Kebutuhan Vitamin C Tubuh

Kebutuhan Vitamin C Tubuh

Adakah kegunaan injeksi vitamin C bagi kulit? Para peneliti bidang sains terus bergerak melakukan berbagai penelitian buat mengungkap misteri kegunaan berbagai vitamin dan mineral bagi kesehatan tubuh. Demikian juga dengan vitamin C. Diyakini bahwa vitamin C merupakan salah satu nutrisi nan berperan krusial bagi peremajaan sel-sel kulit.



Vitamin C

Vitamin C memiliki majemuk kegunaan bagi kesehatan tubuh. Vitamin C kemudian dikenal sebagai ‘raja vitamin’. Secara generik vitamin C memiliki kegunaan baik secara langsung maupun tak langsung terhadap kesehatan kulit. Akhir-akhir ini, Anda sering mendengar bahwa kegunaan injeksi vitamin C mulai dilirik oleh praktisi kecantikan kulit.

Menurut beberapa penelitian nan dilakukan oleh para ahli, vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan nan berfungsi buat mencegah oksidasi asam lemak jenuh menjadi peroksida nan berbahaya bagi tubuh, menangkal radikal bebas dan memperkuat sistem imun tubuh.

Vitamin C juga diyakini berperan krusial dalam pembentukan jaringan kolagen. Yang berfungsi buat menjaga elastisitas kulit, memperkuat tulang rawan, tendon dan pembuluh darah. Sementara kolagen nan terkandung didalamnya berfungsi buat mempercepat peremajaan sel kulit. Sehingga bisa mencegah berbagai permasalahan kulit terutama problem penuaan dini.

Sumber vitamin C secara alami banyak terdapat di sekitar Anda. Contohnya pada buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, pisang, apel juga kiwi. Selain itu sebagian besar jenis sayuran juga banyak mengandung vitamin C seperti: tomat, brokoli, kentang dan paprika. Ternyata, pada kenyataannya jumlah asupan vitamin C seseorang masih sering belum mencukupi kebutuhan tubuh nan sebenarnya.



Kebutuhan Vitamin C Tubuh

Menurut ilmu kesehatan komsumsi vitamin C bagi orang dewasa sebaiknya minimal 60 miligram perhari. Angka ini diperoleh berdasarkan dosis vitamin C nan dibutuhkan buat melindungi tubuh secara klinis dari penyakit kulit selama 30 hari. Sementara, takaran vitamin C nan ideal bagi tubuh ialah 75 miligram per hari. Spesifik buat perempuan hamil dan menyusui, jumlah konsumsi tersebut harus lebih besar lagi.



Suntik Vitamin C

Suntik vitamin C intravena pertama kali dikenal dan dilakukan sejak tahun 1940-an. Pada awalnnya kegunaan injeksi vitamin C hanya di tujukan buat mempercepat pemulihan pasien pra dan pasca bedah. Namun saat ini, injeksi vitamin C mulai berkembang bahkan buat tujuan keindahan atau kecantikan kulit.

Ketertarikan orang buat mencoba injeksi vitamin C ini terutama sebab sifat antioksidan nan dimiliki oleh vitamin ini. Antioksidan sangat populer sebagai senjata ampuh nan mampu menumpas radikal bebas, nan bisa merusak sel-sel sehat dan bisa menimbulkan berbagai penyakit serta merusak kulit. Secara umum, kegunaan injeksi vitamin C ialah buat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mempercepat proses penyembuhan, merangsang peremajaan sel-sel kulit sehingga kulit tampak lebih sehat dan cerah.

Selain itu injeksi vitamin C diyakini lebih efektif sebab langsung mencapai target pada pembuluh darah. Sementara metode konsumsi lain (melalui oral) diyakini kurang efektif, sebab kemungkinan vitamin C nan mudah larut dalam air dapat hilang selama proses metabolisme.

Oleh sebab itu injeksi vitamin C saat ini mulai diminati oleh kalangan menengah ke atas terutama nan tinggal di daerah perkotaan. Apalagi injeksi vitamin C dinilai cukup kondusif bagi kesehatan. Meskipun demikian, pemberian injeksi vitamin C tak boleh dilakukan dengan sembarangan. Pemberian injeksi vitamin C harus dilakukan oleh dokter pakar dan melalui inspeksi medis dan wawancara terlebih dahulu. Hal ini dilakukan buat menghindari imbas samping nan mungkin dapat terjadi pada kondisi tubuh tertentu.