Kunci Bisnis Jasa Sewa Mobil di Bali ialah Pelayanan

Kunci Bisnis Jasa Sewa Mobil di Bali ialah Pelayanan

Ini petualangan aku saat sewa mobil di Bali

. Siapa sih nan belum kenal Bali? Bali ialah loka kunjungan wisata terfavorit di Indonesia. Untuk menempuh pulau nan lebih dikenal sebagai Pulau Dewata ini, Anda cukup menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi selama 45 menit. Jika sudah sampai di Pelabuhan Gilimanuk, Anda akan dihadapkan pada inspeksi KTP nan sangat ketat.

Sesaat setelah menjejakkan kaki di Pulau Dewata, Anda mempunyai banyak pilihan buat dapat menikmati indahnya Pulau Seribu Pura ini. Dalam hal transportasi, Anda dapat menyewa motor roda dua atau dapat juga sewa mobil di Bali dengan harga nan terjangkau.

Untuk tarif sewa motor di Bali berkisar antara 400 ribu sampai dengan 600 ribu per bulan. Syaratnya juga cukup mudah. Anda cukup menyiapkan fotokopi KTP. Begitu juga kalau Anda lebih memilih buat menyewa mobil, Sediakan saja dana 300 ribu buat 24 jam, lebih murah lagi jika Anda menyewa mobil buat sebulan. Tarifnya berkisar antara 3 - 4 juta sebulan.

Jika dibandingkan dengan pulau lain atau kota-kota lain, terasa sekali perbedaannya. Para pemain bisnis jasa di Bali boleh bernapas lega, meski persaingan sangat ketat, pemerintah Bali sangat memperhatikan wilayah bisnis jasa ini.



Sewa Mobil di Bali buat Berjalan-jalan ke Ubud

Menyewa mobil menjadi pilihan aku saat harus mengenal lebih jauh pulau ini. Asyik rasanya jika dapat menikmati estetika pulau Dewata ini tanpa harus dikekang jadwal tour oleh agen wisata. Berbekal peta travel nan cukup detail, aku bersiap-siap memulai petualangan di Pulau Bali.

Untuk menyewa mobil, aku cenderung lebih memilih mesin mobilyang familiar dan irit bahan bakar. Pilihan aku jatuh pada sebuah merek mobil nan saat ini jadi primadona para pemilik jasa sewa mobil.

Setelah memilih mobil, petualangan dimulai dari Denpasar Selatan, berawal dari rumah sahabat lama, tepatnya di Jalan Raya Sesetan. Lokasi ini dekat dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jika ditempuh menggunakan sepeda motor, asal jalan tak macet, hanya membutuhkan waktu 25 menit.

Lain lagi dengan siang hari, sepanjang jalan bypass Ngurah Rai sering terjadi kemacetan. Perjalanan dapat ditempuh menjadi 1 jam lamanya. Itulah kenapa aku cenderung memilih buat menyewa mobil. Pertimbangannya ialah kenyamanan sehingga tak mengalami stagnasi di jalan, apalagi di bawah terik matahari pinggir pantai nan lumayan memerahkan kulit.

Tujuan aku ialah Ubud. Ubud ialah satu desa nan sejuk dan mempunyai daya tarik tersendiri sebab estetika alam serta keramahtamahan masyarakatnya.

Ubud berjarak kurang lebih 30 kilometer dari Denpasar. Hal nan paling menarik dari Ubud ialah banyaknya komunitas artis di loka itu. Pengrajin souvenir , para penari pura, dan komunitas penulis di Ubud ialah beberapa komunitas artis nan mendapatkan loka nyaman di sana.

Selain sebagai loka berkarya, Ubud menjadi salah satu sentra bisnis jasa nan menghubungkan orang lokal dengan mancanegara. Bisnis jasa di Bali memang luar biasa, apalagi bisnis sewa mobil ini. Ada banyak tamu asing nan memanfaatkan bisnis ini.

Selain tamu asing nan menetap sementara, ada banyak ekspatriat nan memilih tinggal lama di Bali. Mereka bekerja di LSM-LSM nan berkantor pusat di Bali. Ada pula nan menjadi guru di sekolah-sekolah lokal sebagai native speaker atau bekerja pada sekolah spesifik anak-anak orang asing nan dibangun di loka itu.

