Mengefektifkan Email

Mengefektifkan Email

Pada masa sekarang ini, siapa sih orang nan nggak dapat bikin email . Bahkan anak-anak nan baru duduk di bangku sekolah dasar saja bisa, terutama mereka nan tinggal di kota besar. Bagi sebagian besar orang, email ialah “angkutan umum”. Tak punya email berarti tidak dapat “jalan-jalan” dengan bebas di global maya. Begitu katanya. Benarkan?



Manfaat Bikin Email

Bagi nan sudah memiliki email atau bahkan nan belum, pernahkan kita bertanya tentang kegunaan bikin email. Toh, kita dapat saja “jalan-jalan” di global virtual tanpa harus punya email. Tak ada kewajiban bahwa kita harus memiliki email. Tak ada hukuman bila kita tak bikin email. Intinya, semuanya diserahkan kepada kita.

Namun, memang akan lebih baik bila kita bikin email sebab ternyata email memiliki beberapa kegunaan sebagai berikut.



Email memiliki fungsi nan sama dengan rumah

Kita tidak diharuskan buat memiliki rumah, toh kita dapat menyewa. Sama halnya dengan kita tidak diharuskan bikin email toh dapat “pinjam” email saudara atau teman bila kita butuh. Namun, akan lebih menyenangkan bila kita memiliki rumah sendiri bukan. Sama halnya dengan email, akan lebih menyenangkan bila kita bikin email pribadi. Kita memiliki bukti diri atau “tempat tinggal” di global maya nan bila kita perlu dapat kita singgahi.



Email sebagai “jembatan” penghubung

Bikin email buat menciptakan jembatan penghubung antara kita dengan global luar. Bila kita seorang penulis, kita tidak perlu repot-repot menge- print beratus-ratus halaman naskah buat kita kirimkan ke penerbit. Kita cukup mengirimkannya lewat email. Lebih praktis dan menghemat kertas bukan. Bila kita ingin berkirim surat kepada kawan, tidak perlu repot-repot menunggu beberapa hari agar surat kita sampai sebab dengan email kita dapat mengirimkannya sekarang dan langsung tiba seketika itu juga.



Email buat melamar kerja

Bagi kita nan belum memiliki pekerjaan, bikin email juga dapat digunakan sebagai wahana mencari kerja, misalnya dengan menjadi follower salah satu blog pencari kerja nan setiap blog tersebut di- update maka kita akan dikirimi email pemberitahuan. Menyenangkan bukan.

Ketiga kegunaan pokok dari kegiatan bikin email di atas masih dapat dijabarkan satu per satu lagi. Intinya, bikin email memang sesuatu nan krusial bagi kita pada zaman sekarang ini. Terutama bagi kita nan sering “berkunjung” ke global maya, rasanya tak afdol bila tak bikin email .



Cara Bikin Email

Ternyata, ada juga nan masih bingung dengan cara bikin email. Ada nan proses bikin email-nya dibantu oleh saudara atau teman dan si pemilik hanya tinggal memakai, ada juga nan menggunakan email nan sudah ada misalnya email milik saudaranya dan saudaranya tersebut bikin email baru lagi.

Padahal, bikin email ialah sesuatu nan sangat mudah dan dapat dilakukan siapa saja. Beberapa langkah berikut ini mungkin dapat membantu, yaitu sebagai berikut.



1. Pilih email nan akan kita gunakan

Ibarat membeli rumah nan harus memilih tipenya, pun dengan email. Secara umum, kita mengenal yahoomail dan gmail. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya:

Kelebihan Bikin Email di Gmail

  1. Kita dapat memfilter email nan masuk sehingga email-email nan kita anggap krusial akan langsung masuk ke dalam kotak nan sudah kita sediakan sebelumnya.
  2. Bila kita ingin melampirkan file pada email kita, gmail dapat dengan mudah diajak “kompromi” dan sporadis “rewel”.
  3. Saat koneksi internet lambat, gmail tak dapat menggunakan fitur nan biasa, dan biasanya kita akan memilih fitur lama.

