Perlengkapan Generik Lain

Perlengkapan Generik Lain

Apa saja perlengkapan panjat tebing ? Salah satu kegiatan olahraga nan berbeda ialah olahraga ekstrem. Kegiatan olahraga ekstrem barangkali dapat jadi alternatif bagi nan bosan dengan kegiatan olahraga nan standar. Selain sehat, olahraga ekstrem juga akan banyak melatih berbagai otot tulang. Salah satu kegiatan olahraga ekstrem nan menarik ialah panjat tebing. Olahraga nan dulunya hanya berupa kegiatan memanjat di daerah Eropa ini kini berkembang menjadi sebuah hobi nan nan banyak diminati bagi mereka nan punya nyali tinggi

Mereka nan punya cukup nyali dan suka menerima tantangan, panjat tebing ialah kegiatan nan mudah. Namun bagi mereka nan takut ketinggian, punya masalah dengan stamina atau penyakit lainnya nan dapat memperparah keadaan, sebaiknya tak melakukan kegiatan ini. Pertama, tentu saja sebab panjat tebing tak semudah berlari mengelilingi komplek pada minggu pagi.

Olahraga nan satu ini selain memerlukan teknik, diperlukan juga keberanian agar kegiatan dapat dilakukan dengan lancar. Kedua, olahraga ini memerlukan perlengkapan panjat tebing. Peralatan nan dibutuhkan pun tak sedikit. Peralatan tersebut tentu buat keselamatan. Bagi Anda nan berani dan coba-coba tanpa pengetahuan peralatan pun akan sangat berbahaya.

Aktivitas olahraga nan dikenal juga dengan nama Rock Climbing ini memilliki banyak jenis peralatan pendukung. Peralatan tersebut umumnya dijual di toko-toko nan menyediakan perlengkapan adventure . Bagi nan ingin mengetahui perlengkapan panjat tebing seperti apa, berikut dijelaskan peralatan-perlatan nan dibutuhkan saat melakukan kegiatan panjat tebing.



Jenis Perlengkapan Panjat Tebing Berdasarkan Bahan Dasarnya

Ada dua jenis perlengkapan panjat tebing nan biasa ditemukan dan sering dipakai dalam aktivitas memanjat tebing. Yang pertama ialah perlengkapan nan terbuat dari bahan logam. Biasanya berbahan dasar besi ataupun logam campuran, contohnya Aluminium Alloy, Carbiner dan Pulay. Jenis nan kedua ialah perlengkapan nan terbuat dari bahan serat sintesis. Serat buatan merupakan bahan dasar nan dibuat manusia berdasarkan bahan kimia nan disebut PETROKIMIA. Contoh perlengkapan panjat tebing dari bahan buatan misalnya Chalkbag, flootloop, dan juga Sling.



Jenis Perlengkapan Panjat Tebing dan Fungsinya

Banyaknya istilah peralatan panjat tebing seringkali membuat para pemula bingung. Nama-nama tersebut sebenarnya sangat mudah dihapal, hanya saja bagi nan belum mengenal global panjat-memanjat, nama-nama tersebut akan terasa asing. Apa sajakah peralatan-peralatan tersebut? Berikut nama-nama peralatan tersebut.

• Tali Karmantel

Tali Karmantel ialah tali nan wajib dimiliki para pemanjat tebing. Selain buat melindungi pendaki dari berbagai bahaya semisal terlepas dan jatuh, tali kamantel juga berguna buat membuat tandu darurat. Jenis-jenis tali kamantel antara lain Hawser laid, Core dan Sheat Rope.

Bahan tali karmantel ada nan bahannya statis, elastis, dan semi. Disparitas ketiga jenis bahan itu ialah fungsinya nan berbeda. Misalnya tali karmantel berbahan tidak aktif nan generik digunakan saat rappelling (turun dari loka tinggi) memiliki keregangan talinya sekitar 15 %. Sementara itu, tali karmantel nan berbahan elastis nan digunakan buat keperluan memanjat ( climbing ) memiliki daya renggang dua kali lipat dari tali nan berbahan statis. Jenis nan ketiga yaitu tali karmantel berbahan semi. Tali ini biasa digunakan buat memanjat ataupun buat turun.

Harnes

Harnes ialah alat pengaman nan digunakan oleh para pemanjat tebing. Selain sebagai pengaman, Harnes sangat berguna buat meminimalisir rasa sakit nan dapat datang saat akan memanjat. Jenis-jenis Harnes antara lain Harnes Full Body, Seat Harnes dan Harnes Webing.

Carabiner

Alat nan satu ini cuku vital. Tanpa alat ini, peralatan nan satu dengan nan lainnya tak akan saling terhubung. Alat nan biasa disebut cincin kait ini tak sulit buat dipasang dan dilepaskan.

