapatan negara dan masyarakat menjadi berkurang. Inilah alasan begitu banyak usaha dilakukan oleh pemerintah dan rakyat Thailand buat meningkatkan pelayanan dan fasilitas pariwisatanya. Lihatlah apa nan dikatakan oleh orang-orang nan telah berkunjung ke Thailand. Mereka terlihat cukup puas dan malah akan berniat kembali mengunjungi negara gajah putih itu. Coba bandingkan dengan orang-orang nan pernah berkunjung ke Indonesia.
Tidak sporadis ada nada kecewa sebab fasilitas nan kurang atau keramahan nan telah tersohor itu tak terbukti sebab begitu banyak hal nan mengecewakan. Orang Indonesia masih belum menjadikan pariwisata sebagai salah satu cara mendapatkan rupiah nan luar biasa. Pencerahan ini memang belum membumi di hati semua orang Indonesia. Tidak heran kalau banyak fasilitas pariwisata nan malah terbengkalai dan bahkan ada nan dirusak. Selain itu, banyak juga orang-orang nan ada di loka wisata itu menjual makanan terlalu mahal sehingga para pengunjung merasa tertipu.
Hal-hal seperti tanpa disadari telah membuat global pariwisata Indonesia menjadi tak menyenangkan. Berbeda dengan Thailand. Pencerahan bahwa pariwisata ialah ladang kehidupan, mereka berupaya memberikan nan terbaik kepada para pengunjung. Hewan nan menjadi maskot negara tersebut pun dikaryakan. Gajah Thailand ini diberi perhatian lebih sehingga mampu memberikan atraksi nan menarik. Indonesia pun telah melakukan hal nan sama dengan adanya sekolah gajah di Way Kambas, Lampung.
Gaung gajah Indonesia masih kurang dibandingkan dengan gajah dari Thailand. Mungkin sebab melihat gajah ini tak terlalu sulit dan penampilannya membuat bahagia hati, maka banyak nan lebih mengenal atraksi gajah dari Thailand dibandingkan dengan gajah dari Indonesia. Gajah nan bahagia bergerombol dan mempunyai kekeluargaan nan kental ini memang cukup cerdas sehingga dapat diajak bekerja sama. Para pelancong tentu saja sangat bahagia dengan keadaan ini.
Negara Thailand
Thailand ialah satu dari sebelas negara nan ada di benua Asia bagian tenggara. Ia tergabung dalam negara nan tercakup dalam kawasan Indochina dan Semenanjung Malaya. Thailand merupakan satu dari sekian banyak negara di Asia Tenggara nan memiliki bentuk pemerintahan sebuah kerajaan. Raja Thailand inilah nan membuat Thailand semakin menarik buat disimak. Raja ialah seseorang nan begitu dihormati dan hargai. Raja pun nan dianggap sebagai penyambung lidah rakyat dan penyatu bangsa.
Ketika Thailand dilanda masalah politik dan begitu banyak kekecewaan nan dirasakan oleh rakyat, raja turun tangan sehingga membuat semua orang merasa harus manunggal agar mampu berjalan bersama membangun negeri. Tanpa adanya persatuan, tak akan ada pembangunan. Akhirnya sebelum raja wafat, Thailand telah damai dan rakyat telah memilih perdana menteri nan baru nan merupakan saudara kandung mantan perdana menteri nan dianggap korupsi.
Bagian timur dari negara Thailand, berbatasan langsung dengan negara Laos dan Kamboja. Bagian barat berbatasan langsung dengan negara Myanmar dan Bahari Andaman, serta pada bagian selatan dari negara ini, Thailand berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Teluk Siam. Thailand sempat bermasalah dengan negara tetangganya terutama mengenai tanah. Thailand sempat menganggap bahwa suatu candi merupakan miliknya, tetapi dengan donasi negara lain, keadaan ini dapat didamaikan.
Thailand juga dilanda kerusuhan ketika beberapa bagian negara nan didiami oleh kaum muslim bermasalah. Kaum muslim memang merupakan minoritas sehingga ada keinginan buat memerdekakan diri. Tetapi tentara Thailand tentu saja melakukan perlawanan sehingga banyak memakan korban. Thailand juga berupaya membuat negaranya damai agar pembangunan dan terutama bisnis pariwisatanya tetap memberikan hasil nan bagus.
