Mampu Memecahkan Masalah

Mampu Memecahkan Masalah

Mungkin kita sering apes dalam interaksi dengan versus jenis. Ada saja ketidakcocokan nan menyebabkan hingga kini kita masih sendiri. Kita sudah berusaha tampil nan terbaik, tetapi ternyata tidak cukup menarik. Apa nan harus kita lakukan dalam mencari pacar jika berada pada posisi ini?

Sungguh niscaya sangat sulit rasanya jika kita berada di dalam situasi nan serba sulit seperti itu. Namun kita tidaklah boleh bersikap psimis dan tak optimis ketika berada dalam kondisi tersebut. Kegagalan ialah awal dari sebuah keberhasilan.

Jika kita dalam masa-masa nan suram maka ingatlah tentang cerita dari seorang penemu bohlam lampu. Dalam usaha menemukan bohlam lampu tersebut tak sedikit kegagalan nan dirasakannya. Namun tak ada rasa putus harapan dan dia terus mencoba dan mencoba lagi. Akhirnya Tuhan pun menjawab permintaannya dengan mengabulkan keinginannya dalam menciptakan sebuah bohlam lampu.

Dan hasil ciptaannya masih dapat kita rasakan hingga saat ini. Semua itu tak lain ialah adanya rasa tak mudah putus asa. Sama halnya dengan mencari pasanga hayati maka diperlukan jug upaya kegigihan dan sikap nan tegar dari dalam diri seseorang. Namun ada beberapa hal nan dapat dipandang sebagai sebuah acuan dalam mencari seorang pasangan hidup.



Percaya Diri

Sehebat apa pun diri kita, kalau tak mempunyai rasa percaya diri, kita tak akan “terlihat” siapa pun. Bahkan, orang nan percaya diri, meskipun tak memiliki kemampuan, akan dianggap “ada”. Logikanya, bagaimana mungkin seorang perempuan tertarik pada lelaki nan sering salah tingkah, meski ia jago bola basket atau menjadi mahasiswa tercerdas di kampusnya?

Yang paling penting, tumbuhkanlah keyakinan bahwa semua orang sama saja. Orang nan terlihat hebat sebenarnya punya kesalahan. Hanya, kesalahan tersebut tak terlihat atau tak cukup mampu menggeser kehebatannya.

Rasa percaya diri sangat dibutuhkan oleh seseorang dalam setiap kegiatan. Ketika seseorang tak memiliki rasa percaya diri maka sangat kecil kemungkinannya buat sukses dalam melakukan sesuatu. Paling tidak, hasil nan diberikan niscaya tak maksimal.

Hal tersebut tentu akan sangat mengecewakan sekali sebab hasil nan diperoleh tidaklah maksimal. Sebuah contoh bahwa seseorang dengan tak memiliki rasa percaya diri nan kuat akan mendapatkan hasil nan kurang maksimal ialah seperti seorang penyanyi.

Orang nan memiliki suara nan bagus ketika menyanyi sendiri dan tak di hadapan penonton tentu berbeda ketika bernyanyi di hadapan penonton nan banyak. Di atas anjung seseorang tersebut membutuhkan rasa percaya diri nan maksimal. Jika rasa percaya diri itu hilang maka ada kemungkinan ketika di atas anjung suaranya menjadi tak latif buat didengar.

Hal ini juga berlaku dalam kehidupan seseorang nan sedang dalam masa pencarian pasangan hidup. Dibutuhkan sebuah kepercayaan diri nan baik ketika ingin mencoba mencari pasangan hidup. Jika diri sendiri saja sudah tak dipercaya bagaimana orang lain dapat percaya dengan kita?

Hal ini ialah krusial sebab ketika kita punya rasa percaya diri nan kuat maka akan dengan mudah bagi kita buat meyakinkan pasangan bahwa diri ini ialah layak buat menjadi pasangannya. Namun jika rasa percaya diri itu hilang, jangankan meyakinkan layak buat menjadi pasangan, berbicara saja akan sangat kesulitan.

Oleh sebab itu, latihlah dulu rasa percaya diri itu dihadapan semua orang. Sebagai langkah awal dapat mencoba di depan cermin terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa maka cukup yakinkan dalam diri anda bahwa semua orang ialah sama seperti anda. Jadi dengan demikian rasa percaya diri itu akan muncul dan dengan mudah anda akan mendapatkan pasangan.

Namun patut menjadi sebuah catatan krusial bahwa jangan juga terlalu percaya diri. Rasa percaya diri nan kuat terkadang membantu tetapi kadang juga mencerbukan kita ke dalam kolam. Maksudnya ialah jika anda terlalu percaya diri maka kemungkinan juga akan malu sekali jika ternyata salah tafsir.

Anda merasa percaya bahwa seseorang nan akan dijadikan pasangan akan bersedia dengan setulus hati. Lihatlah dulu kemungkinan itu, tetapi tak ada salahnya mencoba. Namun tetap harus berbesar hati jika ternyata akhirnya anda ditolak buat memasuki ruang hatinya.



