Beberapa Cologne Pilihan

Beberapa Cologne Pilihan

Mencoba buat memilih Parfum dan Cologne terbaik memang merupakan perkara nan sulit, sulit tentu saja apabila Anda tak mampu membedakan antara keduanya. Dan mengapa anda harus memiliki Parfum, di mana di sisi lain Andapun merasa punya kepentingan buat memiliki Cologne? Ini sebab Anda memiliki prioritas tentang sisi wangi apa nan akan di keluarkan pada saat berhadapan dengan orang lain.

Mencium dengan baik ialah sama pentingnya dengan terlihat baik. Bahkan nan terbaik dari baju dan make-up tak dapat menutupi bau badan, nan mungkin menjadi penyebab rasa malu pada saat bersosialisasi. Pada era ini, wewangian tak seperti masa lalu, nan hanya disediakan kepada nan mau membayar mahal, wewangian di era ini begitu banyak tersebar luas, dan terjangkau dalam berbagai jenisnya.

Entah nan tersedia dalam berbagai bentuk, seperti deodoran, body mist, parfum, cologne, atau sekedar misik, dan minyak nan di semprotkan berbarengan dengan saat ironing pakaian.

Beberapa pilihan nan tersedia sering membuat kita menjadi bingung. Apa sih eau de toillete? Apa sih eau de parfum, dan apasih eau de cologne? Artikel ini mencoba buat membantu Anda dalam pilihan Anda, dengan menjelaskan disparitas antara parfum dan cologne.



Variabel nan Membedakan Parfum dari Cologne

Parfum dan cologne keduanya memiliki komponen nan sama, apa nan membuat cairan parfumberbeda ialah persentase dari komponen ini. Disparitas konsentrasi menentukan berapa lama bau tetap dan seberapa mahal aroma tersebut.

1. Keberadaan minyak Esensial : Disparitas primer antara kedua ialah persentase dari minyak esensial. Parfum memiliki konsentrasi nan lebih tinggi dibandingkan dengan minyak cologne. Dalam parfum, konsentrasi umumnya sekitar 30-40%. Cologne mengandung kurang konsentrasi minyak esensial, cairan parfummemiliki minyak hanya sekitar 2-5% dalam campuran.

2. Rasio Alkohol dan Air : Dalam parfum, 30% ialah minyak esensial, dan residu 70%, 95% ialah alkohol dan 5% ialah air. Demikian pula, dalam cologne, 1-3% ialah minyak esensial dan air nan tersisa, 80% ialah alkohol dan 20% adalah.

3. Layered dan Non-Layered Fragrance : Parfum memiliki wewangian berlapis. Ada 3 lapisan dalam parfum, yaitu notasi atas, notasi tengahdan , notasi dasar. Notasi atas atau notasi ringan ialah apa nan kita dapatkan rasa bau nya segera setelah di aplikasikan pada kulit atau pakaian.

Lapisan kedua ialah notasi tengah atau notasi hati, aroma notasi ini mengangkat seiring dengan waktu dan akhirnya notasi dasar, nan bisa tercium setelah sekitar 30 menit dari aplikasi. Cologne, di sisi lain, ialah aroma berlapis tunggal di luar dari notasi nan ada.

4. Tahan Lama : Karena parfum memiliki konsentrasi nan lebih tinggi dari aroma, cairan parfum bertahan lebih lama daripada cairan cologne. Sebuah parfum kecil disemprotkan pada titik-titik pada nadi bisa berlangsung 8-20 jam dan kadang-kadang bahkan lebih dari itu, tergantung pada kualitas parfum.

Karena cologne merupakan koloid notasi nan diencerkan, maka hanya akan berlangsung selama 2-3 jam dan harus terus di pakai kembali setiap beberapa jam. Anda harus menggunakan cologne lebih dari parfum jika sahih benar membutuhkan sisi light seperti hendak mengambil sesuatu nan tertinggal di luar rumah, dan hanya menginginkan pelayanan wangi nan 1-2 jam saja.

Sementara pilihlah parfum jika kebutuhan pengenalan Anda lebih lama dari 1-2 jam saja, secara relatif.

5. Pengemasan :Perbedaan lain antara cologne dan parfum dalam kemasan. Parfum biasanya datang dalam botol mewah, dalam berbagai bentuk dan warna, sedangkan cologne biasanya datang dalam botol kaca nan sederhana.

