Tip Melakukan Ciuman Lidah

Tip Melakukan Ciuman Lidah

Ciuman lidah merupakan bagian kelanjutan dari ciuman bibir. Ciuman ini membutuhkan beberapa hal krusial dan nan paling primer ialah kedekatan satu dengan lainnya. Ciuman lidah tidak dapat dilakukan dengan terpaksa, harus benar-benar merupakan keinginan kedua belah pihak.



Beberapa Manfaat Ciuman Lidah
  1. Mengungkapkan perasaan cinta dan sayang. Ciuman lidah merupakan salah satu cara buat mengungkapkan perasaan cinta dan sayang seseorang terhadap pasangannya. Dengan melakukan ciuman tersebut, kedekatan mereka akan semakin bertambah. Syaratnya tentu saja mereka haruslah dua orang nan telah mengikat janji dalam sebuah pernikahan.

  2. Meredakan ketegangan. Ciuman lidah bisa menjadi wahana seseorang buat melepaskan ketegangan. Misalnya saja ketika suatu hari bertengkar dengan pasangannya, sebab adanya miskomunikasi. Apabila miskomunikasi tadi telah terselesaikan dengan baik, maka ciuman lidah dapat merekatkan kembali emosi mereka nan telah sempat merenggang.

  3. Mengatasi stres. Ciuman lidah dikatakan bisa mengatasi stres. Adanya hormon eksklusif nan terkandung dalam saliva dapat meredakan ketegangan dampak stres. Akhirnya hormon stres menjadi kalah dan menurun kadarnya sebab adanya ciuman lidah ini.

  4. Menyehatkan dan melancarkan sistem peredaran darah dan jantung. Ciuman lidah seperti halnya ciuman romantis, juga membuat denyut nadi kita akan melaju sekitar 110 ketukan per menit. Hal ini sangat baik bagi kelancaran peredaran darah dan kinerja jantung.

  5. Menyehatkan gigi. Ciuman lidah, kadangkala disertai dengan mepertautkan gigi geligi dua orang pasangan nan tengah melakukannya. Saliva nan berada di sela gigi tersebut ternyata dikatakan bisa menghancurkan adanya karang gigi nan sangat mengganggu. Dengan rajin melakukan ciuman lidah, maka dimungkinkan gigi seseorang akan menjadi lebih sehat dan terjaga kebersihannya.

  6. Membuat awet muda. Ciuman lidah nan dilakukan dengan romantis mampu menstimulasi otot-otot paras buat bergerak seperti senam wajah. Hal tersebut melancarkan peredaran darah dan membuat kerutan di paras semakin berkurang dan bahkan menghilang.

  7. Meningkatkan sistem imun tubuh. Pertukaran saliva nan terjadi pada saat seseorang melakukan ciuman lidah dengan pasangannya akan membuat imun tubuh meningkat. Ada hormon eksklusif nan terkandung dalam saliva tadi benar-benar membantu tubuh buat lebih tahan terhadap berbagai macam penyakit nan menyerang.


Beberapa Kerugian Dampak Ciuman Lidah

Ciuman lidah nan seharusnya dapat bermanfaat buat pasangan nan telah terikat dalam status pernikahan, dapat pula berakibat kurang baik apabila dilakukan dengan salah.



1. Kerugian Ciuman Lidah - Sariawan

Melakukan ciuman lidah dalam jangka waktu nan terlalu lama dan di luar kendali dapat berakibat terjadinya luka mikro pada rongga mulut atau permukaan lidah. Luka mikro ini, walaupun sedemikian kecilnya tetap dapat menjadi wahana kuman buat merusak jaringan rongga mulut. Akibatnya ialah terjangkitnya penyakit sariawan.

Jika dibiarkan berlarut-larut, sariawan ini akan sangat menyiksa sebab setiap gerakan nan terjadi pada rongga mulut akan mengakibatkan nyeri. Aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.



2. Kerugian Ciuman Lidah - Radang Tenggorokan

Ciuman lidah dengan menjulurkan lidah nan terlalu kuat mengakibatkan otot tenggorokan berada dalam kondisi tegang. Jika ini terus dilakukan secara berlebihan, maka ciuman lidah dapat mengakibatkan nyeri dan semakin mudah terjangkit radang tenggorokan.

Luka mikro nan seharusnya tak masalah ketika kemasukan kuman, dapat menjadi infeksi, badan panas dan luka semakin melebar. Karena letak radang nan tak terlihat oleh mata kepala, maka perlu donasi dokter pakar buat mengobatinya. Obat penghilang nyeri, antibiotik dan multivitamin akan sangat diperlukan oleh pasien dengan keluhan nyeri dampak radang tenggorokan ini.



3. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Penyakit HIV

Luka mikro dampak ciuman lidah memang seringkali tak disadari oleh hampir semua orang, sebab memang luka ini tak dapat dilihat oleh mata kepala manusia secara langsung. Namun, bagi kuman, bakteri dan virus, luka mikro ini sudah cukup buat dijadikan jalan masuk mereka ke jaringan tubuh. Akan sangat fatal apabila nan menyerang luka itu ternyata ialah virus HIV nan mengakibatkan penyakit AIDS.



4. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Hepatitis

Seperti halnya virus HIV, virus hepatitis juga dapat menular ke orang lain melalui ciuman lidah nan dilakukan terlalu bersemangat. Ciuman lidah dapat mengakibatkan luka mikro pada rongga mulut dan tenggorokan. Luka mikro ini akan menjadi jalan masuk virus hepatitis buat masuk ke dalam tubuh manusia. Hepatitis, belum ada obatnya. Pengobatan hepatitis nan ada saat ini ialah meredakan imbas negatif virus hepatitis, memperbaiki sistem kekebalan dan daya tubuh agar badan tetap terasa sehat dan bugar.



