Lagu Pramuka - Perkembangan Lagu Pramuka

Lagu Pramuka - Perkembangan Lagu Pramuka

Gerakan Pramuka di Indonesia lahir pada sekitar tahun 1961. Hal ini sinkron dengan Keppres RI No.447 Tahun 1961 tanggal 14 Agustus 1961 nan kemudian ditetapkan sebagai Hari Pramuka. Berdirinya organisasi Pramuka ini juga disertai dengan penciptaan lagu Pramuka.

Lagu Pramuka tersebut memberikan semangat dan motivasi bagi setiap anggota Pramuka. Lagu Pramuka tersebut lazim dinyanyikan pada acara-acara kepramukaan. Setiap anggota Pramuka akan bahagia bila menyanyikan lagu-lagu pramuka sebab sifatnya nan menghibur.

Pramuka ialah suatu organisasi nan bersifat Kepanduan nan ada di taraf SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi bahkan setelah kuliah. Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia nan merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan buat membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisiknya.

Gerakan Pramuka Indonesia menurut survey tahun 2011 telah memiliki 17.103.793 orang anggota, menjadikannya Gerakan Pramuka terbesar di dunia. Selain itu, penciptaan lagu Pramuka nan selalu dinyanyikan dalam setiap kegiatan Pramuka mampu menciptakan semangat tersendiri baik bagi para Pramukanya sendiri maupun orang-orang nan mendengar lagu Pramuka tersebut.



Lagu Pramuka - Karakteristik Khas Pramuka

Berdasarkan Konferensi Kepanduan Sedunia pada tahun 1942 di Denmark, maka Pramuka sebagai Organisasi Kepanduan mempunyai tiga sifat atau karakteristik khas nan inheren kepadanya, yaitu:



1. Karakteristik Khas Pramuka - Nasional

Suatu organisasi nan menyelenggarakan kepanduan di suatu negara haruslah menyesuaikan pendidikannya itu dengan keadaan, kebutuhan, kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara loka organisasi tersebut berdiri.



2. Karakteristik Khas Pramuka - Intenasional

Organisasi Kepanduan di negara manapun di global ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama anggota Pandu dan sesama manusia, tanpa membedakan jenis agama, golongan, tingkat/derajat sosial, suku dan bangsa/negara.



3. Karakteristik Khas Pramuka - Universal

Kepanduan bisa dipergunakan di mana saja dan kapan saja buat mendidik anak-anak dari bangsa di seluruh dunia. Banyak sekali kegiatan nan terdapat di dalamnya. Kegiatannya sendiri sangat bervariasi, yaitu dari:

  1. Kecakapan nan berupa bernyanyi dan menari (berjoget)
  2. Ketangkasan nan berupa baris-berbaris,tali-temali, hiking, kemah, barah unggun
  3. Kecerdasan nan berupa semaphore, morse, pembacaan sandi-sandi
  4. Kesetiakawanan, misalnya membantu teman nan sedang mengalami kesusahan
  5. Kemanusian seperti membantu pihak nan berwajib saat mengatur lalu lintas mudik lebaran serta membantu tim SAR dalam menolong korban bala alam

Gerakan Pramuka mempunyai prinsip atau kode moral nan tertuang dalam Dasa Dharma Pramuka. Setiap anggota Pramuka wajib mengetahui tentang Dasa Dharma Pramuka ini, sebagai berikut:

  1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan afeksi sesama manusia
  3. Patriot nan sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, trampil, dan gembira
  7. Kemat, cermat, dan bersahaja
  8. Disiplin, berani, dan setia
  9. Bertanggung jawab dan bisa dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan


Lagu Pramuka - Kegiatan Bernyanyi dalam Pramuka

Bernyanyi ialah salah satu kegiatan nan paling digemari. Lagu-lagu Pramuka biasanya bersifat hiburan nan memberikan semangat, motivasi dan inspiratif. Pramuka juga mempunyai satu buah lagu Pramuka nan wajib dinyanyikan pada saat memulai latihan pramuka, yakni Hymne Pramuka, nan liriknya seperti dibawah ini:

