Komunitas Modifikasi Motor Vespa Gembel

Komunitas Modifikasi Motor Vespa Gembel

Seperti apa modifikasi motor vespa gembel itu? Modifikasi motor vespa gembel tentu ada kaitannya dengan hobi. Berbicara masalah hobi, tak bisa dipisahkan dari kata kesenangan dan komunitas . Ada nan punya hobi mengoleksi perangko, maka ia akan mencari komunitas filatelis. Ada pula nan mencintai koleksi koin dan uang kuno, maka tentu orang ini akan mencari komunitas nan sepadan dengan hobinya.

Begitu pula dengan komunitas lelaki nan suka berpetualang ( traveler rider ), maka akan sering terlihat beberapa kumpulan cowok-cowok memakai jaket nan sama dengan logo nan sama pula dan mungkin saja motor nan sama di tepi jalan-jalan besar. Seperti itulah hobi, secara tak langsung memerlukan tuntutan buat bergabung dengan orang nan memiliki hobi sama dalam satu komunitas tertentu.

Meskipun demikian, tak bisa diartikan bahwa komunitas ialah mencerminkan tentang hobi seseorang. Misal saja Gapoktan (gabungan kelompok tani) atau Green Peace (komunitas penyelamat lingkungan) dan sebagainya. Komunitas tersebut memang tergabung segolongan orang nan memiliki tujuan dan maksud nan sama. Namun, keterikatan nan terjadi tak sekadar hobi , tetapi bisa berdasarkan pekerjaan, visi atau misi nan ingin dicapai dari suatu komunitas.

Segolongan hobi sering dikategorikan terhadap jenis kelamin. Artinya, ada hobi-hobi nan kecenderungannya menurut jenis kelamin peminat hobi tersebut, meski tak menutup kemungkinan hal tersebut dapat berbalik keadaannya. Contohnya hobi dance (menari) lebih cenderung ke kaum hawa. Hobi berpetualang dan modifikasi motor lebih pada kaum laki-laki meskipun beberapa loka sering menemui wanita nan juga memiliki hobi tersebut.



Komunitas Modifikasi Motor Vespa Gembel

Berbicara tentang hobi modifikasi motor, ada di sebagian jalanan kota besar sering kita temui rombongan petualang dengan motor vespa seadanya. Aksesori nan ada lengkap, mulai dari botol minuman bekas, helm bekas, daun kelapa kering, hingga kain-kain bekas tidak terpakai dengan rona vespa nan seragam, cokelat.

Bukan sebab disengaja dicat cokelat , tetapi sebab cat nan menutup badan vespa sudah mengelupas seluruhnya. Komunitas ini sering dianggap miring oleh kebanyakan orang, sebab tampilannya nan urakan, aksesori nan nyleneh hingga suara bising nan ditimbulkan knalpot vespa hasil modifikasi tersebut. Komunitas ini sering disebut sebagai komunitas vespa gembel

Sejarah vespa berasal dari negara Italia, nan diciptakan oleh Enrico Piaggio. Kini, pabrik Piaggio menjadi pabrik Vespa nan terkenal di dunia. Secara umum, vespa memiliki daya mesin nan cukup bagus dengan mesin 2 tidak namun berkapasitas tangki mesin nan besar (di atas 150 cc). Hal ini berarti kekuatan ‘lari’ si vespa cukup stabil dan cepat dibanding dengan motor bebek nan seumuran dengan vespa. Oleh karenanya, tak sedikit nan masih mencintai vespa meski terlihat klasik dan unik.

Pergeseran modifikasi vespa berjalan dari tahun ke tahun, mulai dari modifikasi secara otentik (aslinya), klasik, mentereng, unik, elegan hingga ekstrem. Modifikasi otentik tak mengubah jenis mesin vespa. Modifikator nan memilih jenis modifikasi ini akan melakukan perawatan vespa dengan baik, baik pada bagian mesin hingga pada bagian bodi vespa agar terlihat menawan, termasuk pula modifikator nan memilih jalan klasik, unik, dan elegan. Keseluruhannya menampilkan tampilan nan latif buat dipandang.



Modifikasi Vespa Gembel nan Ekstrem

Modifikator jenis ekstrem tak terlalu memerhatikan bodi nan ditampilkan, tetapi masih memikirkan pada bagian mesin vespa. Beberapa modifikator vespa ekstrem memang sengaja menutup badan mesin dengan sesuatu aksesori agar tak terlihat bahwa mesin vespa masih bagus. Modifikasi vespa gembel termasuk pada modifikasi jenis ekstrem. Mereka menambah segala sesuatu buat menutupi badan mesin dan terlihat urakan.