Kelebihan Bikin Email di Yahoomail

  1. Lebih dikenal oleh masyarakat atau dapat dibilang lebih populer.
  2. Tidak ada fasilitas “filter” seperti pada gmail.
  3. Bila kita ingin melampirkan file , proses attach files cenderung lama, terlebih bila koneksi internet sedang tak bersahabat.

Sebagai pengguna, kita bebas memilih gmail atau yahoomail nan akan kita pakai saat bikin email. Namun, akan lebih baik bila kita memiliki dua-duanya.



2. Klik www.gmail.com atau www.yahoomail.com

Pilih salah satu atau dua-duanya. Setelah masuk, klik “buat akun baru”. Tunggu beberapa saat.



3. Kenali tujuan bikin email buat membuat username

Selanjutnya, kenalilah tujuan kita membuat email. Untuk apa? Hanya sekadar basa-basi atau memang buat tujuan serius? Bila hanya buat main-main, tentu kita dapat membuat username sesuka hati, misalnya: cew_cantik, wanita_sholehah, gundam_seed, naruto_xxi, dll.

Namun, bila tujuan kita bikin email ialah buat hal-hal serius maka sebaiknya kita menggunakan nama orisinil atau resmi, misalnya: dewi_sari, fita_dewi, sari.dita, dll. Jadi, jangan sembarangan membuat username sebab semuanya harus disesuaikan dengan tujuannya.



4. Membuat password nan aman

Bila email kita berisi data-data penting, tentu sangatlah riskan bila kita hanya memiliki password seadanya. Itu sebabnya pastikan kita membuat password email dengan aman. Password email nan kondusif ialah pedoman antara huruf, angka, dan tanda baca.

Biasanya kita akan mendapatkan informasi apakah password yang kita untuk tersebut sudah kuat atau masih lemah. Satu lagi sehubungan dengan password , jangan mencatat password di kertas atau note HP. Sebaiknya kita hafal di luar kepala sebab bagaimanapun juga password adalah pintu misteri nan seharusnya hanya pemiliknya nan tahu.



5. Isilah data-data lainnya sinkron petunjuk

Setelah mengisi beberapa data nan diminta maka email Anda sudah selesai dibuat. Anda dapat segera menggunakan email tersebut. Biasanya email pertama nan masuk ke dalam kotak surat akan datang dari penyedia layanan nan Anda gunakan buat bikin email.



Mengefektifkan Email

Agar email nan kita untuk efektif maka sebaiknya setelah bikin email, kita tidak serta merta “pergi” begitu saja. Beberapa hal nan dapat kita lakukan buat mengefektifkan email, ialah sebagai berikut.



1. Sering kita buka, setidaknya sekali sehari

Dengan sering membuka email, kita akan terhindar dari hal-hal seperti lupa password atau username . Pun, kita tak akan ketinggalan dengan berita-berita krusial nan mungkin diberitahukan lewat email kita.



2. Jangan membuka email aneh

Mungkin beberapa di antara kita sering atau pernah mendapat kiriman email kosong dari teman atau seseorang baik nan kita kenal atau tidak. Lebih baik kita tak membukanya. Atau bila memang kita sudah terlanjur membukanya maka sebaiknya kita tak mengeklik link- nya. Link nan disertakan dalam email kosong tersebut ialah virus nan dapat membahayakan email kita.



3. Sering periksa spam

Sering-seringlah memeriksa spam karena dapat jadi email krusial “terdampar” di sana. Bila memang ada email krusial nan ada di spam , setting- lah agar buat selanjutnya email tersebut dapat masuk ke inbox . Caranya sangat mudah, cukup mengeklik tombol “not spam” nan ada di atas.



4. Mengganti password email sesekali

Sekalipun email kita sudah cukup aman, namun tak ada salahnya bila kita mengganti password email kita sesekali. Tiga bulan sekali atau mungkin enam bulan sekali ialah waktu nan dapat dikatakan tepat buat mengganti password email.

Email ialah rumah dan kendaraan kita di global maya. Bila kita sanggup bikin email, kita juga harus sanggup merawatnya.