1. Introvert (kepribadian tertutup)

1. Introvert (kepribadian tertutup)

Kepribadiaan kerap disebut-sebut orang jika melakukan perbincangan tentang seorang kenalan baru ataupun menyangkut seseorang nan telah kita kenal sejak lama. Bagaimanakah kepribadiaannya? Menyenangkan atau tidak, mudah bergaul atau tidak, enak diajak bercerita atau tidak, pendengar nan baik atau bukan, serta banyak lagi jenis kepribadian lainnya nan menjadi penanda atau bukti diri seseorang.



Pengertian Kepribadian

Pengertian kepribadian itu sendiri memang berkaitan dengan karakter atau sifat khas dari seseorang sehingga karakter atau sifat tersebut dikenali oleh orang lain sebagai sesuatu nan menonjol dari diri seseorang tersebut. Berdasarkan ilmu psikologi, pengertian kepribadian merupakan berbagai aspek psikis dan fisik nan dikelola dengan cara eksklusif sehingga membentuk suatu struktur dan sekaligus proses eksklusif dalam diri pribadi seseorang.

Dengan demikian, secara sederhana, pengertian kepribadian bisa dikatakan sebagai semua upaya nan dilakukan seseorang saat dia bersosialisasi atau melakukan hubungan dengan seseorang lainnya. Saat itulah, kepribadian seseorang akan muncul ketika dia harus bertahan dalam berbagai segi kehidupan sehingga dia tetap dapat menjaga keberadaannya dalam lingkungan pengenalan tersebut atau bahkan sama sekali tidak.

Pengertian kepribadian akan menjadi terdefinisi dengan serius dan formal, jika hal itu berkaitan dengan lembaga-lembaga formal terutama saat seseorang mengikuti tes atau ujian buat mendapatkan pekerjaan. Biasanya, perusahaan-perusahaan nan sedang mencari karyawan baru akan menetapkan baku kepribadian eksklusif nan akan diterapkan buat tes atau ujian tersebut. Baku ini diharapkan bisa mencapai kinerja dan produktivitas eksklusif sehingga diperoleh hasil nan optimal.

Tentunya, semua orang nan berminat buat mengikuti tes atau ujian di perusahaan tersebut akan diterapkan pada baku pengertian kepribadian spesifik nan telah ditetapkan. Dapat ditebak, seseorang dengan kepribadian nan jauh menyimpang dari baku tadi tidak akan pernah dapat diterima.

Dengan demikian, hanya orang-orang nan punya kemiripan sinkron dengan pengertian kepribadian nan telah distandardkan saja nan akan lolos. Atau, orang-orang nan fleksibel dapat menyesuaikan kepribadiannya dengan pengertian kepribadian standard nan telah ditetapkan.



Kepribadian dan Macamnya

Secara garis besar, sebagai penanda personal nan paling mudah, pengertian kepribadian tadi bisa dibagi menjadi dua bagian besar kepribadian, yaitu:



1. Introvert (kepribadian tertutup)

Seseorang dikatakan introvert apabila dia tidak mudah menerima pengaruh baru di luar diri dan daerah nyamannya sendiri (comfort zone). Alih-alih berusaha memahami pengaruh baru, biasanya seseorang dengan jenis kepribadian ini malah akan menutup diri atau berusaha meninggalkan semua pengaruh baru dalam dirinya.

Hal ini dilakukannya sebab dia memang tidak pernah punya keinginan buat membuka wawasan dari pengaruh luar nan menghampirinya. Laba seseorang dengan kepribadian ini bahwa dia tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh luar dan memiliki keteguhan nan kokoh.



2. Ekstrovert (kepribadian terbuka)

Seseorang dikatakan ekstrovert apabila dia mudah atau secara fleksibel dapat menerima pengaruh baru di luar diri dan daerah nyamannya sendiri ( comfort zone ). Orang ini akan berusaha memahami pengaruh baru tersebut, sekaligus menimbang-nimbang apakah pengaruh tersebut dapat diterima atau tidak. Dia akan membuka dirinya buat menerima pengaruh tersebut, meskipun belum tentu dia menyetujui pengaruh tersebut buat menjadi bagian dari kehidupannya.

Seseorang dengan kepribadian ini akan menjadi matang dan dewasa sebab dia dapat memilah dan memilih mana nan terbaik buat dirinya sendiri. Kelemahan seseorang dengan kepribadian ini bahwa dia dapat dengan mudah terpengaruh oleh pengaruh luar sehingga dapat jadi kadang dia akan tergelincir kepada pengaruh negatif dalam lingkungannya.

Kepribadian apapun nan kita miliki tidak seharusnya membuat kita terkucil ataupun merasa pongah sebab keberadaan kita. Disadari atau tidak, kita tidak mungkin dapat hayati sendiri dan menyendiri memisahkan diri dari masyarakat dan kemasyarakatan. Dinamika kehidupan niscaya akan tetap memaksa kita buat selalu berhubungan dan terhubung dengan global di luar diri kita sendiri.

