Sistem Spesifik Pengelolaan Limbah

Sistem Spesifik Pengelolaan Limbah

Bagaimana pengelolaan limbah industri nan benar? Kehidupan manusia mengalami perkembangan pesat sinkron dengan arus perkembangan teknologi. Semakin maju peradaban manusia, seharusnya diiringi dengan kemajuan teknologi.



Tipe Limbah

Semakin banyak produk industri nan dihasilkan oleh perusahan maka semakin meningkat pula jumlah limbah nan dihasilkannya. Pada lingkungan di loka manusia tinggal akan terjadi kerusakan ekosistem setempat sebab pembuangan limbah nan dilakukan manusia sendiri.

Hal ini menjadi pemikiran para pakar lingkungan dan pengelola industri. Karena hal tersebut menjadi penyebab terbesar kerusakan lingkungan. Mereka harus memiliki metode yang sistematis dan menjalankannya secara berkelanjutan.

Langkah ini ialah cara buat membuat limbah lebih kondusif saat dibuang ke suatu loka atau bahkan bisa dimanfaatkan kembali. Beberapa tipe limbah itu sendiri dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Limbah industri
  2. Limbah rumahtangga
  3. Limbah nuklir
  4. Limbah pertambangan

Perusahaan atau pabrik nan membuat produk juga menghasilkan limbah. Limbah tersebut biasanya dibuang dalam jumlah besar. Umumnya, limbah tersebut berdampak jelek bagi lingkungan sekitar, baik secara langsung maupun tak langsung.



Pengelolaan Limbah

Kandungan dalam limbah ini berupa zat-zat kimia beracun, asam, logam, minyak, dan radioaktif. Beberapa perusahaan telah melakukan pengelolaan limbah industri dengan cermat sebelum benar-benar dibuang.

Namun, banyak juga perusahaan nan tak memedulikan hal ini. Metode pengelolaan limbah industri secara generik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Mengumpulkan limbah nan bisa dibakar di loka pembakaran khusus.
  2. Membuang limbah ke lautan.
  3. Mengubur limbah ke dalam gua.
  4. Mendaur ulang limbah.
  5. Menyuntikkan limbah ke bebatuan.

Pelaksanaan pengelolaan limbah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola perusahaan, namun menjadi tanggung jawab serta pemikiran bersama masyarakat.

Pemerintah dan masyarakat harus memikirkan akibat nan akan terjadi. Karena limbah nan berbahaya secara sembarangan dibuang begitu saja.

Pengelolaan limbah sebenarnya bisa dimulai dari pengelolaan sederhana dari lingkungan rumah tangga. Masalah sampah ialah masalah primer limbah nan dihasilkan dari rumah.

Pemilahan jenis sampah harus digalakkan secara berkelanjutan agar masyarakat sadar akan pentingnya pengelolaan sampah. Jika mereka memilah dengan baik sampah rumah tangga nan mereka hasilkan, maka penanganan sampah ke termin selanjutnya menjadi lebih terorganisir.

Contoh kecil nan telah dilakukan beberapa kalangan pencinta lingkungan ialah menggunakan kembali sampah basah (sisa makanan) menjadi pupuk alami. Limbah residu makanan ini mudah terurai dan hancur saat bersentuhan dengan tanah.

Namun buat sampah-sampah plastik, beberapa jenis dari sampah itu bisa dikumpulkan lalu digunakan sebagai kerajinan tangan nan bernilai ekonomis.

Kerajinan tangan dari limbah plastik bekas bungkus kopi misalnya, bisa dijadikan tas, dompet, dan souvenir menarik lainnya. Pemanfaatan seperti ini akan sangat terlihat keuntungannya jika diringi dengan bertambahnya masyarakat nan sadar akan lingkungan.



Sistem Spesifik Pengelolaan Limbah

Di kalangan industri atau perusahaan, harus diberlakukan sistem spesifik dalam pengelolaan limbah. Sistem pengelolaan ini menerapkan teknologi higienis, pemasangan alat pencegahan pencemaran, dan cara-cara mendaur-ulang.

Tujuannya, agar meminimalisir bahan-bahan pencemaran nan terdapat dalam limbah hingga batas ketentuan nan telah diberlakukan oleh undang-undang. Selain itu, penelitian dan pengkajian tentang limbah dari industri tersebut harus selalu dilakukan secara berkelanjutan.

Jika diperlukan, perusahaan bisa melakukan kolaborasi dengan negara-negara lain nan telah berpengalaman dalam pengelolaan limbah industri . Ongkos nan dikeluarkan perusahaan tidaklah menjadi masalah nan signifikan jika diakhiri dengan hasil pengolahan limbah nan memuaskan.

