Alat Kelamin pada Wanita

Alat Kelamin pada Wanita

Bentuk alat kelamin pada pria dan wanita memang berbeda. Tuhan menganugerahkan alat kelamin pada manusia, agar bisa menunjang kehidupan manusia. Jika seseorang tak memiliki alat kelamin, niscaya sangat menderita tentunya.



Alat Kelamin pada Pria

Alat kelamin pada pria memiliki beberapa bagian, yaitu bagian dalam dan bagian luar. Alat kelamin ini sangat krusial sebagai alat reproduksi. Di sini, akan diuraikan mengenai bagian-bagian alat reproduksi nan dimiliki oleh pria yaitu sebagai berikut:



1. Alat Reproduksi Pria Bagian Luar

Alat reproduksi pada pria bagian luar terdiri atas penis dan skrotum, adapun penjelasannya ialah sebagai berikut:

a. Penis

Penis merupakan alat reproduksi pada pria nan sangat penting. Penis ialah alat reproduksi nan digunakan buat kopulasi. Sedangkan pengertian dari kopulasi itu sendiri yaitu bertemunya antara kelamin pria dengan kelamin wanita nan bertujuan buat memindahkan semen nan dihasilkan oleh pria ke dalam saluran kelamin wanita.

Jika semen ini bisa masuk ke dalam saluran wanita, hal ini akan memungkinkan terjadinya pembuahan nan nantinya akan menghasilkan individu baru. Jadi, jika seorang pria tak memiliki penis, akan sangat fatal sekali. Karena pria tersebut nantinya tak akan dapat melakukan kopulasi. Tentunya sangat menyakitkan jika seorang pria terlahir tak memiliki penis, sebab dia tak dapat menyalurkan semennya secara normal.

Di dalam penis akan ditemukan uretra. Uretra merupakan saluran nan mengandung banyak pembuluh darah dan di kelilingi oleh jaringan erektil nan memiliki banyak rongga. Jika rongga nan terdapat pada uretra banyak terisi oleh darah, hal ini akan menyebabkan terjadinya birahi pada penis.

Ereksi yaitu menegangnya atau membesarnya penis sebab adanya suatu hubungan antara saraf, pembuluh darah, endokrin, serta faktor psikologis. Biasanya, jika terjadi suatu birahi pada penis lebih cenderung dikarenakan adanya suatu rangsangan nan berhubungan dengan seksual. Birahi bisanya terjadi sewaktu-waktu dan tak bisa diprediksi. Seorang pria pun tak mampu mengontrol ketika terjadi ereksi.

Penis nan dimiliki oleh pria Indonesia jika dalam keadaan normal dan tak mengalami ereksi, memiliki panjang sekitar 9 cm sampai dengan 12 cm. Sedangkan jika disaat penis sedang mengalami ereksi, maka panjang penis dari ujung hingga pangkal yaitu sekitar 10 cm sampai dengan 14 cm.

b. Scrotum

Scrotum merupakan bagian luar dari testis nan berupa selaput. Fungsinya buat membungkus testis dan sebagai pelindung testis. Selain itu, scrotum juga berfungsi buat mengatur suhu nan bisa disesuaikan dengan suhu spermatozoa.

Itulah beberapa klarifikasi mengenai alat reproduksi pada pria bagian luar.



2. Alat Reproduksi Pria Bagian Dalam

Alat reproduksi bagian dalam pada pria terdiri atas 3 bagian. Yaitu, testis, saluran kelamin pada pria, dan kelenjar kelamin. Berikut ini penjelasan-penjelasan dari setiap bagian tersebut.

a. Testis

Testis merupakan salah satu alat reproduksi pada pria bagian dalam. Yang berupa sepasang kelenjar berbentuk bulat telur atau bulat nan terdapat di luar rongga perut dan berfungsi sebagai loka menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Kata lain dari testis dapat disebut juga dengan gonad jantan. Ciri-ciri dari testis pada pria yaitu memiliki bentuk oval dan berjumlah sepasang.

Testis terletak di dalam scrotum nan dilapisi dengan lapisan fibrosa. Lapisan fibrosa ini disebut dengan tunika albuginea. Selain itu, di dalam testis akan ditemui banyak sekali saluran atau pembuluh nan disebut dengan tubulus seminiferus.

Proses pembentukan testis terjadi pada saat bayi laki-laki masih dalam kandungan. Pada saat bayi laki-laki sedang berada di dalam kandungan, testis akan terbentuk di dalam rongga perut, nantinya akan turun ke scrotum.

b. Saluran kelamin pada pria

Saluran kelamin pada pria berfungsi sebagai loka jalannya sperma nan telah dihasilkan oleh testis. Terdapat empat saluran kelamin pada pria, yaitu epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra. Masing-masing saluran memiliki panjang, bentuk, dan fungsi nan berbeda-beda. Berikut akan dijelaskan mengenai masing-masing saluran kelamin pada pria.

  1. Epididimis

Epididimis ini merupakan saluran nan besar dan berkelok-kelok. Ia menempel di samping di bagian belakang nan keluar dari testis. Manusia memiliki sepasang saluran epididimis nan terletak di kanan dan kiri.

Setiap testis memiliki satu saluran epididimis. Di dalam epididimis, sperma akan disimpan dan dimatangkan. Jika terjadi ejakulasi, maka sperma nan sudah disimpan akan dikeluarkan lewat saluran epididimis menuju ke saluran vas deferens.

