Sebagai Alat bukan Gaya Hidup

Sebagai Alat bukan Gaya Hidup

Perdagangan sudah ada di sepanjang hayati manusia. Bentuknya saja nan berbeda-beda. Pada suatu masa perdagangan dilakukan dengan sistem barter, yaitu menukarkan satu barang dengan barang lainnya.

Selanjutnya mulai diadakan alat tukar buat mempermudah perdagangan ini. Setelah berganti-ganti alat tukar, maka uang pun menjadi alat tukar nan paling sesuai. Seiring perkembangan zaman, muncullah berbagai kartu seperti kartu kredit, kartu debit, dan kartu belanja buat mempermudah transaksi.



Kartu Kredit, Kartu Debit, dan Kartu Belanja

Kartu kredit nan dikeluarkan oleh bank memberikan kemudahan berbelanja bagi pemiliknya. Dengan kartu kredit, seseorang bisa membeli barang namun membayar belakangan. Bayarnya pun dengan cara mencicil dengan kembang cicilan nan nisbi ringan.

Menggiurkan, memudahkan, namun tidak sporadis menjebak konsumen nan kurang bijak menjadi konsumtif. Lebih parah lagi, konsumen seperti ini akan mudah terjerat hutang sebab begitu mudah menggesek kartu kredit tanpa memperhitungkan kemampuan membayar.

Kartu debit juga dikeluarkan oleh bank. Bedanya, berbelanja dengan kartu debit sama saja dengan membayar tunai sebab langsung menarik dari saldo tabungan di bank.

Berbeda dengan kartu kredit dan kartu debit, kartu belanja bukan dikeluarkan oleh bank. Kartu belanja ini dikeluarkan oleh dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan ritel.

Tak hanya peritel besar seperti Carrefour, Makro atau Rimo nan mengeluarkan kartu belanja ini, namun juga peritel kelas di bawahnya seperti Matahari dan Yogya Department Store.

Minimarket seperti Alfamart, Indomaret, dan Yomart nan tersebar di seluruh penjuru kota, bahkan hingga ke pemukiman pinggir kota pun tidak mau kalah dalam mengeluarkan kartu belanja ini.



Pengertian Kartu Kredit

Sebagian orang ada nan merasa berbangga diri apabila telah memiliki kartu kredit. Bahkan sampai mempunya lebih dari 2 kartu kredit. Lalu apa sebenarnya pengertian dari kartu kredit itu sendiri, alih-alih sebelum akhirnya Anda berniat membuat kartu kredit. Serta mengisi formulir kartu kredit.

Dalam artikel ini akan diturunkan dua makna dan pengertian tentang kartu kredit. Pertama ialah pengertian menurut kamus Ekonomi Arab, nan menjelaskan kartu kredit ialah homogen dengan kartu spesifik nan diterbitkan oleh pihak bank sebagai penanggung jawab kartu, kemudian jumlahnya akan dibayar kemudian.

Dalam arti, pihak bank akan memberi nasabah tersebut rekening bulanan secara dunia buat dibayarkan, ataupun langsung didebet secara otomatis dari rekening nan masih berfungsi. (Berdasarkan Ahmad Zaki Badwi, 1984, hal 62).

Pengertian kedua, ialah berdasarkan Expert Dictionary, nan menyebutkan bahwa kartu kredit ialah dikeluarkan oleh pihak bank, nan memungkinkan bagi pembawa kartu tersebut buat membeli barang-barang nan dibutuhkan secara hutang.

Pengertian lain dari kartu kredit ialah sebagai wahana berbelanja dengan kemungkinan penundaan pembayaran atas pembelian sejumlah barang dan pembayaran suatu jasa. Dan pihak-pihak nan berkontribusi dalam prosedur penerbitan kartu kredit ini adalah:



  1. Acquirer

Yakni pihak pengelola penggunaan kartu kredit.



  1. Pemegang kartu

Yakni personal atau individu dengan mekanisme dan persyaratan nan telah dipenuhi, dan dikabulkan sebagai anggota. Kemudian berhak mempergunakan kartu kredit tersebut.



  1. Penerbit

Yakni bank, perusahaan ataupun forum keuangan lain, nan berwenang mengeluarkan dan kartu kredit.



  1. Merchant

Yakni pihak penerima pembayaran dari kegunaan kartu kredit. Antara lain supermarket, toko, grosir atau supplier besar dan lain sebagainya.



Sebagai Alat bukan Gaya Hidup

Dari pengertian di atas jelaslah apa makna dan pengertian kartu kredit itu sebenarnya. Yakni sebagai kartu hutang. Artinya, bagi Anda nan memperoleh kartu kredit itu dari bank, berarti Anda diberikan kesempatan buat berhutang dengan sejumlah nominal nan telah ditetapkan sinkron jenis kartu tersebut. Yang hutang tersebut akan ditagihkan di waktu berikutnya.

Kondisi seperti ini akan sangat baik, bagi Anda nan memang terjun ke dalam global bisnis ataupun pengusaha nan memiliki perhitungan tepat dalam mengeluarkan setiap koceknya. Karena bisa dipergunakan secara cepat dan efisien di saat pada waktu-waktu eksklusif Anda sangat membutuhkan buat membayar sejumlah tagihan, membeli sejumlah barang ataupun mendebet sejumlah keperluan.

Namun sebaliknya, bagi Anda nan tak memiliki kepentingan dalam hal berbisnis atau berusaha, maka kartu kredit ini akan berubah menjadi boomerang bagi Anda sendiri. Karena kartu kredit tersebut hanya diterbitkan buat mendanai sejumlah pengeluaran nan menjadi gaya hayati Anda, dan bukan buat berbisnis.

