Kumpulan Artikel Ekonomi Kerakyatan

Kumpulan Artikel Ekonomi Kerakyatan

Tentunya, kita semua nan haus akan informasi ekonomi niscaya sering membaca artikel ekonomi . Hampir setiap hari didapati warta ekonomi dan artikel ekonomi, baik itu di media cetak ataupun di media elektronik. Ekonomi nan memang di anggap krusial bagi keberlangsungan kehidupan suatu negara dan bangsa ini akan sangat berpengaruh jika keadaannya tak stabil.

Karena itu berbagai kalangan mengusahakan kestabilan ekonomi. Karenanya, banyak artikel ekonomi terpampang di surat kabar setiap harinya, atau menjadi suguhan warta di televisi. Artikel ekonomi berperan buat menginformasikan kepada masyarakat tentang perkembangan perekonomian.

Walaupun artikel ekonomi nan disuguhkan tak akan jauh dari kenaikan harga nan melambung tinggi, meningkatnya angka pengangguran, musibah banjir, kebakaran, dan bala alam, nan berdampak terhadap perkembangn perekonomian. Dan nan selalu hangat dibicarakan artikel ekonomi ialah perkembangan politik nan cenderung tak stabil membuat ekonomi juga ikut tak stabil.



Artikel Ekonomi - Memiliki Banyak Kekayaan

Jika kita tinjau ulang, negara dan bangsa kita ini begitu kaya buka? Kaya akan sumber daya manusianya juga kaya akan kekayaan alamnya. Lihat betapa banyak penduduk Indonesia, penulis konfiden ada banyak pula sumber daya manusia nan kompeten.

Sumber daya alamnya nan terbentang luas dari Sabang sampai merauke, kekayaan hutannya, lautnya, dalam buminya, dan banyak lagi kekayaan alam lainnya.

Namun, kenapa warta ekonomi nan sering didengar selalu warta tentang kekurangannya, meningkatnya kemiskinan, tingginya angka pengangguran, tingginya kriminalitas, dan nan hampir setiap hari terdengar ialah kenaikan harga barang-barang pokok.

Pendapat penulis, tak perlu menyalahkan siapa pun, jika keadaan ekonomi kita sekarang ini tak seperti nan kita harapkan. Bukan hanya tugas sebagian orang saja, kita ada di dalamnya, merupakan bagian dari elemen itu, baik itu sebagai konsumen atau produsen.

Yang selalu jadi permasalahan ialah cara mengarahkan dan mengolah sumber daya nan ada terkadang kurang tepat.

Sesuatu nan besar terdiri atas elemen nan kecil, biasakan memulai sesuatu dari diri sendiri. Perjuangan ialah proses, dan kita bangun jiwa terlebih dahulu baru raganya. Seperti nan tercantum dalam lirik lagu kebangsaan kita, Indonesia raya " bangunlah jiwanya// bangunlah raganya// buat Indonesia raya//"

Perkembangan ekonomi naik turun, itu biasa bukan? Karena ekonomi juga merupakan roda dari kehidupan maka ekonomi pun akan berputar. Yang harus jadi perhatian ialah bagaimana kita bisa bertahan dalam berbagai situasi apapun.

Kekayaan nan ada ini perlu diolah dan dijaga sinkron dengan porsinya, nan sering jadi permasalahnnya sekarang banyak kekayaan alam kita nan diolah melebihi porsinya. Biasa mungkin itu merupakan sifat manusia nan tak pernah merasa puas.

Mungkin hal itu nan perlu jadi renungan, betapa pentingnya me- manage sumber daya manusianya terlebih dahulu sebelum me-manage kekayaan nan ada.



Artikel Ekonomi - Belajar Berpikir Kreatif

Berpikir kreatif bukan hanya milik mereka nan bergelut di bidang kreativitas saja, menurut penulis dalam berbagai bidang dan hal, berpikir kreatif sangat diperlukan. Salah satu karakteristik kita berpikir ialah menghasilkan kreativitas. Kenapa tak kita coba buat diterapkan dalam kehidupan perekonomian kita.

Jangan dulu berpikir pada cakupan nan besar. Mulai dengan nan kecil saja dulu, untuk kita nan masih menganggur, pikirkan pekerjaan nan dapat dimulai dengan diri sendiri, tanpa harus menunggu atau bergantung dengan orang lain, mungkin dengan menulis salah satunya. Atau bagi nan memiliki kapital dapat berdagang.

Belajar berbagi dengan nan lain, siapa tahu dengan hal nan kita untuk bisa membuka lapangan kerja buat orang lain. Maaf, bagi nan tak berpendidikan tinggi jangan putus harapan, terus belajar, ada banyak nan dapat dipelajari, tak harus dengan sekolah saja.

