Apakah Penyebab Penyakit Mata Ikan Itu?

Apakah Penyebab Penyakit Mata Ikan Itu?

Penyakit mata ikan sering menyerang pada kaki, ada juga nan timbul di tangan dan jari jemari. Di daerah Jawa Timur penyakit ini disebut caplak. Mendengar nama penyakit ini, terdengar urang elit dan berkesan kampungan. Tak heran jika penderita mata ikan biasanya malu buat berbagi cerita dan biasanya penyakitnya tak segera diobati.

Padahal jika didiamkan dan tak segera ditangani, mata ikan akan membesar dan penderita akan semakin berkurang rasa percaya dirinya. Apakah penyakit 'Mata Ikan' Itu? Mata ikan ( Clavus/Plantar War t) merupakan sebuah kelainan nan terjadi pada kulit manusia.

Salah satu tanda dari munculnya penyakit mata ikan ialah terjadinya penebalan kulit sebab tekanan atau gesekan benda keras serta sering berada pada loka lembab sehingga kulit menjadi terasa keras. Penebalan kulit nan awalnya bertujuan buat melindungi kulit, tetapi dapat menjadi bertambah luas dan berlebih sehingga menyebabkan rasa nyeri.

Mata ikan memang menonjol ke dalam kulit dan seperti sebutannya, mata ikan memiliki inti nan terlihat seperti mata di bagian tengah. Rona inti mata ikan bening dan terasa sakit jika disentuh. Pada kondisi parah akan timbul ulkus atau borok. Mata ikan umumnya muncul di kaki. Pada penebalan kulit di bagian tengah, biasanya dijumpai 'keratinous plug', yaitu inti nan semakin mengeras.

Sebenarnya nan menimbulkan rasa sakit berupa nyeri saat berpijak ialah adanya 'keratinous plug' ini, apalagi jika penderita tak menggunakan alas kaki dampak langsung menyentuh lantai ataupun batu nan keras. Seseorang nan menderita penyakit mata ikan akan merasakan sakit di daerah tumit.

Corns atau tanduk ialah istilah nan diberikan medis buat mata ikan nan terasa sakit. Corns memiliki dua bagian, yaitu kulit nan semakin menebal dan sumbatan keratin (keratinous plug). Corns nan lunak umumnya menyerang daerah antarjari kaki. Sementara itu, corns nan keras biasanya menyerang daerah telapak kaki.



Apakah Penyebab Penyakit Mata Ikan Itu?

Penyakit mata ikan ternyata disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV). Virus HPV ini ada beberapa jenis, yaitu ada nan menyerang di kaki (HPV-1) dan di tangan (HPV-2). Penyebab penyakit mata ikan nan lain ialah adanya tekanan nan hiperbola dan berkesinambungan.

Penyakit mata ikan, jika tak segera diobati penderita akan mengalami borok nan agak dalam dampak infeksi nan tidak tertangani. Keadaan ini berisiko memburuk jika penderita seorang nan bertubuh gemuk dan penderita nan menggunakan alas kaki sempit sebab tekanan akan semakin berlipat pada kaki.

Bagaimanapun, tekanan dan gesekan monoton pada sebuah anggota tubuh akan menimbulkan mata ikan. Penggunaan palu pada tukang kayu, dapat mengakibatkan tumbuhnya mata ikan di daerah tangan.

Secara khusus, penyebab mata ikan pada kaki, antara lain sebagai berikut.

  1. Menggunakan sepatu nan sempit sehingga seluruh telapak kaki tertekan.

  2. Menggunakan sepatu berhak tinggi sehingga bagian depan kaki tertekan.

  3. Menggunakan sepatu nan terlalu longgar sehingga kaki bersinggungan dengan sepatu sebab tersisa ruang buat bergerak.

  4. Alas sepatu nan tipis bisa menimbulkan tekanan lebih berat pada daerah telapak kaki ketika berjalan daripada memakai alas sepatu nan tebal.

  5. Menggunakan sepatu atau sandal nan keras tanpa memakai kaos kaki.

  6. Menggunakan kaos kaki nan terlalu ketat sehingga menekan kulit.

  7. Kegemukan sehingga tekanan pada kakinya lebih berat.

  8. Berjalan jeda jauh tanpa memakai sandal atau sepatu buat alas kaki.

Bagaimana Mengatasi Mata Ikan nan Muncul?

Sebelum Anda pergi ke dokter, sebaiknya berbagai penyebab coba dihindari dulu. Misalnya, sebaiknya tak lagi menggunakan sepatu nan sempit. Mengapa demikian? Karena mata ikan pada awalnya berupa penebalan kulit maka penanganan nan pertama kali ialah mengurangi ketebalan kulit.

