Kebenaran di Atas Segalanya

Kebenaran di Atas Segalanya

Mario Teguh ialah seorang motivator ulung nan berasal dari kota Malang. Pengucapan bahasa Inggrisnya bagus sekali. Suaranya empuk. Pembawaannya lucu tapi tetap berwibawa. Selain itu, sosok Mario Teguh juga terlihat sangat agamis sekali dalam perkataannya. Motivasi-motivasi nan diberikannya juga banyak nan berasal dari ilmu-ilmu keagamaan. Karena itu, motivasi-motivasi dari Mario Teguh mudah sekali mengena ke hati para pendengarnya. Banyak tips nan sudah dibagikannya, baik di radio, TV maupun facebook dan twitter. Dan motivasi-motivasi tersebut dapat kita dapatkan dengan gratis. Kita cukup menjadi fans dari pagenya nan ada di facebook ataupun dengan cara follow akun twitternya.

Salah satu tips motivasi Mario Teguh nan hingga kini tetap penulis ingat ialah ‘Jadi kuatlah, jangan pernah merendahkan diri Anda sendiri dan jangan pernah tak menghargai dan menghormati diri Anda sendiri dengan cara apa pun dalam keadaan apa pun’.

Kalimat itu sangat kuat. Dalam agama Islam, bila kita sendiri tak menghargai apa nan telah Allah berikan kepada kita, itu berarti kita merendahkan Allah. Kenapa kita merendahkan Allah? Karena kita tak menghargai apa nan Allah ciptakan. Sama saja ketika kita menghina sebuah meja sebab bentuknya buruk dan rangkanya tak kokoh. Pastilah orang nan membuat meja tersebut akan merasa tersinggung sebab apa nan telah dibuatnya tak dihargai. Begitu juga ketika kita tak menghargai diri sendiri berarti kita tak menghargai siapa nan menciptakan kita yaitu Allah. Dan ini ialah bentuk kekufuran nan luar biasa akan dibenci oleh Allah.



Bahaya Rendah Diri

Apakah seekstrim itu sampai menyebut hal tersebut ialah sebuah kekufuran? Bukankah kufur itu ialah perbuatan menyekutukan Allah? Bukan hanya menyekutukan Allah saja, tetapi juga merendahkan Allah ataupun juga tak meyakini kebesaran Allah. Ini ialah bentuk kekufuran kepada Allah. Padahal Allah ialah maha segala-galanya dengan ke 99 sifat nan disebut dengan Asmaul Husna. Rasa tidak bersyukur dengan tak menghormati diri sendiri dan selalu merendahkan diri sendiri sama saja dengan menampilkan keputusasaan nan hanya akan dilaknat oleh Allah.

Jadi tegakkan kepala, bersyukurlah dengan cara menghargai diri sendiri. Penghargaan terhadap diri sendiri ini akan membuat kita dihargai oleh orang lain dan akan meningkatkan kepercayaan diri kita. Kepercayaan diri nan tinggi tentu akan membuat kita lebih mudah menghargai diri sendiri. Kebanyakan orang tak menghargai diri sendiri sebab mereka tak dihargai oleh orang lain. Misalnya saja seorang pekerja nan dimarahi oleh atasannya, biasanya pekerja tersebut akan merasakan down dan cenderung menyalahkan diri sendiri. Penyalahan diri sendiri inilah nan akan membuat kita tak lagi menghargai diri sendiri. Karena itu, buatlah orang lain menghargai kita dengan cara menghargai diri sendiri. Bagaiamana orang lain akan menghargai kita kalau kita tak menghargai diri sendiri?



Menghargai Diri Sendiri

Terus, bagaimaa caranya? Berpakaianlah dengan rapi sehingga penampilan kita terlihat berwibawa di hadapan orang lain. Penampilan berwibawa akan membuat orang lain lebih menghargai kita. Dapat dibandingkan bagaiman seseorang menghargai orang nan berpakaian pengemis dengan orang nan memakai jas safari. Tentu orang akan lebih menghargai orang nan memakai jas safari daripada orang nan memakai baju compang-camping.

