Menginap di Kuta Beach Lombok

Menginap di Kuta Beach Lombok

Siapa bilang Indonesia cuma punya satu pantai kuta? Masyarakat global memang sudah kenal dengan pantai Kuta di pulau Bali. Tapi tahukan Anda kalau di Lombok juga ada sebuah pantai nan juga dinamai pantai Kuta? Jika belum mengenalnya, maka ulasan berikut akan membantu Anda menambah wawasan serta pilihan kawasan berwisata pantai nan menarik. Tentu saja bukan hanya wisata buat diri sendiri saja, tapi juga bersama rombongan keluarga, teman, rekan bisnis dan lainnya.

Supaya tak membingungkan, biasanya di peta atau buku pedoman wisata, nama pantai ini diberi tambahan pantai kuta Lombok. Anda dapat menikmati pantai ini sambil bermalam di hotel Kuta Beach Lombok . Inilah nan menjadikan kawasan wisata pantai ini juga dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Loka wisata dengan fasilitas penginapan seperti salah satunya hotel termasuk pilihan para wisatawan nan menyukai menginap di loka wisata kunjungan mereka beberapa hari.



Pantai Merica Berpasir Hitam

Pantai nan ada di kawasan Lombok Selatan ini memang berbeda total dengan Pantai Kuta di Bali. Selain nuansanya nan sangat tenang dan higienis (karena tak banyak dikunjungi turis), pasir pantainya juga berwarna hitam seperti merica. Karena itu, pantai ini oleh penduduk setempat juga dinamai Pantai Merica. Terkesan unik memang, namun itulah istilah nan biasanya dijadikan salah satu bentuk mudah mengingat pengunjung terutama masyarakat setempat.

Pemandangan di sekitar pantai dipenuhi oleh bukit karang dengan latar belakang pepohonan kering dan gersang. Kalau waktunya matahari terbit atau tenggelam, pantai ini ramai dikunjungi orang. Kebanyakan penduduk setempat nan mengajak keluarganya bermain. Meski sporadis dikunjungi para turis, tapi wisatawan domestik beserta penduduk setempat masih bisa menikmati suasana pantai dengan senangnya. Hal itu juga menunjukkan bahwa kawasan wisata nan dijaga kelestariannya tentu akan menarik dan menyenangkan bagi para pengunjungnya walau bukan turis manca negara.

Pantai ini sangat cocok buat Anda nan ingin menghindari kebisingan dan mendambakan suasana tenang. Kawasannya juga masih cukup asri, sehingga pandangan Anda tak akan terhalang gedung atau bangunan bertingkat tinggi seperti di Bali. Wajar saja kenyataan gedung atau bangunan tersebut menjadi perhatian tersendiri di loka wisata ini. Sebab, seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi mempengaruhi gaya hayati manusia.

Beragam bangunan mulai memadati bagian-bagian dari muka bumi ini, mulai dari huma pertanian, perikanan hingga kawasan wisata sekalipun. Jadi, ini menjadi salah satu bagian krusial nan hendaknya diwaspadai dan diantisipasi dengan bijaksana oleh pemerintah utamanya. Karenanya, krusial adanya kolaborasi nan baik antara masyarakat setempat dengan pemerintah. Tujuannya bukan sebatas memajukan kawasan wisata di sekitar loka tinggalnya, tapi juga buat kesejahteraan hidup.

Kawasan wisata hendaknya dijaga dengan baik dan dikembangkan sinkron kebijakan penjagaan kelestarian alam. Oleh sebab itu, majemuk kenyataan nan ada, hendaknya menjadi evauasi semua pihak agar wisata nan belum dikenal ataupun sudah dikenal oleh banyak orang mampu berkembang dengan baik. Misalnya saja pantai ini mungkin kurang bagus buat para backpacker . Alasannya yaitu karena tak dilewati kendaraan umum. Satu-satunya jalan ialah membawa kendaraan pribadi atau menyewa mobil di kota Mataram.

Jarak tempuhnya sekitar tiga jam dan jalannya juga kurang begitu bagus. Tapi begitu sampai kawasan Kuta Beach Lombok, lelah Anda akan hilang seketika sebab melihat pemandangan pantai nan sangat indah. Namun demikian, ini salah satu kondisi nan hendaknya dijadikan perhatian agar jalan menuju loka wisata ini semakin disesuaikan dengan kondisi pantainya. Jika jalan nan dilalui nyaman serta mudah dijangkau, tentu para pengunjung akan semakin tertarik. Semua tergantung pada kebijakan serta kemauan masing-masing pihak dengan kerjasama nan baik.