Tuhan telah memberikan anugerah terbesar berupa kehidupan itu sendiri. Jangan sampai kepribadian kita malah membuat kita jadi terperosok menjauhi peradaban dan kemanusiaan. Pengertian kepribadian secara dunia akan memberikan kekuatan kepada kita buat tetap bertahan dan berkarya, selama napas dan kehidupan masih berdenyut dalam genre darah dan denyut jantung kita.



Jenis-Jenis Kepribadian

Setiap orang punya kepribadian nan membuatnya punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Dengan demikian, keduanya saling melengkapi dan kemudian setiap orang akan dikenal sebagai seorang pribadi dengan bukti diri kelebihan dan kekurangannya itu.

Namun, terkadang, seseorang diberi julukan atau sebutan dengan kepribadiannya nan tertentu, misalnya "si Pendiam" atau "si Rajin". Kepribadian nan paling menonjol dari seseorang memang akan menjadi bukti diri dominan dari seseorang sehingga membuatnya diberi julukan sinkron dengan identitasnya itu.

Kepribadian seseorang itu kompleks sebab dia tidak hanya memiliki satu jenis kepribadian tunggal dalam dirinya, melainkan banyak. Seluruhnya saling melengkapi, serta tampak sebagai kelebihan dan kekurangannya. Hanya saja, dia dikenali dari kepribadian dominan nan tampak dari pribadinya sehingga dia dikenal sebagai seorang dengan kepribadian tertentu. Beberapa kepribadian nan mudah dikenali, antara lain diuraikan berikut ini.



1.Supel

Karakter ini biasanya mewarnai kepribadian seseorang nan ekstrovert sebab orang nan punya karakter ini mudah dan fleksibel buat berinteraksi dengan siapa pun. Dan, membuatnya menjadi seseorang nan disukai dalam pergaulan. Kebalikan dari karakter ini ialah tak mudah bergaul.



2. Pendiam

Karakter ini kerap menjadi salah satu kepribadian seseorang nan introvert sebab penguasaan perilakunya nan menutup diri dari pengaruh luar sehingga membuatnya sulit mengekspresikan diri kepada lingkungan di sekitarnya. Akibatnya, dia dianggap sebagai seseorang dengan kepribadian "pendiam". Kebalikan dari karakter ini ialah supel.



3. Penurut

Karakter ini biasanya dikaitkan ketika seseorang diharapkan mematuhi norma, aturan, dan perjanjian di antara satu atau beberapa pihak. Misalnya, anak terhadap orangtuanya, bawahan terhadap atasannya, warga masyarakat terhadap anggaran di daerahnya, atau warga negara terhadap anggaran di negaranya. Kebalikan dari karakter ini ialah pembangkang.



4. Disiplin

Karakter ini akan tampak menonjol jika seseorang dihadapkan pada tanggung jawab nan harus diembannya atau diselesaikannya pada suatu waktu tertentu. Dampak dari konduite disiplin tersebut, seseorang akan diidentifikasi antara lain sebab dia tepat waktu dan sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kebalikan dari karakter ini ialah tak disiplin atau kurang menghargai waktu.



5. Rajin

Karakter ini akan tampak menonjol jika seseorang juga dihadapkan pada tanggung jawab nan harus diembannya atau diselesaikannya pada suatu waktu tertentu. Akibatnya, dia akan dikenal juga sebagai pribadi nan bertanggung jawab sebab sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kebalikan dari karakter ini ialah malas.



6. Ulet

Karakter ini akan tampak menonjol jika seseorang sedang mencapai sesuatu yanga ingin diraihnya. Baik itu berupa pencapaian studi, pekerjaan, ataupun pencapaian moral pribadi. Seseorang dengan karakter ini tidak akan mudah menyerah dan berani menerima tantangan hingga dia mencapai tujuannya. Kebalikan dari karakter ini ialah mudah menyerah atau tidak berani mengambil risiko.



7. Tekun

Ini karakter lainnya nan akan tampak menonjol jika seseorang dihadapkan pada tanggung jawab nan harus diembannya atau diselesaikannya pada suatu waktu tertentu. Akibatnya, dia pun diidentifikasi, antara lain, sebab selalu sukses menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kebalikan dari karakter ini ialah pembosan.



8. Jujur

Karakter ini akan tampak menonjol jika seseorang diminta buat menyampaikan fakta eksklusif mengenai diri dan lingkungan di sekitarnya nan terkait kepadanya. Dia akan menyampaikan kebenaran atas fakta-fakta tersebut. Seseorang dengan karakter ini akan bersikap apa adanya dan tidak pernah berbohong sehingga membuatnya mudah dipercaya oleh lingkungan di sekitarnya. Kebalikan dari karakter ini ialah sikap menipu atau pembohong.

Demikian uraian singkat mengenai pengertian kepribadian serta macam-macamnya. Jenis kepribadian mana nan Anda miliki?