6. Disparitas Harga : Komponen nan paling mahal dari aroma apapun ialah minyak esensial. Karena, parfum mengandung konsentrasi tinggi dari minyak ini, cairan parfum akan jauh lebih mahal daripada cologne. maka dari itu, parfum biasanya dua kali lipat harga cologne. Harga parfum pun dapat lebih tinggi lagi tergantung pada merek.

Cairan parfum memang sudah di golongkan menjaid titik pembeda primer antara parfum dan cologne, dan selebihnya dapat Anda abaikan. Termasuk, syahdan ada semacam keyakinan bahwa bahwa parfum hanya buat wanita dan cologne buat pria, hal ini tak sepenuhnya benar. Jikalau dipaksakan hendak di cari, memang ada disparitas nan sangat tipis antara wewangian buat pria dan wanita.

Pria biasanya suka aroma musky, sementara wanita lebih memilih wewangian buah. Karena wanita seperti aroma lebih kuat, cairan parfumlebih memilih parfum, sementara, pria suka aroma sedikit lebih ringan.

Parfum memiliki bau nan kuat, nan bisa menjadi terlalu kuat buat pria dengan rasa lebih ringan. Oleh sebab itu, pria menggunakan percikan cologne, setelah bercukur, dll Namun, tak ada disparitas nan jelas seperti itu.

Kedua parfum dan cologne, bisa dipakai oleh laki-laki maupun perempuan. Hati-hati, buat tak berlebihan, orang-orang di sekitar Anda mungkin tak memiliki rasa nan sama.

Ini hanya masalah preferensi Anda, jika Anda suka wewangian nan kuat dan tak memiliki kesabaran buat terus mengoleskan aroma, maka Anda niscaya akan memilih parfum. Jika Anda ialah salah satu dari sedikit beruntung nan alergi terhadap parfum atau jika aroma memabukkan nan kuat terlalu kuat buat Anda, percikan beberapa cologne buat keseharian Anda sendiri.



Beberapa Cologne Pilihan
  1. Cool Water oleh Davidoff Bicara rayuan, Ini seksi, canggih, dan niscaya menular.
  2. Acqua Di Gio oleh Giorgio Armani dari kayu wewangian, Armani ialah cologne terbaik nan bisa Anda miliki. tak konvensional, menggoda, dan layak
  3. The Code oleh Giorgio Armani Syahdan merupakan kejahatan buat tak memilikinya di lemari! Campuran lemon dan bergamot membuatnya terasa sangat menenangkan bagi para pria dan wanita
  4. Dior Homme oleh Christian Dior. Apakah Anda benar-benar orang nan santai, atau orang nan sibuk? Jika ingin nan serba formal sinkron dengan gambaran Andamaka Dior Homme ialah pilihan nan tepat.
  5. Energize oleh Hugo Boss Sebuah perpaduan antara buah dan bau kayu 'memberikan energi' indra, dan bersama-sama menciptakan sensualitas.
  6. Eternity oleh Calvin Klein Pakailah ini kapan saja di siang hari, Karena syahdan ini ialah cologne terbaik buat laki-laki muda, memiliki tekstur wangi nan halus, namun efektif, dan percayalah, ini ialah pilihan nan 'scent'sible!
  7. Le Male oleh Jean Paul Gaultier Hanya melihat botol nya saja akan memberitahu Anda bahwa hayati bukan hanya hitam atau putih, tetapi itu ialah campuran dari keduanya. Menghibur namun menawan, La male ialah selebaran terbaik dari JPG.
  8. BLV oleh Bvlgari, Maskulinitas kadang merupakan konsep nan menjengkelkan. BLV dengan perasan buah beraroma kayu. Memberikan gambaran baru pada maskulinitas nan lebih canggih dan sedikit angkuh.

Dan terdapat pula jenis cologne nan dapat Anda miliki, selain parfum dan cologne nan telah Anda koleksi sebelumnya.

  1. Polo Sport oleh Ralph Lauren
  2. Gift Pour Homme oleh Versace
  3. Light Blue oleh Dolce & Gabbana
  4. Ferrari Black oleh Ferrari buat Pria
  5. Starwalker oleh Mont Blanc
  6. Artisan oleh John Varvatos
  7. Fierce oleh Abercrombie
  8. Tokyo oleh Kenzo
  9. L'eau D'Issey by Issey Miyake
  10. M7 oleh Yves Saint Laurent