Batu Akik dan Mutiara

Batu Akik dan Mutiara

Batu permata latif dengan warna-warnanya nan berkilau bila terkena cahaya. Batu tersebut sering dijadikan perhiasan menarik dan latif di pandang mata. Biasanya para wanita menyukainya. Namun, seiring waktu berjalan, para laki-laki pun juga menyukainya. Selain terkenal dengan keindahannya, batu permata juga memiliki khasiat nan dibutuhkan oleh tubuh.

Khasiat batu permata ini krusial diketahui oleh setiap orang sebagai pilihan obat dalam kesehatan. Batu permata merupakan hasil kristalisasi dari mineral-mineral nan tersimpan di dalam perut bumi. Karena hasil kristalisasi itulah batu permata tampak berwarna-warni. Adapun warna-warna nan terbentuk pada batu permata umumnya berwarna hijau, kehitaman, atau cokelat seperti rona alam.

Tidak hanya indah, batu permata juga memiliki kekuatan energi nan sangat bermanfaat bagi kejiwaan dan kesehatan fisik seseorang. Khasiat batu permata terletak pada kekuatan pancarannya. Tuhan begitu sayang terhadap umatNya. Bahkan batu saja dijadikanNya obat bagi manusia. Tinggal bagaimana manusia itu menyikapi dan memanfaatkannya sinkron fungsinya.

Beruntungnya Anda nan memiliki hobi mengumpulkan batu permata. Meski tak semua orang memiliki hobi seperti itu. Tentu saja sebab majemuk alasan. Hobi tersebut termasuk dalam kategori mahal. Hobi ini juga ternyata dapat mendatangkan imbas kesehatan tersendiri.



Tubuh Manusia Vs Batu Permata

Tubuh manusia memiliki medan magnetik dalam tubuhnya. Jika medan magnetik itu tak seimbang, akan timbul berbagai macam penyakit dampak sistem kekebalan tubuh nan menurun. Itulah salah satu alasan khasiat batu permata dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Dr. Hisham Hashim, seorang pakar bebatuan dari University Science Malaysia mengungkapkan bahwa batu dapat digunakan sebagai pengobatan penyakit. Alasannya yaitu sebab memiliki gelombang elektromagnetik. Dengan adanya gelombang ini, batu bisa memperbaiki medan elektromagnetik dalam tubuh nan terganggu sehingga manusia sedang mengalami sakit bisa sehat kembali.

Bagi sebagian orang nan memiliki hobi mengoleksi batu permata, maka hendaknya mulai sekarang coba memperhatikan lebih dekat koleksi batu permatanya. Tentu saja koleksi batu permata ini memiliki rona majemuk dengan khasiat majemuk pula.

Silakan jika Anda termasuk salah seorang nan memiliki koleksinya. Kenali jenis batu-batu itu dan temukan khasiatnya. Majemuk informasi mengenai khasiat batu permata bisa ditemukan dari berbagai media, baik online ataupun cetak. Jika membutuhkan informasi lebih, maka konsultasi atau berdiskusi dengan sesama pengumpul batu permata juga bisa dilakukan dengan maksimal.

Pada dasarnya semua batu permata mengandung getaran elektromagnetik sehingga bisa digunakan buat pengobatan. Di antara batu-batu permata itu antara lain, berlian, safir, zamrud, akik maupun mutiara. Berikut ini ulasan nan bisa menambah pengetahuan dan informasi bagi para pembaca.



Jenis Batu Permata: Berlian, Safir, Zamrud

Jenia batu permata nan memiliki khasiat serta menarik banyak pandangan mata yaitu berlian. Berlian nan belum diolah menjadi perhiasan memiliki kekuatan elektromagnetik nan lebih besar. Berlian baik bagi kesehatan organ tubuh manusia, mulai dari usus, tulang, kelenjar pineal, mengaktifkan kelenjar timus, empedu, dan ginjal.

Selain itu, khasiat batu permata dengan jenis berlian ini juga bisa dipakai buat menyeimbangkan badan serta mengeluarkan racun dari tubuh. Inilah kelebihan dari berlian nan utamanya buat kesehatan tubuh sebelum dikoleksi juga sebagai perhiasan utamanya disukai para wanita.

Selanjutnya yaitu batu permata jenis safir. Safir mengandung unsur besi, kromium dan titanium. Karena kandungan unsur itulah, maka safir memiliki rona biru, merah muda, kuning, ungu, jingga, dan kehijauan. Sungguh luar biasa aneka rona nan dimunculkannya.

Ada pula safir nan berwarna merah jenuh seperti rubi. Safir dikatakan batu permata nan berkhasiat sebab bisa memberikan kedamaian dan ketentraman batin. Selain itu, menurut orang nan telah mengetahui khasiatnya, safir bisa mengembangkan daya pikir dan menumbuhkan inspirasi dan optimisme baru seseorang.