Amerika Perkumpulan ialah salah satu negara nan kegiatan industri selalu melakukan kajian tentang limbah. Departemen Federal Amerika Perkumpulan telah memberlakukan undang-undang tentang limbah tanaman sebab radioaktif nuklir dari pembangkit listrik.

Limbah ini cukup membuat warga risi sebab bala radiasi nuklir nan pernah terjadi membuat warga takut. Bahan bakar nuklir itu sendiri harus disimpan dalam tabung berlapis baja nan diisi air agar bisa mengurangi radiasi .

Menurut penelitian energi nuklir Amerika, tanaman juga memegang peranan dalam penyimpanan limbah nuklir. Kini tanaman kehabisan huma penyimpanan buat kolam penyimpanan bahan bakar nan mereka gunakan.

Jepang juga telah melakukan banyak riset dan penelitian tentang penanganan limbah industri.

Sebuah pusat informasi pengelolaan limbah, Japan Industrial Waste Information Centre, didirikan buat mempromosikan pelestarian lingkungan hayati dan kesehatan masyarakat serta perkembangan industri pengelolaan sampah.

Yayasan ini melakukan berbagai kegiatan seperti survei dan penelitian, supervisi dan konsultasi, pendidikan dan pelatihan personil, operasi pusat pengolahan informasi elektronik (manifest elektronik), dan publikasi tentang pengelolaan sampah.

Pendidikan dan pelatihan nan dilakukan oleh yayasan ini mencakup berbagai aspek program, yaitu sebagai berikut.

  1. Program buat memperoleh kualifikasi manajer nan resmi dan penanganan limbah industri nan dikontrol secara spesifik (ledakan,racun atau penularan).
  1. Program buat industri baru tentang pengetahuan pengelolaan limbah nan tepatsebagai syarat pengajuan permohonan izin usaha buat pengumpulan dan transportasi, atau pembuangan limbah industri.
  1. Program buat industri baru tentang pengetahuan limbah jenis-jenis eksklusif dan bagaimana cara pengangkutan serta penanganannya.
  1. Workshop bagi para pekerja buat meningkatkan pengetahuan praktis mereka dari kontrak kerja, manifestasi, pencatatan dan lain-lain nan merupakan dasar bagi pengelolaan limbah.
  1. Survei dan penelitian bersama forum lingkungan hayati tentang kondisi sebuah industri, dan pembuangan limbahnya.
  1. Mengumpulkan dan menyebarluaskan berbagai informasi domestik atau internasional pada manajemen atau teknologi nan terkait dengan limbah industri, sejalan dengan Undang-Undang Pengelolaan Sampah, berlakunya hukum daur ulang individu, dan sukarela kegiatan pengelolaan lingkungan oleh perusahaan.
  1. Membangun masyarakat pengguna bahan daur ulang di Asia, menyebarkan informasi, dan mengadakan pertukaran internasional termasuk pertukaran informasi langsung melalui survei lapangan mengenai pengelolaan limbah berbahaya dan limbah industri.
  1. Menyediakan layanan sukarela buat penilaian dan evaluasi forum nan akan digunakan buat mengumpulkan dan mengangkut limbah berdasarkan kriteria khusus.
  1. Mempromosikan manajemen nan tepat dari limbah industri dan meningkatkan pencerahan dari pihak nan bersangkutan dengan memberikan seminar nan fokus pada topik dan isu spesifik limbah industri, dan informasi terbaru pada mereka.
  1. Menerbitkan buku manual tentang Hukum Pengelolaan Limbah buat mempromosikan manajemen nan tepat dan panduan 3R ( Reduce-ReUse-Recycle ).

Masyarakat Indonesia dan pemerintah pun harus jeli dan memahami bahwa limbah dari mana pun bisa mencemari air nan mereka konsumsi.

Walaupun kini telah tersedia banyak alat penyaring air, senyawa dan zat-zat berbahaya dalam air nan telah tercemar limbah tidak semuanya bisa tersaring oleh alat penyaring tersebut.

Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit. Kondisi air nan telah tercemar secara kasat mata terlihat jelas dengan adanya bau, warna, dan berlumut. Udara dan tanah pun turut tercemar oleh limbah, khususnya limbah industri.

Jenis limbah cair dari industri disinyalir menjadi limbah nan paling sering menimbulkan kerusakan lingkungan dan makhluk hayati nan tinggal di habitatnya.

Pihak Kementerian Lingkungan Hayati mengatakan, bahwa lingkungan hayati harus kita jaga kelestariannya agar mendukung pembangunan kehidupan nan berkelanjutan.

Demikianlah metode generik pengelolaan limbah industri. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.