5. Kerugian Ciuman Lidah - Tertular Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan/ Paru-paru

Pasangan nan melakukan ciuman lidah kadang tak menyadari bahwa salah satu dari mereka sedang terjangkit penyakit infeksi saluran pernafasan. Bagian-bagian nan terserang bisanya ialah rongga tenggorokan dan paru-paru. Bakteri, kuman bahkan virus nan menyerang saluran pernafasan ini dapat berpindah dengan mudah melalui nafas penderitanya.

Jika penderita batuk, mungkin masih dapat ditutupi dengan sapu tangan atau tisu. Ketika bakteri atau virus itu terbang melalui udara bebas, masih ada kemungkinan wafat dampak panasnya udara nan membawanya terbang. Lalu bagaimana jika proses perpindahan bakteri atau virus itu terjadi secara langsung ketika penderita melakukan ciuman lidah?

Ciuman lidah sangat memungkinkan pasangan saling menghirup udara nan keluar dari masing-masing paru-paru. Bakteri atau virus nan menjangkiti saluran pernafasan itu akan dengan mudah pula berpindah paru-paru satu ke paru-paru pasangannya. Saat itulah bakteri atau virus berpindah loka dan menjangkiti saluran pernafasan pasangan secara langsung. Sangat mengerikan jika perpindahan bakteri atau virus itu dapat digabarkan secara visual, terutama dampak dilakukannya ciuman lidah.



Tip Melakukan Ciuman Lidah

Ciuman lidah, jika memang perlu dilakukan, harus benar-benar melalui pertimbangan nan sangat matang. Kita harus mengenal betul siapa pasangan kita dan harus sudah terikat ikatan pernikahan resmi. Banyak imbas nan akan menyertai setelah terjadinya ciuman lidah, dapat positif dan dapat juga negatif.

Berikut ialah tips-tips nan hendaknya dijadikan pertimbangan ketika melakukan ciuman lidah.

  1. Lakukan ciuman lidah dengan pasangan resmi. Sekali lagi, hal prinsip harus ditanamkan ketika hendak melakukan ciuman lidah. Jangan lakukan dengan orang lain nan bukan pasangan resmi nan terikat dalam status pernikahan. Ciuman lidah merupakan kontak fisik dan perasaan nan hanya boleh dilakukan suami istri. Akibat-akibat ciuman lidah, baik positif maupun negatif harus dapat diterima oleh kedua pasangan.

  2. Yakinkan kondisi kesehatan diri dan pasangan. Dalam keadaan fit, sehat dan bugar, ciuman lidah akan memberikan kenikmatan nan luar biasa. Namun jika ciuman lidah dilakukan ketika pasangan dalam keadaan nan kurang fit, maka kenikmatan tak akan dapat diraih secara maksimal. Belum lagi risiko terjadinya penularan bakteri, kuman bahkan virus dampak ciuman lidah nan dilakukan dengan terlalu kasar dan bernafsu.

  3. Sadari dan saling menerima dampak ciuman lidah. Melakukan ciuman lidah harus disertai dengan pencerahan bahwa aktivitas ini memiliki risiko tinggi, baik positif maupun negatif. Pasangan nan melakukan ciuman lidah harus benar-benar dapat menerima segala dampak ciuman lidah.

  4. Bersihkan badan. Demi menjaga kesehatan tubuh baik diri sendiri maupun pasangan, sebelum melakukan ciuman lidah sebaiknya pasangan sama-sama dalam keadaan bersih. Mandi ialah cara efektif dalam membersihkan badan sampai sebersih-bersihnya. Kontak tubuh nan demikian dekat ketika melakukan ciuman lidah akan membawa pasangan ke dalam suasana nan sangat nikmat jika tubuh dalam keadaan bersih.

  5. Menggosok gigi. Ketika melakukan ciuman lidah, rongga mulut pasangan saling terbuka, lidah dan dalam keadaan tanpa jeda lagi. Semuanya menyatu. Sebaiknya tak ada bau tak sedap nan keluar dari mulut pasangan. Cara paling mudah buat menghilangkan bau tak sedap dari mulut ialah dengan menggosok gigi dengan sahih sampai bersih.

  6. Gunakan parfum. Kontak tubuh dengan jeda nan sangat dekat akan memungkinkan terciumnya bau tubuh pasangan. Setelah tubuh bersih, mulut tak bau, maka ciuman lidah akan dapat dilakukan dengan penuh nikmat bila pasangan membubuhkan sedikit parfum pada badan dan leher. Tidak perlu hiperbola dalam menyemprotkan parfum, secukupnya saja. Intinya, jangan sampai keringat nan keluar ketika ciuman lidah dilakukan menimbulkan bau nan kurang sedap.

  7. Lakukan di loka private . Ciuman lidah hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri. Aktivitas tak boleh diketahui atau dilihat orang lain. Lakukan ciuman lidah di dalam kamar atau ruangan nan terkunci dan tertutup. Jangan sampai anak-anak atau orang lain melihat aktivitas nan bersifat pribadi dan misteri ini.

  8. Lembut, jangan terlalu menggebu. Kenikmatan nan timbul dampak melakukan ciuman lidah akan sangat diharapkan oleh masing-masing pasangan. Ciuman lidah hendaknya dilakukan dengan lembut sehingga kenikmatan benar-benar dapat diraih. Jika ciuman lidah dilakukan dengan kasar, bukan kenikmatan lagi nan didapat, namun justru rasa sakit.

  9. Rabaan dan pelukan. Ciuman lidah bisanya dilakukan dengan disertai rabaan dan pelukan. Hal ini dapat menimbulkan rasa sayang dan penghargaan terhadap pasangan.