Tips Membersihkan Sepatu Converse

Tips Membersihkan Sepatu Converse

Berdasarkan fungsinya, sepatu ialah barang nan digunakan sebagai alas kaki. Alas buat melindungi kaki dari hubungan langsung dengan tanah atau jalan nan akan diinjak. Trend bersepatu tiap tahun, bahkan tiap bulannya selalu berubah dengan cepat. Belum mencoba model nan satu sudah datang model lain sehingga sering muncul perkataan "udah gak zaman lagi". Akan tetapi ada satu merek sepatu nan tetap keren dari dahulu sampai sekarang: Converse.

Di Indonesia, dikenal satu merk sepatu dari luar nan telah teruji kualitas, model, dan taraf keawetannya. Siapa tak mengenal sepatu ini? Sepatu berbahan kain dan karet ini banyak diminati para penggandrung sepatu.

Setiap orang hampir pernah membeli, memakai, dan setidaknya melihat sepatu ini. Sepatu bertali ini modelnya sederhana. Sejak kemunculannya hingga sekarang nyaris tak ada perubahan model mencolok. Adapun model-model baru nan dimodifikasi sedemikian rupa dengan kombinasi rona mencolok, gambar-gambar, pelaksanaan kain batik, serta aksen robek-robek. Namun, bentuk dasarnya nyaris serupa.

Converse bisa dikatakan sebagai sepatu paling netral. Cocok buat gaya apa saja. Cocok dipadankan dengan rok maupun celana. Pemakainya pun boleh siapa saja. Mulai kalangan anak-anak, remaja, dewasa, bahkan kalangan nan sudah berumur.

Tidak dipungkiri bahwa status sosial seseorang bisa dilihat dari apa nan dia kenakan. Meskipun demikian, pemakai sepatu ini tak melulu dari kalangan atas. Semua orang bisa memakainya. Sepatu ini dengan sendirinya sudah menjadi simbol martabat gaya berpakaian remaja. Selain buat sekolah, sepatu ini dapat digunakan ke mana saja. Uniknya, ada beberapa orang nan sengaja tak mencuci sepatunya berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Kadang sepatu nan baru dibelinya pun sengaja dikotori. Katanya, semakin tampak dekil, semakin gaya, semakin fashionable, semakin rock n roll, dan masih banyak semakin-semakin lainnya. Entah apa nan mendasari pandangan itu sebab pada umumnya bagus itu higienis dan terawat. Sepatu ini seperti ada pengecualiannya sendiri buat dinilai gaya. Sekali lagi entah atas dasar apa pandangan tersebut, namun demikianlah kenyataannya –seolah berlomba-lomba dan beradu dekil buat dinilai gaya–.

Sepatu ini memang termasuk sepatu nan harganya agak mahal, berkisar di atas Rp 100.000,-. Namun, harga tersebut menjadi terasa murah sebab terbayar oleh taraf keawetannya. Kembali lagi, selain awet, memakai sepatu ini bisa berarti gaya dan gaul.



Sejarah Converse

Merek sepatu ini berasal dari Amerika Serikat. Adalah Marquis Mills Converse, nan membuka pabrik sepatu pada tahun 1908. Saat itu usianya baru menginjak akhir 30-an. Awalnya, ia menjabat sebagai seorang manajer di sebuah perusahaan produksi sepatu dan sandal terkemuka. Namun kemudian ia berpikir buat memulai usahanya sendiri dengan membuka pabrik sepatu beralas karet di Massachusetts.

Fokus produksi pabrik sepatu ini ialah buat membuat sepatu beralas (sol) karet bagi semua kalangan, baik pria, wanita, maupun anak-anak. Dua tahun setelah dibuka, pabrik ini telah membuat 4.000 pasang sepatu setiap harinya. Selanjutnya di tahun 1915, pabrik ini mulai memproduksi sepatu spesifik olahraga tenis lapangan.

Di tahun 1917, perusahaan ini mulai membuat sepatu permainan bola basket nan disebut “all-star basketball shoes”. Perusahaan sepatu ini berpikir buat memproduksi sepatu nan alasnya tak licin sehingga memudahkan para pemain basket buat bermanuver lincah di lapangan. Adalah Charles H. “Chuck” Taylor, seorang pemain basket nan melayangkan komplain pada perusahaan ini sebab sepatu ini membuat kakinya sakit.

Dengan gagasan-gagasan gemilang, perusahaan ini mempekerjakan Chuck sebagai duta sepatu basket dan tenaga penjual nan tugasnya mempromosikan sepatu jenis itu ke seantero Amerika Serikat. Jadilah model sepatu Converse nan paling populer, yakni sepatu dengan tali dan logo “All Star” di sampingnya. Sepatu tersebut populer dengan nama sepatu “Chuck”.

