2. Obesitas

2. Obesitas

Seperti halnya orang lain, Anda tentu mendambakan tubuh nan sehat dan tidak berpenyakit. Namun, ada penyakit-penyakit eksklusif nan tak dapat Anda hindari keberadaannya dalam tubuh Anda sebab ia ialah penyakit keturunan. Ada banyak macam-macam penyakit keturunan.

Penyakit keturunan sering disebut juga dengan penyakit bawaan. Macam-macan penyakit keturunan diakibatkan adanya kelainan genetik nan diturunkan orangtua kepada anaknya. Dalam hal ini, gen dari orangtua ada nan hanya beraksi sebagai pembawa sifat saja. Penyakit tersebut baru menampakkan diri setelah dipicu lingkungan dan gaya hayati seseorang.

Selanjutnya, penyakit apa saja nan bisa diwariskan orangtua ataupun keluarga kepada anak? Berikut di antaranya:



1. Alergi

Berdasarkan penelitian ilmiah, dinyatakan bahwa sebagian besar penyebab alergi ialah faktor keturunan. Apabila orangtua mempunyai talenta alergi, kemungkinan besar alergi tersebut akan diturunkan pada anaknya. Alergi dapat menimbulkan bermacam-macam reaksi, bahkan beberapa di antaranya dapat mengancam hayati anak Anda.

Timbulnya alergi ini dipicu oleh alergen nan dapat berupa alergen hirup (tungau debu), makanan, dan alergen injeksi (gigitan serangga atau suntikan). Umumnya, gejala nan muncul ketika seseorang terkena alergi ialah bersin terus-menerus, batuk-batuk, kulit memerah atau gatal-gatal, dan sebagainya.



2. Obesitas

Obesitas atau kegemukan terjadi ketika ada penimbunan lemak pada tubuh seseorang secara berlebihan. Orang nan menderita obesitas biasanya sulit mengendalikan nafsu makannya. Salah satu penyebabnya ialah faktor gen atau keturunan. Gen menurun tersebut menyebabkan fungsi penahan nafsu makan tak bekerja dengan baik.



3. Buta Warna

Buta rona bisa diartikan sebagai keabnormalan nan terjadi pada indra penglihatan seseorang sebab sel-sel kerucut mata telah rusak sehingga tak mampu menangkap suatu spektrum rona tertentu. Ketidakmampuan sel-sel ini bekerja diakibatkan oleh faktor genetik nan berasal dari orangtua penderita.



4. Asma

Asma merupakan salah satu penyakit turunan nan menyerang saluran pernapasan dan membuatnya menyempit. Penyempitan saluran pernapasan ini hanya bersifat sementara dan terjadi dampak adanya peradangan di saluran pernapasan. Peradangan ini kemudian menyebabkan saluran napas bereaksi secara hiperbola (hiperaktivitas) terhadap suatu rangsangan, seperti debu, bulu binatang, asap, udara dingin, polusi, dan sebagainya.

Meski asma tergolong dalam penyakit turunan, namun penelitian nan dilakukan di Indonesia menyatakan bahwa hanya 30% penderita asma nan keluarganya menderita asma. Selain itu, diduga bahwa faktor ibu lebih banyak menurunkan asma kepada anaknya dibanding faktor ayah.



5. Albino

Istilah albino diambil dari bahasa Latin, albus, nan berarti putih. Pada penderita albino kulitnya memang tampak putih, namun putih nan tak wajar. Albino merupakan penyakit nan terjadi sebab hilangnya pigmen atau melanin pada rambut, mata, dan kulit penderita. Pigmen sendiri ialah zat rona nan dimiliki oleh manusia, hewan, dan tumbuhan.

Penyakit albino diturunkan dari gen orang tua kepada anaknya. Pada umumnya, penderita albino lahir dari orangtua nan punya gangguan dalam hal produksi melaninnya. Orang nan memiliki gen albino, tubuhnya tak bisa memproduksi pigmen melanin. Namun, apabila gen nan diturunkan orangtua hanya sebagai pembawa sifat, anaknya tak akan memiliki memiliki gen albino.



6. Kanker Payudara

Inilah penyakit nan paling ditakuti kaum perempuan. Namun, kanker payudara juga dapat mengancam kaum laki-laki. Kanker ini menyerang jaringan payudara. Gejala nan biasa dialami oleh penderita kanker ganas ini umumnya kulit pada payudara atau puting berwarna kemerahan, bersisik, atau menebal.

Selain itu, keluar cairan/carah dari puting selain ASI. Yang paling kentara ialah adanya benjolan atau bengkak di sekitar payudara. Jika Anda mengalami gejala demikian, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Dikatakan sebagai kanker payudara apabila terdapat perubahan/mutasi eksklusif pada DNA sel payudara. Penyebab munculnya kanker payudara ini belum bisa dipastikan. Namun ada beberapa faktor nan diduga berperan dalam timbulnya kanker payudara, salah satunya ialah faktor genetik.



7. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi termasuk macam-macam penyakit keturunan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu penyakit dengan kondisi meningkatnya tekanan darah di atas normal. Penyakit ini sering tak disadari sebab tak menimbulkan gejala apa pun.

Untuk mengetahui penyakit ini, dilakukan pengukuran tekanan darah. Jika tak segera diobati, penyakit ini akan meningkatkan risiko terkena stroke atau agresi jantung.

Menurut para ahli, penyakit ini berisiko diturunkan. Jika salah satu orangtua memiliki tekanan darah tinggi, anaknya pun berisiko terhadap penyakit hipertensi. Rasio tekena penyakit hipertensi ini sekitar 15 % atau dapat juga lebih.



8. Kolesterol Tinggi

Salah satu dari sekian macam-macam penyakit keturunan ialah kolesterol tinggi. Dalam sebuah keluarga, terkadang ada anggota keluarga nan memiliki kadar koleterol tinggi. Keadaan seperti ini dalam ilmu kedokteran disebut Familial Hypercholesterolaemenia . Keadaan ini diakibatkan perubahan gen ketika lemak tak mengalami metabolisme nan baik dalam darah sehingga menumpuk di arteri.

Familial Hypercholesterolaemenia (FH) merupakan satu contoh dari sifat genetik nan dominan. Maksudnya, seseorang membutuhkan hanya satu gen abnormal buat memiliki kondisi tersebut. Penyakit ini memiliki risiko diturunkan. Jika salah satu dari orangtua mengidap kolesterol tinggi, anaknya akan berisiko 50% terjangkit penyakit tersebut.



9. Hipotiroid

Salah satu dari macam-macam penyakit keturunan ialah hipotiroid. Penyakit hipotiroid terjadi ketika tubuh tak menghasilkan cukup hormon tiroksin. Gejala nan muncul dari penyakit ini antara lain sering kelelahan dan mengalami penurunan berat badan. Penyakit ini lebih rentan terjadi pada perempuan.

Menurut para ahli, penyakit ini memiliki risiko diturunkan. Jika memiliki saudara atau ibu dengan tiroid nan kurang aktif, maka akan lebih berisiko 20 kali lebih besar buat terkena penyakit ini.



10. Gangguan Bipolar

Salah stub dari macam-macam penyakit keturunan ialah gangguan biopolar. Penyakit gangguan biopolar ialah suatu kondisi nan mengakibatkan depresi nan dipicu sebab stress. Penyakit ini diduga diakibatkan sebab ketidakseimbangan zat kimia di otak atau dapat juga sebab pengaruh genetik.

Penyakit gangguan biopolar berisiko diturunkan. Jika salah satu orangtua memiliki penyakit ini, maka risiko turunnya penyakit ini kepada anaknya sebesar 15%.



11. Diabetes

Salah satu dari macam-macam penyakit keturunan ialah diabetes. Penyakit ini memiliki risiko nan tinggi diturunkan jika dalam suatu keluarga terdapat anggota keluarga nan mengidap penyakit diabetes. Jika salah satu orangtua mengidap diabetes, risiko penyakit tersebut diturunkan sebesar 15 %.

Namun, risiko lebih besar terjadi jika kedua orangtua mengidap penyakit diabetes, jika kedua orangtua mengidap penyakit diabetes, risiko turunnya penyakit tersebut sebesar 70 .Namun, harus diperhatikan juga bahwa faktor lain seperti kegemukan, malas berolahraga, dan pola makan nan tak sehat akan meningkatkan risiko diabetes.

12. Arthirisis (Radang Sendi)

Osteoarthiritis ialah penyakit sendi nan diakibatkan keuasn sendi. Penyakit Osteoarthiritis ini pun merupakan salah satu keluarga besar penyakit arthritis nan paling sering terjadi. Penyakit ini mepengaruhi sekitar 80% orang pada suatu waktu dalam kehidupan mereka.

Banyak orang nan menganggap bahwa penyakit Osteoarthiritis ini merupakan penyakit keturunan. Namun menurut ahlinya, penyakit ini dalan sekali diwariskan. Biasanya, penyakit ini terjadi dampak keausan pada sendi.



13. Parkinson

Gejala penyakit parkinson tak banyak diketahui. Pada banyak kasus nan terjadi, awal dari penyakit parkinson ini diawali dengan gemetar pada bagian tangan ketika sedang beristirahat. Panyakit ini memiliki kesamaan diturunkan meskipun faktor genetik tak memegang peranan utama.

Menurut para ahli, penyakit parkinson ini berisiko diturunkan. Jika memiliki orangtua, saudara, atau kerabat dekat dengan gangguan dengan gangguan parkinson, maka dua kali lipat lebih mungkin mengalami penyakit nan sama.

Itulah macam-macam penyakit keturunan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Selamat membaca!