Beragam Posisi dalam Lowongan Kerja di Penerbit Buku

Beragam Posisi dalam Lowongan Kerja di Penerbit Buku

Lowongan kerja di penerbit buku tentu sangat diburu oleh para mahasiswa Fresh Graduated segala jurusan. Apalagi jika lowongan kerja penerbit buku nan diiklankan tersebut bersumber dari sebuah penerbitan buku pelajaran berskala besar. Bisa dibayangkan, betapa bahagianya jika begitu kita lulus kuliah, lalu mendapati ada lowongan kerja di penerbit buku.

Meskipun kita belum tentu diterima di penerbitan tersebut, setidaknya lowongan kerja di penerbit buku tadi akan memacu hasrat kita buat terus berusaha mencari lowongan kerja di penerbit buku lain atau pun di perusahaan lainnya.

Melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan memang mengasyikan, tapi jika kemudian Anda malah memiliki profesi baru sebagai pencari kerja aktif, tentu sangat menyedihkan. Bagi anda pencari kerja aktif nan ke sana-kemari tidak kenal henti, mencari informasi melalui koran terbitan Sabtu dan Minggu atau rajin browsing ke portal-portal bursa loker, tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan, artikel ini memiliki solusinya.

Sebaiknya, Anda retrospeksi dan introspeksi sejenak. Apakah cara Anda sudah benar? Apakah surat lamaran Anda sampai kepada orang atau divisi nan tepat di sebuah perusahaan? Apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan nan sesuai? Atau, apakah Anda mau dan rela bekerja apa saja daripada takut dicap pengangguran?

Seseorang nan menganggur terlampau lama cenderung frustrasi dan apatis. Kadang-kadang sampai terucap, “mau bekerja apa saja”, walaupun gajinya tak memadai. Ucapan ini bukan tanpa alasan, mengingat sempitnya lowongan kerja nan tersedia.

Parahnya lagi, di Indonesia sistem pendidikan perguruan tinggi dan jurusan dari fakultas eksklusif telah diyakini dan diamini akan cepat mendapatkan pekerjaan, walaupun faktanya tak selalu benar.

Apakah memang sahih lowongan kerja itu sempit? Buktinya, setiap hari di koran dan di internet, ada saja perusahaan nan membuka kesempatan penerimaan pegawai tetap, kontrak, atau freelance? Anda niscaya tak ingin 4 tahun kuliah akhirnya hanya berujung kepada keterampilan menulis sepucuk surat lamaran kerja, bukan?



Lowongan Kerja di Penerbit Buku - Berkarier Sambil Berkarya

Sesekali cobalah “banting stir” cari pekerjaan nan berbeda dari jurusan kuliah nan pernah Anda pelajari. Sudah banyak contoh dan tak ada relevansi spesifik antara kuliah dan kerja konkret nan akan dipilih kelak.

Sarjana-sarjana teknik saja dapat menciptakan teknologi padi unggul seperti nan ditemukan oleh mahasiswa ITB dengan metode pertanian padi SRI. Sampai akhirnya mereka dapat menciptakan lapangan kerja.

Oleh sebab itu, tak ada ruginya jika Anda mencoba dan merambah bidang lain seperti melamar kerja di penerbitan buku. Carilah lowongan kerja di penerbit buku di internet atau pun koran. Lalu masukan ciptaan surat lamaran Anda ke sana.



Tentang Lowongan Kerja di Penerbit Buku - Tips dan peluang kerja di penerbitan buku.
  1. Berdasarkan data www.pnri.go.id (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) terdapat 1000 lebih penerbit nan ada di seluruh Indonesia. Berarti, ada banyak peluang dan kesempatan buat berkarier di global penerbitan.

  2. Penerbit buku sporadis sekali memasang iklan lowongan kerja di media cetak, elektronik, dan internet. Informasi menyebar dari mulut ke mulut, milis ke milis, jejaring sosial ke media sosial.

  3. Penerbit biasanya membutuhkan editor freelance , sales buat direct selling (penjualan langsung), pracetak seperti pemasangan cover buku buat binding (penjilidan), tenaga outsourching buat tata letak buku, desain cover, ilustrator, web desain, checker buku, gudang, bahkan officeboy .

    Lowongan kerja di penerbitan buku biasanya menggunakan sistem perekrutan nan unik. Lowongan kerja di penerbitan buku lebih banyak mengandalkan koneksi dan persaudaraan ketimbang alasan logis IPK, pengalaman kerja, dan biodata lengkap.

Ketika mengetahui ada lowongan kerja di penerbitan buku, Anda boleh melamar secara langsung maupun via email. Namun, alangkah baiknya Anda langsung saja berjumpa dengan bagian redaksi atau HRD. Utarakan saja niat Anda mau bekerja di bagian apa.

