Perubahan Lain dalam Bank Nagari

Perubahan Lain dalam Bank Nagari

Munculnya bank Nagari merupakan pertanda global perbankan di Indonesia sudah begitu pesat perkembangannya. Ini merupakan indikasi majunya perekonomian bangsa nan menuju ke arah nan lebih positif. Banyak fasilitas perbankan nan bisa digunakan oleh masyarakat buat kepentingan pribadi dan bisnis.

Banyak orang nan mempercayakan uangnya buat disimpan di dalam bank-bank dalam negeri. Banyak pula nan merasakan donasi nan cukup signifikan dalam hayati mereka berkat adanya berbagai fasilitas nan ditawarkan oleh bank-bank tersebut. Seperti contohnya, kartu kredit dan deposito berjangka.

Kedua penawaran ini tentu ialah hal-hal nan dapat dipergunakan secara maksimal dan bermanfaat bagi para penggunanya. Salah satu efek kepesatan ini ialah berdirinya bank Nagari. Ikutnya bank ini dalam menyemarakkan global perbankan dalam negeri juga menjadi indikasi bahwa daerah-daerah nan nonpusat (berarti selain ibukota dan sekitarnya) juga memiliki kemampuan tersendiri buat menjadi otonom dan membantu perekonomian daerah tersebut.



Sekelumit Sejarah Mengenai Bank Nagari

Pada mulanya, bank ini dilahirkan dengan nama orisinil PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat. Perusahaan tersebut dicanangkan di kota Padang, Sumatera Barat. Bank ini disahkan pada tanggal 12 Maret 1962 lewat akta nan disahkan oleh seorang notaris bernama Hasan Qalbi.

Cikal bakal bank Nagari ini diprakarsai oleh tokoh masyarakat nan ada saat itu, didukung pula oleh Pemerintah Daerah serta beberapa figur pengusaha swasta. Tujuan awal didirikannya perusahaan tersebut ialah keinginan buat mendirikan sebuah badan nan bergerak di bidang keuangan. Harapannya bank ini bisa dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah dalam hal menyelenggarakan pembangunan di daerah secara merata.

Pemerintah memberi ratifikasi resmi nan tertuang dalam Surat Keputusan Wakil Menteri Pertama Bidang Keuangan Republik Indonesia No. BUM/9-44/II. Surat Keputusan tersebut berisi mengenai izin nan diberikan buat PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat agar dapat beroperasi dan berfungsi sepenuhnya. Kantor pusat bank ini mengambil loka di kota Padang.



Kemunculan Perdana Bank Nagari

Kemunculan 'perdana' bank Nagari ditandai dengan adanya Undang-Undang No.13 nan berisi mengenai Ketentuan-Ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah. Dengan adanya ketentuan tersebut, dasar hukum PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat mengganti dasar hukum nan digunkan menjadi Peraturan Daerah Taraf I Propinsi Sumatera Barat No. 4. Ini menandai perubahan nama bank menjadi Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat.

Dengan Perda No. 2 / 1996 diluncurkan pada tahun 1996, dimulailah penggunaan nama Nagari. Apa nan menjadi dasar penggunaan nama panggilan tersebut ialah keinginan buat membuat bank menjadi lebih membumi. Harapannya bank ini dapat dikenali masyarakat secara luas dengan gampang.

Hal tersebut merupakan indikator primer nan menunjukkan keinginan pemerintah daerah buat menjangkau seluruh elemen masyarakat Sumatera Barat. Selain itu penggantian nama ini dapat diartikan sebagai niat pemerintah daerah buat lebih 'mematenkan' image kedaerahan nan kental. Diharapkan para nasabah dapat menjadi lebih bangga dalam menggunakan produk daerahnya sendiri.



Perubahan Lain dalam Bank Nagari

Sekali lagi dasar hukum bank Nagari mengalami perubahan. Dari nan awalnya Perusahaan Daerah berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan adanya Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No. 3 Tahun 2006. Resminya, perubahan tersebut terselenggarakan pada tanggal 16 Agustus 2006 dan disahkan lewat akta Pendirian Perseroan Nomor 1 tertanggal 1 Februari 2007. Penandatangan melibatkan saksi Notaris H. Hendri Final, S.H.

Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia menyetujui hal tersebut dan menerbitkan Keputusan Nomor W3-00074 HT.01.01-TH.2007. Keputusan itu diresmikan pada tanggal 4 April 2007. Hal nan mendasari perubahan dasar hukum bank nagari kali ini ialah keinginan buat bisa melangsungkan usaha secara lebih leluasa dan bebas dalam menentukan kebijakan-kebijakan lainnya.

