Teknik Membuat Kata Cinta

Teknik Membuat Kata Cinta



Pesona Cinta

Kata cinta ialah salah satu pesona cinta. Seorang ibu nan mencintai anaknya akan melakukan banyak hal agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Ketika mengandung sang anak, si ibu akan mendentangkan kata-kata latif penuh kaish sayang sebagai ungkapan rasa cinta nan ada di dalam hatinya. Seorang suami akan bekerja dengan sepenuh hati, jiwa, dan raga demi menghidupi keluarganya. Ia membanting tulang dan bahkan melupakan keadaan dirinya agar keluarganya dapat hayati sejahtera.

Sang suami nan bertanggung jawab ini akan bekerja siang malam dan melakukan perjalanan jauh sebagai bentuk pengejawantahan rasa cintanya. Ketika ia dengan rasa afeksi menyerahkan hasil keringatnya kepada keluarganya itulah wujud cinta nan sebenarnya. Kata-kata latif terkadang tak keluar sebab tak semua manusia mampu melakukan dan mengucapkan kata-kata latif sebagai refleksi cintanya.

Tuhan pun memberikan apa nan dibutuhkan oleh umat-Nya sebagai bukti cinta. Umat bersholawat sebagai ungkap cinta kepada Rasulullah. Indahnya cinta ini membuat banyak hati terpaut sehingga menciptakan kedamaian dan ketenangan dalam kehidupan. Tanpa adanya cinta, global ini akan penuh dengan rasa saling membenci. Tidak sulit mengungkapkan kebencian itu. Lihatlah status-status nan ada di jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

Hampir setiap saat ada saja nada kebencian dan kegeraman nan dituliskan di sana. Nada kebencian itu terkadang tak berdasar. Hanya sebab teman fb tak menegur sapa atau tak memberikan tanda ‘like’ saja, lalu ada rasa nan kurang senang. Selanjutnya, teman nan tak dianggap bersahabat itu dibuang dari daftar pertemanan. Kalau saja rasa benci dan geram itu sebab sang teman tak berbuat nan baik atau sering mengungkah gambar dan kata-kata nan tidak senonoh, mungkin cukup masuk akal dibuang.

Banyak alasan mengapa membenci tetapi terkadang tak banyak alasan buat mencinta. Cinta nan dapat dijelaskan malah bukan cinta, kata sebagian orang. Ketika anak berbuat tak baik, orangtuan tetap sayang kepada anak tersebut. Orangtua hanya berpikir bahwa kalau bukan mereka nan menyayangi anaknya nan dianggap sampah masyarakat itu, lalu siapa lagi. Rasa cinta orangtua kepada anaknya itu tak dapat diutarakan dengan berjuta alasan. ‘Dia anakku’. Kata-kata ini sudah cukup menggambarkan bahwa ungkapan cinta itu harus ada.

Beda dengan seorang istri nan merasa tak diperlakukan seperti seorang istri. Ia dapat mengadu kepada Pengadilan Agama dan ia dapat menuntut cerai. Namun, banyak juga nan bertahan dalam rumah tangga nan tak semestinya sebab salah satu pasangan mempunyai rasa cinta nan besar kepada Tuhannya. Ia bertahan sebab Allah dan ia tak mau Allah murka kepadanya. Walaupun ia merasa tak berbahagia di dunia, ia konfiden bahwa ia akan berbahagia di akhirat.

Ia berusaha ikhlas walaupun tak merasakan cinta nan ia bayangkan seperti nan ada di film-film Korea nan begitu romantis. Sebaliknya, pernikahan kedua dapat juga lebih menenangkan sebab ketika ia menikah lagi ia tahu apa nan harus dilakukannya agar ia dapat meraih senang dengan pasangan barunya. Kalau dahulu ia tak pernah dapat mengatakan dan mengungkapkan cinta, dengan suami keduanya, ia mampu membuat puisi panjang buat sang suami nan juga sangat mencintainya.

Yang terpenting ialah tak terjebak ke dalam cinta nan tak halal. Ketika ada rasa ingin memiliki seseorang terkadang nafsu menjadi begitu membuncah sehingga merasa bahwa cinta mempunyai alasan mengapa melakukan perbuatan dosa. Bahwa kehidupan itu ditopang oleh cinta, ada benarnya. Namun, mengharap kepada cinta dan berusaha mewujudkan cinta nan tak baik, maka akibatnya fatal. Selain dosa besar dan laknat Tuhan nan telah menunggu, juga akan banyak jiwa nan tersakiti sebab rasa cinta nan akan diwujudkan itu tak tulus.



