Ingat, jangan membuat tokek stress!!

Ingat, jangan membuat tokek stress!!

Ternak tokek mulai diperhitungkan dalam global bisnis peternakan. Kenyataan menggiurkan membuat tokek banyak dicari orang.

Menjadi acum pengobatan tradisional sebab banyak bagian tubuhnya nan berguna buat kesehatan manusia. Dengan harga nan cukup tinggi dan minat pasar nan bagus, maka banyak orang mencoba mengembangbiakan tokek daripada harus berburu ke alam liar.



Pelihara Tokek

Walaupun tokek tahan lapar dan mampu menghadapi berbagai cuaca, tetapi tak mudah buat memeliharanya. Butuh sumber informasi nan memadai agar tokek dapat dikembangkan dengan baik. Hal ini menunjang keberhasilan bisnis tokek nan akan dijalani, meskipun hanya sekedar usaha sampingan.

Hukum rimba berlaku bagi hewan tokek nan memiliki sifat kanibal dan cukup agresif, apalagi tokek jantan dewasa. Jika tokek betina telah bertelur, segera pisahkan dan simpan dalam 1 kandang buat seekor tokek agar tak terjadi rebutan makanan. Cara ini mempercepat pertumbuhan dan pembesaran tokek.

Sebagian peternak tokek menyimpang satu tokek jantan bersama beberapa tokek betina. Berat mereka harus sama, sekitar 45 gram setiap ekornya. Jika terlihat ada tokek nan nisbi lebih besar ukuran tubuhnya, segera pisahkan buat menghindari persaingan makanan.



Kandang Tokek

Persaingan dalam satu kandang membuat tokek tak nyaman, sebab binatang ini mudah sekali terkena stress. Jangan memindah-mindah kandang, nan akan membuat dia tak betah dan selera makannya akan hilang.

Simpanlah kandang secara permanen di loka nan membuat tokek betah dan tetap merasa di alam. Cara ini mempercepat tokek beradaptasi, terutama jika kandang bersuasana gelap dan terbuat dari bahan kayu.

Tokek termasuk hewan noktural , artinya binatang nan selalu bersembunyi dan berada di loka gelap. Gunakan lampu berwarna merah buat penerangan kandang, sebab ada pendapat bahwa hewan ini tak bisa melihat rona merah. Jaga suhu kandang dengan thermometer, batas maksimal suhu ialah 90 derajat Fahrenheit .



Yang Harus Diperhatikan

Tokék (dalam bahasa Sunda) sering berganti kulit, terutama nan belum dewasa. Gejala pergantian kulit ini terdeteksi dengan perubahan rona kulit nan pudar dan berwarna keputih-putihan. Ketika hal ini terjadi, keadaan kandang harus lebih lembab dari biasanya, media stereoform sering digunakan media buat menjaga kelembaban kandang.

Apabila tokek telah berukuran sekitar 5 sampai 6 cm lebih, sebaiknya gunakan media pasir bersih, halus, dan berukuran sekitar 0,5 mm ke dalam kandang. Untuk tokek nan masih kecil, gunakan alas kertas koran atau handuk berbahan lembut.

Jangan gunakan pasir supaya tak tertelan nan beresiko pada kesehatan tokek kecil. Selain itu, hindari menyimpan batu karena memicu panas berlebih dalam kandang. Jagalah kebersihan kandang dan Buatlah kandang tokek senatural mungkin!



Ingat, jangan membuat tokek stress!!

Karena makanan jangkrik atau kroto , cicak kecil, ulat, dan serangga kecil lainnya tak akan membuat tubuh tokek cepat besar jika binatang ini tak nyaman. Gantilah air minum di dalam kandang antara 2-3 minggu sekali. Usahakan memberi kandang dan makanan mendekati habitat alami tokek.

Agar tokek tak melepaskan ekornya, seperti cicak. Peganglah bagian kepala tokek dari belakang. Usahakan jangan sampai digigit. Berilah makanan buat digigit sebelum memegang tokek. Cara tradisional melepas gigitan tokek biasanya dengan menyiramkan air hangat ke mulut tokek.

Masalah nan sering timbul dalam usaha ternak tokek ialah keadaan nan tak nyaman dalam proses pemeliharaan, terutama di kandang. Kematian tokek lebih banyak sebab stress lalu jatuh sakit.

Tokek dengan ukuran kisaran 3 ons atau ukuran 400 gram, banyak diekspor ke Hongkong dan Cina. Tentunya dengan harga jutaan rupiah setiap ekor. Sebelum dikirim ke luar negeri, tokek di- oven terlebih dahulu agar khasiat dalam tubuh tokek terjaga baik.

Memang tidak mudah buat membudidayakan tokek, hingga banyak orang nan hanya melakukan penangkaran saja. Tetapi dengan komoditas tokek nan laku keras di pasar domestik dan perdagangan luar negeri, bisnis tokek ini masih memberi peluang luas buat ditekuni.

Tips Memilhara Tokek.