Bersikap Apa Adanya/ Menjadi Diri Sendiri

Jujur saja, siapa pun akan jengah melihat sosok nan sok kenal atau sok gaul. Jika keadaan ini ditambah sikap kita nan judes atau sombong, dapat jadi kita semakin terpencil dari pergaulan atau hanya berteman dengan orang-orang nan setipe dengan kita. Percayalah, Justru menjadi pribadi nan sederhana niscaya menyenangkan siapa pun, tanpa kita berusaha menjadi orang lain.

Bisa jadi kita mungkin penggemar berat seniman eksklusif sehingga tindakan atau dandanan kita meniru dirinya. Hal ini perlu kita ubah. Yakinlah, kunci kesuksesan seniman idola kita ialah kemampuannya memadukan berbagai hal buat menjadi dirinya nan utuh sebagai “sajian nan menyenangkan”.

Sikap inilah nan seharusnya kita tiru, bukan gaya rambut atau gaya bicaranya. Yakinlah, perempuan lebih suka pada lelaki nan dapat menjadi dirinya sendiri. Laki-laki semacam ini akan dianggap dapat bertanggungjawab dan mampu membimbing perempuan, dua hal nan sangat krusial bagi mereka.

Menjadi diri sendiri ialah sebuah hal nan penting. Tidak kalah pentingnya dengan memiliki rasa percaya diri. Dengan menjadi diri sendiri maka anda termasuk sebagai seseorang nan memiliki kepribadian.

Tentu saja, harus menjadi pribadi nan baik dan bukan pribadi nan buruk. Tidak ada di global ini seseorang nan suka akan pribadi nan buruk. Oleh sebab itu,pupuklah diri anda sendiri sehingga menjadi seorang nan memiliki kepribadian nan baik.

Masa mencari pasangan ialah masa nan sangat penting. Banyak sekali orang nan terkadang tertipu dengan sebuah kepribadian nan ternyata bukan miliknya sendiri. Ada sebuah kebohongan nan coba ditampilkan dalam kehidupan ketika masa pencarian pasangan tersebut.

Hal tersebut sangatlah berbahaya sebab akan menjadi sebuah bomerang nan mampu melukai diri anda sendiri di lain hari. Luka itu dapat terjadi di kemudian hari sebab ternyata anda tak jujur buat menjadi diri sendiri ketika dalam masa pencarian pasangan hidup.

Sangat krusial bagi seseorang buat mengenal orang lain nan akan menjadi calon pasangannya. Dalam hal ini ialah kepribadian nan dimilikinya. Meskipun hal tersebut terkadang dapat ditutupi tetapi suatu saat niscaya akan terbuka juga.

Ada baiknya memulai segala sesuatu itu selalu dimulai dengan kejujuran. Salah satu nan orang sukai dari pasangannya ialah sebuah kejujuran. Dengan jujur menjadi diri sendiri maka anda sudah termasuk ke dalam kategori sebagai seorang pasangan hidup.

Tidak selamanya sebuah kebohongan itu bisa ditutup-tutupi. Pada awal masa taaruf mungkin dapat berbohong tentang bagaimana anda sebenarnya. Tetapi lama-kelamaan ketika pasangan tersebut bersama anda maka dia akan merasakan sebuah disparitas sikap.

Hal ini nan nantinya dapat memicu sebuah perpecahan dan tentunya akan menyakitkan bagi kedua belah pihak. Jadi mulai dari sekarang jadilah diri anda sendiri dan jadilah orang nan memiliki kepribadian nan baik sebab kebaikan itu pilihan dan bukanlah sebuah paksaan.



Mampu Memecahkan Masalah

Lelaki terbiasa melarikan diri dari masalah, atau mengalihkan tanggung jawab. Oleh sebab itu, jika Anda memang ingin mencari pacar nan serius, jadilah orang nan mampu mengatasi kelemahan lelaki ini. Bukan berarti Anda curi-curi kesempatan buat membantu orang lain menyelesaikan masalah di depan si dia.

Cukuplah rampungkan masalah hayati Anda sehari-hari, menyelesaikan pekerjaan di kantor, atau mengerjakan tugas dengan baik dalam kuliah, maka si dia niscaya tertarik pada Anda. Percayalah, fisik atau harta ialah urusan nomor sekian jika Anda mampu melakukan sikap ini. Jadilah “juru selamat” nan selalu sukses lolos dari masalah serumit apa pun, maka si dia akan menjadi milik Anda.

Mampu mengatasi masalah akan menjadi point tambah bagi anda nan memilikinya. Setiap orang terkadang ragu terhadap keputusan nan diambilnya, maka di saat seperti itu biasanya membutuhkan seseorang nan tepat buat mengatasinya.

Jika anda ternyata diberikan kesempatan sebagai loka curhat oleh seseorang maka ada baiknya buat memberikan sebuah solusi nan tepat. Namun juga patut diperhatikan bahwa dalam pengambilan keputusan tersebut haruslah bijak dan tak berkesan asal ngomong saja. Jika anda terkesan asal ngomong maka ini juga akan memberikan kesan akan ketidaktahuan anda. Jadi berhati-hatilah ketika menganalisis sebuah masalah.