Cara Sederhana Mengatasi Kulit Kering dan Bersisik

Cara Sederhana Mengatasi Kulit Kering dan Bersisik

Bagaimana cara mengatasi kulit kering ? Salah satu masalah kulit nan sering kita alami ialah kulit kering dan bersisik. Kondisi kulit kering dan bersisik menjadi masalah sebab menghalangi kita buat tampil sempurna.

Bagi para wanita, masalah kulit kering ini seringkali dianggap sangat serius sebab sangat mengganggu kesempurnaan penampilan paras mereka. Banyak wanita, bahkan rela mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah buat mengatasi masalah tersebut.

Salon-salon dan beauty center juga memanfaatkan kondisi tersebut buat meraup laba. Mereka menawarkan berbagai perawatan buat mengatasi kulit kering dan bersisik.

Seringkali, wanita terjebak cacat bahwa masalah kulit kering dan bersisik hanya dapat diatasi dengan perawatan menggunakan produk-produk perawatan kulit mahal atau melakukan perawatan di salon.

Sejatinya, kulit kering ialah suatu kondisi nan biasa terjadi. Meski sangat mengganggu, terutama dalam hal penampilan. Namun, tak harus selalu diatasi dengan membeli dan menggunakan produk perawatan nan mahal harganya atau pergi ke salon mahal.

Sesungguhnya, cara mengatasi kulit kering dan bersisik dapat dilakukan sendiri di rumah. Hal itu tentunya akan menghemat pengeluaran. Bahkan menghindari imbas samping nan mungkin terjadi jika menggunakan produk-produk perawatan mahal nan belum tentu terjamin keamanannya.



Penyebab Terjadinya Masalah Kulit Kering dan Bersisik

Untuk mengetahui cara mengatasi kulit kering, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa nan menjadi penyebabnya. Secara umum, penyebab masalah kulit kering dan bersisik adalah:



1. Faktor genetik atau keturunan

Kondisi atau keadaan kulit seseorang dapat saja dipengaruhi oleh kondisi kulit orang tua atau anggota anggota keluarga nan lain. Sederhananya, jika orang tua memiliki kulit nan kering, maka anak akan memiliki kemungkinan buat mewarisinya.



2. Pola makan

Kurangnya asupan nutrisi, terutama nan didapat dari sayuran akan menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik. Terlebih lagi jika dibarengi dengan pola makan nan buruk.



3. Kondisi dari struktur kulit

Jika kondisi kelenjar kulit tak bisa memberikan lubrikasi nan cukup terhadap kulit. Maka kulit akan terkena kehilangan cairan tubuh nan akan mengakibatkan kulit menjadi kering dan bersisik.



4. Faktor lingkungan

Udara dingin, gambaran sinar matahari nan terlalu lama, polusi, asap rokok atau nan lainnya bisa dengan mudah menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik.



5. Adanya suatu penyakit di dalam tubuh maupun kulit

Beberapa penyakit diketahui bisa mengakibatkan kulit menjadi kering dan bersisik.



6. Pemakaian obat-obatan tertentu

Pemakaian obat-obatan eksklusif akan mengakibatkan kulit menjadi kering. Hal ini bisa dipengaruhi oleh kandungan nan terdapat dalam obat tersebut.



Cara Sederhana Mengatasi Kulit Kering dan Bersisik

Ada beberapa cara mengatasi kulit kering nan dapat dipraktekkan sendiri di rumah, yaitu sebagai berikut.



1. Gunakan sabun spesifik buat wajah

Sabun mandi umumnya mengandung bahan eksklusif dan memiliki taraf keasaman nan berbeda nan tak sinkron dengan kebutuhan kulit wajah. Sehingga bisa menyebabkan kelembapan kulit paras terkikis bila digunakan.

Sabun paras telah diformulasikan secara khusus. Tujuannya, agar sinkron buat tekstur kulit paras nan cenderung lebih sensitif dibandingkan kulit tubuh.

Di samping itu, sabun paras juga tersedia buat kulit kering nan telah diberikan bahan spesifik nan bisa memberikan kelembapan kepada kulit wajah.



2. Jangan terlampau sering mambasuh paras dengan air

Untuk sementara, memang membasuh paras dengan air akan memberikan kelembapan dan membuat kulit lebih bersih. Tetapi, semakin sering membasuh paras dengan air justru akan membuat kelembapan alami kulit terkikis.

Akibatnya, kulit akan menjadi kering. Terutama setelah air nan menempel di paras kering sempurna.