Kami, Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudharmakan, dharmaku kubaktikan
agar jaya, Indonesia, Indonesia
tanah air ku
Kami jadi pandumu

Selain Hymne Pramuka nan didaulat sebagai lagu Pramuka, masih banyak lagi lagu Pramuka nan biasa dinyanyikan dalam setiap latihan maupun acara-acara perlombaan Pramuka. Contoh lagu Pramuka nan biasa dinyanyikan ialah Alam Bebas, Apa Guna Keluh Kesah, Barah Unggun,Berkemah, Cinta Negeri, Global kami, Gerakan Pramuka, Itu Pramuka, Kami Riang, Latihan Pramuka, Kembangkan Kemah-kemah, Versus Sukar, Pantun Pramuka, Penegak Jaya, Praja Muda Karana, Pramuka Indonesia, Pramuka Sejati, Sayonara, Disini Senang, dan masih banyak lagu Pramuka nan lainnya.

Lagu Pramuka biasanya dinyanyikan pada saat pembukaan latihan dan di tengah-tengah latihan. Lagu Pramuka juga dinyanyikan pada saat ada perlombaan maupun saat acara barah unggun agar suasana berjalan ceria dan meriah. Saat acara barah unggun ialah saat-saat nan paling ditunggu-tunggu oleh anggota Pramuka setelah mereka melakukan aktivitas pada siang harinya.

Acara barah unggun dan menyanyikan lagu-lagu Pramuka itu dimaksudkan agar semua kelelahan dan keletihan sepanjang hari tadi dapat berkurang dan berubah menjadi semangat dan kegembiraan, sehingga suasana kepramukaan akan terasa begitu kental dan mengesankan.

Lagu Pramuka nan biasa mereka mainkan atau mereka nyanyikan kebanyakan telah dimodifikasi atau diubah kata- kata atau syairnya menurut kreativitas pembina dan instruktur Pramuka mereka. Hal ini dimaksudkan agar suasana menjadi lebih ceria sebab kelucuan-kelucuan nan terjadi dampak dari lagu Pramuka nan telah diubah kata-kata dan syairnya itu.



Lagu Pramuka - Perkembangan Lagu Pramuka

Lagu Pramuka termasuk ke dalam jenis lagu nan ada selain lagu anak-anak, rock, dangdut, pop, reggae , ska, metal, balad, rohani, jazz, dan daerah. Keberadaanya dalam global musik Indonesia ikut memperkaya perbendaharaan musik Indonesia, walaupun Lagu Pramuka biasanya hanya dinyanyikan pada waktu kita sedang mengadakan latihan pramuka. Perkembangan lagu pramuka pun tak kalah cepat dan pesat seperti jenis atau aliran musik nan lain, akan tetapi lagu Pramuka berkembang dengan caranya sendiri dan berbeda - beda pula di setiap daerah.

Walaupun demikian, dalam setiap kegiatan nan diadakan dan bertaraf nasional maupun internasional maka lagu Pramuka nan akan dimainkan dan dinyanyikan juga biasanya ikut menyesuaikan, walaupun masih menonjolkan karakteristik khas dari daerahnya masing-masing.

Hal ini bertujuan buat memperkenalkan karakteristik dari masing-masing daerah agar daerah lain mengenal dan mengetahui karakteristik khas daerah tersebut. Ini juga bertujuan buat menunjukkan kepada kita dan anggota kepanduan lain bahwa walaupun berasal dari berbagai daerah, bahasa, dan adat istiadat nan berbeda, tetapi kita masih tetap dapat berkumpul, bersatu, dan beraktivitas bersama.