Ini ialah sinyalemen menggeliatnya kreativitas dan semangat putra daerah buat terus menggenjot produktivitas lokal nan mungkin belum dapat dikatakan paripurna saat itu. Status nan dimiliki bank Nagari saat ini ialah bank Devisa. Bank tersebut telah mampu mengembangkan sayap sehingga dapat mendirikan berbagai anak perusahaan serta cabang-cabang lainnya di kota-kota di luar provinsi Sumatera Barat.

Sebagai catatan, bank Nagari ialah Bank Pembangunan Daerah nan pertama kali dapat memiliki cabang di luar provinsi Sumatera Barat. Bank ini juga memiliki Unit Usaha Syariah tersendiri buat dapat menjangkau lebih banyak nasabah nan menginginkan layanan serupa. Bank nan tahun ini telah mencapai usia 50 tahun, kini menyediakan fitur online banking nan mana bisa dipergunakan oleh seluruh nasabah buat berbagai keperluan mereka.

Online banking membantu mempermudah cek saldo tabungan atau buat mencari tahu lebih banyak mengenai produk-produk lain nan ditawarkan bank nagari. Banyak fitur dan layanan nan ditawarkan oleh bank ini kepada nasabahnya. Mulai dari layanan simpan-pinjam biasa hingga pada tabungan buat keperluan spesifik seperti tabungan haji.

Setiap nasabah nan menggunakan layanan simpan di bank tersebut akan diberikan sebuah kartu ATM nan dapat digunakan buat berbagai transaksi termasuk penarikan uang tunai. Jaringan ATM nan juga menggunakan jalur ATM Bersama dapat mempermudah para nasabah. Dengan demikian, penarikan uang dapat dilakukan di ATM-ATM lain nan memiliki tanda ATM Bersama.

Kemudahan lainnya nan ditawarkan ialah sms banking. Kita semua tahu betapa pada masa kini semua orang tengah berada dalam kehidupan nan amat sibuk dan memiliki jadwal padat setiap harinya. Kesibukan itulah nan mendasari pengadaan sms banking bank Nagari.

Dengan adanya fitur layanan ini, para nasabah akan mampu memanfaatkan layanan perbankan dengan lebih leluasa. Mereka tak harus terikat pada waktu dan tempat. Kemampuan dan kemudahan nan diberikan oleh sms banking membuat penggunanya buat melakukan transfer ataupun cek saldo hanya dengan menggunakan telepon genggam mereka dan fasilitas sms.

Tidak ada disparitas signifikan antara layanan syariah dengan layanan perbankan konvensional. Perbedaannya hanyalah terletak pada sistem dasar. Hal ini sama halnya juga dengan bank-bank lain nan menyediakan layanan sejenis.

Bagi nan membutuhkan, ada pula kesempatan buat memiliki karier di sana. Silahkan kunjungi saja website resminya dan dapat dilihat terdapat menu spesifik buat mengetahui ada-tidaknya lowongan buat dilamar. Bagi mereka nan sedang menempuh pendidikan di UBH dan UNP, ada pula fasilitas pembayaran uang kuliah nan tersedia dan bisa dilakukan hanya melalui sms. Warta terbaru nan dapat dilihat di website resmi tersebut juga menyebutkan mengenia program lelang nan terbuka buat umum, meliputi pelelangan pekerjaan.

Pekerjaan nan dimaksud ialah pelelangan pekerjaan pengadaan mesin ATM buat semakin memperluas jangkauan kepada seluruh nasabah. Jadi bagi semua orang nan mungkin memiliki minat buat hal tersebut, dapat langsung menghubungi customer service dan dapat diproses buat keperluan lainnya nan lebih lanjut. Dari website nan sama, nasabah pun dapat mencari tahu cabang-cabang terdekat dengan mereka buat melaksanakan seluruh keperluan mereka.

Cita-cita nan dimiliki oleh bank Nagari tidaklah terlalu muluk-muluk. Bank tersebut hanya ingin menjadi sebuah badan usaha perbankan nan terpercaya serta terkemuka di negara ini sehingga dapat lebih memajukan perekonomian dalam negeri menuju ke taraf nan lebih mapan dan sempurna. Seperti nan sudah dapat ditangkap dalam mottonya, bank Nagari ingin membangun negeri nan merupakan cita-cita mulia.