Kurma - Sejarah Buah Ini

Kurma - Sejarah Buah Ini

Buah kurma di Indonesia identik dengan bulan Ramadan. Di bulan Ramadan biasanya marak pedagang menjajakan buah berbentuk lonjong silinder ini. Kaum muslimin pun menyerbu buah ini buat dijadikan santapan takjil.

Kurma sangat dianjurkan dikonsumsi saat berbuka puasa. Sinkron dengan kajian kedokteran, gula dan air merupakan zat nan pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum.

Sebab, berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh bisa mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Di sisi lain, berkurangnya air bisa melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, walaupun ketika berbuka puasa orang menyantap makanan dan minuman, tetap saja merasakan kenyataan kelemahan dan gangguan-gangguan jasmani dampak kekurang zat gula dan air.

Buah kurma memang sangat baik dikonsumsi. Buah ini kaya akan gizi dan nutrisi. Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, nan 20%-nya lagi terdiri dari protein, lemak, dan produk mineral termasuk tembaga, besi, magnesium, dan asam folat. Kurma juga kaya dengan serat dan merupakan sumber kalium nan sangat baik. Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir semuanya dari karbohidrat.



Kurma - Manfaat Buah ini bagi Ibu Hamil

Kurma kering (tamr) diyakini mampu menguatkan sel-sel usus dan bisa membantu melancarkan saluran kencing. Tamr mengandung serabut-serabut nan bertugas mengontrol laju mobilitas usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Lalu, kurma basah (ruthab) menurut penelitian berpengaruh dalam mengontrol laju mobilitas rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Jadi tepat sekali jika dikonsumsi perempuan hamil nan akan melahirkan sebab sangat membutuhkan minuman dan makanan nan kaya akan unsur gula. Hal itu dampak banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu nan lama.

Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu buat mengontrol laju mobilitas rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab. Sementara, buah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi perempuan nan sedang hamil dan nan akan melahirkan.

Kurma matang juga banyak mengandung kadar besi dan kalsium. Kedua unsur ini krusial sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Apalagi, kadar zat besi dan kalsium nan dikandung buah kurma bisa menggantikan tenaga ibu nan terkuras saat melahirkan atau menyusui. Bagi pertumbuhan bayi, zat besi dan kalsium pun sangat diperlukan. Dua unsur ini merupakan unsur nan paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

Selain itu, ruthab bisa mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil berikutnya. Hal itu sebab dalam kurma segar terkandung hormon nan menyerupai hormon oxytocine nan bisa membantu proses melahirkan dan menyusui.

Jadi, buah kurma akan memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. Secara umum, buah kurma, baik tamr maupun ruthab bisa menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh sebab itu, dianjurkan buat memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang nan lanjut usia agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

Buah kurma juga kaya dengan zat garam mineral nan menetralisasi asam, seperti kalsium dan potasium. Buah kurma ialah makanan terbaik buat menetralisasi zat asam nan ada pada perut sebab meninggalkan residu nan mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna nan timbul dampak mengonsumsi protein, seperti ikan dan telur. Ada ratusan jenis kurma di dunia. Berikut ini jenis kurma nan terkenal dan banyak diminati oleh para pemburu kurma di seluruh dunia.

  1. Kurma Nabi: Hanya tumbuh di tanah Madinah (Saudi Arabia) dan inilah kurma favorit Nabi Muhammad SAW, rona hitam, tekstur lembut, tak manis dan cita rasanya hampir mirip kismis.

  2. Kurma Sekki: Ada dua warna, atas kekuning-kuningan sedang bawah kecoklatan, bagian nan kuning lebih keras, nan cokelat lebih empuk serta kenyal, rasanya manis sedang.

  3. Kurma Barhi: Rona coklat cerah, manis sedang, tekstur lembut seperti durian, ada sedikit rasa karamel.

  4. Kurma Kholas: Rona cokelat terang keemasan mirip kurma barhi, hanya saja ada citarasa coffee caramel, tekstur empuk rasa manis sedang.