Bahkan, sewaktu menyanyikan lagu Pramuka seperti Hymne Pramuka nan merupakan lagu wajib bagi anggota Kepanduan Pramuka, kebersamaan dan persatuan itu semakin terasa. Sayangnya, setelah acara Pramuka dimulai, kadangkala buat memenangkan pertandingan atau perlombaan di dalam acara Pramuka skala nasional itu, sifat kedaerahan kita muncul dan berusaha lebih unggul dari regu Pramuka dari daerah lain.



Lagu Pramuka - Bhineka Tetapi Tetap Satu

Kita sebagai warga Negara Indonesia memang sejak dari zaman dahulu sudah mempunyai disparitas suku bangsa, bahasa, adat istiadat, dan agama. Sudah menjadi karakteristik bangsa kita bahwa bukanlah menjadi hal nan sulit buat kita saling menghargai dan saling menghormati antara satu dengan nan lain.

Untuk itu marilah kita sebagai generasi muda nan menjadi tulang punggung dari nasib bangsa Indonesia di masa nan akan datang, mulailah dari sekarang buat melestarikan kebudayaan bangsa kita baik itu lagu daerah maupun lagu Pramuka. Lagu daerah sudah layak dan sepantasnya kita lestarikan dan agar tak hilang oleh perkembangan zaman nan saat ini semakin pesat di segala bidang.

Begitu pula dengan lagu Pramuka nan pada saat ini mulai sporadis dinyanyikan. Lagu Pramuka tersebut seharusnya tetap kita jaga kelestariannya sehingga anak cucu kita besok tak kehilangan jejak dari lagu Pramuka nan dahulu sangat sering terdengar. Jika bukan kita sebagai generasi muda penerus cita-cita bangsa, siapa lagi nan akan melestarikan lagu-lagu daerah kita terutama lagu Pramuka kita nan saat ini majemuk jenis, bentuk, dan bahasanya itu.

Dengan adanya disparitas tersebut sebenarnya menjadikan diri kita dan bangsa kita sebagai negara nan besar dan kuat dalam segi persatuan dan kesatuannya. Dengan keanekaragaman nan ada dalam diri bangsa Indonesia tersebut, kita bisa mencegah adanya pencaplokan dari pihak luar, baik dari segi politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
Mari kita hidupkan dan kita gerakkan lagi kegiatan Pramuka beserta lagu Pramuka kepada anak cucu kita sebab kegiatan Pramuka ini termasuk salah satu kekayaan bangsa Indonesia.

***



Lagu Pramuka - Menjaga Hasil Karya Bangsa

Banyak sekali lagu-lagu di Indonesia nan menjadi suatu karakteristik khas dari sebuah moment ataupun kegiatan. Salah satunya ialah lagu pramuka nan menjadi karakteristik khas dalam kegiatan pramuka. Lagu pramuka ini menjadi penambah euforia dalam semarak kegiatan pramuka.

Karena tanpa adanya lagu pramuka esensi dari kegiatan pramuka kurang begitu terasa. Lagu pramuka memberikan kesemangatan bagi para pesertanya dan juga menjadi lagu nan dinyanyikan pada saat upacara pembukaan dan penutupan.

Ada beberapa lagu pramuka nan suka dinyanyikan pada saat kegitana pramuka, dan berikut ialah liriknya, nan niscaya tidak asing lagi bagi kita, di antaranya yaitu:

Judul: Hymne Pramuka
Lirik: Kami Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satyaku kudharmakan
Dharmaku kubhaktikan
Agar Jaya Indonesia
Indonesia Tahah Airku
Kami jadi pandumu

Judul: Barah Unggun
Lirik: Kala senja Mulailah Tiba
Damai di hati datang
Saat berapi unggun tiba
Saat bersukaria
Kita duduk berlingkar-lingkaran
Tak ada mula akhirnya
Lingkaran Persaudaraan
Kita kuat eratkan
Hoo haiii yooo
Hoo haiii iyooo
Barah unggunku berkobar
Hoo haiii yooo
Hoo haiii yooo
Pramuka itu riang dan tegar
Hoo haiii yooo
Hoo haiii yooo
Barah unggunku berkobar
Hoo haiii yooo
Hoo haiii yooo
Pramuka itu riang dan sabar

Reff : Barah kita sudah menyala
Barah kita sudah menyala
Barah Api Barah Api Api
Barah kita sudah menyala

Itu merupakan dua lagu pramuka nan sudah populer dan sering dinyanyikan oleh peserta pramuka, baik ketika kemping ataupun hymne-nya pada saat latihan pramuka. Lagu pramuka tersebut menjadi sebuah Norma nan tidak akan dilupakan begitu saja, melihat adanya sebuah kekuatan tersendiri dalam lagu pramuka.

