Kriteria Lamaran Kerja Yang Baik

Kriteria Lamaran Kerja Yang Baik

Setiap orang niscaya ingin memiliki pekerjaan sinkron dengan minat, harapan, dan cita-cita nan telah diidamkan. Pekerjaan tersebut diharapkan bisa dijadikan sebagai mata pencaharian guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak orang ingin memiliki penghasilan tetap setiap bulan dari sebuah perusahaan besar. Mereka rela berlomba-lomba mengikuti tes seleksi kerja demi mengalahkan pesaing lainnya.



Memilih Lowongan Kerja

Untuk mendapatkan pekerjaan dari lowongan kerja nan ditawarkan suatu perusahaan, seseorang perlu memperhatikan cara membuat lamaran kerja nan baik. Lamaran kerja merupakan hal krusial dalam proses mencari kerja sebab merupakan langkah awal bagi perusahaan buat menyeleksi para pelamar. Lamaran kerja nan baik akan menjadi bekal nan baik buat melangkah ke seleksi selanjutnya.

Sebelum melamar kerja, perlu diperhatikan beberapa hal berikut buat memastikan pekerjaan nan dilamar sinkron dengan kemampuan dan potensi diri. Apabila pekerjaan itu sinkron dengan apa nan kita inginkan, semangat buat bekerja bisa maksimal sehingga perusahaan pun senang.

1. Pilihlah pekerjaan nan sinkron dengan keahlian diri
Memaksakan diri melamar pekerjaan pada bidang nan tak sinkron dengan kemampuan akan mengakibatkan peluang diterima kecil. Apabila diterima nanti menyulitkan diri saat tes lebih lanjut.

2. Memahami minat diri
Sebelum memilih jenis pekerjaan, kita harus memahami terlebih dahulu apa minat diri kita. Apabila tak memiliki minat pada suatu pekerjaan dan memaksakan, hasil kerja akan kurang maksimal sebab tak dikerjakan dengan sepenuh hati.

3. Memenuhi spesifikasi dari pelamar kerja nan diminta perusahaan
Biasanya, pada info lowongan kerja diberikan spesifikasi orang nan dibutuhkan, meliputi kriteria bidang pendidikan, usia, pengalaman, dan kriteria nan lain. Jika sudah merasa kriteria nan diminta terpenuhi, segeralah melamar pada lowongan tersebut.

4. Mengenal perusahaan nan membuka lowongan
Info tentang perusahaan bisa dicari di internet buat mengetahui apakah perusahaan tersebut tak sedang terlibat dengan masalah hukum, apakah perusahaan tersebut punya nama baik di masyarakat dan lain sebagainya. Jangan sampai melamar pada perusahaan nan memiliki masalah hukum berat sehingga akan terkena dampaknya. Selain itu, perhatikan loka atau lingkungan perusahaan tersebut berada, jangan sampai sulit menjangkau perusahaan loka kerja.



Kriteria Lamaran Kerja Yang Baik

Setelah memilih dan mendapatkan lowongan kerja nan sesuai, maka langkah selanjutnya adalah membuat lamaran kerja. Lamaran kerja nan baik ialah lamaran kerja nan sinkron dengan baku lamaran kerja pada umumnya. Hal-hal nan perlu diperhatikan dalam membuat lamaran kerja ialah sebagai berikut:

1. Jangan sampai membuat kesalahan penulisan ejaan pada lamaran nan diajukan!
Tulisan dalam lamaran menunjukkan ketelitian seseorang. Jika ada beberapa pelamar nan memiliki spesifikasi nan sama, namun lamaran kerja pada salah satu pelamar terdapat kesalahan ejaan, perusahaan akan memilih pelamar nan lamaran kerjanya tak terdapat kesalahan.