Batu permata jenis lainnya yaitu zamrud. Batu ini mengandung silica, magnesium, alumunium, dan soda. Karena itulah, zamrud sering dijadikan sebagai perhiasan. Penelitian nan diadakan oleh Rowland, dokter pada abad ke-17, membuktikan bahwa zamrud sangat bermanfaat dalam mengatasi penyakit liver dan penyakit lainnya.

Adapun penyakit lain nan bisa diobati dengan memanfaatkan khasiat batu permata zamrud ini diantaranya ialah kencing manis, penawar racun dari gigitan serangga atau dapat ular. Bagi Anda nan mempunyai masalah di kepala dan pelupa, maka khasiat dari batu permata jenis zamrud ini juga bisa dimanfaatkan dengan maksimal.



Batu Akik dan Mutiara

Selain batu permata jenis berlian, safir dan zamrud, selanjutnya berupa batu akik dan mutiara. Pakar pengobatan dari Arab menggunakan bubuk batu akik buat menghentikan pendarahan dan luka dalam. Dahulu tentara Roma menghancurkan batu akik sampai menjadi bubuk nan kemudian direbus bersama air. Air rebusan bubuk batu akik bisa mengobati ginjal dan limpa.

Saat ini bubuk mutiara banyak dimanfaatkan sebagai campuran bahan kosmetik. Bubuk mutiara bisa menghaluskan kulit wajah. Bubuk mutiara nan dicampur dengan air minum mampu menyembuhkan penyakit jantung, keracunan makanan, sakit mata, TBC, asma, demam dan insomnia.

Itulah jenis batu permata nan bisa dirasakan manfaatnya jika menjadi bubuk. Hal ini menjadikan manusia sadar akan pentingnya rasa syukur atas nikmat di global ini, baik berupa kesehatan maupun benda nan diciptakan Tuhan di global ini. Setiap benda nan Tuhan sediakan di alam ternyata bukan buat disia-siakan tapi dimanfaatkan sebab khasiat nan diberikan dari kandungan unsur di dalamnya.

Tepat sekali ketika para pakar semakin terdorong buat terus memaksimalkan keahliannya melakukan penelitian terhadap alam ini. Alam tak dirusak ataupun dibiarkan tak terjaga kelestariannya, tapi sebaliknya. Alam membutuhkan penjagaan nan baik oleh manusia.

Kelestarian dan ekuilibrium alam berkaitan dengan khasiat batu permata ini juga. Alasannya yaitu sebab kandungan zat-zat di dalam batu permata juga dipengaruhi oleh kondisi alam. Jika alam terjaga dengan baik, maka kandungan zat di dalam batu permata tersebut juga baik. Alam nan lestari dan seimbang menjadi tanggung jawab semua pihak.

Manusia tak hanya sebatas memanfaatkan saja, tapi juga harus memperhatikan ulahnya. Sebab, tingkah laku manusia di bumi ini, bisa menyebabkan kerusakan di darat, bahari maupun udara. Tingkah laku tersebut nan menjadikan alam rusak dengan diawali ketidakseimbangan fungsi alam bagi makhluk hidup.

Meski batu permata hanya sebuah batu, tapi benda ini juga terdapat di alam dan dimanfaatkan oleh manusia. Apalagi manusia memiliki sifat lupa dan lalai. Jika tingkah lakunya terhadap alam tak diperhatikan dan diatur, maka segala sumber daya nan ada di alam ini akan habis sia-sia dan tak terarah.

Karena itulah, jika Anda termasuk orang nan hobi mengoleksi batu permata hendaknya tetap memperhatikan kondisi alam ke depannya bagi kegiatan semua manusia. Sikap peduli sosial baik terhadap lingkungan maupun sesama makhluk kreasi Tuhan harus senantiasa diwujudkan di seiap kesempatan.

Khasiat batu permata dalam ulasan ini bisa dijadikan tambahan informasi bagi nan belum mengetahui atau bahkan nan sudah menjadi pengoleksi batu permata. Harganya nan semakin mahal seiring kemajuan teknologi dalam kegiatan hayati manusia, maka hendaknya semakin meningkatkan rasa syukur dan peduli sosial kita sebagai manusia.

Semoga kesehatan kita juga terjaga dengan baik dengan segala kemajuan di berbagai bidang. Khasiat batu permata juga turut andil memberikan pilihan dalam menjaga kesehatan. Ketika tubuh sehat, maka upaya mewujudkan rasa syukur kita sebagai manusia dengan segala sumber daya di alam nan disediakan Tuhan, asa semakin maksimal juga.

Batu permata berupa berlian, safir, zamrud, batu akik maupun mutiara semuanya memiliki khasiat. Wajar jika harganya mahal dan semakin banyak orang nan mencarinya. Tuhan memberikan semua khasiat terhadap benda di bumi ini buat makhluknya termasuk manusia. Karena itu, mari kita menjaga kelestarian dan ekuilibrium alam diiringi peduli sosial nan tinggi sehingga alam terjaga dengan baik.