Lagu memberi kesan tersendiri pada saat agenda pramuka berlangsung. Dan, selain lagu pramuka tentu masih banyak lagu-lagu lainnya di Indonesia nan sering dipakai sebagai bagian dari isi suatu acara. Seperti halnya lagu wajib nasional Indonesia Raya , nan suka dinyanyikan pada saat Upacara Bendera ataupun hari-hari besar nasional, lagu pahlawan pada saat hari pahlawan, dan lagu-lagu lainnya nan sering dinyanyikan pada saat momen-momen penting.

Dan, pramuka itu sendiri pun merupakan salah satu kegiatan nan bertujuan buat melatih kemandirian, ketangkasan dan keberanian siswa nan bisa menjadi bekal bagi kehidupannya kelak. Kegiatan pramuka sendiri mulai dikenalkan pada masa Sekolah Dasar, nan kemudian ada tingkatan-tingkatannya tersendiri, bahkan sampai taraf perguruan tinggi ataupun lebih.

Kita nan pernah mengikuti kegiatan pramuka, tentunya mempunyai kesan dan pengalaman tersendiri dalam mengikutinya, ada nan punya kenangan nan indah, sedih, bahkan jelek sekalipun kita semua niscaya pernah mengalaminya, dan itulah nan menjadi hal nan tidak akan terlupakan seumur hayati kita, dan menjadi cerita di masa tua nanti.

Dan, berbicara mengenai lagu pramuka, kita pun dikenalkan dengan banyak lagu-lagu nasional nan ada di Indonesia. Seperti Garuda Pancasila, Maju Tak Gentar, Bagimu Negeri, Halo-Halo Bandung, dan masih banyak lagi lagu-lagi nasional Indonesia nan lain.

Namun demikian, lagu-lagu nasional saat ini sepertinya sudah mulai kurang dikenal oleh generasi muda saat ini, hal ini dikarenakan anak-anak muda lebih sering mendengar lagu-lagu pop, jazz ataupun rock nan sedang booming saat ini.

Sebenarnya hal nan demikian bukanlah tak boleh, namun kita pun sebagai generasi penerus bangsa harus bisa mengetahui lagu-lagu wajib nasional bukan hanya lagu hiburan saja.

Pada saat di bangku sekolah dasar kita banyak mempelajari lagu-lagu nasional dan menyanyikannya pada saat upacara bendera hari Senin, namun pada saat sudah duduk di bangku perkuliahan, kita sudah sporadis dalam menyanyikan lagu wajib nasional tersebut, ditambah di pada saat di kampus tak ada upacara bendera hari senin.

Namun bukan berarti hal tersebut membuat kita menjadi melupakan lagu wajib nasional nan ada, sebab bagaimana pun lagu wajib nasional tetap harus kita lestarikan keberadaannya hingga kapan pun. Salah satu faktor nan menyebabkan kurang diingatnya lagu-lagu nasional selain hal tersebut, memang sebab secara kuantitas lagu-lagu hiburan semakin banyak, dan lagu nasional pun semakin ditinggalkan.

Padahal bila kita menelisik ke dalam sejarah, setiap lagu nasional mempunyai sisi historisitasnya sendiri-sendiri, terlebih dalam hal historisitas itu juga menceritakan perjuangan membela tanah air, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dan juga pengorbanan nan luar biasa dari anak bangsa, nan semuanya itu dikemas dalam lagu nasional.

