Pengobatan Medis Osteoporosis

Pengobatan Medis Osteoporosis

Tulang ialah jaringan hayati dan bisa mematahkan dan memperbaiki diri, seperti semua jaringan. Tapi usia mengurangi kemampuan rekonstruksi, sehingga ruang (lubang kecil) dalam tulang dan mengurangi densitas. Tulang menjadi ringkih dan patah penyebab (retak) di pinggul atau penekanan di vertebra.

Tulang terdiri kolagen, kalsium dan protein, kekurangan ini juga menyebabkan osteoporosis. Tulang belakang, pinggul dan pergelangan tangan nan paling terpengaruh oleh patah tulang disebabkan sebab osteoporosis. Meskipun semua tulang kerangka juga rentan terhadap patah tulang sebab osteoporosis.

Penyakit tulang pada manusia kini makin banyak ragamnya. Selain itu, penyakit ini tak lagi menyerang pada mereka nan sudah berusia lanjut. Karena pada saat ini banyak juga orang nan berusia muda sudah mengalami keluhan dan gangguan terkait masalah tulang mereka.

Banyak hal nan menjadi penyebab penyakit tulang pada manusia ini. Di antaranya ialah sebab pola makanan nan makin banyak makanan kurang sehat nan masuk ke dalam tubuh. Sehingga makanan ini berpotensi menimbulkan masalah pada kesehatan tulang manusia, seperti menimbulkan kekeroposan atau juga pengapuran tulang.

Penyakit tulang pada manusia juga dapat disebabkan oleh konduite kurang sehat manusia itu sendiri. Padatnya aktivitas baik di lingkungan kerja atau pendidikan, banyak menyita waktu manusia. Sehingga banyak dari mereka nan tak sempat buat melakukan olah raga. Padahal olah raga ialah salah satu cara buat menjaga kesehatan tulang dan tubuh manusia.



Osteoporosis

Salah satu jenis penyakit tulang pada manusia ialah osteoporosis. Jenis penyakit tulang ini dulu hanya menyerang kalangan lanjut usia saja. Namun seiring waktu, kini osteoporosis dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang jenis usia.

Osteoporosis sendiri ialah sebuah peristiwa dimana tulang berkurang kepadatannya dan menjadi keropos. Akibat dari terjadinya osteoporosis ini ialah tulang menjadi mudah retak bahkan dapat patah. Dan gangguan ini digolongkan ke dalam gangguan fisiologik.

Gejala osteoporosis tak melihat kecuali patah tulang, setelah nan ada ialah rasa sakit nan konkret nan memancar ke bagian lain dari tubuh. Pada osteoporosis, penyembuhan membutuhkan waktu lebih lama dan dalam proses tersebut, dapat patah beberapa tulang lainnya.

Kondisi ini tak bisa disembuhkan sepenuhnya, namun bisa dicegah dan dikelola. Pencegahan akan membantu meningkatkan kepadatan tulang dan kekuatan, sedangkan deteksi dini dan pengobatan tepat waktu bisa mengurangi risiko patah tulang masa depan.



Pengobatan Medis Osteoporosis

Osteoporosis bisa menyerang siapa saja, meskipun diamati lebih banyak pada wanita menopause. Hal ini tak dapat disembuhkan tetapi bisa dikelola dengan kombinasi pengobatan medis dan perubahan gaya hayati beberapa.

Lantas apa nan harus dilakukan, buat mencegah agar seseorang tak terkena penyakit tulang pada manusia seperti ini? Ada beberapa langkah nan dapat dilakukan, khususnya buat menghindari bahaya osteoporosis ini. Beberapa langkah nan dapat dilakukan diantaranya ialah :

  1. Banyak mengkonsumsi makanan nan mengandung kalsium. Pada saat ini juga sudah banyak beredar di pasaran, jenis minuman susu nan dikhususkan buat meningkatkan kadar kalsium dalam tubuh. Mengkonsumsi susu jenis ini sangat disarankan buat menambah jumlah kalsium nan masuk melalui makanan.
  2. Olahraga secara rutin. Jenis olah raga nan sinkron buat mencegah osteoporosis ialah jenis olah raga menggunakan beban, seperti angkat barbel atau juga angkat besi. Selain itu, bagi pekerja di kantor nan memiliki gedung bertingkat, naik turun tangga secara rutin setiap hari sangat bagus buat melatih kekuatan tulang.
  3. Bagi mereka nan dalam kondisi khusus, seperti ada kelainan bawaan atau sebab usia, osteoporosis dapat disikapi dengan mengkonsumsi beberapa obat nan sudah ditentukan oleh dokter. Tentu takaran nan diminum tak boleh melebihi atau kurang dari nan dianjurkan.