Ascender

perlengkapan panjat tebing nan satu ini biasa dipasang pada lintasan tali. Pemanjat akan memakainya buat melintasi satu loka ke loka lain, dari satu tebing ke tebing lain. Secara fungsi Ascender tebagi ke dalam dua jenis yaitu Cam Loaded dan Sprung Cam. Jika berdasarkan bentuk pegangannya, Ascender terbagi kedalam Heandle Ascender dan Non Heandle Ascender.

Descender

Descender biasanya difungsikan sebagai alat buat turun dengan tali. Dengan kata lain, alat ini digunakan saat pemanjat hendak turun. Ada dua macam Descender, yaitu Descender manual dan Descender otomatis.

• Chalk bag

Pemanjat tebing umumnya selalu membawa magnesium nan digunakan sebagai perekat. Magnesium sering disebut juga tepung anti keringat. Untuk membawa magnesium ini, seorang pemanjat tebing wajib hukumnya membawa Chalk bag. Chalk bag merupakan alat penyimpan magnesium. Tanpa alat nan satu ini, magnesium tak akan dapat dibawa saat memanjat.

Pulley

Alat nan satu ini digunakan buat mengangkut perlengkapan agar sampai di puncak tebing. Bentuk Pulley mirip dengan katrol, hanya saja ukurannya lebih kecil. Alat nan satu ini dibuat dari bahan campuran beton dan almunium.

Glops

Nama alat nan satu ini memang mirip dengan gloves atau sarung tangan. Alat ini memang sarung tangan. Hanya saja glops merupakan sarung tangan spesifik nan digunakan para pemanjat tebing saat melakukan rappeling.

• Mailon Rapid

Alat nan terbuat dari aluminium alloy ini memliki kemiripan fungsi dengan carabiner. Bentuk alat ini terdiri dari bentuk oval, delta dan semi circular. Perbedaanya dengan carabiner, Mailon Rapid banyak dipakai hanya saat aktivitas menjelajah di gua.



Perlengkapan Generik Lain

Selain perlengkapan nan tadi disebutkan, terdapat perlengkapan panjat tebing lainnya nan wajib dibawa oleh para pemanjat tebing. Salah satunya ialah sepatu. Sepatu buat memanjat tebing sangat berguna sebagai alat keamanan kaki. Saat memanjat, seringkali para pendaki berjumpa dengan dinding nan licin serta tajam.

Untuk keamanan dan kemudahan saat berpijak pada dinding seperti ini, sepatu menjadi alat nan sangat penting. Spesifik buat para pemanjat, sepatu nan digunakan ialah sepatu panjat. Sepatu seperti ini dilengkapi bahan lebih keras pada bagian depannya nan berfungsi agar kaki pemanjat tebing tak kesakitan.

Selain sepatu, ada juga alat-alat krusial lain nan perlu dibawa jika ingin melakukan kegiatan panjat tebing. Perlengkapan nan pertama biasa disebut helmet. Helmet ialah alat pelindung kepala nan wajib dimiliki para pemanjat tebing. Ada juga alat nan disebut piton nan merupakan salah satu perlengkapan keamanan nan digunakan pada bongkahan batu. Yang tak boleh terlewat ialah slink. Alat nan berbentuk seperti tali ini berfungsi menghubungkan carabiner. Itulah alat-alat krusial lain nan perlu dibawa jika ingin melakukan kegiatan panjat tebing,



Standar Pemasangan

Banyaknya jenis peralatan panjat tebing tentu ialah demi keselamatan sebuah nyawa. Peralatan tersebut juga telah melewati berbagai tes sebelum diproduksi agar dapat digunakan dengan baik oleh para pemanjat tebing. Union Internationale de alpinis Ascociation atau UIAA ialah organisasi nan bertanggung jawab dalam masalah standarisasi peralatan-peraltan tersebut.

Meskipun telah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan panjat tebing sebagai pengaman, para pemanjat tebing juga wajib memperhatikan mekanisme nan sesuai. Mekanisme nan tak boleh dilewatkan oleh pecinta panjat tebing yaitu mekanisme pemasangan peralatan nan benar. Dengan memperhatikan mekanisme ini, tak ada cerita kecelakaan saat memanjat dampak kelalaian cara pasang. Mekanisme nan kedua yaitu mekanisme pemanjatan nan sahih beserta tekniknya. Karenaa panjat tebing bukan soal sembarangan, mekanisme nan satu ini perlu diperhatikan.

Selain kedua mekanisme tersebut, para pemanjat tebing juga harus memliki kedisiplinan diri. Kedisplinan sangat diperlukan sebab memanjat bukanlah olahraga nan sifatnya hanya permainan belaka. Memanjat tebing alaha olahraga ekstrem nan jika ada unsur kecil nan lalai, nyawalah taruhannya