Beberapa orang nan mengikuti genre modifikasi vespa gembel memiliki alasan eksklusif dalam menampilkan aksesori pilihan mereka, termasuk keinginan mereka bergabung dengan komunitas vespa gembel. Berikut misalnya.

1. Kecenderungan Rasa Cinta pada Vespa

Tentu saja faktor pertama mereka bergabung dalam komunitas vespa gembel sebab adanya persamaan rasa cinta pada motor vespa. Seperti keterangan di atas, kebanyakan hobi memiliki komunitas tersendiri buat bisa menyalurkan ide-ide dan loka berkumpul. Begitu pun dengan komunitas ini.

2. Jargon Semua Vespa Itu Bersaudara

Ketika kita mendapati orang memakai vespa di pinggir sedang mogok, maka sering pula ada pengendara vespa nan menghampiri dan membantu. Hal itu dikarenakan jargon semua vespa itu bersaudara. Pecinta dan pemilik vespa seperti memiliki ikatan tidak tertulis, bahwa mereka ialah saudara satu sama lain, tak membedakan ras, golongan , kaya atau miskin, dan dari jenis suku apa. Mungkin sifat ini nan harus kita tiru.

3. Suka Berpetualang

Alasan lain orang memilih komunitas ini ialah kecenderungan hobi berpetualang. Para pecinta modifikasi vespa gembel biasanya menggeber motor vespanya pada akhir pekan, sekadar berkumpul buat menyambung persaudaraan, berpindah kota bersama-sama, dan menikmati akhir pekan.

Mereka nan suka berpetualang, tentu suka dengan aktivitas tersebut. Meski lebih antik dibandingkan rider nan naik moge (motor gede), komunitas ini tak surut buat melakukan kegiatan berkumpul. Jangan berpikir bahwa pecinta motor vespa gembel ialah seorang nan tak bekerja sama sekali. Mereka juga bekerja seperti layaknya karyawan dan pegawai biasa. Oleh karenanya, acara kumpul-kumpul sesama anggota hanya dilakukan di akhir pekan.

4. Tanpa Perbedaan

Semua jenis vespa dan pemiliknya ialah sama bagi para pecinta vespa. Maka tak ada subordinat antarkomunitas meski genre modifikasi nan diambil berbeda. Modifikator motor vespa gembel tak pula ditinggalkan pada suatu event eksklusif oleh para modifikator vespa otentik klasik, begitu pula sebaliknya. Hal ini nan menyebabkan pecinta motor vespa gembel tak merasa dikesampingkan oleh pecinta vespa nan lain.

5. Bebas Berpetualang dan Sering Mendapat Kawalan Polisi

Tidak sedikit para pecinta vespa nan memilih memodifikasi motor vespanya seekstrem mungkin sebab dengan hal tersebut mereka bisa bebas berpergian tanpa takut harus kena tilang polisi. Anggota komunitas vespa gembel juga sering mentaati peraturan lalu lintas, sehingga sering pula polisi memberikan kawalan kepada komunitas ini ketika mereka melakukan suatu acara.

Enaknya, hampir tak ada kasus tilang pada scooterist gembel meski tak ada plat nomor nan menempel di badan vespa. Scooterist ialah orang nan suka mengendarai dan memiliki hobi terhadap vespa, sama dengan filatelis, yakni orang nan suka mengoleksi perangko .

6. Perdamaian dan Persaudaraan

Scooterist gembel memang hampir tak pernah melakukan aksi kriminal dan terjadi ugal-ugalan di jalanan, berbeda dengan geng motor nan terkadang sering membuat onar dengan balapan liar atau tindak kriminal. Hal ini membuat orang juga ingin masuk pada komunitas vespa gembel.

7. Aksi Unjuk Rasa

Konon, apa nan menjadi aksesori pada motor vespa gembel bukan sembarang aksesori. Tampilan layaknya sampah berjalan ialah bentuk protes masyarakat bawah kepada pemerintah nan tak memperdulikan sampah -sampah di sepanjang jalan. Hanya saja protes nan mereka lakukan tak frontal seperti berdemo atau menulis surat, tetapi dengan suatu pernyataan sikap.

8. Kekayaan ialah Kesederhanaan

Ada pula anggota komunitas vespa gembel nan memaknai kekayaan ialah suatu keserderhanaan. Memang sepintas apa nan ditampilkan oleh vespa gembel ialah vespa butut nan entah tak tahu berapa harganya jika dijual dan pemakainya nan memakai baju seadanya pula. Namun, belum tentu kita bisa mengerti di balik kehidupan mereka nan sebenarnya. Dapat jadi mereka ialah orang nan berpunya dan tak ingin mencolokkan apa nan mereka miliki dengan jalan mengikuti komunitas modifikasi motor vespa gembel.