Jika terpaksa harus membasuh paras dengan air, setiap kali akan melakukan shalat misalnya. Ada baiknya kemudian diikuti dengan pekamaian pelembap paras nan sesuai. Hal itu akan membuat kelembapan kulit senantiasa terjaga.



3. Masker paras dengan masker alpukat

Alpukat diketahui mengandung banyak Vitamin E nan merupakan salah satu nutrisi krusial nan sangat dibutuhkan oleh kulit. Fungsinya, yaitu buat menjaga kesehatan dan kondisinya.

Untuk membuat masker alpukat caranya cukup sederhana. Hanya cukup menyediakan buah alpukat secukupnya, kemudian ambil daging buahnya saja. Blender atau lumat daging buah alpukat tersebut hingga benar-benar halus lalu oleskan ke wajah.

Diamkan selama kurang lebih 15 hingga 20 menit. Lalu, bilas dengan air dingin. Jika tak tersedia alpukat, saat ini sudah ada beberapa produk masker jadi nan mengandung sari alpukat, Anda dapat menggunakannya.

Di samping itu, kegunaan nan terkandung dalam buah alpukat juga dapat Anda dapatkan dengan cara mengkonsumsinya secara rutin.



4. Minum cukup air putih

Dehidrasi kulit ialah kondisi di mana kulit kurang mendapatkan cairan nan menjadi satu penyebab primer terjadinya masalah kulit kering dan bersisik. Meminum air putih setidaknya dua liter setiap hari akan membantu mencegah terjadinya masalah tersebut.

Di samping itu, kebutuhan tubuh akan cairan juga akan terpenuhi. Dianjurkan pula buat meminum segelas air putih sebelum tidur buat mencegah terjadinya dehidrasi.

Meskipun demikian, kita juga tetap harus menghindari atau mengurangi minuman nan mengandung kafein, alkohol, maupun pengawet. Karena bahan-bahan tersebut diketahui bisa memberikan akibat buruk, baik terhadap tubuh maupun kulit.



5. Konsumsi bahan makanan nan mengandung beta karoten tinggi

Beta karoten ialah suatu jenis mineral nan berfungsi sebagai antioksidan serta sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Fungsinya, yaitu buat membantu mempercepat proses regenerasi kulit. Blewah, wortel, labu, atau sayur-sayuran nan berwarna oranye diketahui mengandung beta karoten cukup tinggi.



6. Menggunakan pelembap wajah

Kelembapan kulit dapat dengan mudah didapatkan hanya dengan menggunakan pelembap. Hal tersebut menjadi sangat krusial buat dilakukan oleh orang nan selalu beraktivitas di ruangan berpendingin udara atau nan senantiasa terpapar sinar matahari langsung.

Tetapi, pelembap nan digunakan haruslah nan sinkron dan aman. Jika menggunakan produk pelembap paras nan tak sinkron dengan jenis dan kebutuhan kulit. Dapat saja muncul rasa gatal, panas, perih bahkan timbul jerawat.

Di samping itu, pilihlah produk pelembap nan sudah lulus uji badan POM. Hindari pula pelembap paras nan mengandung retinoid dan pengharum nan hiperbola sebab justru akan merusak struktur alami kulit.



7. Keringkan dan bersihkan residu sabun dan air

Air nan digunakan buat mandi, umumnya mengandung beberapa mineral nan jika tak dilap dengan higienis akan menempel di kulit dan menimbulkan imbas kering. Pun demikian dengan residu sabun.

Meski sudah diformulasikan buat kulit wajah, tetapi busa nan menempel jika tak dibasuh dan dilap dengan higienis justru akan membuat kulit paras kering.



8. Gunakan handuk dengan lembut saat mengusap wajah

Meski saat mengelap paras harus menggunakan handuk, tetapi ada baiknya kita memperhatikan cara nan benar. Saat menggunakan handuk pada wajah, sangat dianjurkan buat tak mengusapkannya melainkan cukup dengan mengusapkannya secara perlahan.



9. Jangan terlampau sering mandi menggunakan air hangat

Mandi dengan air hangat, terutama saat cuaca dingin memang sangat enak. Di samping itu, air hangat juga bisa membantu memulihkan stamina dan memberikan relaksasi kepada otot-otot tubuh setelah seharian beraktivitas.

Tetapi, buat kulit paras dianjurkan buat tetap menggunakan air dingin. Karena telah diketahui bahwa air panas atau hangat bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik.