Cara Membuat Sepatu Dengan Bahan Kulit

Cara Membuat Sepatu Dengan Bahan Kulit

Tahukah Anda bagaimana cara membuat sepatu ? Sepatu merupakan kelengkapan atau kebutuhan manusia nan diperuntukkan sebagai alas kaki agar kaki tetap kondusif saat berada di luar ruangan. Sepatu memiliki fungsi nan beragam, namun secara generik digunakan buat keperluan disaat eksklusif terutama saat tak berada di dalam ruangan. Ada berbagai cara membuat sepatu dengan segala jenis dan ukuran-ukuran tertentu. Artikel singkat kita kali ini akan membahas tentang proses pembuatan sebuah sepatu.

Sebagai pelindung kaki dari benda-benda tajam dan hal-hal nan mengganggu lainnya saat seseorang berada di luar ruangan, sepatu telah menjadi salah satu kebutuhan dasar apabila dihubungkan dengan taraf gerak masyarakat di global saat ini. Dari mulai pelajar, pekerja kantoran, pejabat, masyarakat kecil maupun menengah, kalangan atas dan selebritas, siapapun niscaya pernah menggunakan sepetu dalam berbagai kesempatan dan keperluan.

Dewasa ini sepatu tak lagi dianggap sebagai keperluan tambahan, ia merupakan salah satu perlengkapan nan dikenakan dan sudah menjadi gaya hayati bagi beberapa penggunanya. Hal ini pun berdampak pada industri sepatu nan terus tumbuh, sebab mendapat respon nan sangat besar dari masyarakat. Berbagai merek dari brand nan biasa hingga brand terkenal dapat kita temui pada sentra-sentra atau toko-toko sepatu di seluruh dunia.

Perkembangan industri sepatu tak terlepas dari banyaknya penggemar, terutama kaula muda nan ingin mendapatkan penampilan lebih dengan menggunakan sepatu pada setiap kegiatannya. Mulai dari sekolah, ke mal, taman, dan atau sekedar buat keperluan jalan-jalan, sepatu selalu setia menemani.

Secara garis besar, bagian-bagian sepatu terdiri dari sol, hak, kap, tali, dan lidah. Sepatu atau disebut juga alas kaki memiliki peranan krusial bukan saja dalam hal menambah kesan elegan dalam sebuah penampilan, namun juga akan memberikan keamanan pada kaki kita sendiri. Disamping itu, nan tidak kalah krusial adalah, sepatu akan menambah nilai budaya pada seseorang, sebab dengan memakai sepatu, ia menunjukkan penghargaan pada bagian ditubuhnya sendiri.




Sejarah Awal dan Perkembangan Sepatu

Ada beberapa fase sejarah nan terjadi dalam perkembangan sepatu sebagai salah satu kebutuhan manusia. Tercatat bahwa, produksi sepatu nan telah menggunakan sol karet dibuat oleh manusia sejak tahun 1800. Pada saat itu, sepatu ini dinamakan dengan Plimsolls.

Sepatu Keds pertama sekali diproduksi pada tahun1892 oleh sebuah perusahaan sepatu karet. 16 tahun kemudian salah satu jenis sepatu dari merk ternama sekarang ini, yaitu Converse sukses didirikan. Menurut sejarah, sepatu Converse didirikan oleh Marquiz M. Converse nan kemudia menjadikan sepatu ini menjadi ikon mode sepatu di Amerika bahkan dunia.

Sejak saat itu, sepatu dengan berbagai jenis dan merk terus mengalami perkembangan, trend nya mengikuti perkembangan zaman dan dikondisikan dengan kebutuhan pasar. Perkembangan teknologi juga berpengaruh pada kualitas serta kuantitas sepatu nan diproduksi. Banyak sekarang kita temukan proses pembuatan sepatu menggunakan kecangihan tekonologi, dengan bentuk dan bahan nan moderen, tentu harganya juga melambung tinggi.

Sepatu-sepatu nan dibandrol dengan dengan harga mahal, menyajikan kualitas terbaik, Terbuat dari komposisi bahan-bahan terpilih dan melalu proses nan ketat. Diketahui beberapa beberapa jenis sepatu harganya bahkan mencapai jutaan rupiah. Selain tahan lama, sepatu ini juga dapat dipakai sebagai verifikasi kelas sosial pada komunitas maupun perkumpulan-perkumpulan tertentu.

Walau saat ini penggunaan sepatu dengan bahan dasar kulit binatang sangat dilarang, bahkan tidak jarang, seseorang nan menggunakan sepatu dari kulit binatang mendapat protes, ini tak mengurangi minat seseorang buat membeli jenis sepatu dari bahan seperti ini. Sepatu nan dibuat dari kulit binatang dipercaya lebih kuat dan tahan lama. Selain kulit binatang, sepatu nan diproduksi saat ini kebanyakan berbahan dasar kulit sintetis, kets atau kanvas.