Pendidikan di luar sekolah juga tak kalah pentingnya, sebab langsung praktik. Mulai dari diri sendiri, siapa tahu para pelaku ekonomi nan memiliki peran penting, para politisi, para wakil rakyat, dan para pejabat lainnya akan memiliki pikiran nan sama dengan kita, yaitu memulai kebaikan dari diri sendiri.

Semoga dengan begitu tak akan ada lagi korupsi, tak akan ada lagi pemasaran ilegal nan mencuri aset negara, nan kaya-kaya mau menanamkan modalnya di negaranya sendiri, banyak nan mau menjaga alam Negara kita ini.

Yang berkompeten mau mengembangkan ilmunya di negara sendiri. Agar perekonomian kita tak selalu dalam kekrisisan. Yakinlah bahwa Indonesia dapat bangkit dan lebih baik dari sekarang ini.



Kumpulan Artikel Ekonomi Kerakyatan

Ekonomi kerakyatan ialah benteng perekonomian Indonesia nan berfungsi mendukung kemandirian bangsa serta ketahanan bangsa dari sebuan bangsa asing di zaman modern seperti saat ini. Kali ini, pernulis akan menyajian beberapa artikel ekonomi kerakyatan. Kumpulan artikel ekonomi kerakyatan dalam bentuk rangkuman dari isi masing-masing artikel ekonomi nan akan disajikan ialah sebagai berikut.

  1. Artikel ekonomi tentang RUU Fakir Miskin. Artikel ekonomi ini berisi permintaan buat merombak Rancangan Undang-Undang (RUU). Rancangan Undang-Undang nan mengatur Penanganan Fakir Miskin ini diusulkan buat disusun ulang sebab seluruh pasalnya tak jelas dan tak tegas mengatur peran serta tanggung jawab negara dalam melayani fakir miskin. Isi dari RUU ini dianggap bersifat normatif dan tak member konsekuensi hukum buat negara jika tak melaksanakannya.

  2. Artikel ekonomi tentang menciptakan lapangan kerja di desa. Artikel ekonomi ini menyebutkan sebuah gerakan, yaitu gerakan nan menciptakan lapangan kerja di desa agar saudara kita terselamatkan dari keterpaksaan bekerja di luar negeri. Di dalam artikel ekonomi ini juga disebutkan bahwa generasi muda kita mampu berperan memaksimalkan potensi pengembangan di pedesaan. Gerakan ini akan membebsakan Indonesia dari monopoli produk pabrik nan modalnya bersumber dari luar negeri.

  3. Artikel ekonomi tentang konsep DesaMart. Artikel ekonomi ini menjelaskan tentang konsep DesaMart nan dianggap sebagai solusi bagi orang-orang nan berkecimpung di pasar tradisional buat menghadapi persaingan dengan pasar modern serta toko retail berjaringan.

  4. Artikel ekonomi tentang perekonomian Indonesia nan dijajah kembali. Artikel ekonomi ini menyajikan penjajahan modern dalam bidang ekonomi nan kembali masuk ke Indonesia. Penjajahan ini bisa diketahui dari sejumlah indikasi, misalnya keadaan Indonesia nan masih berposisi sebagai pemasok bahan mentah (migas, batu bara, emas, CPO, kakao, susu, dan majemuk produk mentah lainnya) buat pihak asing.

  5. Artikel ekonomi tentang pedagang pasar tradisional nan terancam oleh toko modern. Artikel ekonomi ini bersumber dari sebuah penelitian. Berdasarkan penelitian, pedagang pasar nan paling rugi ialah pedagang nan pasokan barang dagangannya diambil dari Industri atau pabirkan dan tempatnya berdekatan dengan toko modern. Sementara itu, para pedagang nan lebih banyak menjajakan barang mentah, produk pertanian, dan industri desa, cenderung tak separah para pedagang nan pertama.

  6. Artikel ekonomi tentang masterplan DesaMart. DesaMart ialah masterplan sebuah konsep dari desa. DesaMart bisa dikatakan sebagai pra-koperasi pemasaran produk dan jasa olahan desa nan misinya meningkatkan kemandirian desa di Indonesia.

  7. Artikel ekonomi tentang konsep perguruan tinggi ndeso (desa). Artikel ekonomi ini membahas konsep perguruan tinggi desa nan jika dikelola dengan baik, niscaya perguruan tinggi ini akan berperan sebagai konsultan dalam hal pembangunan desa.

Itulah berbagai artikel ekonomi kerakyatan. Semoga bermanfaat!