Dan inilah lebih lengkapnya penanganan pada osteoporosis.



Hormon Terapi (HT)

Terapi ini membantu buat mencegah kehilangan tulang dan patah tulang dan kepadatan tulang meningkat. Hal ini dikenal buat membantu dalam mencegah osteoporosis pada wanita pasca-menopause. Estrogen berbasis obat nan sering diresepkan oleh dokter. Progesteron juga rutin diberikan dalam kombinasi dengan estrogen Namun, terapi hormon tak cocok buat semua orang, dan diketahui menyebabkan beberapa imbas samping.



Resep Obat
  1. Raloxifene (Evista): Ini termasuk dalam kelas obat nan disebut modulator reseptor estrogen selektif (SERM). Ini memiliki sifat penyembuhan nan sama seperti estrogen dikurangi imbas samping dari peningkatan risiko kanker payudara dan kanker rahim.
  2. Bifosfonat: Kelompok obat membantu meningkatkan kepadatan tulang di tulang belakang dan pinggul dan mengurangi risiko patah tulang dengan menjaga massa tulang dan menghambat kerusakan tulang.
  3. Teriparatide (Forteo): Obat ini memiliki sifat serupa hormon paratiroid dan digunakan buat mengobati osteoporosis pada wanita pasca-menopause dan laki-laki. Tidak seperti terapi lain nan mencegah kehilangan tulang lebih lanjut, teriparatide merangsang pertumbuhan tulang baru.
  4. Kalsitonin: Hormon ini diproduksi oleh kelenjar tiroid dan membantu buat mengurangi keropos tulang. Pada beberapa pasien diketahui buat memberikan donasi nyeri dari fraktur kompresi pada tulang belakang. Hal ini baik diberikan melalui suntikan atau sebagai semprot hidung.
  5. Strontium ranelate: Obat ini mendorong pertumbuhan jaringan tulang baru dan berguna bagi wanita dengan gejala menopause, sebab menurunkan kemungkinan tulang patah.


Nutrisi dan Suplemen

Suplemen gizi seperti kalsium dan vitamin D biasanya diresepkan buat memastikan efektivitas maksimum dari terapi obat. Asupan kalsium, protein, dan vitamin D membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.



Nutrisi dan Faktor Gaya Hayati

Diet seimbang nan kaya akan kalsium dan protein akan membantu buat membuat tulang kuat dan mengurangi kemungkinan dari tulang rentan. Susu, produk susu berbasis, diperkaya kalsium jus jeruk dan salmon ialah beberapa makanan nan kaya kalsium nan bisa dikonsumsi. Membatasi asupan alkohol dan merokok juga bermanfaat dalam mengobati osteoporosis.

Beberapa latihan menahan beban seperti naik sepeda stasioner, berjalan atau jogging akan membantu mengurangi kemungkinan patah tulang nan terkait dengan osteoporosis. Program latihan khusus, di bawah supervisi medis, bisa membantu dalam rehabilitasi setelah patah tulang. Berolahraga juga akan membantu dalam menjaga berat badan nan baik, sebagai atas atau di bawah berat badan lebih lanjut memperburuk osteoporosis.



Program Terapi Fisik Alternatif

Weighted kypho-orthosis (WKO) ialah terapi fisik baru nan telah dirancang buat mengurangi sakit punggung, postur kegunaan dan mengurangi risiko jatuh pada pasien dengan osteoporosis. Weighted kypho-orthosis ialah mesin dengan bobot nan ringan terpasang dan dipakai setiap hari selama 30 menit di pagi dan sore hari, dan sementara melakukan latihan kembali ekstensi. Meskipun, pengobatan ini masih dalam masa pertumbuhan, telah menunjukkan beberapa pemugaran nan signifikan pada pasien nan menderita osteoporosis.



Terapi Psikologis dan emosional

Banyak pasien penyakit tulang pada manusia rentan pula terhadap depresi sebab penyakit tulang mempengaruhi gerakan dan cenderung meningkatkan ketergantungan pada orang lain. Hal ini krusial buat memastikan dukungan terus menerus sebab akan membantu dalam mengurangi perasaan terisolasi dan depresi. Dan kembali kepada rumusan kondusif tentang kesehatan. Jaga sebaiknya, demi keluarga Anda juga.