Khasiat Bunga Melati

Khasiat Bunga Melati

Bunga melati ialah kembang nasional Indonesia. Bentuknya kecil mungil, putih, dan baunya wangi. Melati sering juga menjadi satu inspirasi bagi orang-orang kreatif. Inspirasi itu tertuang baik dalam lagu maupun dalam beberapa cerita. Selain sebagai penghias lagu, cerita, dan sebagai nama anak gadis nan manis, melati merupakan salah satu kembang multikhasiat. Selain sebagai kembang tabur, melati dapat dijadikan bahan dasar pembuatan minyak wangi, kosmetik, farmasi, karangan bunga, campuran teh, dan tanaman obat. Bunga melati pun kerap dijadikan pelengkap beberapa tradisi daerah Indonesia, misalnya dalam upacara perkawinan.



Bunga Melati - Lambang Kesederhanaan

Eratnya keterikatan kembang melati dengan tradisi di Indonesia tak terlepas dari makna filosofis melati. Ya. Bunga melati memang merupakan lambang kesederhanaan. Kesederhanaan ini tampak pada tanaman melati nan tumbuh liar serta berbunga kecil sehingga melambangkan kesederhanaan. Sederhana dalam pertumbuhannya sebab tak membutuhkan perawatan nan sangat rumit, sederhana ketika menata bentuk pohonnya sehingga menghasilkan satu pemandangan pohon melati nan indah, sederhana cara berbunganya.

Selain bentuknya kecil, kembang melati memiliki rona nan terbilang tak neko-neko , putih dan bersih. Hanya itu. Rona putih ini melambangkan kesucian serta keelokan budi. Melati sangat harum, namun tak menusuk. Aroma lembut ini seolah mengisyaratkan kelembutan, kenyamanan, dan ketenangan. Hal inilah nan membuat melati mempunyai daya tarik tersendiri. Melati menjadi lambang wanita nan anggun, tak banyak tingkah tetapi memberikan kebaikan nan begitu banyak. Tidak salah kalau melati dipilih menjadi kembang nasional Indonesia.

Bandingkan dengan merawat kembang lain, anggrek, umpamanya. Perawatan ekstra harus diberikan agar anggrek ini bisa berbunga dengan baik dan bunganya dapat dilihat lebih lama. Tetapi anggrek tak dapat dimakan. Tidak seperti melati. Harganya pun lebih mahal dibandingkan dengan melati. Melati seolah tak dianggap sebagai kembang nan mahal dan melambangkan sesuatu nan menaikkan derajat pemiliknya. Tetapi sepertinya melati tak cemburu dengan semua itu. Ia tetap berbunga dan tetap memberikan manfaatnya kepada manusia.

Satu hal nan harus diperhatikan, yaitu taraf polusi nan dialami oleh bunga melati . Kalau taraf polusi terlalu tinggi, keharumannya menjadi berkurang. Masih belum ada penelitian taraf khasiat melati nan terlalu banyak menyerap polusi terutama buat melati nan ditanam di pinggir jalan atau melati nan dijadikan pagar hayati di depan ataupun di belakang rumah. Kemungkinan mealti seperti ini tak dianjurkan buat dikonsumsi baik secara langsung maupun sebagai bahan campuran teh.

Kalau melati akan digunakan buat bahan campuran teh, sebaiknya melati ditanam di loka nan jauh dari polusi dan tak terpapar oleh zat beracun lainnya. Hal ini selain akan menghindarkan dari kemungkinan ada zat nan akan membahayakan tubuh manusia, juga buat menjaga keharuman melati itu sendiri. Tidaklah lucu kalau minum teh melati tetapi tak berbau melati.

Selain itu, melati tergolong sebagai salah satu tumbuhan nan tak memerlukan perawatan khusus. Masa berbunga tumbuhan satu ini pun tak bergantung musim serta periode tertentu. Ya. Melati berbunga sepanjang tahun. Tidak heran jika kembang ini sering dijumpai dalam berbagai upacara tertentu. Dalam hal pernikahan, melati nan dirangkai menjadi penghias rambut pengantin wanita malah dipercaya dapat mempercepat jodoh orang nan mengambilnya tanpa izin sang pengantin wanita. Mitos ini tentu saja hanya sampai mitos semata dan tak dapat dipercaya. Kalau dipercaya, maka hal itu dianggap sebagai kesyirikan nan sangat dilarang dalam agama.



Kandungan Bunga Melati

Bunga melati memiliki nama latin Jasminum sambac . Bunga ini sering pula disebut jasmine. Di balik bau serta warnanya nan khas, melati memiliki beberapa manfaat. Manfaat melati tersebut tak lepas dari zat kimia nan dikandungnya. Bunga dan daun melati mengandung benzyll, indol, dan livalylacetaat . Kandungan ini ternyata sangat berguna buat kehidupan manusia. Melati memang dapat dikatakan salah satu tumbuhan nan diberkahi. Kecil, indah, harum, mudah menanam dan merawatnya, serta penuh manfaat. Manusia hendaknya dapat bercermin dari kembang satu ini. Bahwa hayati itu harus memberikan banyak kegunaan kepada orang lain dan lingkungan serta tidak harus banyak menuntut.



