Keracunan Makanan - Penyebab Keracunan

Keracunan Makanan - Penyebab Keracunan

Apa Anda pernah mengalami keracunan makanan? Hati-hati saat memakan makanan atau meminum minuman. Meski Anda menganggap bahwa makanan dan minuman Anda telah aman, sikap berhati-hati tetap ada baiknya.



Pengertian Keracunan Makanan

Keracunan makanan bisa diartikan sebagai peristiwa terjangkitnya seseorang ataupun hewan dampak telah mengonsumsi makanan nan tercemar oleh racun. Definisi sederhana tersebut sedikit banyak memaparkan kenapa dan oleh apa, manusia atau hewan bisa mengalami keracunan oleh makanan.

Keracunan makanan ini juga kerap disebut sebagai penyakit bawaan makanan. Hal itu sebab kadang racun nan terkandung di dalamnya dapat saja muncul dari makanan itu sendiri dan bukan oleh faktor luar, seperti terpapar minyak tanah atau lain sebagainya. Pada saat mengalami keracunan, beberapa tanda nan akan muncul sebagai gejala keracunan, yaitu sebagai berikut.

  1. Pusing-pusing
  2. Badan terasa limbung
  3. Muntah-muntah
  4. Muka pucat
  5. Merasa mulas pada perut
  6. Buang-buang air besar
  7. Mual pada dada dan rongga perut atas
  8. Mengalami demam
  9. Menggigil kedinginan

Pada kasus-kasus keracunan oleh makanan ini bahkan kadang-kadang berujung pada kematian apabila tak ditangani secara cepat dan tepat. Hal ini terjadi sebab sifat racun pada makanan nan menjangkit dalam waktu 48 jam setelah makanan atau minuman itu diserap oleh tubuh Anda.



Keracunan Makanan - Penyebab Keracunan

Apa sebenarnya penyebab hingga keracunan makanan bisa terjadi? Tertuduh primer sebagai penyebabnya ialah bakteri. Bakteri bisa muncul pada makanan nan dihidangkan atau makanan nan disimpan.

Pada makanan nan terhidang, bakteri mungkin saja muncul pada makanan-makanan nan tak dimasak secara matang sempurna. Dengan begitu, bakteri akan muncul, hidup, dan berkembang di makanan terhidang nan seolah-olah justru menjadi media perkembangbiakannya.

Makanan nan disimpan harus memenuhi persyaratan di bawah 4