  1. Vas Deferens

Vas deferens merupakan saluran lanjutan dari epididimis nan lurus dan mengarah ke atas. Bagian ujung dari saluran vas deferens terdapat di dalam kelenjar prostat dan tak menempel pada testis. Fungsi dari saluran vas deferens sebagai jalannya sperma menuju ke vesikula seminalis (kantung semen).

  1. Saluran ejakulasi

Saluran kelamin pada pria selanjutnya yaitu saluran ejakulasi. Saluran ejakulasi ini merupakan saluran nan pendek dan menghubungkan vesikula seminalis (kantung semen) dengan uretra. Saluran ejakulasi bisa menyemprotkan sperma tinggi, buat bisa masuk ke dalam uretra.

  1. Uretra

Saluran uretra merupakan saluran nan paling akhir dari saluran reproduksi nan letaknya di dalam penis. Saluran uretra memiliki dua fungsi nan sangat penting.

Fungsi dari saluran uretra nan pertama yaitu sebagai saluran kelamin. Maksud dari fungsi sebagai saluran kelamin yaitu berfungsi sebagai jalannya saluran semen nan berasal dari saluran vesikula seminalis.

Adapun fungsi saluran uretra nan kedua yaitu sebagai alat pengeluaran. Maksud dari fungsi sebagai alat pengeluaran yaitu sebagai saluran buat mengeluarkan urine dari tubuh.

c. Kelenjar kelamin

Kelenjar kelamin nan terdapat pada alat reproduksi manusia yaitu berfungsi buat memproduksi getah-getah kelamin. Terdapat bermacam-macam kelenjar kelamin nan ada pada alat reproduksi pria, yaitu terdiri atas:

  1. Vesikula seminalis

Terdapat beberapa sebutan lain dari vesikula seminalis yaitu kantung mani, dan kantung semen. Vesikula seminalis memiliki jumlah sepasang nan terikat menjadi satu kantong. Fungsi dari dinding vesikula seminalis, yaitu buat menghasilkan getah nan berwarna kekuningan.

Getah nan berwarna kekuningan ini, banyak mengandung zat getah kelamin, nan berfungsi buat mencukupi kebutuhan makanan pada sel-sel sperma.
Sehingga produksi sel-sel sperma bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sebab donasi dari zat getah kelamin.

  1. Kelenjar prostat

Kelenjar prostat merupakan kelenjar nan menghasilkan getah nan nantinya bisa dialirkan ke saluran sperma.

  1. Kelenjar cowper (bulbouretra)

Kelenjar cowper akan menghasilkan getah berupa lendir nan nantinya akan dialirkan ke uretra. Ketika terjadi kopulasi, semen akan dikeluarkan dari uretra. Semen berasal dari sperma nan dihasilkan oleh testis nan telah bercampur dengan getah-getah nan berasal dari kelenjar kelamin.

Alat reproduksi pada pria akan berfungsi secara normal ketika seorang pria berusia 14 tahun. Di usia tersebut, seorang pria memang sedang mengalami masa puber. Masa puber merupakan masa nan dialami seorang pria remaja buat mengikuti proses pendewasaan.



Alat Kelamin pada Wanita

Terdapat beberapa bagian alat kelamin pada wanita. Di sini akan diuraikan tentang bagian-bagian dari alat reproduksi pada wanita yaitu sebagai berikut:



1. Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar

Alat reproduksi wanita bagian luar yaitu terdiri atas vulva, labium, saluran urine dan saluran kelamin. Uraian dari alat reproduksi wanita bagian luar yaitu sebagai berikut:

a. Vulva

Vulva merupakan suatu celah nan terletak di alat kelamin pada wanita.

b. Labium

Labium nan terletak di alat kelamin wanita yaitu labium mayor dan labium minor. Labium mayor merupakan sepasang bibir besar nan nan membatasi vulva dan terletak di bagian luar. Di depan labium mayor terdapat klitoris nan bisa berereksi sebab terdapat jaringan erektil. Sedangkan labium minor merupakan sepasang bibir kecil nan membatasi vulva dan terletak di bagian dalam.

c. Saluran urine (uretra)

Saluran urine merupakan salah satu saluran nan bermuara di dalam vulva.

d. Saluran kelamin (vagina)

Saluran kelamin merupakan salah satu saluran nan bermuara di dalam vulva. Saluran vagina merupakan saluran nan paling akhir dari saluran kelamin. Di bagian lubang vagina terdapat lipatan nan menutupi sebagian lubang, nan disebut dengan selaput darah (himen).



2. Alat Reproduksi Wanita Bagian Dalam

Alat reproduksi wanita bagian dalam terdiri atas indung telur (ovarium), tuba fallopi (ovidak), rahim (uterus), dan vagina. Uraian dari bagian dalam alat reproduksi pada wanita yaitu sebagai berikut:

a. Ovarium (indung telur)

Sepasang ovarium nan dimiliki oleh wanita berbentuk seperti telur. Ovarium terletak di rongga badan, sebelah kanan dan kiri tulang kemudi, dan juga terletak di daerah pinggang. Ovarium berfungsi buat menghasilkan sel telur.

b. Tuba fallopi (ovidak)

Tuba fallopi merupakan saluran memanjang nan berfungsi sebagai loka terjadinya pembuahan.

c. Rahim (uterus)

Rahim merupakan organ nan terletak di puncak vagina dan berbentuk seperti buah pir. Rahim berfungsi sebagai loka berkembangnya embrio menjadi janin.

d. Vagina

Vagina merupakan salah satu alat reproduksi wanita sebelah luar. Fungsinya sebagai jalan buat melahirkan bayi.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai alat kelamin pada manusia. Semoga dapat menambah wawasan Anda.