  5. Kurma Khidri: Rona maron gelap lebih kering, kenyal, tak terlalu manis paling banyak diproduksi, biasa digunakan bahan dasar olahan kurma, mulai dari kurma isi almond, orange, hingga campuran cokelat.

  6. Kurma Mactoumi: Rona sedikit hitam kemerahan, permukaan agak keriput, kenyal, rasa manis.

  7. Kurma Sokari: Tekstur kenyal lembut tapi ada juga jenis nan keras, paling disukai di Arab Saudi, sedikit kering dan manis.

  8. Kurma Silaj: Rona cokelat kemerahan bentuk lonjong, tekstur lembut rasa manis sedang.

  9. Kurma Majol: Rona cokelat sangat manis lembut dan kenyal.

  10. Kurma Monief: Rona cokelat terang, tak begitu besar, manis sedang dan tekstur lembut.


Kurma - Sejarah Buah Ini

Kurma nan bernama latin Phoenix dactylifera adalah tanaman palma ( arecaceae ) dalam genus phoenix, buahnya bisa dimakan. Loka asalnya tak diketahui secara persis. Hanya saja, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Dibudidayakan sejak zaman antik dari Mesopotamia ke prasejarah Mesir, kemungkinan pada awal 4000 SM.

Bangsa Mesir Antik menggunakan buahnya buat dibuat menjadi anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM ada bukti sejarahnya. Selanjutnya, orang Arab menyebarluaskan kurma di sekitar selatan dan barat daya Asia, bagian utara Afrika, Spanyol, dan Italia. Kurma diperkenalkan di Mexico dan California, oleh bangsa Spanyol pada tahun 1765.

Dalam perjalanannya, kurma merupakan tanaman tradisional nan krusial di Turki, Iraq, Arab, Afrika Utara sampai ke Maroko. Di negara-negara Islam, kurma dan yogurt atau susu ialah makanan tradisional nan primer buat berbuka puasa pada saat bulan Ramadan. Kurma juga dibudidayakan di Amerika Perkumpulan pada bagian selatan California, Arizona, dan bagian selatan Florida.



Kurma - Khasiat Buah Ini

Kurma memiliki segudang manfaat. Tak hanya sekadar makanan, kurma pun ternyata sangat baik buat kesehatan. Kurma juga baik buat ibu hamil. Selain sangat bermanfaat bagi ibu hamil, berikut ini beberapa khasiat dari buah kurma.

  1. Kaum Arab Badui, nan makan kurma secara teratur, menunjukkan taraf kejadian nan sangat rendah dari kanker dan penyakit jantung.

  2. Buah kurma kaya serat nan mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi gambaran dan mengikat bahan kimia nan menyebabkan kanker usus besar.

  3. Sebagai makanan laksatif, kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.

  4. >
  5. Kurma mengandung antioksidan nan dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi, dan anti-hemoragik.

  6. Kurma ialah sumber vitamin A, nan dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat krusial buat kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan buat menjaga kulit tetap sehat. Mengonsumsi buah-buahan alami nan kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

  7. Kurma merupakan sumber zat besi nan sangat baik. Besi ialah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah nan menentukan daya dukung oksigen darah.

  8. Kalium dalam kurma ialah komponen krusial dari sel dan cairan tubuh nan membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan konservasi terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.

  9. Kalsium merupakan mineral krusial dalam pembentukan tulang dan gigi, dibutuhkan oleh tubuh buat kontraksi otot, serta buat penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf.

  10. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung buat enzim antioksidan superoksida dismutase.

  11. Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.

  12. Magnesium sangat krusial bagi pertumbuhan tulang.

  13. Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam pantotenat, dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Vitamin K sangat krusial dalam pembekuan darah dan metabolisme tulang.

  14. Buah kurma nan direbus bisa memperlancar saluran kencing.

Untuk itu, kurma tak saja baik dikonsumsi saat buka puasa di bulan Ramadan, tetapi juga menyehatkan jika dikonsumsi secara teratur dalam keseharian. Oleh sebab itu, sediakanlah selalu buah kurma ini di rumah Anda.