Tercatat ada satu sekolah nan cukup terkenal, yaitu Green School. Mayoritas orang tua murid ialah para ekspatriat nan tinggal cukup lama di Bali, antara 6 bulan hingga 5 tahun di Bali. Para ekspatriat ini sangat terbantu juga dengan jasa bisnis ini.

Para ekspatriat tersebut sangat dimudahkan buat dapat sewa mobil di Bali . Tanpa ada peraturan nan berbelit buat dapat menyewa mobil di Bali, mereka dapat menikmati mobil jenis apa pun nan tersedia. Masyarakat Bali sendiri ialah masyarakat nan sangat mempercayai adat. Sporadis sekali ada kasus penggelapan motor atau mobil.

Hal ini sangat diyakini oleh mereka, bahwa segala sesuatu tindakan niscaya menuai balasan atau karmanya. Kalaupun ada kasus penggelapan motor atau mobil, itu sangat sporadis dan dapat dipastikan para pelakunya ialah bukan penduduk orisinil Bali.



Kunci Bisnis Jasa Sewa Mobil di Bali ialah Pelayanan

Keindahan alam di pulau Dewata memang luar biasa. Adat istiadat masyarakat Bali pun sudah sangat kuat mengakar dan menjadi tradisi nan merupakan nilai lebih nan sangat mendukung perkembangan pariwisata di Bali. Hal ini pun sangat disadari oleh para pelaku bisnis wisata di Bali. Para pemilik bisnis ini telah mempunyai kreativitas nan membuat bisnisnya terus berkembang dengan baik.

Pengembangan kreativitas itu di antaranya ialah dengan menawarkan pula paket-paket wisata lokal mengunjungi beberapa titik wisata, seperti Sanur, Pura Besakih, Danau Bedugul, dan Kuta. Jumlah wisatawan pun terus bertambah seiring semakin banyaknya loka wisata nan dibangun lebih baik atau ruas jalan nan dibuka lebih luas.

Potensi inilah nan mampu dilirik oleh para pengusaha persewaan mobil di Bali. Kompetisi dalam harga dan pelayanan menjadi pertarungan sportif nan mampu membawa iklim bisnis jasa di pulau dewata terus berkembang.

Satu hal nan juga menjadi perhatian para pengusaha persewaan mobil di Bali ialah pelayanan. Pelayanan nan baik ialah kunci krusial agar pelanggan menjadi nyaman dan harapannya ialah kontinuitas bisnis menjadi tercipta dengan baik.

Para pengusaha tidak segan-segan membuka layanan 24 jam jika ada kerusakan pada mobil meskipun sedang digunakan oleh konsumen di mana pun, mereka sanggup buat datang membantu melakukan pemugaran kendaraan.

Para pengusaha juga bersedia melakukan delivery order . Layanan antar mobil jika ada konsumen nan memesan kendaraannya. Ini ialah taktik pelayanan juga nan cukup jitu.

Pemberian harga spesifik pun diberlakukan. Harga sewa per hari ialah harga baku nan diberlakukan oleh banyak pengusaha persewaan mobil di Bali. Hal nan menarik ialah ternyata lebih murah buat melakukan sewa mobil di Bali jika dilakukan kontrak tiap bulan.

Orientasi sasaran pasar pengguna persewaan mobil nan terbesar ialah instansi pemerintah, LSM, atau lembaga-lembaga partikelir nan juga lebih memilih menyewa mobil di Bali daripada harus membeli mobil buat kebutuhan kantor.

Pilihan ini dilakukan oleh kantor-kantor tersebut sebab secara hemat penghitungan biaya produksi dan pengeluaran kantor dapat lebih hemat. Sewa mobil di Bali menjadi lebih ekonomis sebab instansi atau kantor-kantor tersebut tak harus pusing memikirkan biaya perawatan per bulan dan pembayaran pajak kendaraan per tahun.

Nah, itulah oleh-oleh aku setelah mengamati sedikit iklim bisnis jasa di Pulau Dewata. Ada banyak bisnis nan dapat dilakukan di muka bumi ini. Ada banyak pilihan mulai dari bisnis online ataupun offline . Salah satunya ialah bisnis offline persewaan mobil di Bali.

Seperti bisnis-bisnis jasa lainnya, kunci terpentingnya ialah pelayanan. Hal krusial lainnya nan berlaku buat semua bisnis ialah menjunjung tinggi dan menjaga kepercayaan konsumen pada kita. Akhir kata, selamat berwisata dengan sewa mobil di Bali ya kawan-kawan.