Sejarah Senam Aerobik

Sejarah Senam Aerobik

Apa nan Anda ingat dari senam aerobik ? Apa!!!? Cewek seksi berbaju minim? Keterlaluan! Tapi Anda benar, aerobik ialah salah satu gaya berolahraga, nan kelak akan membuat Anda mandi keringat sehingga olahraga ini membutuhkan baju nan suitable , cocok bagi Anda buat dapat menampung keluar keringat (karena proses aerobik di dalam tubuh, pembakaran lemak sebab napas Anda memompa darah dengan cepat, dan lemak terbakar menjadi keringat karenanya).

Dari senam aerobik, kita mengenal pula pakar-pakar kesehatan seperti Dr. Berti Tilarso nan dulu beken di TV menyajikan olahraga senam Aerobik ini. Namun sayang, kenapa senam aerobik tiba-tiba tak popular lagi di TV?

Senam Aerobik ialah bentuk latihan fisik nan menggabungkan latihan aerobik berirama dengan peregangan dan rutinitas latihan kekuatan dengan tujuan meningkatkan seluruh elemen kebugaran (fleksibilitas, kekuatan otot, dan kebugaran kardio-vaskular--jantung). Senam aerobik ini biasanya dilakukan dengan iringan musik dan bisa dipraktikkan dalam seting kelompok nan dipimpin oleh seorang pelatih kebugaran profesional, meskipun bisa dilakukan solo dan tanpa iringan musik, namun bersama-sama lebih asyik.

Tujuan dari senam aerobik salah satunya mencegah penyakit (jantung terutama) dan meningkatkan kebugaran fisik, para praktisi melakukan rutinitas terdiri dari sejumlah tarian nan berbeda dengan porsi pelatihan nan berbeda pula. Kelas senam aerobik formal dibagi menjadi berbagai taraf intensitas dan kompleksitas. Kelas senam aerobik memungkinkan peserta buat memilih taraf partisipasi mereka sinkron dengan taraf kebugaran mereka sendiri.

Di Gyms pro misalnya, banyak pula ditawakan berbagai kelas senam Aerobik. Setiap kelas ini dirancang buat taraf eksklusif pengalaman dan diajarkan oleh pelatih bersertifikat spesifik terkait dengan kelas spesifik mengenai senam tempo cepat ini.

Apakah senam aerobik itu secara khusunya? Hmmm ... bayangkan saja bahwa Anda sedang berolahraga. Anda work out sampai keringatan, Anda bernapas keras, jantung Anda berdebar, darah mengalir melalui pembuluh Anda buat memberikan oksigen ke otot buat membuat Anda bergerak, dan Anda mempertahankan aktivitas selama lebih dari hanya sekadar bergerak cepat selama beberapa menit. Karena Itulah latihan senam aerobik juga dikenal sebagai senam "jantung" dalam istilah olahraga.

Aktivitas apa pun nan Anda lakukan dalam senam aerobik bisa mempertahankan selama lebih dari hanya beberapa menit konsentrasi buat merelaksasi, menterapi jantung dan paru-paru, dan juga otot buat bekerja lembur sedikit.



Memulai Senam Aerobik

Semuanya dimulai dengan pernapasan ringan. Orang dewasa nan sehat rata-rata menghirup dan menghembuskan sekitar 7 sampai 8 liter udara per menit. Setelah Anda mengisi paru-paru, oksigen di udara (udara mengandung oksigen sekitar 20%) disaring melalui cabang kecil dari tabung paru-paru (disebut bronkiolus) hingga mencapai alveoli. Alveoli ialah kantung mikroskopis mana oksigen berdifusi (masuk) ke dalam darah. Dari sana, itu langsung menuju langsung ke jantung.

Selanjutnya, jantung memiliki empat ruang nan terisi oleh darah dan darah pompa (dua atrium dan dua ventrikel) dan beberapa arteri koroner nan sangat aktif. Karena semua tindakan ini, jantung membutuhkan pasokan oksigen segar, dan tubuh Anda menyediakan itu secara rutin, paru-paru menyediakannya. Setelah hati telah menggunakan proses kimiawi terhadap apa nan dibutuhkannya dari oksigen nan telah dipompa jantung melaluinya, lantas memompa darah, oksigen, dan nutrisi lainnya melalui ventrikel besar di kiri dan melalui sistem peredaran darah buat semua organ, otot, dan jaringan nan membutuhkannya.

Oleh sebab itulah, senam aerobik begitu ideal buat sesekali menyediakan persediaan cadangan selama setahunan buat Anda hayati lebih sehat dengan pikiran nan cemerlang. Karena ingat pula, jantung berdetak sekitar 60-80 kali per menit saat istirahat, 100.000 kali sehari, lebih dari 30 juta kali per tahun, dan sekitar 2,5 miliar kali dalam seumur hayati 70-tahun!