Cara pengobatan awal nan dapat dilakukan, antara lain sebagai berikut.

  1. Rendam kaki dengan air hangat nan dicampur sabun mandi nan lembut kira-kira seperempat jam.

  2. Setelah itu, mulailah menggosok kulit nan menebal dengan menggunakan batu apung atau dapat juga menggunakan sabun spesifik buat kulit. Jangan mengikis kulit nan menebal langsung, tetapi bertahap sedikit demi sedikit terlebih dahulu.

  3. Setelah beberapa saat angkat kaki dari rendaman dan cuci dengan air higienis kemudian keringkan kaki dengan handuk kering.

  4. Sebelum kaki benar-benar kering, oleskan salep nan mengandung asam salisilat 40%, fungsinya buat mengangkat sel kulit mati. Nama obat mata ikan nan mengandung asam salisilat, yaitu Callusol®, harganya tak terlalu mahal.

Sebaiknya, dalam menggunakan salep nan mengandung asam salisilat, Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Biasanya pada awal pengobatan, dokter akan melakukan pengobatan dengan pemberian salep nan berisi asam salisilat dengan takaran tinggi, jika belum sukses akan dilakukan terapi lainnya.

Jika mata ikan sudah lama berada di kulit, operasi kecil (miror surgery) nan menggunakan bius lokal biasa, dapat dilakukan. Lapisan kulit nan menebal akan diangkat. jika operasi kecil sudah selesai, maka bekas luka akan diberi obat dan diperban. Biasanya tidak lama, luka akan kering dan sembuh.

Tindakan laser, bedah listrik ataupun pembedahan ialah langkah alternatif nan terakhir, jika pengobatan sebelumnya tak berhasil. Sebenarnya abrasi mata ikan juga bisa dilakukan secara manual menggunakan pisau medis, tetapi langkah ini tak Anda lakukan sendiri.

Percayakan penanganan ini pada dokter atau paramedis nan pakar dalam hal ini, apalagi jika Anda mempunyai penyakit diabetes mellitus(kencing manis) ataupun Anda memiliki kelainan pada pembuluh darah perifer. Selain itu, bisa juga menggunakan cara tradisional buat mengobati mata ikan, yaitu dengan menggunakan getah pepaya.

Getah papaya dipercaya oleh masyarakat pedesaan mampu menyembuhkan penyakit ini. Ibu-ibu rumah tangga jika memasak biasa menggunakan donasi getah papaya buat melunakkan daging. Getah pepaya juga dapat berfungsi sebagai obat luka bakar. Zat papaine nan terdiri dari banyak asam amino memang dapat berfungsi sebagai obat luar.

Getah papaya nan dapat kita manfaatkan berada di batang, daun, maupun pada buah papaya, warnanya putih keruh menyerupai susu. Cara mengobati mata ikan dengan getah papaya, antara lain sebagai berikut.

  1. Cuci kemudian rendam kaki Anda menggunakan air rebusan daun sirih hangat kira-kira 15 menit.

  2. Keringkan kaki Anda dengan handuk.

  3. Selama kaki masih lembab, campur kapur sirih dan getah pepaya dengan perbandingan 1 : 6 pada sebuah mangkok. Sebaiknya, Anda menggunakan getah buah papaya muda nan masih segar sebab baru dipetik.

  4. Hasil campuran oleskan merata pada mata ikan. Kemudian, diamkan sekitar 15 menit, kemudian gosok nan terkena mata ikan dengan batu apung atau sikat lembut.

  5. Lakukan langkah ini dengan teratur setiap hari, sampai mata ikan beserta akar-akarnya terangkat. Jika tak terangkat hingga akar-akarnya mata ikan dapat tumbuh kembali.

  6. Jangan lupa tetaplah jaga kebersihan agar tak terjadi infeksi.

Meskipun tidak secepat menggunakan asam salisilat, getah pepaya cukup populer sebagai obat mata ikan. Zat papain nan terkandung pada getah papaya mampu memecah protein dan melepaskan sel-sel kulit mati. Dalam proses pembedahan zat papain juga digunakan sebagai pengendali dalam pembedahan.

Semoga bagi Anda nan kini tengah menderita mata ikan tak lagi merasa resah. Yakinlah setiap penyakit niscaya ada obatnya. Semoga sakit Anda segera sembuh dan jangan pernah lupa buat menjaga kesehatan.

Nah, mulai sekarang hanya gunakan sepatu nan nyaman dan pas. Jika sepatu Anda keras jangan lupa gunakan bantalan pelindung kaki. Rawat kaki latif milik Anda dengan pelembab kulit tiap hari terutama di daerah dengan tekanan tinggi agar peluang terjadinya mata ikan berkurang.