Senggama - Wanita Berorgasme Palsu?

Senggama - Wanita Berorgasme Palsu?

Senggama merupakan kopulasi atau persetubuhan nan dilakukan oleh sepasang manusia berbeda kelamin dengan cara menyentuhkan alat kelamin masing-masing pada kelamin pasangan. Persenggamaan atau persetubuhan merupakan proses paling krusial dalam reproduksi seksual sebab menjamin terjadinya pembuahan dalam tubuh melalui pemindahan sperma.

Proses senggama atau sanggama ternyata bukan hanya berkenaan dengan manusia, tetapi juga hewan. Tentu saja, senggama nan dilakukan oleh hewan berbeda dengan senggama nan dilakukan oleh manusia. Tetapi tujuannya hanya satu, buat bereproduksi dan memperbanyak keturunan.

Persetubuhan atau proses senggama sangat krusial buat menunjang terjadinya regenerasi keturunan. Bagi pasangan suami istri, persetubuhan merupakan aktivitas seksual nan bisa menjadi penentu keutuhan rumah tangga.

Selain bermanfaat, senggama juga kadang bisa melahirkan masalah. Terutama bagi pasangan suami istri nan tak puas antara satu dan nan lainnya. Kepuasan dalam melakukan senggama memang berbeda setiap orangnya. Masing-masing memiliki kriteria nan menentukan dalam tercapainya kepuasan atau tidak.

Ketidakpuasan di loka tidur ini boleh jadi didapat dampak salah seorang atau keduanya sulit mencapai titik puncak atau orgasme. Padahal, orgasme merupakan sebuah pencapaian luar biasa dalam proses senggama nan memiliki imbas besar bagi perkembangan fisik maupun psikis seseorang nan telah merasakannya.

Kata-kata orgasme kerap kali dibicarakan ketika seseorang juga membicarakan mengenai senggama atau bersetubuh. Kata-kata itu seolah memegang peranan nan krusial dalam kehidupan seksual sepasang suami dan istri.



Senggama - Definisi Orgasme

Sebagian dari Anda niscaya sudah tau apa itu orgasme jika mengacu pada istilah senggama atau bersetubuh. Orgasme sering disebut-sebut sebagai bagian terpenting atau pencapaian puncak dalam sebuah interaksi seksual.

Permasalahan nan sering muncul ialah beberapa orang kadang kesulitan menggapai puncak kenikmatan dalam senggama ini. Namun, apakah Anda tahu definisi orgasme nan sebenarnya?

Tahukah Anda bahwa orgasme berarti sebuah divestasi ketegangan seksual nan telah berkumpul secara tiba-tiba. Ketika Anda melakukan senggama atau bersenggama dengan pasangan, hal inilah nan paling ditunggu-tunggu. Waktu nan dibutuhkan seseorang buat mencapai orgasme ketika bersetubuh berbeda-beda.

Pelepasan tiba-tiba tersebut mengakibatkan terjadinya kontraksi otot ritmik di area pinggul sehingga menghasilkan sensasi kenikmatan luar biasa serta diikuti relaksasi nan cepat. Sensasi orgasme biasanya hanya berlangsung beberapa detik. Tidak salah kiranya jika pencapaian ini dikatakan sebagai kenikmatan puncak atau klimaks. Tidak salah juga jika orgasme ini disebut-sebut sebagai bagian terpenting dalam kegiatan senggama Anda. Saking pentingnya, jika melakukan senggama tapi tak orgasme sama seperti sayur tanpa garam.

Sensasi orgasme ketika melakukan senggama inilah nan syahdan bisa memberikan pengaruh nan baik bagi kesehatan. Yang paling mudah dirasakan ialah perasaan santai dan tenang setelah orgasme. Perasaan tersebut menjadi penentu kesehatan manusia.

Perasaan santai dan tenang tersebut, khususnya bagi wanita, disebabkan sebab saat melakukan senggama, tubuh wanita menghasilkan hormon estrogen. Hormon estrogen tersebut membuat genre darah menjadi lebih cepat.



Senggama - Wanita Berorgasme Palsu?

Seperti nan telah diutarakan di atas, bahwa senggama krusial unutk kelangsungan kehidupan berumah tangga nan tentu saja melibatkan suami dan istri, pria serta wanita. Orgasme pun demikian, berkenaan atau dirasakan oleh kedua belah pihak. Jika tidak, hal tersebut biasanya dapat memicu lahirnya berbagai konflik rumah tangga.

Beberapa kasus seksual menemukan fakta nan cukup mencengangkan mengenai pengalaman melakukan senggama pada wanita. Kebanyakan wanita ternyata sering berpura-pura telah memperoleh orgasme ketika sedang melakukan senggama dengan pasangannya. Hal ini boleh saja dilakukan sebagai upaya buat menyenangkan suami, namun tentu tak baik bagi dirinya.

Penyebab wanit berpura-pura saat orgasme biasanya berkenaan dengan perasaan. Wanita cenderung lebih memilih buat menutupinya daripada membiarkan pasangan tahu bahwa dia tak merasakan orgasme saat melakukan senggama. Jumlah wanita nan berpura-pura orgasme saat melakukan senggama ternyata cukup tinggi, sekitar 70 %.

Sebagai seorang pasangan, berikut ini ialah ciri-ciri wanita merasakan orgasme palsu saat melakukan senggama bersama Anda. Ciri-ciri ini dapat menjadi penuntun Anda buat mengetahui apakah pasangan Anda benar-benar orgasme atau tidak.



1. Ciri-ciri Wanita Pretensi Orgasme saat Melakukan Senggama - Reaksi dari Klitoris dan Puting

Ketika melakukan senggama, dan saat orgasme itu akan terjadi, klitoris dan puting payudara akan mengeras. Perhatikan, jika istri Anda tak mengalami hal tersebut tapi dia seolah merasakan orgasme, maka orgasme nan dilakukan istri Anda palsu.