Kalau Indonesia baru akan berupaya menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pembuatan film, Thailand, telah lama menjadi loka pembuatan film global nan dimainkan oleh bintang-bintang tersohor. Bahkan kisah raja Thailand pun menjadi salah satu film nan diminati oleh banyak orang sehingga membuat Thailand semakin terkenal. Pada saat tsunami terjadi, banyak pelancong nan menjadi korban. Banyaknya korban ini membuktikan betapa Thailand menjadi tujuan wisata.
Seperti halnya negara-negara lain nan ada di dunia, Thailand juga mendapatkan suntikan dana dari bidang pariwisata nan dimilikinya. Berbagai variasi hiburan pun ditawarkan oleh negara nan tak pernah mengalami penjajahan ini. Adanya kebebasan seks, juga menjadi salah satu daya tarik nan tak mungkin ditepiskan. Kaum she-male atau lady boy menjadi simbol nan sangat menarik kaum homo dan lesbian. Pariwisata seks ini cukup luar biasa.
Operasi plastik menjadi salah satu objek wisata nan tak dapat disepelekan. Thailand sangat tahu hal itu. Berbeda dengan Indonesia. Orang Indonesia masih sangat menjunjung tinggi kebiasaan agama sehingga rasanya akan sangat sulit bagi Indonesia buat menjadikan wisata seks dan wisata para bencong ini menjadi salah satu ikon bagi pariwisata. Rasanya akan sangat sulit menerima uang dari fasilitas pariwisata nan tak halal tersebut.
Indonesia mungkin akan lebih memilih tak menonjolkan seks dalam parawisata walaupun kenyataannya banyak juga nan mendatangi sebuah loka wisata buat mendapatkan kepuasan seks. Lihat saja wisata di Puncak, Jawa Barat. Keadaan nan dingin menjadi salah satu kondisi nan membuat wisata seks merajarela. Thailand dengan terbuka dan mungkin cukup vulgar menjadikan seks sebagai daya tarik nan luar biasa.
Tempat Wisata dan Gajah
Tempat-tempat wisata seperti The Grand Palace dan pantai Pattaya ikut mencerminkan keeksotisan negara ini. Gajah dari Thailand rupanya juga memegang peranan krusial dalam majunya sektor pariwisata di negara ini. Gajah-gajah nan mampu melakukan banyak hal menjadi sesuatu nan begitu menyenangkan buat disaksikan. Para pelancong juga dapat menaiki gajah tersebut dan bahkan menari dengan mereka.
Para wisatawan, rata-rata penasaran ingin mengetahui bentuk orisinil dari hewan nan merupakan bukti diri negara Thailand tersebut. Bentuk gajah Thailand sama sekali tak berbeda dengan gajah-gajah kebanyakan, nan membedakan dan banyak membuat para wisatawan penasaran ialah nilai sejarah dan “keistimewaan” gajah dari Thailand itu sendiri.
Dalam bidang pariwisata, gajah juga dapat dijadikan alternatif tontonan. Selain itu, gajah juga dapat mengantarkan para wisatawan berjalan-jalan di sepanjang wilayah hutan dan pegunungan nan ada di negara Thailand.
Keberadaan gajah di negara Thailand memiliki loka nan terbilang istimewa di hati para penduduknya. Keistimewaan tersebut, rupanya tak lepas dari perlakuan raja Thailand terhadap hewan bertubuh besar ini. Konon, gajah merupakan hewan peliharaan seorang raja di Thailand. Raja tersebut membiarkan gajah buat tinggal di kawasan kerajaan miliknya.
Cerita nan berlaku di negara ini menyebutkan, bahwa pada zaman dahulu siapapun warga nan menemukan gajah dan menyerahkannya kepada raja, maka ia akan mendapatkan hadiah berupa gelar kebangsawanan.
Wajar rasanya bila gajah sangat dicintai oleh raja Thailand. Gajah merupakan hewan dengan loyalitas tinggi. Bila kita mau mengingat, gajah dalam film-film India mencerminkan hewan dengan ingatan nan cukup kuat. Hewan ini dapat mengingat kejahatan dan kebaikan seseorang. Bahkan Gajah dapat membalas kejahatan dan kebaikan seseorang dengan caranya sendiri.