Menginap di Kuta Beach Lombok

Anda nan berencana menghabiskan waktu beberapa hari di pantai Kuta Lombok, dapat memilih beberapa penginapan di sekitar pantai. Cuma sebab ada di loka “terpencil”, fasilitas nan disediakan penginapan-penginapan itu tak terlalu banyak. Wajar saja, jumlahnya terbatas serta belum dikembangkan secara maksimal. Tentunya beberapa waktu ke depan, jika dikembangkan kawasan wisatanya, maka penginapan pun akan meningkat dengan sendirinya.

Salah satu hotel nan ramai dikunjungi sebab fasilitasnya cukup memadai ialah hotel Novotel Lombok. Hotel Novotel Lombok cukup mencolok sebab dapat dibilang inilah satu-satunya hotel international di sekitar Kuta Beach Lombok. Hotel nan mampu memberikan layanan nyaman serta sinkron asa pengunjung kawasan wisata, tentu akan ramai dan mendapat untung dalam jumlah cukup banyak. Oleh sebab itu, interaksi antara pemilik usaha penginapan dengan kawasan wisata hendaknya makin dijalin secara baik.

Bentuk bangunan hotel ini mirip rumah adat Sasak. Selain itu, Anda dapat langsung menikmati pemandangan pantai dari ventilasi hotel. Hotel ini dapat ditempuh sekitar 5 menit berkendara dari pantai. Fasilitas lengkap mulai dari Kamar AC, Bath-tub , TV Satelit, Kamar Luas, dan sebagainya, dapat didapatkan di sini. Hotel ini berupaya agar para pengunjung nan menginap di sana nyaman serta menyukai fasilitas maupun pelayanan nan disediakan. Tujuannya tentu buat meningkatkan pemasukan hotel serta semakin mengenalkan pantai ini kepada para wisatawan.

Kalau budget Anda terbatas buat ke hotel ini, tentunya para pengunjung juga dapat memilih penginapan kelas melati nan ada di sekitar pantai. Fasilitasnya memang tak banyak, tapi penginapan ini cukup higienis dan nyaman ditinggali. Oleh sebab itu, tak ada salahnya Anda serta para pengunjung lainnya menyesuaikan kemampuan. Hal terpenting ketika berwisata ke pantai ini yaitu menikmati suasana pantai dengan nyaman. Loka menginap nyaman dan sinkron dengan planning menjadi tujuan selanjutnya.

Adapun beberapa alternatif nan dapat Anda pilih jika hendak memilih hotel lainnya buat menginap, diantaranya ialah Kuta Latif Hotel, Matahari Inn, atau Surfer Inn. Harga nan ditawarkan cukup terjangkau, bervariasi antara 100 sampai 300 ribu rupiah per malamnya. Jadi, silakan mempersiapkan diri sebelum berangkat ke kawasan wisata ini.

Mengetahui estetika wisata pantai di Lombok ini tentu saja diharapkan mampu mendorong kita buat menjaga kelestarian alam negeri ini. Alam tak hanya dimanfaatkan buat wisata saja, tapi juga melindungi kehidupan manusia. Interaksi manusia dengan alam sangat erat, karenanya krusial bagi semua pihak buat memperhatikan juga upaya pengembangan loka wisata serta kebijakan nan telah ditetapkan.

Meski kawasan pantai ini belum dikenal banyak para wisatawan, seharusnya dijadikan penilaian semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat, daerah hingga warga setempat. Intinya semua pihak bekerja sama dengan maksimal, agar loka wisata pantai ini semakin baik dan harum namanya di seluruh wilayah dalam negeri dan luar negeri. Segala potensi kawasan wisata pantai ini telah diketahui, karenanya dibutuhkan upaya pemugaran serta pengembangan nan profesional.

Semoga ulasan ini juga menjadikan pencerahan kita terhadap alam maupun kebijakan berkaitan dengan kelestariannya meningkat dari waktu ke waktu. Selamat menikmati estetika Kuta Beach Lombok! Silakan menjaga kelestarian dan pengembangan wisatanya.