Perusahaan sepatu ini semakin hari semakin sukses. Produksi utamanya ialah sepatu olahraga (terutama sepatu basket). Di tahun 1941, Amerika Perkumpulan terlibat Perang Global II. Sebagaimana perusahaan-perusahaan besar saat itu, perusahaan ini juga ingin terlibat dalam memproduksi barang terkait dengan militer. Oleh sebab itu, diproduksilah berbagai keperluan militer nan dlengkapi karet, seperti alas kaki, pakaian, dan baju pelindung.

Tahun 1950 - 1960 ialah masa keemasan perusahaan ini. Sepatu ini menjadi gaya hayati dan simbol pergaulan anak muda Amerika Serikat. Para selebriti semasa itu bahagia menggunakan sepatu ini; begitu juga dengan para remaja SMA dan atlet basket. Masa jaya perusahaan ini berakhir di tahun 1970-an. Di tahun-tahun tersebut, muncul pesaing-pesaing baru, seperti Nike, Puma, Adidas, dan Reebok. Dengan desain nan lebih modern, mereka merebut pasar pabrik sepatu ini.

Akhirnya di tahun 2001, perusahaan ini mengalami kebangkrutan total. Lantas perusahaan dagang ini diakuisisi oleh Mardsen Cason dan Bill Simon. Dengan donasi beberapa orang pakar di bidang desain, promosi, dan manajemen, perusahaan ini hanya butuh waktu 2,5 tahun buat kembali bersinar. Perusahaan ini menjadi satu dari 7 perusahaan produksi sepatu terbesar di dunia.



Model-Model Sepatu Converse

Seiring perkembangannya, ada banyak model sepatu nan telah diproduksi oleh perusahaan sepatu ini. Inilah beberapa di antaranya:



1. Sepatu basket Chuck Taylor (All Star)

Inilah sepatu legendaris nan desainnya banyak sekali ditiru oleh perusahaan-perusahaan produksi sepatu lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri. Sepatu ini identik dengan sepatu jalan alias walking shoes di kalangan anak muda, padahal sebenarnya sepatu ini ialah sepatu basket nan nyaman sekali dipakai berlarian di lapangan basket. Asal mula sepatu model ini telah dijelaskan di atas.



2. Sepatu “The Weapon”

Seperti sepatu Chuck, sepatu ini juga merupakan sepatu basket. Diproduksi sejak tahun 1986, sepatu ini didesain memiliki 2 warna, dan disesuaikan dengan rona simbol tim basket nan menggunakannya. Keunikan sepatu ini ialah konstruksi kulit di sepasang tubuhnya, termasuk di dalam tumit. Ini menyebabkan sepatu “The Weapon” semakin nyaman digunakan buat bermain basket. “The Weapon” sendiri terdiri dari beberapa seri, seperti seri “The Weapon classic”, “The Loaded Weapon”, “The Weapon 86”, dan “The Weapon EVO”.



3. Sepatu-Sepatu Desain Spesial

Sepatu-sepatu desain spesial ialah jenis sepatu nan dibuat buat memenuhi tuntutan fashion. Contoh dari sepatu ini ialah sepatu Chuck nan dibuat tinggi menutupi betis, bahkan diberi tumit tinggi bagi para wanita. Sepatu desain spesial biasanya dibuat spesifik buat image tokoh atau karakter tertentu, seperti Super Mario, Dr. Seuss, dan Ozzy Osbourne.



Tips Membersihkan Sepatu Converse

Konon, sepatu ini terlihat semakin keren jika semakin kotor. Akan tetapi tak ada salahnya jika Anda membersihkan sepatu ini sesekali. Karena terbuat dari kanvas, dibutuhkan teknik spesifik dalam membersihkannya. Cara membersihkan sepatu Chuck berikut ini dapat Anda coba praktikkan:

  1. Campurkan 1 sendok baking soda, 1 sendok cuka, dan 1 sendok air panas. Aduk sampai bercampur dan mengental. Jika sepatu Anda berwarna putih, teteskan sedikit cairan pemutih. Namun hindari mengoleskan cairan pemutih pada sol karet sebab menyebabkan sol cepat rusak.

  2. Lepas tali sepatu Anda agar pembersihan lubang-lubang tali dan lidah sepatu semakin mudah. Siram sepatu pada genre air hangat-hangat kuku sampai airnya menyerap.

  3. Dengan sikat gigi bekas, oleskan campuran nan telah Anda untuk ke kanvas sepatu. Sikat dengan arah melingkar. Tambahkan cairan campuran sinkron kebutuhan Anda.

  4. Jika sudah selesai, kembali siram sepatu Anda dengan air hangat-hangat kuku buat menghilangkan residu baking soda dan cuka. Jika masih terlihat kotor, ulangi proses penyikatan lalu siram lagi.

  5. Jemur sepatu di loka nan terkena sinar matahari langsung, tetapi hindari menjemur di tengah hari saat matahari benar-benar terik. Setelah benar-benar kering, pasangkan kembali tali sepatu Anda.

Itulah informasi seputar sepatu Converse dan cara merawatnya. Semoga bermanfaat!