2. Gunakan bahasa nan baik, benar, efektif , serta mudah dibaca dan dipahami!
Perusahaan niscaya menerima banyak lamaran kerja, pemeriksa nan bertugas menyeleksi lamaran dari pelamar tersebut tentunya menginginkan lamaran kerja nan sederhana, efektif, dan tak bertele-tele dalam mengungkapkan materi lamaran.

3. Surat lamaran diketik rapi
Kecuali perusahaan meminta menggunakan tulisan tangan, lebih baik surat lamaran diketik menggunakan komputer. Umumnya, tulisan tangan hasilnya kurang rapi, apalagi jika dibubuhi tipex untuk membenarkan tulisan nan salah. Hal tersebut bisa mengganggu tampilan fisik surat, sehingga pemeriksa lamaran merasa kurang tertarik.

4. Tuliskan pihak nan dituju dengan tepat
Pihak nan dituju misalnya kepala bagian personalia, manajer sumber daya manusia, manajer HRD , atau langsung kepada pimpinan perusahaan. Hal itu harus disesuaikan dengan info lowongan kerja nan ada.

5. Tuliskan spesifikasi kerja nan diinginkan dengan benar
Hal ini akan memberikan info kepada perusahaan tentang jenis pekerjaan nan ingin dilamar. Jangan sampai melakukan kesalahan fatal dengan menulis jenis pekerjaan nan tak sinkron atau tak diinginkan.

6. Tuliskan ciri diri
Trik ini membuat perusahaan tertarik lebih jauh buat mengetahui pelamar lewat wawancara apabila memang ada. Tuliskan secara khusus nan menunjukkan keistimewaan Anda dan nan menegaskan kelebihan daripada pelamar lain.

7. Lampirkan lampiran persyaratan
Lampirkan sinkron dengan info lowongan kerja nan ada. Jangan melampirkan dokumen-dokumen nan tak dibutuhkan. Lampiran nan sering diminta dilampirkan adalah: daftar riwayat hayati atau CV (curriculum vitae) , ijazah terakhir, sertifikat pelatihan, pas foto terbaru, referensi kesehatan dari dokter, dan referensi catatan kepolisian.

8. Lampiran berupa CV meliputi:
a. Bukti diri pribadi pelamar: nama lengkap, loka tanggal lahir, alamat, nomor telepon/HP, e-mail , status perkawinan. Jangan sampai salah dalam menuliskan nomor HP, perusahaan sering menghubungi balik pelamar lewat panggilan HP buat informasi seleksi lebih lanjut. Jangan sampai nomor HP nan dicantumkan tak aktif atau sulit dihubungi.
b. Riwayat pendidikan pelamar: sekolah formal (SD, SMP, SMA, S1 dsb) dan sekolah non-formal (pelatihan atau kursus nan mendukung profesi).
c. Pengalaman kerja: profesi kerja nan pernah dijalani. Pelamar nan memiliki pengalaman kerja nan banyak dan sebidang dengan pekerjaan nan dilamar tentunya memiliki nilai lebih dibandingkan pelamar nan belum memiliki pengalaman kerja.

9. Pas foto terbaru berpenampilan rapi
Foto harus formal, rapi dan menarik sebab penampilan merupakan salah satu hal nan mempengaruhi penyeleksi berkas lamaran kerja.

Tahap terakhir setelah lamaran kerja dibuat ialah mengirimkannya kepada perusahaan atau entitas formal nan dituju. Pengiriman ini biasanya melalui pos atau e-mail , tergantung permintaan dari perusahaan nan membuka lowongan. Saat mengirim melalui pos, pastikan alamat nan dituju telah sahih agar tak terjadi salah kirim.

Apabila mengirim melalui e-mail, pastikan alamat e-mail nan dituju benar. Sembari menunggu balasan dari perusahaan, sebaiknya kita mempersiapkan diri buat termin seleksi selanjutnya. Biasanya, perusahaan juga menyelenggarakan tes psikologi dan wawancara jika syarat lamaran awal sudah terpenuhi.

Demikianlah tips-tips buat melamar pekerjaan. Semoga bermanfaat!