Beberapa Contoh Gitar Yamaha

Beberapa Contoh Gitar Yamaha

Gitar merupakan alat musik berdawai nan dimainkan dengan cara dipetik. Untuk memainkan gitar, bisa menggunakan jari atau benda kecil datar nan disebut plektrum. Banyak perusahaan nan bergerak di bidang musik memproduksi gitar. Salah satunya ialah Yamaha.

Siapa nan tak kenal dengan gitar Yamaha? Gitar ini menjadi gitar nan digemari oleh para pemusik. Jika melihat sebuah konser musik, tak sporadis penonton melihat label Yamaha pada alat-alat musik nan dimainkan.

Bahkan, Yamaha sering menjadi sponsor pada acara-acara musik. Gitar Yamaha diproduksi oleh Yamaha Corporation. Yamaha Corporation didirikan oleh Torakusu Yamaha nan lahir pada 20 April 1851 dan mati pada 8 Agustus 1916.

Pada 1887, anak dari seorang samurai ini mendirikan sebuah perusahaan nan menjadi produsen alat-alat musik barat di Jepang. Gitar Yamaha didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan nada nan kuat, tetapi lembut.

Akhir 1980-an, Yamaha meluaskan usahanya dengan membuka pabrik di utara Hollywood, California. Untuk memproduksi gitar nan bisa memenuhi keinginan para pemain gitar, Yamaha Corporation bekerja sama dengan para gitaris profesional dan sangat memperhatikan produksi gitarnya ini. Setiap gitar harus memiliki ekuilibrium nada, respons, dan harus saling melengkapi. Untuk itu tidaklah heran, gitar Yamaha menjadi gitar favorit nan digunakan oleh musisi-musisi di dunia.



Komponen-Komponen nan Ada Pada Gitar Yamaha

Ada beberapa komponen nan terdapat dalam gitar Yamaha, antara lain sebagai berikut.

  1. Headstock disebut juga peghead. Headstock merupakan bagian nan terletak di ujung gitar. Headstock dilengkapi dengan kepala mesin nan berfungsi buat mengatur ketegangan senar gitar. Setiap sisi headstock memiliki tiga tuner. Headstock bisa dibuat secara terpisah dan menempel di leher gitar. Ada dua macam headstock, yaitu headstock lurus dan headstock miring. Headstock lurus mempunyai permukaan leher gitar nan datar. Headstock lurus lebih mudah diproduksi sebab bisa diproduksi dari satu bagian kayu. Sementara itu, headstock miring mempunyai permukaan leher nan lancip. Headstock memiliki bagian nan disebut pitch headstock. Pitch headstock bisa memberikan nada dan stabilitas terbaik saat dimainkan. Headstock digunakan oleh perusahaan nan memproduksinya sebagai loka buat mencantumkan logo perusahaan.
  1. Nut. Nut berasal dari bahasa Jerman nan berarti alur atau slot. Nut disebut juga mur dari instrument senar. Nut merupakan bagian kecil dari bahan keras nan mendukung senar dan letaknya dekat dengan headstock. Bentuk nut berlekuk atau beralur mengikuti senar. Biasanya, nut terbuat dari gading, kuningan, plastik, tulang sapi, atau kayu hitam. Nut berfungsi buat mengatur jeda senar di leher.
  1. Fingerboard. Fingerboard merupakan bagian krusial buat membagi wilayah nada berbentuk panjang dan tipis. Fingerboard terbuat dari rosewood, ebony, atau maple. Fingerboard terletak di atas leher gitar. Fingerboard pada gitar klasik berbentuk datar, sedangkan fingerboard pada gitar akustik dan gitar listrik berbentuk melengkung nan diukur dengan radius fingerboard. Semakin kecil radius fingerboard, kelengkungan fingerboard semakin besar.
  1. Frets. Frets merupakan logam nan tertanam bersama fingerboard dan terletak pada titik-titik nan membagi panjangnya sinkron dengan rumus matematika tertentu. Laba menggunakan frets ialah pemain gitar mudah mencapai intonasi baku nan diinginkan, sedangkan kelemahannya ialah pemain gitar tak bisa melebihi intonasi standar. Ada beberapa variasi frets, yaitu fan frets dan frets bergigi. Fan frets berbentuk tegak lurus di tengah leher gitar dan paralel satu sama lain, sedangakn frets bergigi berbentuk lekuk.
  1. Truss rod. Truss rod merupakan bagian pada gitar nan digunakan buat menstabilkan dan mengatur kelengkungan senar. Truss rod terbuat dari baja dan mempunyai baut nan bisa digunakan buat menyesuaikan ketegangan senar. Gagasan truss rod pertama kali diutarakan pada awal 1908-an, tetapi dipatenkan buat pertama kali pada 1921 oleh Thaddeus McHugh, seorang karyawan dari perusahaan Gibson. Untuk mengencangkan senar gitar, putar truss rod searah jarum jam. Untuk mengendurkan senar gitar, putar truss rod antagonis arah jarum jam.
  1. Inlays. Inlays merupakan elemen visual nan terpasang di permukaan luar gitar. Inlays biasanya diletakkan di fingerboard atau headstock. Pembuatan inlays menggunakan bahan nan berbeda dan menggunakan teknik pembuatan mebel. Produsen gitar biasanya memproduksi gitar berinlays buat merayakan momen tertentu.
  1. Fretboard. Fretboard merupakan loka buat meletakkan jari-jari tangan. Di Prancis, fretboard disebut Manche. Beberapa aspek nan perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam memilih fretboard ialah holistik fingerboard, jeda antar-frets, kayu fretboard, jenis konstruksi fretboard, serta bentuk bagian belakang fretboard. Bahan-bahan nan bisa digunakan buat membuat fretboard ialah serat karbon, grafit, dan aluminium.
  1. Senar. Gitar terdiri dari empat, enam, tujuh, delapan, Sembilan, sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas, dan delapan belas senar. Senar gitar terbuat dari polimer atau logam.
  1. Pickups. Pickups merupakan alat nan inheren pada gitar tepat di bawah senar nan bisa mendeteksi getaran senar. Pickups bisa mengubah energi mekanik pada senar menjadi energi listrik. Jenis dan model pickups nan digunakan sangat mempengaruhi nada gitar. Pickups nan sering digunakan ialah pickups elektromagnetik. Pickups ini mengandung magnet nan terbungkus dalam kumparan dari dawai tembaga.
  1. Bridge. Bridge merupakan perangkat buat mentransfer getaran dari senar ke papan suara sehingga memperkuat suara nan dihasilakn oleh gitar. Letak bridge tegak lurus dengan senar dan permukaannya lebih lebar.
  1. Saddle. Saddle merupakan bagian dari gitar nan berfungsi buat menyediakan titik akhir buat getaran senar sehingga memberikan intonasi nan tepat. Saddle biasanya terbuat dari tulang atau plastik. Sementara itu, saddle buat gitar listrik biasanya terbuat dari logam.
  1. Pickguard. Pickguard disebut juga scratchplate. Pickguard biasanya terbuat dari sepotong plastik buat melindungi bagian atas gitar agar tak rusak dampak terkena kuku.
  1. Whammy bar. Whammy bar disebut juga tremolo arm. Whammy bar merupakan perangkat pada gitar berbentuk tuas nan digunakan buat menambah vibrasi suara dengan mengubah ketegangan senar. Pemain gitar bisa dengan cepat mengatur atau mengubah tuas ini agar permainan gitarnya menjadi bervariasi.


