Tips Memeroleh Calon Suami Soleh

Tips Memeroleh Calon Suami Soleh

Memiliki suami soleh niscaya menjadi impian bagi sebagian besar wanita, khususnya mereka nan beragama Islam. Dalam berumah tangga, suami ialah imam. Membimbing istri buat menjadi pribadi nan jauh lebih baik. Untuk itulah, mengapa sebagian besar wanita ingin memiliki suami soleh. Suami soleh pasti akan menjadi imam nan baik dalam keluarga.

Wanita manapun niscaya mengharapkan suami soleh. Mengharapkan seorang pria nan dapat menjadi imam dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Seorang pria nan dapat menjadi contoh bagi ia dan anak-anaknya kelak.

Hal itu sangat manusiawi. Siapapun niscaya menginginkan nan terbaik dalam hidupnya, termasuk memiliki suami soleh. Suami soleh ialah ia nan dapat membawa kebenaran dalam kehidupan rumah tangganya serta mengetahui kewajiban dan hak nan sinkron dengan porsinya.

Suami soleh bukan berati harus berprofesi sebagai ulama atau ustadz, selama ia bisa membimbing istrinya ke jalan nan lebih baik, kriteria suami soleh sudah dimilikinya. Suami soleh benar-benar idaman bagi semua wanita.

Berbagai cerita tentang pencarian suami soleh pun dialami oleh para wanita. Sebut saja dua diantaranya Ratih dan Zahra. Kedua wanita ini memiliki kisah pencarian calon suami soleh nan berbeda.

Kisah pertama dituturkan oleh Ratih. Ratih merasa kecewa dengan suaminya. Dengan suami soleh nan dipercayainya. Banyak sifat jelek suaminya nan baru muncul saat mereka berumah tangga. Di dalam hati, dia bertanya-tanya, "mengapa suaminya tak sebaik ketika mereka dulu berpacaran?"

Dulu, sebelum menikah, lelaki idamannya itu terlihat sangat santun, dan rela melakukan apapun demi Ratih. Tapi sekarang? Segalanya tak seindah dulu. Apa nan salah sehingga Ratih mendapatkan suami soleh "jadi-jadian".

Lain Ratih, lain pula Zahra. Zahra ialah seorang wanita nan lugu, baik, dan menentang konsep pacaran sebelum menikah. Dia berusaha mencari calon suami soleh dengan cara bertukar biodata dengan donasi temannya. Zahra berdoa pada Allah agar memberinya calon suami soleh nan akhlaknya baik terhadap istrinya.

Setelah 4 tahun dalam penantian, akhirnya doanya terkabul. Calon suami sholeh idamannya pun datang melamarnya. Meskipun mereka sebelumnya tak saling kenal, namun Allah memunculkan rahmat-Nya kepada pasangan ini sebab telah mentaati perintah-Nya (untuk tak berpacaran sebelum menikah).

Zahra akhirnya mendapatkan suami sholeh nan tak menghinanya ketika menemukan kekurangannya, dan menghormati Zahra layaknya seorang ratu. Zahra pun sangat mencintainya sebab rahmat nan diberikan Allah kepada dia dan suaminya.

Dari dua cerita pencarian salon suami soleh diatas, siapa nan lebih berbahagia? Ratih atau Zahra? Anda, tentu dapat ikut merasakannya bukan?



Tips Memeroleh Calon Suami Soleh

Untuk mendapatkan sesuatu nan kita inginkan, diperlukan kerja keras, usaha, dan tentu saja doa. Usaha-usaha atau tips dalam mendapatkan calon suami soleh niscaya menjadi perenungan bagi kaum wanita nan memang mendambakan suami soleh. Berikut ini ialah beberapa tips nan dapat membantu Anda dalam mendapatkan suami soleh idaman.



1. Mencari Suami Soleh - Jangan Berpacaran sebelum Menikah

Beberapa wanita menolak konsep ini disebabkan mereka tak ingin menikah dengan lelaki nan tak mereka cintai. Bagi mereka, rasa cinta tak mungkin tumbuh jika mereka tak berpacaran terlebih dahulu. Jelas asumsi mereka ini keliru. Seolah-olah menyalahkan anggaran nan telah Allah berikan kepada mereka. Allah telah menjanjikan suami soleh atau istri soleh bagi mereka nan mematuhi perintah-Nya.

Allah mengharamkan pacaran disebabkan perbuatan tersebut bisa menjerumuskan seseorang kepada kemaksiatan nan jauh lebih besar (zina). Jika kita mematuhi perintah Allah nan menciptakan manusia, dan berkuasa pada hati-hati mereka, tentu kita tak perlu risi dengan rasa cinta. Suami soleh telah disediakan oleh Allah.