Memang, dengan mengetahui lagu nasional bukan menjadi sebuah indikatior kecintaan seseorang terhadap bangsa dan negeri, namun setidaknnya itu tak membuat kita apatis terhadap lagu nasional. Karena lagu nasional seperti nan sudah disinggung sebelumnya merupakan lagu nan penuh dengan makna perjuangan anak bangsa terhadap negerinya, dan secara tak langsung dengan menjaga eksistensi dari lagu nasional, berarti kita mengahargai bagaimana perjuangan nan telah dilakukan oleh para pendahulu kita.

Perjuangan dan pengorbanan mereka tentunya bukanlah suatu hal nan kecil apalagi remeh, namun merupakan perjuangan nan luar biasa, maka wujud penghargaan kita dengan melestarikan lagu nasional nan ada di Indonesia.

Hal ini tentunya bukanlah nan mudah, namun bukan pula hal nan sulit, sebab bila kita konfiden dan mampu menjaga dan melestarikan lagu-lagu nasional maka hal tersebut dapat tercapai. Dalam hal ini kita tidak perlu harus melakukan hal nan diluar kemampuan kita, namun kita dapat melakukan hal-hal nan kecil terlebih dahulu.

Bila kita sudah menjadi orang tua, maka kita dapat mengajarkan lagu nasional kepada anak kita ketika di rumah, bila kita mempunyai adik maka kita pun bisa mengajarkannya kepada mereka, apalagi ketika kita menjadi seorang guru, maka kita bisa mengajarkan lagu nasional dalam pedagogi nan kita berikan.

Dan tidak lupa pula menanamkan pentingnya memaknai lagu nasional, bukan hanya sekadar mampu menyanyikannya saja. Di setiap negara pun pastinya tak ingin bila lagu nasional negara mereka dilupakan begitu saja oleh masyarakatnya, sebab lagu nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap negara dan juga menunjukkan suatu karakteristik khas bagi negara tersebut.



Kesimpulan

Secara umum, kita memang harus benar-benar mengoptimalkan produk warisan negara kita, baik itu berupa barang maupun nan non fisik seperti kebudayaan. Karena betapa banyak saat ini produk orisinil warisan negara kita nan tak teroptimalkan dan terlestarikan dengan baik. Bahkan tidak sporadis itu malah diakui oleh negara lain, nan padahal itu ialah orisinil milik negara kita.

Hal ini dapat terjadi dikarenakan kita nan kurang begitu gencar dalam melestarikan produk budaya kita. Yang ketika itu diakui oleh negara lain kita baru tersadar, marah dan langsung mengkampanyekan produk budaya kita, hal ini terkesan sangat reaktif baru beraksi setelah ada masalah nan muncul, nan pada saat sebelum terjadinya hal tersebut kita begitu apatis terhadap produk kebudayaan kita.

Kerugian baru terasa diakhir, dan hal ini jelas menjadi sebuah dilema tersendiri dari suatu kondisi nan ada. Melihat hal nan demikian tentunya kita sebagai generasi muda nan masih cinta dengan tanah air ini, tentunya harus bisa benar-benar menjaga kelestarian budaya sebagai produk orisinil bangsa.

Karena itu, semua didapatkan bukan dengan hal nan mudah, penuh perjuangan dalam menciptakannya, tugas kita hanyalah tinggal menjaga dan melestarikan kebudayaan saja, namun hal ini sepertinya masih menjadi hal nan sulit bagi generasi muda saat ini, sebab sudah lebih banyak terkontaminasi dengan produk asing, daripada produk budaya sendiri.

Kita harus daat melakukan sesuatu nan konkret buat bisa melestarikan budaya bangsa kita, sebab itu sebagai bentuk penghargaan akan perjuangan para pendahulu kita nan sangat luar biasa dalam menciptakan sebuah karya, dan sekarang semua itu menjadi tugas kita bersama. Itulah pentingnya lagu pramuka.