Beberapa Teknik

Beberapa Teknik

Artikel bulu tangkis ini akan banyak membahas ihwal permainan bulu tangkis nan merupakan olahraga andalan bagi Indonesia dalam mendapatkan berbagai medali dalam berbagai kejuaraan baik di taraf kawasan seperti ASEAN Games, ASIAN Games maupun Olimpiade dan Kejuaraan Global lainnya.

Bulu tangkis merupakan olahraga terpopuler di negeri ini setelah sepak bola. Jika Anda ingin belajar bermain bulu tangkis, sebelum terjun berlatih di lapangan sebaiknya pahami dulu berbagai artikel bulu tangkis sebagai surat keterangan ketika mulai berlatih.

Ada banyak hal nan perlu dipahami dan dipelajari sebelum masuk ke lapangan, dari mulai hal teknis permainan maupun mengenai mental buat menjaga kualitas permainan nan terbaik. Namun artikel ini hanya akan membahas mengenai aspek teknis permainan bulu tangkis saja.



Beberapa Teknik

Dalam permainan bulu tangkis ada beberapa hal nan harus dilakukan dan dikuasai terkait dengan memegang raket, sikap berdiri di lapangan, melakukan smash, service, backhand, forehand, atau mengembalikan pukulan. Kesemua hal tersebut akan dijumpai di artikel bulu tangkis ini.

  1. Teknik memegang raket
    Olahraga bulu tangkis memang membutuhkan raket sebagai alat primer permainannya (selain shuttlecock atau kok). Ada dua jenis cara memegang raket, yakni forehand dan backhand. Cara memegang raket nan baik ialah dilakukan dengan ruas jari tangan secara luwes, tetap rileks namun memiliki power. Tidak dianjurkan memegang raket seperti ketika Anda memegang golok yakni memegang dengan menggunakan telapak tangan.
  2. Posisi kaki (footwork)
    Biasanya posisi kaki dan kecepatannya dalam bergerak di lapangan akan banyak menentukan dalam menjangkau setiap bola nan dikirim lawan. Juga posisi kaki akan sangat menentukan kualitas pukulan atau smash nan dilakukan.
  3. Servis (service). Sama halnya dengan voli atau tenis lapangan, servis merupakan awal dari sebuah permainan bulu tangkis. Jika ketika melakukan servis dilakukan dengan baik dan bahkan dapat menyulitkan lawan, maka langkah elegan bagi Anda buat mendapatkan poin. Dapat juga terjadi kesuksesan di servis pertama akan melecutkan rasa kepercayaan diri nan bukan mustahil dapat berbuah dengan kemenangan.
  4. Sikap posisi ketika berdiri di lapangan
    Tentu berbeda posisi Anda berdiri di lapangan ketika bermain ganda (double) dengan ketika melakukan permainan secara single. Jika permainan double maka Anda harus menempatkan posisi dengan membagi lebar lapangan dengan duet Anda. Ketika bermain single, Anda harus pintar-pintar menempatkan posisi supaya tidak terkecoh permainan versus (biasanya ditengah-tengah lapangan).
  5. Smash
    Smash atau pukulan keras merupakan senjata setiap pemain dalam menghentikan permainan lawan. Biasanya setiap pemain profesional memiliki karakterisitik smash nan bermacam-macam. Taufik Hidayat dengan Lin Dan (China) misalnya, masing-masing memiliki kelebihannya tersendiri dengan pukulan atau smashnya tersebut.


Jika Anda mempelajari dan mempraktikkan artikel bulu tangkis ini dengan sebaik-baiknya maka bukan mustahil jalan menuju juara, sekalipun level RT atu RW sampai kampiun nasional dan global terbuka lebar.