Beberapa Contoh Gitar Yamaha

Secara umum, Yamaha Corporation memproduksi gitar akustik dan gitar elektrik. Gitar akustik mempunyai bagian badan berlubang dan bisa menghasilkan suara nan relative kuat tanpa donasi alat-alat elektronik. Bunyi pada gitar akustik dihasilkan dari getaran senar.

Gitar akustik memiliki beberapa pengelompokan, yaitu gitar senar nilon, gitar senar baja, gitar archtop, dan gitar senar dua belas. Ciri gitar akustik, antara lain suara senar diperkuat oleh bagian resonansi, seluruh bagian gitar terbuat dari kayu supaya suara nan dihasilkan lebih kuat dan lebih baik, serta beberapa senar gitar akustik terbuat dari nilon dan beberapa terbuat dari baja.

Sementara itu, gitar elektrik dirancang menggunakan sumber elektronik supaya suara nan dihasilkan lebih kuat dan lebih baik. Jika memainkan gitar ini tanpa sumber elektronik, sudah bisa dipastikan suara nan dihasilkan lemah. Komponen primer gitar elektrik ialah pickups. Gitar elektrik pertama kali digunakan oleh gitaris-gitaris jaz pada 1930-an dan 1940-an.

Ada beberapa contoh gitar akustik dan gitar elektrik produksi Yamaha, antara lain sebagai berikut.

  1. Gitar AES620. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp8.500.000,00.
  1. Gitar CG111C Cedar Top. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp3.500.000,00.
  1. Gitar APX500. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarka di padaran sekitar Rp1.990.000,00.
  1. Gitar CG101. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp1.200.000,00.
  1. Gitar CG101A. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp1.190.000,00.
  1. Gitar C80. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp1.090.000 - Rp1.100.000,00.
  1. Gitar F310P. Gitar ini termsuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp1.010.000,00.
  1. Gitar C40. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp790.000,00.
  1. Gitar C-315. Gitar ini termasuk kategori gitar akustik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp460.000,00.
  1. Gitar RGXA2. Gitar ini termasuk kategori gitar elektrik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp4.200.000,00.
  1. Gitar Pacifica 112V. Gitar ini termasuk kategori gitar elektrik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp2.150.000,00.
  1. Gitar PAC112J. Gitar ini termasuk kategori gitar elektrik. Kisaran harga nan ditawarkan di pasaran ialah Rp1.890.000,00.
  1. Gitar PAC012. Gitar ini termasuk kategori gitar elektrik. Kisaran harga nan ditawaran di pasaran ialah Rp1.490.000,00.

Itulah klarifikasi singkat tentang gitar Yamaha. Semoga klarifikasi ini bisa memberikan kegunaan dan memberikan surat keterangan dalam membeli gitar. Selamat bermain gitar dan selamat menjadi musisi terkenal!