Khasiat Bunga Melati

Kesederhanaan serta keharuman kembang melati telah menjadikan melati putih sebagai puspa bangsa. Berikut ini merupakan beberapa khasiat kembang melati.

Mengobati Luka Gigitan Binatang

Selain harum, kembang melati berkhasiat buat menyembuhkan luka dampak gigitan binatang. Misalnya, bengkak dampak gigitan lebah. Caranya pun cukup mudah. Bunga melati diremas-remas hingga lumat. Setelah lumat, tempelkan di bagian tubuh nan terluka. Diamkan hingga mengering. Kalau masih juga terasa sakit, oleskan lagi. Tidak perlu merasa risi sebab melati tak mengandung zat nan akan membahayakan tubuh manusia. Agar terhindar dari kotoran, sebaiknya melati itu dicuci terlebih dahulu. Bagaimanapun melati terpapar debu dan kotoran ketika berada di alam terbuka.

Mengatasi Mata Merah

Mata merah merupakan salah satu gangguan nan cukup serius. Mata merah dapat terjadi dampak kurang tidur maupun iritasi. Jangan khawatir! Bunga melati dapat mengembalikan estetika mata Anda. Rebuslah 6 gram kembang melati. Kemudian, minum air rebusan tersebut atau gunakan sebagai tetes mata. Cara penggunaannya pun tak terlalu lama. Tiga hari saja sudah cukup buat meredakan sakit mata. Rasanya dingin dan harum melati juga dapat menjadi aroma terapi nan menenangkan pikiran sehingga tidur pun menjadi lebih nyenyak.

Mengatasi Insomnia

Belakangan, tidak bisa tidur sudah merupakan bagian dari gaya hidup. Akan tetapi, hal ini berdampak tak baik bagi kesehatan. Tubuh akan mudah lemas dan imunitas tubuh juga mudah menurun. Kalau tubuh lemas dan imunitas tubuh menurun, flu dan penyakit dampak kuman lainnya mudah menyerang. Kalau hamper setiap minggu diserang oleh flu, maka kehidupan sehari-hari tentunya niscaya terganggu. Tidak saja diri sendiri nan merasa tak enak hati, orang lainpun akan merasa tak enak hati berdekatan dengan orang nan sakit-sakitan.

Oleh karena itu, atasilah tidak bisa tidur sejak dini. Gangguan tidak bisa tidur juga dapat membuat berbagai penyakit berat seperti jantung dan darah tinggi juga mudah menyerang. Tidak hanya itu, kondisi kejiwaan dan kondisi mental niscaya juga terganggu. Emosi mudah tersulut dan bila hal ini berlangsung lama, maka interaksi dengan orang lain niscaya juga akan ikut terganggu. Bila hal ini terjadi, pekerjaan niscaya akan menjadi korban. Keluarga juga akan ikut terpengaruh dan global terasa sangat sempit dan penuh dengan konflik. Semua itu hanya berawal dari kesulitan buat tidur atau insomnia.

Obatnya ialah tumbuklah 1 hingga 1,5 gram akar pohon melati nan sudah dicuci bersih. Tambahkan air matang pada tumbukan tersebut. Kemudian, saring air akar melati dan minumlah sebelum tidur. Lakukanlah beberapa hari dan perhatikan apa nan terjadi. Kalau belum juga berhasil, coba buat mandi air hangat sebelum tidur dan tidurlah tak terlalu malam. Kondisi ini mungkin akan membaik seiring dengan keteraturan jam tidur.

Menghentikan ASI nan Berlebihan

Ibu nan baru melahirkan memang memerlukan persediaan ASI bagi perkembangan bayi. Namun, ASI nan berlebih pun ternyata kurang baik. Rasa sakit nan sangat mengganggu niscaya tak akan menyenangkan. Salah satu cara buat menghentikan ASI berlebih ialah menggunakan daun melati. Tumbuklah satu genggam daun melati hingga halus. Setelah halus, tempelkan di seputar buah dada setiap pagi menjelang mandi.

Demam dan Sakit Kepala

Sakit kepala ialah salah satu penyakit nan sangat menyebalkan. Obatnya mungkin dapat menggunakan melati. Remas-remaslah 1 genggam daun bersama 10 kuntum kembang melati. Setelah cukup lumat, rendam campuran di dalam rantang. Kemudian, gunakan air rendaman tersebut buat mengompres dahi. Lakukan selama beberapa hari.

Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan salah satu teror kematian. Oleh karena itu, obati demam berdarah dengan cepat. Salah satunya ialah menggunakan daun melati dan belimbing. Rebuslah 1 genggam daun melati bersama 1,25 gram belimbing dalam 250ml air. Tunggu hingga mendidih dan menyisakan air rebusan sekitar 1 gelas. Saringlah air rebusan dan biarkan hingga dingin. Minumlah 8 gelas perhari selama 3 hari berturut-turut.

Itulah beberapa khasiat melati. Bunga melati benar-benar menjadi satu kembang nan penuh keberkahan. Kecil tapi sangat berguna bagi umat manusia.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!