Ubud sebagai Pusat Ngaben

Ubud sebagai Pusat Ngaben

Berbicara mengenai Ubud , marilah kita mengenal lebih jauh tentang objek wisata nan sangat menawan di pulau Bali ini. Di manakah letak objek wisata Ubud? Ubud ialah sebuah kawasan peristirahatan di Kabupaten Gianyar, Bali. Kawasan Ubud terletak sejauh 25 km dari ibukota Provinsi Bali, yaitu Denpasar.

Kawasan wisata Ubud ini terbilang sangat dekat dari beberapa objek wisata lainnya. Apabila kita mendarat di Bandara Ngurah Rai Denpasar, kita dapat naik taksi atau angkutan generik nan melewati Jalan Bypass Ngurah Rai atau Bypass Ida Bagus Mantra. Untuk menuju ke Ubud, perjalanan nan ditempuh memakan waktu kurang lebih satu jam.

Jika kita berwisata menggunakan jasa tour and travel atau bus pariwisata, maka Ubud biasanya disinggahi setelah kita menengok Pantai Kuta. Namun, jika kita berwisata sendiri bersama keluarga, berbagai pilihan mengitari objek wisata salah satunya dapat menggunakan sewa mobil, motor, atau bahkan sepeda.

Daerah ini biasanya juga menjadi tujuan menginap para wisatawan asing atau peneliti nan ingin mengetahui sosial budaya masyarakat Bali. Di kawasan Ubud, mereka dapat tinggal selama sebulan dan bahkan sampai berbulan-bulan buat memahami kultur masyarakat Bali nan tergolong unik dan menarik perhatian masyarakat dunia.



Penginapan di Kawasan Wisata Ubud

Jika kita ingin memahami corak budaya Bali, menginaplah di sekitar kawasan wisata Ubud. Di sana kita akan benar-benar menyatu dengan keseharian masyarakat, mulai dari Norma sembahyang masyarakat Hindu Bali, budaya membuat aneka kerajinan, sampai dengan cara mereka bersosialisasi.

Di kawasan Ubud, ada beberapa hotel mulai bintang 5 sampai dengan hotel kelas melati. Tinggal bagaimana kita memilih sinkron dengan keinginan dan juga sinkron dengan ukuran kantong masing-masing. Penginapan nan berada di kawasan Ubud kebanyakan berdiri di dekat Sungai Ayung. Wisatawan nan suka berbaur dengan penduduk sekitar akan sangat menikmati pemandangan di Sungai Ayung nan teduh dan tidak sehiruk pikuk berada di penginapan dekat Pantai Kuta.

Selain hotel, beberapa cottage dan villa juga berdiri dengan kokoh di kawasan ini. Di area kawasan wisata Ubud ini, kita dapat berbaur dengan masyarakat nan akan menyambut dengan ramah siapa saja nan menikmati keelokan pemandangan dan budaya di sana.

Selain itu, pemandangan khas Bali nan penuh pernak-pernik menawan akan bisa dinikmati di kawasan sekitar penginapan di Ubud tersebut. Dapat juga kita menginap di rumah-rumah penduduk seperti halnya para wisatawan asing nan sedang melakukan penelitian atau studi tentang budaya sosial masyarakat Bali.

Jika ingin menginap di hotel, maka tarif nan ada di sekitar kawasan Ubud tersebut mulai dari dua ratus ribu per malam buat hotel kelas melati sampai dengan hampir dua juta buat hotel berbintang lima. Tinggal tengok kantong dan rasanya kenyamanan nan ditawarkan juga sebanding kecuali fasilitas kamar dan sarapan pagi tentunya.



Objek Wisata di Kawasan Ubud

1. Objek Wisata di Ubud - Pura Gunung Kawi

Siapa bilang Gunung Kawi hanya terdapat di Malang, Jawa Timur saja di mana ada kelenteng loka persembahyangan kaum Konghuchu? Di kawasan Ubud juga terdapat nama Gunung Kawi nan merupakan sebuah pura loka persembahyangan kaum Hindu Bali. Selain buat loka ibadah masyarakat Hindu, pura Gunung Kawi di kawasan ubud juga terbuka buat dinikmati para wisatawan nan ingin mengetahui seluk beluk budaya Bali.

Jika kita ingin menikmati bagian dalam kawasan pura Gunung Kawi di Ubud, maka ada retribusi nan harus dibayarkan buat pemeliharaan pura tersebut. Jumlahnya termasuk ringan bagi kantong wisatawan, yaitu sekitar Rp7000,00 buat orang dewasa dan Rp3000,00 buat anak-anak di bawah 5 tahun. Retribusi tersebut juga termasuk sewa kain jarit khas Bali nan harus digunakan siapa pun nan akan memasuki kawasan pura Gunung Kawi di Ubud.