Cinta dapat muncul dari jalur nan diridhoi Allah sebab rahmat nan diberikan Allah pada suami-istri. Perasaan cinta antarpasangan dapat terus terbina (tumbuh) dengan rahmat nan Allah berikan. Jika Allah berkehendak melenyapkan rasa cinta pada pasangan nan awal mulanya menikah sebab pacaran, maka nan terjadi kemudian ialah hilangnya perasaan cinta nan menggebu-gebu nan mereka miliki sebelum pacaran. Belum tentu lelaki nan kita yakini benar, ialah calon suami soleh buat kita.

Akibatnya, estetika kehidupan berumah tangga hanya dapat dinikmati selama 1 bulan atau paling lama 6 bulan. Setelah itu, romantisme menjadi hilang tidak berbekas. Ingatlah, bahwa Allah hanya menurunkan rahmat kepada orang-orang nan Dia pilih. Hanya dengan rahmat Allah sajalah suami-istri bisa terus saling mencintai sehingga kehidupan mereka serasi selamanya. Suami soleh pun hanya sebatas impian.



2. Mencari Suami Soleh - Mengenakan Jilbab

Agar memeroleh calon suami soleh, seorang wanita haruslah mengenakan jilbab. Apa hubungannya? Tentu saja ada hubungannya. Lelaki soleh nan nantinya akan menjadi suami soleh pula umumnya tak menginginkan wanita nan tak berjilbab. Jiwa mereka nan baik membuat mereka ingin segala sesuatu nan baik (seperti seorang wanita nan taat pada Allah salah satunya dengan berjilbab).

Jadi, jangan harap akan mendapatkan suami soleh jika Anda suka pergi ke diskotik. Lelaki soleh tak bisa mencintai wanita-wanita penentang syari'at, sebab kecintaan mereka terhadap Allah sangat tinggi.



3. Mencari Suami Soleh - Jadilah Wanita Solehah

Untuk mendapatkan suami nan soleh maka jadilah wanita nan solehah. Bagaimana caranya? Sedapat mungkin lakukanlah hal-hal nan Allah ridhoi dan jauhi hal-hal nan tak diridhoi-Nya. Wanita solehah tak mungkin berpacaran sebelum menikah dan selalu menutup aurat nya. Disamping itu, seorang wanita solehah pastilah memiliki akhlak nan baik, dan kelak bisa menghormati suaminya.

Jika Anda merasa belum berakhlak baik, berdoalah pada Allah agar Dia menghiasi Anda dengan akhlak nan baik. Hayati dengan seseorang berakhlak baik, dalam hal ini suami soleh, juga bisa membuat Anda terpacu buat menampilkan sisi baik. Suami soleh dapat menuntun Anda menjadi istri nan solehah.

Bukankah manusia mempunyai kesamaan berbuat baik kepada orang nan telah berbuat baik kepada mereka?



4. Mencari Suami Soleh - Berdoa Pada Allah

Berdoa agar mendapatkan calon suami soleh berakhlak mulia ialah hal nan sering dilupakan oleh wanita. Padahal mendapatkan lelaki berakhlak mulia ialah salah satu hal nan wajib bagi rumah tangga nan menginginkan kebahagiaan. Tanpa seorang lelaki nan mampu menghormati, menghargai, dan memahami istrinya, maka rumah tangga mustahil bahagia.

Banyak di antara lelaki nan memahami agama dengan baik tapi tak mampu mengamalkannya dengan baik. Mereka berakhlak buruk, menghina istrinya jika menemukan kekurangannya, tak menghargai kerja keras sang istri selama di rumah, dan selalu menuntut istrinya. Itu bukanlah merupakan ciri-ciri suami soleh.

Mereka mudah sekali mengkritik istrinya di depan anak-anaknya, sehingga anak-anaknya pun ikut-ikutan mengkritik ibunya seperti nan dilakukan Ayahnya. Keluarga seperti ini tentu saja akan gagal mencapai kebahagiaan global dan akhirat. Suami soleh "jadi-jadian" tak akan mampu melahirkan anak-anak soleh dan solehah sebab tak dapat menjadi teladan nan baik bagi anak-anaknya.

Agar terhindar dari lelaki berakhlak buruk, berdoalah pada Allah agar memberi Anda lelaki berakhlak baik. Maka insya Allah, Allah akan membukakan jalan agar mendapatkan suami soleh idaman.