Laki-Laki Melahirkan di Global Film

Laki-Laki Melahirkan di Global Film

Laki-laki melahirkan , mungkinkah? Apa nan ada di benak Anda ketika mendengar ada laki-laki melahirkan? Niscaya Anda tertawa geli, bukan? Tuhan sudah memberi tanggung jawab kepada kaum perempuan buat memikul beban tersebut, bukan pada laki-laki. Dan ini sudah terjadi sejak pertama kali manusia diciptakan. Tuhan menghadiahi kaum perempuan sebuah rahim, organ loka anak-anaknya kelak hayati sebelum dilahirkan ke global ini.

Laki-laki tak mempunyai rahim sehingga laki-laki melahirkan ialah sebuah kemustahilan. Kehamilan dimulai ketika sel telur seorang wanita dibuahi oleh sel sperma milik pria. Proses ini biasanya terjadi setelah melalui proses terjadinya interaksi seks. Akan tetapi, kemajuan teknologi memungkinkan pembuahan dilakukan tanpa melakukan interaksi intim. Pembuahan justru dilakukan di dalamlaboratorium.

Secara fakta, belum pernah ditemukan kasus laki-laki melahirkan di global ini. Laki laki tak mengalami menstruasi, sebaliknya dengan perempuan. Ketika hamil, menstruasi pun berhenti buat sementara.

Kita tentu familiar dengan istilah “telat datang bulan”, bukan? Jika haid tak tepat waktu, kita bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan atau membeli alat tes kehamilan nan banyak terdapat diapotek. Nama kerennya ialah testpack .

Telur nan dibuahi akan membelah diri berulang kali dan tumbuh dengan cepat. Pertama menjadi embrio hingga delapan minggu pertama kehamilan. Lalu menjadi fetus atau disebut juga janin. Ini berlangsung hingga bayi terlahir ke dunia.

Selama masa kehamilan, jumlah darah dalam tubuh wanita meningkat sebanyak 30 persen. Denyut jantung pun bertambah cepat. Selain itu, payudara pun membesar dan di dalamnya berkembang kelenjar susu. Itu semua tak dialami oleh laki-laki sehingga akan menajdi kehebohan luar biasa jika ada laki-laki melahirkan anak di global konkret ini. Niscaya akan dilakukan penelitian besar-besaran jika hal ini terjadi. Dan orang-orang akan bergumam, “ Dunia sudah mau kiamat .”

Rahim ialah organ istimewa nan hanya dimiliki oleh perempuan. Jika kaum adam memiliki rahim juga, barulah ada kemungkinan laki-laki melahirkan juga. Dinding rahim ini biasanya akan mengalami penebalan jika sel telur telah dibuahi. Itulah cara rahim mempersiapkan diri menghadapi sebuah kehamilan.

Kapankah seorang bayi siap lahir ke dunia? Biasanya setelah berada di dalam rahim ibunya selama 38 hingga 42 minggu, seorang bayi siap buat menghirup udara luar. Menjelang kelahiran, bayi akan memutar posisi tubuhnya sedemikian rupa sehingga kepalanya mengarah ke leher rahim dan vagina. Jika tidak, maka dikatakan posisi bayi sungsang. Biasanya ini akan berimbas pada persalinan nan sulit dan berisiko. Tidak sporadis persalinan akhirnya dilakukan dengan cara operasi cesar.

Proses kehamilan membutuhkan kesabaran nan tinggi dari pihak Ibu. Kebanyakan dari kita niscaya meyakini kalau laki-laki akan sulit melakukan hal nan sama. Dengan keadilan-Nya, Tuhan tak membuat laki-laki melahirkan.

Jadi, fakta memang menunjukkan bahwa laki-laki melahirkan ialah suatu nan mustahil. Tuhan tak melengkapi kaum Adamdengan berbagai perangkat buat bersiap menghadapi kehamilan nan panjang dan menyiksa. Secara fisik, lelaki mungkin jauh lebih kuat dibanding perempuan. Namun laki-laki sepertinya akan sangat kesulitan menghadapi proses kehamilan nan berujung kelahiran.

Laki-laki tercipta dengan rasionalitas di kepalanya, sedangkan perempuan dengan emosi dan perasaan di dadanya. Jika ada laki-laki melahirkan, mungkin sulit bagi mereka buat “terhubung” dengan si buah hati seperti halnya perempuan.



Laki-Laki Melahirkan di Global Nyata

Apakah sahih ada laki-laki melahirkan di global nyata? Bukankah itu berarti menyalahi kodrat nan telah digariskan? Bukankah secara fisik itu ialah sesuatu nan mustahil terjadi di global ini? Benar, tapi ini ialah sebuah dispensasi sebab laki-laki nan dimaksud bukanlah laki-laki sungguhan. “Laki-laki” itu ialah seorang perempuan nan sudah memutuskan buat melakukan operasi transgender demi memuluskan keinginannya menjadi seorang laki-laki tulen. Dia bernama Thomas Beatie.