Di dalam pura, kita dapat melihat-lihat bagaimana budaya masyarakat Hindu dibangun di loka peribadatan mereka. Kita dapat melihat para pemeluk Hindu tersebut beribadah dan juga dapat bergabung apabila memiliki kepercayaan nan sama.

Di kawasan pura Gunung Kawi Ubud ini, kita dapat pula mencicipi masakan khas di warung Bu Oka. Namun bagi mereka nan beragama muslim, mungkin harus menahan diri dulu dan membeli makanan di loka lain sebab masakan di warung Bu Oka ini terkenal dengan kuliner babi gulingnya nan lezat.

Bagi kaum muslim dapat berbelok membeli makanan di warung nasi Bu Mangku. Di sini makanan halal dan lezat sudah tersedia lengkap buat mengisi perut nan kosong sehabis menikmati wisata pura Gunung Kawi di Ubud. Jadi tak perlu risi akan tersedianya makanan nan halal juga di sana.



2. Objek Wisata di Ubud - Museum Rudana

Selain pura Gunung Kawi di Ubud, terdapat juga museum Rudana nan menyimpan koleksi benda seni berupa patung dan lukisan nan dibuat oleh artis lokal maupun mancanegara. Museum ini diresmikan oleh presiden (alm) Soeharto pada tanggal 26 Desember 1995. Dalam satu kompleks, juga berdiri Rudana Fine Art Gallery nan merupakan sebuah galeri tentang lukisan dan patung protesis Nyoman Rudana.

Rudana memang berasal dari nama tokoh artis Bali nan terkenal, yaitu Nyoman Rudana. Menikmati wisata di museum ini membuat kita semakin memahami dan mengagumi budaya Bali nan bahkan wisatawan mancanegara dari jauh pun sengaja datang buat mempelajarinya.



3. Objek Wisata di Ubud - Hutan Wanara Wana

Di kawasan wisata Ubud juga terdapat hutan protesis bernama Wanara Wana. Di dalam hutan nan sangat elok ini terdapat banyak sekali monyet. Jumlah monyet tersebut sampai mencapai angka ratusan ekor. Mereka berkembang biak dengan bebas dan bergabung bersama wisatawan.

Namun, kita harus hati-hati terhadap monyet nan nakal dan usil. Banyak di antara monyet tersebut nan suka mengambil barang-barang pengunjung, seperti tas, topi, atau bahkan kacamata. Apabila ada di antara wisatawan nan ingin membalas keusilan mereka, tidak sporadis monyet-monyet tersebut bergerombol buat balas menyerang. Nah, di sini sebaiknya memang kita berhati-hati dan bercakap seperlunya saja agar monyet-monyet nan hayati bebas tersebut tak merasa terganggu.

Di kawasan hutan protesis nan berada di wilayah Ubud ini juga ada sebuah pura loka persembahyangan pemeluk agama Hindu di sekitarnya. Nama pura tersebut ialah Pura Dalem Pandang Tegal. Di sekitar pura, terdapat air kudus nan menurut kepercayaan masyarakat Hindu di sekitar Ubud dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit apabila diminum. Oleh karenanya, kawasan ini tidak pernah sepi oleh pengunjung baik lokal, nasional, maupun internasional.



4. Objek Wisata di Ubud - Dayung dan Rafting di Sungai Ayung

Menikmati kawasan Ubud berarti kita siap-siap buat menikmati estetika Sungai Ayung. Sungai nan di sepanjang alirannya banyak berdiri penginapan ini memiliki arus nan cukup deras. Di sana kita dapat mencoba rafting dan mendayung kayak (perahu kecil). Wisatapenuh tantangan ini sinkron bagi mereka nan suka berpetualang di alam bebas dan melepaskan semua ketegangan ketika bergelut dengan pekerjaan di kota masing-masing.



5. Kawasan Wisata Belanja di Sekitar Ubud

Puas berwisata di sekitar Ubud, Anda dapat membeli souvenir di pasar Sukowati. Di sini, anda dapat membeli souvenir berupa kaos joger, sandal, sepatu, sampai dengan lukisan khas Bali. Selain itu, ada juga pasar seni Ubud. Pasar ini menawarkan barang-barang seni khas Bali sampai dengan sayur dan buah-buahan.



Ubud sebagai Pusat Ngaben

Dari sekian banyak objek wisata nan dapat kita nikmati di Ubud, maka ada salah satu karakteristik khas daerah ini nan sporadis terdapat di kawasan Denpasar, yaitu sebagai pusat acara ngaben. Acara ngaben atau pembakaran mayat biasanya sangat ramai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan nan ingin mengetahui tentang sosial budaya masyarakat Hindu di Bali. Ubud ternyata menjadi pusat dari upacara ngaben di Bali.