2. Ciri-ciri Wanita Pretensi Orgasme saat Melakukan Senggama - Perhatikan Nafas dan Detak Jantung

Nafas dan detak jantung saat melakukan senggama niscaya berbeda. Jika nafas istri Anda semakin lama semakin berat, detak jantung juga semakin lama semakin berdetak cepat, maka istri Anda tak pretensi orgasme. Sebaliknya, jika tak ada sesuatu nan terjadi, istri Anda pretensi orgasme.



3. Ciri-ciri Wanita Pretensi Orgasme saat Melakukan Senggama - Pupil Mata Membesar

Ciri-ciri nan ini akan sedikit sulit jika Anda melakukan senggama di ruangan nan gelap. Tetapi, hal ini dapat Anda perhatikan jika suatu waktu, Anda memilih buat bercinta di ruangan nan cukup terang. Perhatikan pupil matanya, jika membesar maka pasangan benar-benar berorgasme, jika tidak? Tentu saja palsu.



4. Ciri-ciri Wanita Pretensi Orgasme saat Melakukan Senggama - Perubahan Rona Bibir

Bibir wanita secara alami akan berubah memerah jika ia sedang orgasme. Begitu juga dengan bibir vagina. Jika bibir tersebut berubah memerah, tandanya istri Anda benar-benar orgasme.



5. Ciri-ciri Wanita Pretensi Orgasme saat Melakukan Senggama - Tidak Langsung Bangun Setelah Berhubungan

Melakukan senggama sama seperti olahraga, melelahkan, terlebih jika mampu mencapai orgasme. Jika istri Anda langsung berdiri setelah melakukan senggama, dapat jadi orgasmenya palsu. Biasanya, wanita akan merebahkan tubuhnya beberapa saat sebab lelah.



Senggama - Upaya Mencapai Orgasme bagi Para Wanita

Berpura-pura orgasme, apalagi nan dilakukan secara sering, hanya akan membuat wanita tersiksa. Pretensi orgasme akhirnya hanya akan menjadi lingkaran setan nan melilit wanita demi kesenangan suami. Berikut ini merupakan 5 faktor nan dapat dilakukan wanita buat mencapai orgasme.

  1. Mulai dengan menyentuh diri sendiri, dalam arti menemukan area sensitif serta posisi nan tepat.
  2. Hilangkan rasa cemas. Perasaan cemas dan tak santai hanya akan membuat wanita sulit orgasme.
  3. Pilih posisi women on top atau posisi nan memungkinkan alat vital pasangan menyentuh G-spot .
  4. Menjadi diri sendiri.
  5. Menjaga komunikasi.


Manfaat Orgasme bagi Wanita ketika Bersenggama

Meskipun beberapa wanita sangat sulit mencapainya ketika melakukan senggama, orgasme memiliki beberapa kegunaan baik bagi tubuh. Klimaks kenikmatan dalam interaksi seksual itu mampu memberikan beberapa kegunaan berikut ini.



1. Orgasme ketika Melakukan Senggama bisa Merangsang Otak

Orgasme nan dihasilkan melalui senggama mampu mempengaruhi daya rangsang otak terhadap tubuh. Seorang dokter pakar syaraf dari Rutgers University, Barry Komisaruk, telah melakukan penelitian pada sekitar 200 orang wanita. Sang dokter menganalisis pencitraan otak ketika seluruh responden mengalami orgasme. Ia pun sukses mempelajari interaksi orgasme dengan kinerja otak.

Pada dasarnya, orgasme merupakan klimaks kenikmatan dalam persenggamaan nan berkaitan dengan faktor psikologis dan syaraf manusia. Dari penelitian tersebut, sang dokter menyimpulkan hal-hal berikut ini.

  1. Orgasme mampu meredam rasa sakit hingga 50 persen.
  1. Mampu meningkatkan sensitivitas wanita terhadap rangsangan.
  1. Saat orgasme, kerja otak menjadi superaktif. Otak menerima pesan dari 4 pasang saraf dalam waktu bersamaan, yaitu hipogastrikus, vagus, pudenda , dan panggul.
  1. Memicu produksi dopamin dan oksitosin nan mampu merangsang kontraksi rahim. Situasi ini membuat sperma lebih cepat mendekati sel telur.
  1. Membuat detak jantung lebih cepat dan menghasilkan keringat.


2. Orgamse ketika Melakukan Senggama bisa Mempercantik Kulit

Selain berpengaruh terhadap daya kerja otak, orgasme ketika melakukan senggama dipercaya memberikan imbas positif bagi kecantikan dan kehalusan kulit wanita. Orgasme mampu menghambat penuaan dini secara alami. Hal ini dikenal dengan istilah sexercise . Olah tubuh meraih puncak kenikmatan ini pun bisa mengurangi keriput pada paras sebab zat endorphins nan dihasilkan saat orgasme akan menstimulasi sistem sel pemicu kerutan.



3. Orgasme ketika Senggama bisa Membuat Rambut Bersinar

Peningkatan zat endorphins selama orgasme dan senggama pun dipercaya mampu menambah kilau rambut. Dengan kata lain, orgasme mampu membuat rambut wanita bersinar dan sehat.



4. Orgasme ketika Senggama bisa Meningkatkan Kebugaran

Dari sekian banyak manfaatnya, seorang ahli kesehatan, Dokter Melissa Sayer, mengatakan bahwa orgasme ketika melakukan senggama memang mampu menciptakan energi positif dalam diri wanita sehingga mampu mempengaruhi kebugaran. Hal ini pun akan turut berpengaruh terhadap perkembangan karier wanita.