Karakter Dasar Burung Murai Batu

Karakter Dasar Burung Murai Batu

Di kalangan kicau mania, burung murai cukup terkenal. Hal itu sebab suaranya nan merdu dan bervariasi. Wajar bila murai termasuk burung penyanyi terbaik. Sebagai keluarga Turdidae, burung ini banyak jenisnya. Di Indonesia, ada beberapa jenis murai, yaitu murai batu Medan, murai batu Lampung, dan murai batu Kalimantan.

Murai batu merupakan burung nan nisbi mudah beradaptasi. Burung ini mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Sebagai burung lomba, murai termasuk “petarung” nan baik. Bila murai ini mendengar suara burung murai lain atau burung homogen maka semangat “tempur”-nya langsung berkobar. Burung ini langsung menyanyikan suara merdunya. Mudah jinak menjadi salah satu kelebihan sehingga para pecinta burung memeliharanya.



Merawat Burung Murai Batu

Perawatan murai nisbi mudah. Pakannya voer . Voer ini dijual di toko-toko burung. Pilih voer berkadar protein sedang, yaitu 12%-18%. Berikan voer ini setiap hari dan upayakan selalu tersedia di dalam mangkuknya. Voer diganti dengan nan baru setiap dua hari sekali.

Tambahkan extra fooding berupa pakan tambahan, seperti orong-orong, jangkrik, kroto, ulat hongkong, kelabang, belalang, dan ulat bambu. Berikan pakan ini sinkron dengan karakter dan kebutuhan. Misalnya, kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal dua kali seminggu, setiap hari senin dan kamis.

Kroto ini buat menjaga stamina dan kualitas suara. Seekor cacing diberikan seminggu sekali. Cacing diberikan pada hari selasa. Cacing kaya protein sehingga bagus buat pertumbuhan. Berikan multivitamin nan dicampur pada air minum seminggu sekali saja. Multivitamin berguna menjaga staminanya.

Agar murai rajin berkicau perlu dirawat setiap hari. Pada pagi hari, pukul 07.00 burung digantung di loka nan teduh, misal teras atau bawah pohon. Mandikan burung dengan cara disemprot tubuhnya. Mandi merupakan Norma burung agar kondisinya prima.

Penjemuran dilakukan selama 1-2 jam/ hari, mulai pukul 08.00-10.00. Sore hari burung bisa diangin-anginkan kembali pada pukul 15.00-16.00. Setelah diangin-anginkan, sangkar harus dikerodong.

Murai buat kontes harus berlatih dengan suara master pada pukul 10.00-15.00. Caranya, dekatkan murai dengan burung master lain, misal jalak suren, love bird, atau branjangan Saat ini, banyak CD suara master dijual di kios burung. Dengan begitu, Anda tak perlu lagi burung master, cukup memutar CDnya.

Murai nan sehat dan rajin berkicau merupakan dambaan para burung kontes. Namun, kondisinya dapat saja drop sebab faktor lingkungan dan perawatan. Bila kondisinya drop, cobalah cara berikut. Porsi pemberian jangkrik bisa ditambah, misal 5 ekor diberikan pada pagi dan 5 ekor pada sore hari.

Pemberian kroto juga bisa ditingkatkan menjadi tiga kali seminggu. Frekuensi mandi dibuat 2 hari sekali saja. Burung nan sakit segera diisolasi, upayakan tak melihat dan mendengar burung lain.

Pakan Burung Murai Batu

Murai batu termasuk jenis hewan pemakan daging atau pemakan hewan. Di habitatnya, pakan burung murai batu alami ialah jenis-jenis serangga seperti semut, ulat dan lain-lain. Tapi ketika sudah di pelihara manusia, burung murai batu biasanya di ajari jenis-jenis pakan nan berbentuk pellet nan sudah banyak jenis dan harganya di pasaran. Berikut beberapa pakan ketika merawat Murai Batu.

1. Kroto

Meski agak mahal di pasaran, kroto tetap menjadi pilihan nan terbaik buat pakan burung. Disamping gizinya nan cukup tinggi, telur semut merah ini memang menjadi pakan favorit bagi penggemar burung berkicau.

2. Voer Spesifik Burung

Voer spesifik burung juga sudah biasa di pakai penggemar burung berkicau buat di berikan kepada burung. Ada banyak jenis dan merek voer burung nan di pasaran sekarang ini. Penggunaan voer sebagai pakan burung memang lebih praktis sebab disamping murah, pakan burung ini juga cocok di pakai buat penggemar burung nan tak punya banyak waktu jika di tinggal bepergian selama beberapa hari.

3. Voer Lele

Salah satu alternatif pakan burung murai batu nan dapat di pakai ialah voer Lele. Pakan lele nan berbentuk butiran dengan majemuk ukuran nan biasa dipakai pakan lele ini memang sudah biasa digunakan buat pakan burung lain seperti cendet, kacer dan lain-lain.

Dengan taraf protein nan cukup tinggi, voer lele dapat di gunakan sebagai pakan primer burung murai batu. Pellet nan mempunyai khas bau amis ikan ini mengandung protein dan gizi lainnya nan cukup bagus buat proses perkembangan anakan burung murai batu.

Pemberian voer lele memang mengakibatkan anakan burung murai batu menjadi lebih cepat besar dan pertumbuhan bulunya pun dapat jauh lebih cepat jika di bandingkan dengan pellet spesifik burung biasa. Untuk menyiasati keterbatasan vitamin dan mineral nan terkandung dalam voer lele, dapat diberikan multi vitamin dan mineral nan beredar dipasaran.

Dalam membeli voer lele, kita harus mengetahui bahwa tak semua voer lele dapat di berikan kepada burung murai batu. Ada banyak jenis dan merk voer Lele nan ada di pasaran. Dan aku pernah mencoba memberikan voer lele nan asal – asalan dipasar burung,ternyata burung tak kuat dan akhirnya mati. Setelah aku amati voer lele nan aku beli tersebut ialah jenis voer lele nan mempunyai kadar gizi nan rendah nan membuat burung kekurangan nutrizi dan setelah itu burung wafat dengan keadaan kurus kering.



Karakter Dasar Burung Murai Batu
  • Mudah beradaptasi. Burung Murai Batu sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.