Untuk menambah kesan rapi, orang nan memakai sepatu juga memakai kaus kaki sebagai alas agar menghindari lecet atau luka nan mungkin saja diakibatkan oleh penggunaan sepatu dalam jangka waktu nan lama. Penggunaan kaus kaki atau sejenisnya juga bermanfaat buat meyerap keringat di kaki, sehingga kaki tak lembab, tentu juga akan menambah kebersihan kaki Anda sendiri. Berikut proses atau langkah-langkah nan harus Anda lakukan dalam membuat sebuah sepatu.



Cara Membuat Sepatu Dengan Bahan Kulit

Setelah menentukan bahan apa nan ingin kita gunakan dalam membuat sepatu, ikuti langkah berikut.

o Langkah pertama ialah membuat pola/bentuk sepatu nan Anda inginkan. Anda mungkin dapat melihat-lihat terlebih dahulu, di buku atau lewat internet. Pola sepatu nan akan Anda untuk dapat Anda sesuaikan dengan model nan lagi trend saat ini. Selain itu pola sepatu nan akan dibuat harus sinkron dengan kenyamanan Anda saat menggunakannya.

o Pangkas dan jahit bahan kulit tadi. Jahitan potongan ini disebut KAP atau atasan sepatu. Lengkapi jahitan dengan lapisannya, dapat dari kain TDR atau agar lebih nyaman gunakan lapisan KAP sepatu nan terbuat dari spon hlem.

o Tentukan sol sepatu kulit nan akan diguanakn. Sol speatu akan menentukan model sepatu kulit nan akan Anda buat.

o Setelah menentukan sol sepatu, tentukan cetakan sepatu nan disesuaikan dengan sol sepatu. Cetakan sepatu generik terbuat dari bahan kayu atau triplex tebal nan mudah buat dibentuk.

o Tempelkan kap sepatu pada cetakan tadi. Lakukan proses ini hingga kap sepatu benar-benar membentuk seperti umumnya bentuk sepatu. Perlu diingat bahwa menempelkan kap sepatu pada cetakan harus Anda lakukan seteliti mungkin, tarik bagian kap sepatu hingga betul-betul terlihat seperti sepatu.

o Langkah selanjutnya ialah memasang sol sepatu. Sol sepatu dipasang pada bagian bawah cetakan hingga bagian sola dan kap menyatu. Proses ini juga harus dilakukan sangat teliti sebab pada bagian inilah biasanya kekuatan dari sepatu protesis Anda akan diuji kualitasnya. Gunakan lem sepatu nan bagus buat menempelkan sol sepatu dan kap sepatu nan telah disiapkan tadi. Untuk menambah kekuatan tempelan sol sepatu nan Anda buat, setelah proses penge-leman sebaiknya Anda menunggu lem tersebut hingga kering dan betul-betul merekat paripurna dengan kap. Waktu nan diperlukan buat proses ini ialah lebih kurang satu malam lamanya.

o Proses selanjutnya nan tidak kalah krusial ialah melepaskan cetakan sepatu. Untuk menjadi sepatu kulit nan utuh, cetakan harus dilepas dari kap dan sol sepatu namun pastikan kap dan sol sepatu nan telah Anda rekatkan tetap menyatu dengan baik.

o Langkah selanjutnya ialah melakukan pengecatan sepatu. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan cat semprot atau jenis alat cat lainnya. Anda dapat mengkreasikan sendiri rona sepatu nan Anda buat, umumnya rona sepatu ialah hitam dan coklat. Kombinasi rona dapat Anda coba jika memungkinkan, namun ingat sebab nan Anda untuk ialah sepatu dengan bahan kulit, jangan lupakan juga imbas mewah dan elegan nan harus tetap inheren pada sepatu kulit protesis Anda tersebut.

o Langkah terakhir ialah menempelkan spon sepatu agar nyaman ketika dipakai. Anda juga dapat menambahkan lemekan. Atau Anda dapat menambahkan gambar timbul atau aksesoris tambahan lainnya.

o Sepatu kulit telah selesai dibuat dan siap buat dipakai.
Demikianlah pembahasan mengenai sepatu serta cara membuat sepatu dengan bahan kulit. Selain berbahan kulit, sepatu protesis sendiri juga dapat Anda coba bahannya dari kain celana jeans nan teidak dipakai lagi. Proses pembuatan juga sederhana, langkah-langkahnya sama seperti prose pembuatan sepatu kulit. Hanya pembuatan sepatu jenis ini tak membuthkan cetakan. Baik kap maupun sol sepatu langsung direkatkan dengan lem. Akan tetapi buat proses pembuatannya lebih rinci, barangkali nanti akan dijelaskan dilain waktu pada artikel nan berbeda.

Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu Anda dalam mengetahui beberapa hal mengenai sepatu termasuk cara membuatnya. Dan selamat mencoba ya!