Tahap Menanam Tomat Hidroponik

Tahap Menanam Tomat Hidroponik

Ingin memiliki tanaman tomat di pekarangan sendiri, namun terkendala halaman atau pekarangan sempit? Jangan bingung! Tomat hidroponik bisa dibudidayakan di huma sempit sekalipun. Namun, tomat hasil hidroponik akan berbeda dengan tomat nan ditanam di huma terbuka. Tanaman tomat biasanya sangat bergantung pada keadaan cuaca, lingkungan lahan, dan kondisi tanah. Namun, tomat teknik hidroponik bisa tumbuh di huma nan keadaan suhu dan tanahnya bisa kita atur sendiri.



Mengenal Tanaman Hidroponik

Berbagai tanaman kini bisa dikembangbiakkan dengan cara hidroponik. Bertanam dengan teknik hidroponik memang sedang tren belakangan ini. Dan memberi peluang bagi Anda nan hobi bercocok tanam namun tak menyukai bila harus terjun ke tanah atau huma tanam secara langsung. Hal ini sebab banyak alasannya, takut kotor, takut cacing, atau tak tahan panas dan sebagainya.

Maka bercocok tanam dengan teknik hidroponik ialah salah satu cara alternatif nan bisa ditempuh.

Berbagai tanaman nan bisa ditanam dengan cara hidroponik adalah: tomat hidroponik , cabe hidroponik, bayam, sawi ataupun berbagai sayur dan buah-buahan hidroponik lainnya.



Teknik Hidroponik

Teknik hidroponik itu sendiri secara generik memiliki dua jenis teknik. Yakni teknik hidroponik nan menggunakan media, dan teknik hidroponik nan menggunakan larutan.

Yang dimaksud dengan hidroponik itu sendiri adalah: suatu teknik atau metode bercocok tanam tanpa penggunaan tanah. Melainkan dengan memakai larutan mineral nan bernutrisi. Atau dengan penggunaan bahan lain sebagai pengganti media tanah.

Karena itu seperti nan telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ada dua teknik hidroponik. Yakni:



a. Hidroponik media.

Yakni menggunakan media lain selain tanah nan berfungsi mengganti media atau huma tanah sebagai loka bercocok tanam. Misalnya dengan memakai sabut kelapa, arang, serbuk kayu, pecahan batu bata serta pasir, dan serat mineral.



b. Hidroponik dengan larutan.

Yaitu menanam tanaman dengan menggunakan larutan bernutrisi nan telah dicampur dengan obat tumbuhan, sehingga lekas tumbuh, lekas besar dan lekas berbuah. Meski tak tumbuh di atas huma tanah.



Tahap Menanam Tomat Hidroponik

Untuk Anda nan memang hobi bercocok tanam, atau bahkan menjadikan hidroponik ini sebagai huma bisnis Anda, maka Anda patut mengetahui cara dan tahap-tahap bertanam hidroponik.

Sehingga tak hanya mengetahui bagaimana cara bercocok tanam tomat hidroponik saja nan Anda bisa. Namun dapat pula mengetahui cara bercocok tanam pada tanaman lainnya.

Berikut ialah tahapan menanam tomat dengan teknik hidroponik. Dan secara garis besar bisa diterapkan pula pada jenis tanaman lain. Anda hanya tinggal mengganti obyek tanamnya saja. Misalnya mengganti tomat dengan cabe, dan sebagainya.



1. Penyemaian Bibit

Biji tomat harus dijadikan bibit dengan menyemai biji dalam wadah semai berbentuk kotak dan berbahan plastik. selama dua bulan. Wadah semai ini diisi dengan media tanam nan mirip sabut kelapa dan disebut rock wool . Setelah dua bulan, tinggi tanaman bibit akan mencapai sekitar 15cm. Tanaman bibit inilah nan akan menjadi tomat hidroponik. Bibit tomat nan sudah jadi ini bisa dipindahkan ke lokasi tanam dan ditanam dalam polybag berukuran 30-35cm nan sudah diisi arang sekam nan disusun secara berjajar.



2. Media Tanam

Media tanam nan harus disiapkan ialah sekam padi kering nan sudah dibakar. Arang sekam tersebut dimasukkan ke dalam polybag sekitar 2kg. Kemudian, media tanam ini diletakkan pada bangku tanam di dalam rumah kaca. Jeda antarpolybag sekitar 40cm. Ini berguna agar tanaman tomat dengan teknik hidroponik nan tumbuh tak bersinggungan dengan tanaman sebelahnya.



3. Penanaman

Bibit nan telah disemai dimasukkan ke dalam polybag-polybag nan telah disiapkan sebagai media tanam. Biasanya, buat menambah nutrisi tomat hidroponik, media tanam harus ditambah larutan nutrisi. Daun-daun bibit tanaman tomat harus dihindarkan dari percikan nutrisi saat pemberian nutrisi pada media tanam dan usahakan agar daun-daun tanaman bibit tersebut tak menyentuh arang sekam.



4. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman tomat hidroponik sedikit berbeda sebab tanaman tomat hidroponik harus ditanam dalam rumah kaca nan steril dan tertutup agar tanaman tak terserang penyakit dan serangga nan bisa merusak tomat.



5. Pengecekan

Pengecekan terhadap tanaman tomat harus terus dilakukan, seperti membersihkan daun-daun tua agar area tanam tetap bersih, memperhatikan jangan sampai ada serangga nan menempel pada tanaman tomat, dan membuang buah tomat nan rusak atau busuk.



6. Penyiraman

Penyiraman tanaman tomat hidroponik biasanya dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk. Pupuk tersebut dilarutkan ke dalam air dan disiramkan ke tanaman tomat sehari dua kali penyiraman. Pupuk nan digunakan pun haruslah nan memang spesifik buat tanaman hidroponik. Biasanya, penyiraman dan pemberian pupuk dilakukan pada jam 07.00 pagi saat suhu rumah kaca normal. Pemberian berikutnya bisa dilakukan jam 16.00 sore. Jangan melakukan penyiraman saat suhu rumah kaca dalam keadaan panas dampak terik matahari siang.



7. Pemanenan

Pemanenan tomat teknik hidroponik ini bisa dilakukan sekitar 2-3 bulan kemudian. Satu tanaman hidroponik bisa dilakukan panen sampai dua kali selama 10 bulan. Setelah itu, tanaman harus diganti dengan bibit baru. Buah tomat nan telah dipanen sebaiknya tak dicuci dengan air agar buah tak cepat busuk. Tomat-tomat hidroponik tersebut cukup dilap dengan kain higienis nan kering dan langsung dikemas.



Prospek Bisnis Tanaman Hidroponik

Apabila Anda sudah menguasai teknik dari bercocok tanam hidroponik. Bahkan dapat sampai menguasai teknik penanaman dan pengembakbiakannya. Maka Anda bukan tak mungkin bisa mengembangkan usaha menjadi pengusaha tanaman hidroponik.

Banyak prospek bisnis nan berkembang dari teknik hidroponik ini, misalnya:

  1. Menjadi pengusaha petani tanaman hidroponik.
  2. Menjadi pedagang tanaman hidroponik.
  3. Menjadi penjual dan supplier pupuk hidroponik.
  4. Membuka usaha menjadi distributor bagi tanaman hidroponik.
  5. Membuka restaurant spesifik makanan dari hasil hidroponik.
  6. Membuka jasa pelatihan spesifik dan training bercocok tanam hidroponik.
  7. Menjadi investor bagi usaha dan bisnis hidroponik.
  8. Menjadi pemilik huma nan bisa disewakan kepada pengusaha hidroponik.
  9. Membuka koperasi nan spesifik menjual tanaman hidroponik, berikut perlengkapannya.
  10. Membuka toko peralatan bertanam dengan teknik hidroponik.
  11. Membuka bisnis online perdagangan tanaman hidroponik.

Nah! Dari satu bidang saja yakni hidroponik, serta dari satu jenis tanaman saja yaitu tomat hidroponik ternyata akan bisa berkembang menjadi belasan bisnis dan prospek usaha nan sangat memungkinkan buat menjadi berhasil.

Tinggal kini tergantung kepada Anda buat mencoba memulai bisnis ini. Karena dapat saja dari hal nan sepele seperti mencoba belajar bertanama tomat hidroponik, kemudian jiwa bisnis Anda bergelora buat terbuka kepada prospek-prospek bisnis lainnya.

Kemudian bagaimana Anda akan memulai bisnis tersebut? Berikut tips menarik nan akan dibagikan kepada Anda, bagaimana memulai bisnis menarik ini.

  1. Pelajari baik-baik lebih dulu apa itu hidroponik, dan bagaimana tekniknya.
  2. Belajarlah bertanam hidroponik. Misalnya mencoba bertanam tomat lebih dulu.
  3. Cobalah buat test market, dengan membagikan tomat hasil tanam Anda kepada orang-orang di lingkungan Anda.
  4. Selanjutnya, kembangkan dulu tanaman tomat ini lebih dulu. Dengan cara bertanam dengan menggunakan huma nan lebih luas.
  5. Mulailah mencoba memperdagangkan tomat Anda. Cukup kecil-kecilan saja dulu. Misalnya di depan rumah Anda sendiri. Atau menitipkannya pada pedagang sayur keliling.
  6. Buatlah dan umumkan usaha tomat dengan teknik hidroponik Anda secara online . Siapa tahu ada peluang pemasaran nan lebih baik dari situ. Dan berbisnis secara online tak ada ruginya. Tomat Anda tak busuk, seperti apabila Anda berdagang secara fisik setiap hari.
  7. Jangan pernah menyerah. Tekuni terus. Dan jangan pernah bosan.

Kini Anda telah siap! Bukan hanya sebagai petani tomat hidroponik , namun juga menjadi pengusaha tanaman hidroponik. Selamat berhidroponik ria.