Hidup ialah Cinta

Hidup tak akan latif tanpa adanya cinta. Mencinta itu ialah cara manusia buat menjadi lebih manusiawi. Kalau ia ingin membenci, maka hatinya akan penuh dengan rasa benci sehingga ia akan selalu melihat orang dari rasa bencinya itu. Sebaliknya, ketika ada rasa cinta dan nan ditonjolkan selalu rasa cinta, hatinya pun akan terpenuhi oleh cinta. Ia akan sulit menemukan rasa benci kepada orang lain. Ia tidak mau hatinya terkotori oleh virus kebencian nan hanya akan membunuhnya secara perlahan tapi pasti.

Cinta menghidupkan global sebab didalam cinta selalu ada romantisme, kehangatan dan perasaan nyaman. Setiap anak manusia niscaya membutuhkan, dan akan berjuang buat mendapatkan itu semua. Tetapi seharusnya manusia mempunyai prinsip dan konsep nan bagus tentang cinta agar ia tak terjebak dalam butanya cinta.

Apa nan membuat seorang gadis rela mengeluarkan kocek dengan berlama-lama meladeni ajakan ngobrol teman kencannya di global maya? Atau seseorang nan mengidolakan vokalis grup band eksklusif dengan cara-cara nan tak lagi rasional? Dapat jadi, kata cinta nan termuat dalam ungkapan tulisan di monitor, atau kekuatan kata dilirik lagu telah menghipnotis orang tersebut. Inilah imbas magis nan aku katakan diawal.

Tidak semua orang berbakat membuat kata-kata cinta. Namun jika Anda menemukan orang seperti itu, maka waspadalah, sebab anda seperti berhadapan dengan dua mata pedang. Ini istilah ekstremnya. Tapi ini ada benarnya. Jika dia ialah orang nan baik alias jujur alias tulus alias setia, maka kelanjutan hayati Anda bak putri nan dipuja seorang pangeran. Dia akan menghargai, mengagumi dan menjadikan kita satu-satunya belahan jiwanya. Tapi jika sebaliknya, berarti dia jago ngegombal. Orang seperti ini memiliki lidah nan licin alias memiliki jurus rayuan maut.



Teknik Membuat Kata Cinta

Bagaimana membuat kata cinta, sehingga apa nan kita ungkapkan dapat tersampaikan pada orang nan kita sayangi? Lebih lanjut kita tak dicap sebagai jago ngegombal. Berikut tips dan trikya:

1. Pujilah buat sesuatu nan memang dimiliki ‘dia’
Pujian dapat berupa kata-kata mutiara. wajahmu bak rembulan misalnya. Tapi jangan katakan pada si dia nan berkulit hitam kalau dirinya bak cerlang mutiara. Akan lebih baik jika anda mengatakan secara tepat akan perumpamaan fisiknya, panggilan “manis” lebih memungkinkan disini. Pada titik kritis tertentu, pujian nan hiperbola justru menimbulkan pertanyaan balik pada nan dipuji. Ini berkaitan dengan ketulusan pujian nan kita berikan.

2. Ketulusan dan Tendensius sangat mudah terbaca, Hati-hatilah!
Dalam cinta ada semangat buat saling menjaga dan memberi. Ketulusan ada pada semangat itu. Tetapi kecenderungan membuat orang menuntut dan senantiasa menghindari keadaan sulit. Merangkai kata cinta nan tulus berarti tak membebani si dia dengan hal-hal nan memberatkan. Sebaliknya, dia akan merasa senang membaca atau mendengarkan setiap ucap-ungkap anda

3. Pahami bentuk perhatian nan ‘dia ‘ inginkan
Pernah melihat orang nan “datar” saat berbicara, bahkan saat marah sekalipun. Mungkin orang seperti ini kita hanya sebagai orang tanpa emosi. Jangan berharap memiliki kekasih seperti orang ini, kita akan menikmati manisnya pujian dan bahagianya saat dirayu . Sebenarnya romantis dapat diartikan dalam banyak hal. Seperti perasaan cemasnya saat melihat kita sakit. Atau perasaan risi saat kita tidak kunjung telepon. Dan lain sebagainya.

4. Romantisme lewat kata…TETEP!!!
Ya… ini ialah salah satu kebutuhan afeksi, satu kebutuhan nan manakala tak terpenuhi maka akan terjadi ketimpangan dalam jiwa orang tersebut. Setiap kita butuh sentuhan dan perasaan merasa disayangi oleh seseorang. Itu sangat manusiawi. Kata-kata cinta nan romantis bagai amunisi nan memberi energi bagi manusia nan sedang jatuh cinta. Jadi, meski romantisme dapat ditampakkan lewat konduite nan ‘santun’ dalam bercinta, namun ungkapan verbal terkadang mampu memberikan sesuatu nan lebih.

Bagaimana, ternyata tak sulitkan memahami salah satu ‘klik’ menuju kesuksesan karier cinta anda. Kata cinta nan tulus ialah kata-kata latif nan diungkapkan oleh hati dan disabungkan oleh jiwa.