Memeliohara tokek nan baik harsu memperhatikan banyak aspek, bsia dari keadaan lingkungannya, keadaan loka tinggalnya, makan minumnya dan banyak hal. Disini ada beberapa hal nan perlu di perhatikan dalam memelihara tokek yaitu:

  1. Kondisi kandang. Kandang buat tokek dapat mengunakan aquarium nan cukup besar . dan pada atas atapnya dapat mengunakan jala dari dawai dengan ukuran lubang nan tak besar. Toko berjalan merambat pada dinding atau loka berjalannya jadi tak usah kuatir tokek bakalan meloncat keluar. Kecuali tutupnya terbuka maka tokek akan merambat keluar. Untuk bahan kandang dapat juga mengunakan bahan dari kayu atau tripleks.

Untuk memelihara tokek kita tak dapat mencampurkan menjadi satu antara tokek jantan dewasa dengan pejantan nan lain dalam satu wadah nan mana disitu juga ada tokek betina, pemisahan itu mempunyai tujuan supaya tokek jantan tak saling besaing mendapatkan betina sehingga mereka saling bunuh. Dan nan rugi kita juga akhirnya sebab kehilangan peliharaan kita.Dan umumnya buat membuahkan hasil atau mengadakan perkawinan kita bsia mencampurkan 1 ekor tokek jantan bersama beberapa ekokr tokek betina dengan ukuran nan sesuai.

Ukuran nan sinkron di loka ini ialah buat menjaga pertumbuhan dari tokek itu sendiri satu sama lain. sebab tokek nan tak sama besar hayati dalam satu kandang pola makannya berbeda, tokek nan besar akan memakan lebih banyak makanan daripada nan keci sehingga akan menggangu pertumbuhan dari tokek nan masih kecil. Pemisaha nan ada supaya tokek homogen beratnyadapat tumbuh dengan merata. Dan buat reproduksi juga harsu di perhatikan dari besar tokek, tokek nan belum cukup umur tak boleh dikwainkan sebab bsia berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan si tokek.

  1. Alas Kandang. Alas kandang nan digunakan harus mengunakan media nan sinkron dengan umur tokek, media nan baik buat alas kandang ialah mengunakan media pasir. Media pasir bsia digunakan pada tokek nan sudah dewasa, media pasir haruslah higienis dan higenis dengan ukuran nan halus. Sedangkan pada tokek nan masih kecil tak boleh mengunakan media pasir buat kandangnya sebab dapat membahayakan tokek dimaan pasir dapat tertelan ketika dia merayap diatasnya. Tokek nan masih kecil tak dapat membedakan mana makanan dan mana pasir. Untuk medianya dapat kita gunakan handuk atau kain dan jangan lupa buat selalu dibersihkan kandangnya.
  2. Pengaturan Suhu. Suhu pada kandang tokek harus kita perhatikan, kita bsai memasang termometer buat mengetahuinya. tak diperkenankan mengunakan lampu sama sekali didalam kandang. Kandang ada baiknya dibiarkan dalam kondisi nan gelap supaya tokek tak strees sebab terkena sinar lampu terus menerus. Tokek nan strees akan kehilangan nafsu makan dan minum sehingga tokek akan cepat mati. Kalau m emang dipasang lampu sebaiknya dipasang lampu yangberwarna merah dengan ukuran watt kecil, tokek mempunyai sifat tak bsia mengetahu lampu berwarna merah. Dan jangan meletakan benda nan bsia menyimpan panas semisal batu dalam kandang.
  3. Perlindungan. Tokek merupakan hewan nan hayati dimalam hari, dan bergerak saat hari mulai gelap. Untuk didalam kandang sebaiknya kita memberikan konservasi pada katak dengan membuatkan rumah protesis nan berupa lubang atau kotak. Dapat kita untuk dari karton maupun kayudengan ukuran nan cukup besar supaya tokek dapat sembunyi ketika siang hari.
  4. Pelepasan kulit. Tokek ialah binatang reptil, sebagaimana reptill lainnya tokek juga mengalami pergantian kulit. Untuk berapa banyak waktu tokek ganti kulit semua tergantung dari pertumbuhan dan umur si tokek. Tokek nan masih muda lebih mudah ganti kulit daripada tokek nan sudah tua, sebab tokek muda mengalami pertumbuhan menuju dewasa. Kondisi kandang harsu diperhatikan ketika tokek mengalami pergantian kulit, kelembaban nan ada harsu sinkron dan mempunyai kelembaban nan cukup tinggi.
  5. Menyediakan minuman. Jangan lupa menyediakan minum bagi tokek, walaupun tokek mempunyai asal dari lingkungan nan tak basah alias kering kita juga perlu memperhatiakn hal ini.
  6. Menyiapakan makanan. Untuk makanan tokek nan baik lebih baik memberikan makanan berupa ulat, cacing, jangkrik maupun anak tikus nan masih kecil. Itu supaya nutrisinya selalu terjaga sehingga bisa tumbuh dengan baik.

Selamat mencoba!