Karena itu berpikir dua-tiga kali sebelum Anda memutuskan buat membuat kartu kredit, ialah langkah bijaksana demi keuangan Anda pribadi dan ekonomi keluarga. Jangan menjadikan suatu kemudahan bertransaksi menjadi penjerat Anda ke dalam gaya hidup, dan bukan sebab didasarkan pada kebutuhan.



Memanfaatkan Kartu Belanja

Kartu belanja ini menawarkan berbagai kemudahan, antara lain:

  1. Praktis dan tak perlu membawa banyak uang jika hendak berbelanja.
  2. Dapat membayar dengan cara mencicil seperti halnya kartu kredit.
  3. Dapat menjadi alat pembayaran tunai seperti halnya kartu debit (sebelumnya tentu harus deposit atau menyimpan sejumlah uang pada peritel nan bersangkutan).
  4. Dapat memperoleh diskon buat pembelian produk tertentu.
  5. Dapat memperoleh diskon buat berbelanja, makan, berlibur, atau menginap di merchant-merchant tertentu.
  6. Dapat melakukan pembelian barang melalui telepon.
  7. Dapat mengikuti berbagai perlombaan dan sayembara nan dilakukan oleh peritel nan bersangkutan.
  8. Asuransi kecelakaan
  9. Asuransi demam berdarah

Tawaran kemudahan ini tidak selalu sama antara satu peritel dengan peritel lainnya. Ada kartu belanja nan hanya memberikan diskon, ada pula nan memberikan fasilitas kredit. Ada nan semata buat berbelanja, namun ada pula nan memberikan konservasi asuransi.

Kemudahan memperoleh kartu belanja, lebih-lebih nan berfungsi layaknya kartu kredit tetap harus disikapi dengan bijak dan hati-hati. Tak bijak memanfaatkan kartu belanja hanya akan menyulitkan pemegang kartu itu sendiri.

Jika memiliki atau tertarik buat memiliki kartu belanja nan sekaligus berfungsi sebagai kartu kredit ini, sebaiknya:

  1. Perhatikan berapa persen kembang nan harus dibayar.
  2. Pelajari fasilitas apa saja nan diberikan dan sesuaikan dengan kebutuhan.
  3. Disiplin membayar atau mencicil pembayaran agar tagihan tak membengkak dampak kembang dan denda.
  4. Batasi kepemilikan kartu belanja dari satu atau dua peritel saja. Terlalu banyak memiliki kartu belanja dapat membuat pemiliknya menjadi konsumtif dan berujung pada jeratan hutang.


Perhatikan Discount Kartu Kredit atau Kartu Belanja

Masing-masing bank ternyata tak memberikan discount kartu kredit nan sama. Bila BNI melalui newsletter -nya membeberkan banyak sekali fasilitas kredit dan potongan hingga 100% buat pembelian tertentu, CIMB Niaga tak terlalu banyak memberikan fasilitas discount kartu kredit ini.

CIMB Niaga hanya memberikan kemudahan buat mendapatkan BlackBerry dengan cicilan 0% dan bebas iuran tahunan. Itu pun berlaku pada saat pengaplikasian kartu kredit pada periode eksklusif saja.

Namun demikian, CIMB Niaga bekerja sama dengan beberapa vendor barang-barang elektronik nan akan memberikan kembang ringan dan discount eksklusif bagi pemegang kartu kredit CIMB Niaga. Bagi para pemegang kartu kredit CIMB Niaga nan berdomisili di Palembang, sepertinya tak terlalu banyak loka nan memberikan discount kartu kredit ini.

Bagi nasabah nan tinggal di Jakarta dan kota-kota di pulau Jawa lainnya, mungkin mereka dapat mendapatkan discount yang lebih besar. Hal ini mungkin disebabkan oleh terbatasnya jumlah nasabah CIMB Niaga di Palembang. Salah satu discount kartu kredit nan dapat didapatkan oleh pemegang kartu kredit CIMB Niaga ialah discount 3% buat Travel Service .

Lain lagi kemudahan nan dapat dirasakan oleh para pemegang kartu kredit Danamon. Selain kartu kredit dapat digunakan buat membayar berbagai tagihan, seperti, listrik, telepon, internet, dan TV berlangganan, kartu kredit ini pun akan memberikan kenyamanan Airport Lounge .

Akan tetapi, hal ini hanya berlaku bagi para pemegang Kartu Platinum, Infinite, dan World Card. Ruang tunggu nan nyaman tersebut bisa dinikmati di semua bandara nan ada di Indonesia.

Danamon pun memberikan point reward kepada para nasabahnya nan berbelanja menggunakan kartu kreditnya. Setiap Rp1000 akan mendapatkan point reward . Poin-poin tersebut dapat ditukarkan dengan hadiah-hadiah tertentu. Namun, point reward ini hanya diberlakukan buat kartu kredit Danamon Manchester United, Titanium, Platinum, Infinite, dan World Card saja.

Demikian uraian singkat mengenai produk sebuah bank kartu kredit. Ternyata discount kartu belanja nan diberikan oleh setiap bank itu berbeda-beda, sinkron dengan kebutuhannya. Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Memiliki kartu belanja memang menjadi gengsi tersendiri bagi sebagian orang. Namun, mengejar gengsi tanpa diimbangi dengan kemampuan mengontrol diri hanya menjerumuskan pada masalah.