Percayalah, sebuah penerbitan niscaya membutuhkan orang nan dapat diperkerjakan sekalipun penerbit tak membuka lowongan, misalnya bagian sales buat direct selling . Sebab, sistem penjualan langsung biasanya tak digaji, tetapi sistem komisi.

Semakin besar penjualan, semakin besar komisinya. Anda juga harus sadar, penerbit buku bukan seperti BUMN atau perusahaan partikelir lainnya nan gajinya dapat tembus delapan digit. Jadi, jika Anda baru melamar kerja di penerbit siap-siap saja kalau ternyata gaji Anda hanya di atas UMR lebih sedikit.



Beragam Posisi dalam Lowongan Kerja di Penerbit Buku

Lowongan kerja di penerbit buku biasanya membutuhkan banyak orang buat berbagai posisi. Ya, penerbitan buku setidaknya membutuhkan beberapa orang buat posisi-posisi sebagai berikut.

  1. Lowongan kerja di penerbit buku buat mengisi posisi tim redaksi atau editor: dalam global penerbit, lowongan pada bagian redaksi umumnya ditujukan buat jurusan bahasa. Apa pun ceritanya, kemahiran Anda berbahasa asing tetap menjadi kredit poin utama. Mulai sekarang, persiapkan diri Anda belajar menulis, mencintai buku, banyak membaca.

  2. Lowongan kerja di penerbit buku buat mengisi posisi tim layouter: pada bagian layouter (tata-letak buku) dibutuhkan orang nan bisa menata isi buku menjadi bagus, baik, keterbacaannya juga enak. Buku bagus dan bermutu sekalipun, kalau layout -nya jelek dan di bawah rata-rata. Orang akan malas membacanya.

  3. Lowongan kerja di penerbit buku buat mengisi posisi tim desainer atau grafis: lowongan kerja grafis ialah orang nan tangguh dan telaten mengolah gambar-gambar buat keperluan cover buku, promosi, iklan, dan lain sebagainya. Sedangkan, peluang kerja bagian marketing di sebuah penerbitan, jelaslah bukan sekadar pintar omong tetapi juga smart dan piawai menawarkan buku.

  4. Lowongan kerja di penerbit buku buat mengisi posisi tim produksi: Peluang kerja di bagian produksi ialah orang nan paham pracetak, tahu menghitung penggunaan kertas buat ukuran buku tertentu, dan mengerti ongkos produksi.

  5. Alur mata rantai di global penerbitan buku kecil, yakni dari redaksi—produksi—distibusi. Jantungnya ialah redaksi. Kalau redaksi mandul dan melempem, maka tak ada nan diproduksi. Jika tak ada nan diproduksi, marketing tak dapat mendistribusikan buku. Dapat dipastikan apabila tak ada buku nan didistribusikan dan dijual, penerbit akan mengalami “dehidrasi & kekurangan nutrisi,” bisa-bisa malah sebuah penerbit akan kolaps.

  6. Peluang kerja lainnya nan terdapat dalam lowongan kerja di penerbit buku ialah mencari naskah, rajin hunting , tekun browsing di Internet dan toko buku konvensional. Banyak buku-buku bagus berbahasa Arab, Parsi, Inggris, dan lain sebagainya nan bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

    Anda juga sebaiknya membiasakan diri “bergaul” dan akrab dengan kedutaan asing nan ada di Indonesia. Mereka biasanya aktif membuka perpustakaan sebagai sosialisasi budaya. Ini kesempatan buat melihat koleksi buku-buku terbaik nan mereka miliki.

  7. Jika Anda tertarik berkarier di global penerbitan, rajinlah ikut pameran buku. Cari dan berkenalanlah dengan orang-orang nan bisa mengarahkan Anda masuk ke portal penerbitan. Anda juga dapat belajar cara sebuah penerbit menjadi besar, sementara penerbit nan lain mungkin “jalan di tempat”.

  8. Kerja di penerbit harus siap tekanan stes dan lain sebagainya. Sebab, simulasi perhitungan bisnis dan laba di sebuah penerbitan bergantung pada jadwal terbit sebuah naskah, jadwal produksi, dan jadwal penjualan nan tepat waktu.

Ketahuilah, satu hal dalam memanfaatkan lowongan kerja di penerbit buku ialah fokuskan ke penerbit mana nan Anda mau. Anda boleh melamar ke sebuah penerbit nan Anda anggap besar, atau penerbit kecil nan Anda sukai.

Mulai sekarang Anda harus berani menentukan sikap, berubah, dan berubah lagi atau Anda akan wafat sebab tak mampu berinovasi, apalagi mengambil keputusan berdasarkan hati nurani.