Setiap detak jantung Anda mengirimkan volume darah, bersama dengan oksigen dan banyak lainnya mempertahankan hayati nutrisi, beredar melalui tubuh Anda. Rata-rata pompa jantung sehat orang dewasa sekitar 5 liter darah per menit. Semua oksigen nan dipompa oleh darah ialah penting. Otot ialah seperti mesin nan berjalan menggunakan bahan bakar (seperti sebuah mobil nan berjalan bergantung pada bensin), hanya otot-otot kita menggunakan lemak dan karbohidrat bukannya bensin.

Oksigen ialah pemain kunci karena, sekali di dalam otot, itu digunakan buat membakar lemak dan karbohidrat buat bahan bakar buat menjaga mesin tubuh Anda berjalan. Otot-otot kita lebih efisien berada pada mengkonsumsi oksigen, semakin banyak lemak nan dapat kita bakar, makin sehat kita, dan semakin sering Anda harus dapat berolahraga. Dan senam aerobik merupakan jalan pintasnya menuju pintu sehat itu.



Sejarah Senam Aerobik

Istilah dan metode latihan senam aerobik dikembangkan oleh Dr Kenneth Cooper, MD, seorang pakar fisiologi olahraga, dan Kolonel Pauline Potts, seorang terapis fisik, dari Angkatan Udara Amerika Serikat. Dr Cooper, seorang penggemar olahraga diakui, secara pribadi dan profesional sempt bingung tentang mengapa beberapa orang dengan kekuatan otot nan sangat baik masih rentan (atau tepatnya lemah letoy) dan berbuah kinerja nan jelek pada tugas-tugas militer seperti lari jeda jauh, berenang, dan bersepeda.

Dia mulai mengukur kinerja manusia nan sistematis dengan menggunakan sepeda ergometer, dan mulai mengukur kinerja berkelanjutan dalam hal kemampuan seseorang buat menggunakan oksigen. Buku terobosan-nya, Aerobik, diterbitkan pada tahun 1968, dan termasuk program latihan ilmiah menggunakan format olah raga kecil-kecilan seperti berjalan, berenang dan bersepeda. Buku ini datang pada momen historis, ketika bangsa AS sedang mengalami produktivitas nan menurun. Aktivitas di populasi generik nan menurun itu menyebabkan kebutuhan nan dirasakan buat latihan aerobik meningkat.



Areobik Sebagai Kompetisi Olahraga

Senam aerobik, juga pernah dikenal sebagai olahraga aerobik dan aerobik kompetitif, ialah jenis aerobik kompetitif nan melibatkan ilmu tari rumit, berirama dan senam akrobatik dengan unsur aerobik nan dikompetisikan. Kinerja penilaiannya dibagi ke dalam kategori berdasarkan usia, jenis kelamin dan kelompok (individu, pasangan campuran dan trio) dan dinilai berdasarkan unsur-unsur berikut: kekuatan bergerak maju dan statis, melompat dan lompatan, tendangan, ekuilibrium dan fleksibilitas.

Sepuluh latihan nan diwajibkan pada suatu kateghori generik semisal: empat tendangan kaki berturut-turut nan cukup tinggi, pola. Maksimal sepuluh unsur dari keluarga peregangan ini juga diperbolehkan: push-up, sit up , salto, tendangan dan split, melompat dan lompatan. Elemen berjatuhan seperti handsprings, handstands, kembali membalik, dan jungkir balik udara dilarang. Scoring -nya dengan cara menilai kualitas seni, kreativitas, pelaksanaan, dan taraf kesulitan gaya nan ditampilkan peserta.

Olahraga senam aerobik memiliki kompetisi taraf internasional, tapi bukan olahraga nan di persaingkan di Olimpiade. Kompetisi tak sejauh itu, mengingat olah raga ini cukup 'ekstrim' buat dapat cepat membuat Anda lelah, sebab tekanan pada jantung.

Sampai di sini sebenarnya ada pertanyaan kecil buat negara besar ini. Apakah negara bernama Indonesia ini memiliki kembali seorang nan dapat menginspirasikan olah raga 'setidaknya' aerobik pada bangsa Indonesia. Karena kualitas bangsa ini begitu poor dari sisi produktivitas. Padahal dahulu, pada orde nan dimaki-maki orang sebagai orde kemorosotan, toh bangsa ini begitu solid, bahkan sampai ada Kirab Remaja se-Indonesia pula, ABRI masuk desa buat membantu pembangunan masyarakat. Kampus masuk kampung buat bersosialisasi dengan rakyat, dan setiap kelurahan pula di sekolah mewajibkan adanya senam pagi, nan termasuk jenis senam aerobik.

Orde nan dianggap kemerosotan, sejatinya orde nan mengajak Anda buat berpikir sehat. Kini, ketika orde merosot itu hilang. Masihkan Anda di negeri ini berpikir sehat?