Thomas ini mempunyai nama orisinil nan indah, Tracy Lagondino. Ketika ingin menjadi laki-laki seutuhnya, dia melakukanoperasi transgender. Akan tetapi, Thomas tetap mempertahankan organ-organ reproduksinya sebagai seorang perempuan. Artinya lagi, “laki-laki” ini masih mempunyai rahim sehingga laki-laki melahirkan pun dapat terwujud.

Thomas menikah dengan seorang perempuan. Selama sekitar puluhan tahun, dia menjalani perawatan hormon testosteron. Pernikahannya berjalan lancar hingga akhirnya sang istri nan mengalami masalah dengan kandungannya terpaksa merelakan rahimnya diangkat. Jadi, mereka tak mempunyai kemungkinan buat mempunyai anak. Karena kondisi ini, Thomas mengambil alih peran istrinya dan memutuskan buat mengandung dan melahirkan. Maka, Thomas pun menjadi laki-laki melahirkan pertama di dunia.

Proses inseminasi protesis dipilih setelah melalui berbagai pertimbangan. Thomas mendapat sperma dari donor. Semuanya berjalan lancar hingga akhirnya Thomas benar-benar hamil. Maka laki-laki melahirkan pun terjadi. Seorang bayi perempuan hadir ke global dari rahimnya, menjadi topik mengejutkan bagi dunia. Thomas Beatie mencatatkan sejarah sebagai laki-laki melahirkan nan pernah ada.

Meski melakukan operasi transgender dan lebih nyaman hayati sebagai laki-laki, pada akhirnya ada saatnya juga Thomas alias Tracy ini menyerah pada kodratnya sebagai seorang perempuan. Ketika dihadapkan pada keadaan dilematis, dia akhirnya memilih buat melahirkan seorang bayi nan akan mewarnai kehidupan rumah tangganya. Memang, Thomas tak dapat menyusuibayinya dan dia sempat terganggu dengan fenomena itu. Akan tetapi, semuanya tak menjadi masalah sebab masalah ini dapat dipecahkan.

Karena menjadi laki-laki melahirkan pertama di dunia, Thomas harus rela hidupnya menjadi konsumsi publik. Dia harus menjalani anekawawancara dengan majalah kelas global seperti People , misalnya. Hanya saja Thomas alias Tracy ini tak bersedia menceritakan bagaimana dia melewati proses kelahiran putrinya. Apakah melalui operasi sesar atau menjalani persalinan normal? Namun media berspekulasi bahwa Thomas memilih buat menjalani operasi sesar dengan alasan nan lebih masuk akal.



Laki-Laki Melahirkan di Global Film

Siapa nan tidak kenal Arnold Schwarzenegger? Dia ialah bintang top Hollywood dengan sederet film nan berhasil secarakomersial. Film paling fenomenal dan lekat dengan sosok Arnold adalah Terminator yang dibuat berseri. Film ini laris manis di seluruh global dan membuat imej gagah kian lekat dengan Arnold. Tapi, apakah Anda tahu kalau Arnold pernah berperan sebagai seorang laki-laki melahirkan di film Junior?

Ivan Reitman ialah seorang pengarah adegan nan mempunyai ide tak biasa. Dia membuat film Junior nan bergenre lawak dan menggelitik. Betapa tidak? Ivan memilih Arnold nan gagah dan berotot itu menjadi laki-laki melahirkan! Padahal selama ini Arnold lekat dengan peran-peran jagoan atau sosok nan akrab dengan kekerasan dan ilmu beladiri. Kali ini, Ivan Reitman bermain-main dengan ide tak biasa, yaitu menghadirkan tokoh laki-laki melahirkan.

Adalah seorang dokter bernama Alex Hesse nan sedang melakukan penelitian terhadap satu jenis obat. Obat bernama expectane itu dirancang buat mengurangi angka keguguran pada kehamilan kaum hawa. Bekerja bersama mitranya nan diperankan Danny DeVito, Arnold menjadi dokter nan hampir putus asa. Penelitianmereka ditolak buat diujicoba pada manusia oleh FDA. Sementara pihak universitas pun berusaha menghentikan penelitian mereka. Akhirnya, Arnold terbujuk oleh Danny buat menjadi kelinci percobaan dari expectane. Begitulah.

Singkat cerita, sang dokter benar-benar hamil dan menjadi laki-laki melahirkan dalam waktu sekejap. Perubahan fisik Alex mulai terjadi, demikian juga kedekatannya dengan sang jabang bayi. Semua itu tak pernah diperkirakan sebelumnya. Alex bahkan menolak anjuran temannya buat menggugurkan kandungan resebut. Dia rela menjadi laki-laki melahirkan nan akan menghebohkan dunia. Jika Anda pernah menonton film Junior ini, tentu tahu betapa banyak kelucuan nan tercipta di film ini. Tontonan nan masih menghibur meski diproduksi tahun 1994.