Menata Desain Interior Dapur

Menata Desain Interior Dapur

Dapur merupakan ruang dalam sebuah rumah atau bangunan nan berfungsi buat memasak maupun mencuci piring. Karena itulah posisi dapur sering dipisahkan dari ruang keluarga atau ruang tamu sebab biasanya pemilik rumah enggan menyatukan fungsi dapur dengan fungsi ruang lainnya. Namun dalam rumah modern saat ini, bentuk interior dapur mungil justru lebih banyak menghiasi ruang dapur dalam rumah modern.

Seiring berjalannya waktu, telah terjadi pergeseran konsep dan fungsi dapur. Pada jaman dulu, dapur identik dengan pekerjaan kotor, berasap, dan berbau. Dapur juga identik dengan pekerjaan nan dilakukan kaum wanita, istri, atau pembantu rumah tangga. Sehingga muncul istilah konco wingking (jawa) atau ‘teman belakang’ nan disematkan buat kaum wanita, istri, atau ibu rumah tangga nan harus pandai memasak di ruang dapur.



Efisiensi Interior Dapur Mungil

Kini, konsep dapur memang telah berubah. Kalau Anda memperhatikan, interior dapur mungil kini menjadi banyak pilihan masyarakat nan memiliki rumah kecil dan minimalis. Peralatan maupun perlengkapan nan biasanya terdapat didapur, kini banyak nan disatukan dengan ruang keluarga dan ruang makan. Selain fungsi dapur nan lebih fungsional, dengan penyatuan fungsi ini maka interior dapur nan dibutuhkan pun tak terlalu banyak.

Apalagi ketika harga tanah semakin mahal, sehingga harga rumah pun turut terdongkrak, menyebabkan bentuk rumah modern cenderung lebih kecil, mungil dan minimalis. Apalagi konsep keluarga kecil juga mengiringi perubahan konsep dalam berumah tangga. Karena itulah bentuk dapur pun mengiringi fungsi dan pergeseran konsep rumah tangga modern nan semakin dinamis.



Fungsi Maksimalis

Konsep dapur pada jaman dulu identik dengan kegiatan di ruang belakang nan terpisah dengan ruang lainnya dalam sebuah rumah. Letak ruang dapur pada desain rumah klasik, juga dekat dengan pintu belakang rumah dimana istri atau pembantu rumah tangga bisa dengan mudah mendapatkan kayu bakar dari belakang rumah buat keperluan memasak. Posisi ini juga memudahkan buat membuang sampah-sampah dapur nan banyak dan bau ke loka sampah di belakang rumah.

Dengan perubahan konsep dapur modern, interior nan digunakan pun juga berubah. Perubahan itu juga didorong banyaknya istri atau ibu rumah tangga nan juga bekerja atau memiliki aktifitas di luar rumah nan semakin tinggi.

Akibatnya frekuensi berjumpa seluruh anggota keluarga juga semakin berkurang. Karena itu pula konsep dapur modern tidak lagi sekedar buat loka memasak, namun juga menjadi loka buat bersosialisasi dan berkomunikasi antar angota keluarga.

Menyesuaikan dengan konsep dan fungsi dapur modern, interior nan dipilih dan digunakan pun harus sinkron dengan fungsi maupun ketersediaan ruang nan ada. Meskipun interior dapur mungil menjadi pilihan rumah minimalis, namun fungsinya justru maksimalis. Interior tidak sekedar kelengkapan pengisi ruang, namun juga memiliki multi fungsi nan strategis dalam membangun keluarga nan komunikatif dan harmonis.



Menata Desain Interior Dapur

Bicara mengenai dapur, kita tahu bahwa dapur merupakan salah satu ruangan terpenting dalam suatu rumah. Di dapur inilah, semua makanan penghuni rumah di untuk dan sehat tidaknya suatu makanan tergantung juga terhadap kesehatan dapur itu sendiri.

Mendesain rumah memang sangat menyenangkan apalagi bila kita sendiri nan membuat desainnya, rasanya kalau membuat desain rumah sendiri itu ada kepuasan tersendiri.

Kenapa begitu? Ya, nanti kalau rumah nan kita desain tersebut sudah jadi dan menjadi rumah nan indah, maka tak hanya kita saja nan bahagia akan tetapi bisa menarik perhatian orang-orang nan melintas di depannya.

Begitu juga dengan desain interior rumah. Dalam rumah juga harus di desain dengan baik, sebab desain interior baik juga akan memberikan nilai lebih pada rumah dan pemiliknya. Ada baiknya, bila anda ingin mendesain interior rumah anda, pilihlah desain nan sinkron dengan desain rumah.

Walaupun desain rumah dan interior rumah menjadi indah, akan tetapi rasa-rasanya masih kurang lengkap bila dapur tak di desain. Kalau dapur itu tak perlu di desain, toh letaknya di belakang, tak terlihat?