Makanlah dengan baik agar tubuh kita menjadi sehat dan bugar. Kesehatan tubuh juga sangat krusial agar orang menghargai kita. Tubuh nan sehat dengan muka nan berseri, akan membuat orang lain merasa segan terhadap kita. Berbeda halnya jika muka kita terlihat mengantuk dan tubuh kita sakit-sakitan tentu akan membuat orang lain tak simpati kepada kita. Belajar, belajar, belajarlah terus-menerus. Allah akan meninggikan derajat orang-orang nan berilmu daripada orang nan tak berilmu. Dengan ilmu, penghargaan dan pengakuan dari orang lain akan Anda dapatkan selain Anda menjadi orang nan lebih bermanfaat tentunya.

Lihatlah Barack Obama seorang presiden dengan kulit hitam pertama di Amerika Serikat. Beliau tampak menarik sebab cerdas dan simpatik walaupun dari segi ketampanan, beliau tidaklah terlalu tampan. Bandingkan dengan orang-orang nan dikaruniai estetika bentuk fisik, tapi tak mengisi fisik tersebut dengan jiwa nan baik. Wajahnya nan secara fisik baik, dapat terlihat tak baik. malahan orang-orang tersebut dapat jadi tampak menakutkan sebab menampilkan kemarahan dan keangkaramurkaan nan ada di dalam hatinya sebab paras akan memperlihatkan bagaimana suasana hati dari pemilik paras tersebut.



Kebenaran di Atas Segalanya

Tips motivasi Mario Teguh nan kedua nan penulis ingat ialah ‘Kamu tidak harus sibuk menerangkan segala sesuatunya terhadap kritik pedas nan kamu terima atau kamu tidak harus melakukan agresi balik terhadap apa nan dilakukan orang lain kepadamu apabila kamu benar-benar konfiden bahwa apa nan telah kamu lakukan tak melanggar anggaran apa pun dan dari siapa pun.’

Kebenaran itu akan berbicara dengan sendirinya. Entah sekarang atau nanti, kebenaran tetaplah kebenaran nan tidak mungkin tergantikan walau global terbalik dan waktu berhenti. Dapat jadi suatu kebenaran saat ini dianggap sebagai suatu kesalahan, tetapi suatu ketika niscaya kebenaran tersebut akan terungkap dan orang-orang akan merasakan kebenaran tersebut. Sibuklah melakukan kebenaran maka suatu saat pencerahan orang lain atas kebenaran nan kita lakukan akan datang.

Walaupun kita sudah tidak berada di global ini, kebenaran itu akan tetap hayati dan memproklamirkan dirinya sendiri. Jadi, tak harus takut melakukan kebenaran. Pun tidak harus merasa sakit hati apabila kebenaran itu dianggap kesalahan fatal. Biarkanlah waktu nan akan menampilkan kebenaran tersebut. Banyak sekali kejadian nan dapat kita ambil dari peristiwa ini. Misalnya saja tentang kisah para dukun santet di Jawa Timur nan dikabarkan melakukan banyak sekali kejahatan santet kepada korban sehingga menjadi korban pembunuhan. Di belakang hari terungkap bahwa sebenarnya dukun santet itu ialah para kyai nan berdakwah di jalan Allah dan orang-orang bersimpati kepada para kyai nan menjadi korban tersebut.



Perhatikan nan Akan Terjadi

Ini ialah kata-kata nan hampir selalu beliau ucapkan setelah menyampaikan sebuah tips buat melakukan sesuatu terutama di acara beliau ‘Golden Ways’ di Metro TV. Mengapa beliau mengajak buat memperhatikan apa nan akan terjadi?

Beliau sangat konfiden bahwa apa pun perbuatan baik itu akan berdampak baik juga pada diri kita sendiri. Begitu juga ketika kita berbuat jahat, maka kejahatan jugalah nan akan datang kepada kita. Ada pepatah nan mengatakan, “Siapa menabur angin, akan menuai badai”. Kita akan mendapatkan hasil dari perbuatan nan kita lakukan baik itu dursila atau baik. Jadi bila kebaikan nan diimpikan, berbuat baiklah. Perhatikan apa nan akan terjadi setelah Anda berbuat baik. Balasan Allah akan berlipat. Itu janji Allah dan Allah tidak pernah ingkar janji. Semoga tips motivasi Mario Teguh nan disampaikan dalam artikel ini dapat berguna bagi Anda nan membacanya.