Walaupun begitu, tetap saja dapur harus di desain dengan baik, Mengapa? Karena tujuan desain interior dapur itu buat mendapatkan dapur nan baik dan nyaman, baik secara penampilannya, tampilan dapur nan baik maksudnya ialah rapi, bersih, sehingga dapur tersebut terjaga kesehatannya.

Kalau dapur kita bersih, rapi dan sehat, tentunya makanan nan dimasak di dapur niscaya lebih enak, dan terjaga kesehatannya. Lalu apa hubungannya dengan makanan jadi lebih enak? Niscaya ada. Kalau dapur kita bersih, rapi, ibu atau istri niscaya senang, jadinya dia memasak dengan penuh cinta, sehingga berpengaruh sama masakannya.

Interior dapur mungil mempunyai laba lainnya juga. Apa itu? Yaitu bisa memberikan nilai lebih pada interior rumah. Tapi bukankah itu mahal? Untuk desain interior dapur tak perlu nan mahal-mahal, nan krusial setiap cabinetnya sinkron dengan fungsinya saja. Contohnya ada loka buat taruh bumbu dapur, ada juga buat piring, kinchen sink’a dan lainnya.

Desain dapur modern saat ini, letaknya sudah tak lagi dibelakang, tetapi ada juga nan di depan, menyatu dengan ruang keluarga, atau ruang tengah. Mengapa dapat begitu? Hal ini sebab desain interior dapur, di desain dengan baik, dapur jadi lebih indah, rapi, dan bersih, dan jadi lebih enak buat dilihat.



Desain Dapur

1. Single Line Kitchen

Layout ini berupa sebuah garis linier. Artinya, seluruh aktivitas dapur menempel di dinding. Tipe ini cocok buat ruangan sempit, memanjang atau buat dapur mungil. Bak cuci biasanya diletakkan di tengah, diapit kompor dan kulkas. Sangat cocok buat ruang sempit dan kecil.



2. Dapur Tipe L

Dapur ini menciptakan area sirkulasi nan optimal atau ruang mobilitas nan lapang bagi penggunanya. Amat cocok buat tipe dapur besar maupun kecil. Sebagai alternative penataan, gunakan sisi panjangnya sebagai zona memasak dan letak bak cuci, sementara zona penyimpanan diatur di sisi nan lain. Jika salah satu sisi L terlalu panjang, letakkan tiga zona tadi di sudut. Dengan demikian letaknya saling berdekatan.



3. Dapur Tipe U

Merupakan salah satu tipe dapur nan bisa menciptakan loka penyimpan nan cukup banyak da efektif, ketiga sisinya dapat dimanfaatkan sebagai loka penyimpanan. Penataan zonanya juga lebih fleksibel, tergantung kebutuhan penggunanya.



4. Dapur dengan Island

Biasanya layout -nya terbentuk dari tipe single line atau tipe L dengan tambahan island (meja tengah). Selain berupa meja permanen, island juga dapat berupa meja kerja berbentuk troli nan mudah dipindahkan.

Dapur ini banyak disukai, karena perancangannya banyak dan fleksibel. Fungsi island sendiri tak hanya sebagai meja kerja atau kompor, namun dapat pula berfungis sebagai pemisah dapur dan ruang dengan denah terbuka.

Kita bisa memiliki dapur idaman di rumah mungil hanya dengan membuat interior dapur mungil nan fungsional. Di bawah ini, ada beberapa tips bermanfaat buat Anda nan ingin memiliki dapur nan nyaman, aman, dan bersih.

  1. Berikan ventilasi dan jendela nan cukup agar dapur terang benderang dan udara bebas keluar masuk. Hal ini berguna apabila terjadi kebocoran gas elpiji juga agar asap kompor Anda tak memenuhi dapur.
  1. Untuk menghemat ruangan, Anda dapat memasang lemari kitchen set nan digantung. Pilih rona nan harmonis dengan peralatan dapur Anda agar enak dipandang. Misalnya, bernuansa merah marun atau krem. Lemari ini dapat Anda pesan di tukang kayu atau membeli jadi di toko.
  1. Dapur tak harus di dalam rumah. Teras belakang rumah juga dapat jadi pilihan lokasi dapur bila rumah Anda sempit. Kelebihannya, Anda lebih leluasa memasak. Selain itu, ruang terbuka akan lebih kondusif jika tabung gas Anda mengalami kebocoran.
  1. Bila dapur Anda di dalam rumah, ada baiknya berinvestasi membeli alat penghisap asap agar tak pengap.
  1. Jangan meletakkan terlalu banyak barang di dapur Anda sebab menyulitkan ruang mobilitas ketika beraktivitas. Peralatan rumah tangga seperti kulkas dan dispenser dapat Anda simpan di ruang makan.
  1. Perhatikan keamanan dapur Anda, terutama bagi anak-anak. Simpan benda tajam seperti pisau dan parutan di dalam lemari atau laci. Pilih meja nan sudutnya tak lancip, keramik lantai nan tak licin, stop kontak sebaiknya ditutup atau diletakkan di atas dan jauh dari jangkauan anak-anak Anda.